Anda di halaman 1dari 3

POMR

Planning Planning Planning


Clue and Cue Problem List DD Edukasi Prognosis Komplikasi Penanganan Prognosis
Diagnosa Terapi Monitoring
Perempuan 19 tahun, 1. Anemi 1.1 defisien SI, Transfusi Keluhan KIE pasien untuk Dubia at Anemia Koreksi Dubia at
lemas badan (+), micrositic Besi TIBCdan PRC 4 bag TTV mengonsumsi bonam herat anemianya dubia
Pusing, mual hipokromik 1.2 Anemia ferritin 2 bag/ hari Darah makanan yang disease
muntah, demam. pada Apusan 1 bag 4 jam lengkap mengandung zat besi
Kebiasaan terlambat penyakit darah tepi Preparat besi seperi daging merah. Gangguan Berikan Dubia at
makan, tidak makan kronik Darah sulfat pada proses preparat besi dubia
pagi dan jarang 1.3 Thalase samar ferous 3 x 200 mental dan sesuai
mengonsumsi mia feses mg kecerdasan kebutuhan (3
sayuran hijau dan 1.4 Anemia Vitamin C 3 x x 200 mg/
daging merah, baru siderobl 1 hari)
berhenti haid. astik
TTV Retan Berikan Dubia at
TD : 110/80mmHg terhadap preparat besi dubia
N : 102 x/m infeksi sesuai
S : 38,60C kebutuhan (3
RR : 20 x/m x 200 mg/
Pemfis : hari)
Kulit pucat,
konjungtiva anemis
+/+, mukosa bibir
kering
Hasil Lab :
Hb : 6.1 g/dL
MCV : 56.4 fl
MCH : 16.3 pg
POMR

Problem Planning Planning


Clue and Cue DD Planning Terapi Edukasi Prognosis Komplikasi Penanganan Prognosis
List Diagnosa Monitoring
Perempuan 19 tahun, 2. Mual dan 2.1 sindrom Kultur IVFD NaCl 20 Keluhan KIE pasien untuk Dubia at 1. GERD Modifikasi Dubia at
mual muntah. muhtah dispepsia feses tpm TTV makan teratur porsi bonam gaya hidup dubia
Kebiasaan terlambat 2.2 Gastroent Endosko Injeksi sedikit tetapi sering Diberikan
makan, tidak makan eritis akut pi ranitidin 2 x 50 Kurangi pengobatan
pagi . 2.3 GERD mg IV mengonsumsi dengan
TTV 2.4 Ulkus Sucralfat syrup makanan yang golongan PPI
TD : 110/80mmHg Peptikum 1 jam sebelum merangsang asam (drug of
N : 102 x/m makan lambung seperti choice), bisa
S : 38,60C Metoclopramid makanan yang pedas, juga H2
RR : 20 x/m injeksi 3 x 1 berbumbu dan blocker,
Pemfis : berminyak. antasida
Kulit pucat,
konjungtiva anemis
+/+, mukosa bibir 2. Ulkus Modifikasi Dubia at
kering Pepticum gaya hidup dubia
Hasil Lab : Dapat
Hb : 6.1 g/dL diberikan
MCV : 56.4 fl terapi tripel
MCH : 16.3 pg drug: PPI +
WBC : 12,19x103/uL Amoksisilin +
klaritromisin
POMR

Problem Planning Planning


Clue and Cue DD Planning Terapi Edukasi Prognosis Komplikasi Penanganan Prognosis
List Diagnosa Monitoring
Perempuan 19 tahun, 3. Demam 3.1 dehidrasi Periksa Guyur RL 1 Keluhan KIE pasien untuk Dubia at 1. Imbalance Rehidrasi Dubia at
lemas badan (+), 3.2 Gastroent feses flash TTV mengonsumsi air bonam elektrolit cairan dan dubia
Pusing, mual muntah, eritis dilanjutkan AGD minum yang cukup elektrolit
demam. Kebiasaan Akut Urinalisis dengan NaCl 20 karena pasien sedang 2. AKI Rehidrasi Dubia at
terlambat makan, tidak 3.3 ISK tpm mengalami dehidrasi. cairan dubia
makan pagi dan jarang Paracetamol
mengonsumsi sayuran tablet 3 x 1
hijau dan daging 3. Asidosis Diberikan Dubia at
merah, baru berhenti metabolik bicarbonat dubia
haid.
TTV
TD : 110/80mmHg
N : 102 x/m
S : 38,60C
RR : 20 x/m
Pemfis :
Kulit pucat,
konjungtiva anemis
+/+, mukosa bibir
kering
Hasil Lab :
WBC : 12,19x103/uL