Anda di halaman 1dari 28

2015

PANDUAN PEMBELAJARAN
MANAJEMEN FISIOTERAPI
OLAHRAGA DAN
KEBUGARAN
SEMESTER V

PROGRAM STUDI FISIOTERAPI


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA
2
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran

Lecture 1: Introduction of management of sport physiotherapy and wellness

Tanggal : 03-09-2015

Tempat : Ruang Kuliah Lt. II

Waktu : 08.00-10.30

Tujuan Pembelajaran:

Mampu menjelaskan definisi fisioterapi olahraga


Mampu menjelaskan jenis kebugaran
Mampu menjelaskan apa fungsi belajar tentang manajemen olahraga dan
kebugaran
Mampu menjelaskan dan mengerti topik-topik yang akan dipelajari pada
manajemen fisioterapi olahraga dan kebugaran.

Konten Kurikulum:

Definisi fisioterapi olahraga


Definisi kebugaran
Fungsi manajemen fisioterapi olahraga dan kebugaran
Gambaran topik-topik yang akan dipelajari di manajemen fisioterapi olahraga dan
kebugaran.

Abstrak

Fisioterapi olahraga adalah praktik khusus yang berfokus pada pencegahan,


evaluasi, pengobatan, rehabilitasi, dan peningkatan kinerja individu secara fisik aktif.

Kebugaran adalah sebuah gaya hidup yang mempromosikan kesehatan fisik,


mental, dan sosial dalam kognitif, psikomotor, dan afektif, baik internal maupun
eksternal

Pada fisioterapi olahraga dan kebugaran akan dipelajari tentang dari


pemerikasaan awal orang/atlet untuk mengikuti olahraga, gisi, fisiologi, pemeriksaan
fitness dan motor skill, pencegahan cedera, cedera olahraga, prinsip latihan dan
rahabilitasi, kebugaran, prinsip latihan kekuatan, prinsip penatalaksanaan fisioterapi
pada cedera olahraga, hingga olahraga yang cocok untuk tiap-tiap grup umur.

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


3
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran

Skenario

Seorang mahasiswa fisioterapi bertanya kepada dosennya tentang fisioterapi


olahraga dan kebugaran. Dia bingung tentang tugas seorang fisioterapi dalam team
olahraga profesional seperti team sepak bola. Dia meminta dosennya untuk
menjelaskannya.

Learning task:

Membahas tentang skenario di atas:

Apa definisi fisioterapi olahraga?


Apa definisi kebugaran?
Apa tujuan mempelajari manajemen fisioterapi olahraga dan kebugaran?
Apa saja topik yang akan dipelajari di manajemen fisioterapi olahraga dan
kebugaran?

References:
Sport physiotherapy applied science & practice; The Physiotherapist's Pocket Guide to
Exercise Assessment, Prescription and Training; Sport Notes

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


4
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran

Lecture 2: Preexercise Evaluation

Tanggal : 10-09-2015

Tempat : Ruang Kuliah Lt. II

Waktu : 08.00-10.30

Tujuan Pembelajaran :

Mampu Identifikasi atlet dengan kondisi medis yang membatasi partisipasi atau
predisposisi cedera.
Untuk mengevaluasi kematangan fisik dan vitalitas fisik atlit.
Untuk mengevaluasi kesehatan umum dan identifikasi perilaku healt di

Konten Kurikulum:

Format Pemeriksaan
Hal-hal yang perlu diperiksa.
Pertimbangan khusus untuk athelete perempuan.
Izin

Abstrak
Pemeriksaan preparticipation merupakan aspek penting dari kompetisi atletik.
Tujuannya adalah untuk: mengidentifikasi atlet dengan kondisi medis yang membatasi
partisipasi atau predisposisi cedera, untuk menilai kematangan fisik dan kebugaran fisik,
untuk menilai kesehatan umum, dan mengidentifikasi perilaku kesehatan berisiko, dan
untuk memenuhi persyaratan hukum dan asuransi. Itu tidak dirancang untuk mencegah
partisipasi dalam ikut berolahraga. Format Pemeriksaan bisa dibagi menjadi skrining
massal, ruang ganteng, dan evaluasi individual. Skrining massal, ruang ganteng, dan
evaluasi individu memiliki kelebihan dan kekurangan.

Hal-hal apa yang perlu diperiksa: Riwayat, HEENT, Jantung, Paru, abdoment,
neurologis, Muskuloskeletal, Dermatologic, dan Genitourinari. Riwayat akan
mengidentifikasi sebagian masalah medis yang akan mempengaruhi atlit. Dokter perlu
menanyakan tentang, penyakit kronis medis, riwayat bedah, alergi, dan obat-obatan
saat ini, termasuk resep dan obat-obatan. Pertimbangan khusus untuk atlit wanita
adalah penting, karena atlet wanita sering mengalami gangguan makan, amenore, dan

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


5
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran

kepadatan mineral tulang yang abnormal dan merupakan masalah umum yang dihadapi
antara atlet wanita. Tapi, tes skrining rutin tidak dianjurkan, tetapi tes lebih lanjut harus
dilakukan jika diperlukan oleh riwayat dan fisik.

Skenario

Seorang atlet sepak bola datang ke klinik physioterapy untuk bertanya tentang
kondisinya, atlet ini berusia 23 tahun dan memiliki sejarah operasi ACL. Berdasarkan
informasi, setelah operasi atlet ini sering mendapatkan cedera saat bermain sepak bola,
sehingga kinerja atlet ini tidak maksimal.

Learning Task

Berdasarkan skenario di atas, apa terapi fisik harus lakukan? khusus dalam
evaluasi preexercise!
Mendidik apa yang dapat Anda berikan untuk atlet bahwa jika ia ingin
melanjutkan pekerjaannya sebagai seorang atlet sepak bola!

Self Assesment

Sebutkan keuntungan dan kerugian dari skrining massal, ruang ganti, dan
evaluasi individual.
Apa hal penting yang harus kita temukan dari sejarah atlet atau klien? dan
mengapa?
Jelaskan mengapa pemeriksaan jantung adalah penting dalam pemeriksaan
preexercise!
Mengapa atlet wanita membutuhkan pertimbangan khusus? jelaskan!

References

SPORTS MEDICINE for the PRIMARY CARE PHYSICIAN Third Edition; Sport Notes

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


6
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran

Lecture 3: Diet And Nutrition

Tanggal : 17-09-2015

Tempat : Ruang Kuliah Lt. II

Waktu : 08.00-10.30

Tujuan Pembelajaran:

Mampu memahami dan menjelaskan tentang diet dan nutrisi yang tepat untuk
atlet untuk menjaga stamina dan mampu tampil dengan performa terbaik.
Mampu memahami dan menjelaskan pentingnya asupan cairan dalam tubuh saat
berolahraga.
Mampu memahami dan menjelaskan nutrisi yang baik sebelum, saat, dan
sesudah olahraga.

Konten Kurikulum:

Persyaratan kalori
Macronutrients dan mikronutrien
Persyaratan Fluid
Pertimbangan Umur
Nutrisi untuk athelete (karbohidrat pemuatan, permainan pra makan, pasca
makan game)

Abstrak

Nutrisi dalam olahraga mempelajari tentang bagaimana memungkinkan atlet


untuk melakukan olahraga mereka yang terbaik. Nutrisi penting untuk memutuskan
latihan bagi para atlet, karena atlet dengan kebiasaan gizi buruk tidak akan pernah
mencapai potensi terbaik mereka atau mencapai tujuan mereka. Praktisi gizi harus ada
dalam tim olahraga untuk memungkinkan atlet untuk tampil yang terbaik, pemeliharaan
jaringan, pertumbuhan dan menghindari asupan yang berlebihan dan tidak perlu. Ada 4
komponen nutrisi penting dalam menentukan atlet untuk tampil yang terbaik. Pertama
adalah Macronutrients, macronutrients adalah zat yang dalam jumlah besar diperlukan,
memiliki struktur molekul yang besar. Karbohidrat, protein, dan lemak dibutuhkan untuk
latihan dan istirahat untuk mempertahankan fungsi tubuh yang baik. Karbohidrat bahan
bakar yang paling penting yang diperlukan untuk latihan otot, kontribusi sebagian besar

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


7
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran

energi yang digunakan untuk mendukung aktivitas otot. Protein adalah penting untuk
sintesis jaringan, enzim, koenzim, komponen darah, vitamin, neurotransmiter, dan
hormon. Lemak telah menerima cukup banyak perhatian negatif, yang sebagian besar
adalah dibenarkan; Namun, harus diingat bahwa lemak juga memiliki tujuan yang
bermanfaat bagi tubuh.

Kedua adalah mikronutrien, mikronutrien memainkan peran utama dalam


regulasi afficiet dan efektif banyak proses metabolisme. Vitamin dan mineral yang
membentuk mikronutrien ini memainkan peran yang sangat spesifik dalam memfasilitasi
perpindahan energi dan sintesis jaringan.

Ketiga adalah kebutuhan cairan. Cairan ini sangat penting untuk pencegahan
dehidrasi dan pencegahan cedera. Dehidrasi harus dihindari, 2 liter per jam atau lebih
tergantung pada waktu tahun dan iklim.

Selain macronutrients, mikronutrien, dan kebutuhan cairan, pemuatan


karbohidrat juga sangat penting bagi para atlet. Karbohidrat memuat teknik untuk
meningkatkan konsumsi karbohidrat sebelum aktivitas ditargetkan (misalnya, event
power dan endurance) sehingga otot-otot dan hati menjadi "superconcentrated" dengan
glikogen. Saat sebelum latihan dipagi hari, jika hanya mendapatkan makanan di malam
hari dimana 8-12 jam eneginya sudah dipakai untuk fungsi tubuh di malam hari maka
tubuh akan kekurangan energy saat melakukan olahraga tersebut. Pasca pertandingan
waktu makan yang optimal untuk memulai penggantian glikogen adalah sesegera
mungkin, dimana akan memungkinkan glikogen resynthesis terjadi secepat mungkin,
waktu terbaik untuk mengisi adalah dalam 2 jam pertama setelah latihan. Pasca-latihan
pengganti karbohidrat yang dimulai dengan segera telah ditunjukkan dapat untuk
memulihkan glikogen otot hampir tiga kali lebih cepat daripada menunggu selama 2 jam.
Dan ingat meskipun benar bahwa semua nutrisi dan kalori yang diperlukan tersedia
dalam diet normal, atlet dengan kinerja tinggi mungkin memiliki beberapa kesulitan
mengkonsumsi jumlah yang memadai, berpotensi menghasilkan gangguan kinerja. Hari
ini, energi bar dan minuman olahraga yang tersedia untuk melengkapi kebutuhan
tambahan atlet. Suplemen ini merupakan suatu makanan padat energi yang cukup
nyaman untuk dikonsumsi. Atlet perlu membaca label pada suplemen tersebut.

Skenario

Dua minggu kedepan, atlet sepak bola akan mengikuti turnamen championship.
Turnamen tersebut digelar selama 12 jam dan para pemain selalu berlatih setiap dua
hari sekali dengan intensitas latihan yang tinggi.

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


8
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran

Learning Task

Berdasarkan skenario di atas, apa yang perlu dilakukan oleh fisioterapi agar atlet
tidak kehilangan energi dan tetap fit selama turnamen? Jelaskan!
Jelaskan bagaimana untuk menghindari dehidrasi saat melakukan latihan fisik!
Bagaimana menurut Anda, apakah perlu untuk memberikan suplemen energi
pada atlet? jelaskan!

Self Assesment

Sebutkan keuntungan dari lemak dalam tubuh kita!


Berapa banyak karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh ketika melakukan latihan
fisik?
Apa makanan yang dibutuhkan saat pra pertandingan dan pasca pertandingan?
jelaskan!
Apa itu pemuatan karbohidrat? Jelaskan!
Apa fungsi micronutriens selama latihan?
Apa fungsi cairan selama latihan?

References

SPORTS MEDICINE for the PRIMARY CARE PHYSICIAN Third Edition; The
Physiotherapist's Pocket Guide to Exercise Assessment, Prescription and Training

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


9
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran

Lecture 4: Measurement of fitness components and sports skills

Tanggal : 01-10-2015

Tempat : Ruang Kuliah Lt. II

Waktu : 08.00-10.30

Tujuan Pembelajaran:

Mahasiswa mengerti dan mampu menjelaskan definisi physical fitness.


Mahasiswa mengerti dan mampu menjelaskan komponen dari fitness dan sport
skill.
Mahasiswa mengerti dan mampu menjelaskan definisi komponen-komponen
physical fitness dan sport skill.
Mahasiswa mengerti cara pemeriksaan komponen physical fitness dan sport skill.

Konten Kurikulum:

Definisi physical fitness dan sport skill.


Komponen physical fitness
Komponen sport skill
Pengukuran physical fitness dan sport skill.

Abstrak:

Kebugaran fisik dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk melaksanakan


tugas sehari-hari (bekerja dan bermain) dengan semangat dan kewaspadaan, tanpa
tidak semestinya kelelahan dan dengan energi cadangan yang cukup untuk menikmati
kegiatan waktu luang dan untuk memenuhi keadaan darurat tak terduga.

Skill adalah kemampuan seorang atlet untuk memilih dan melakukan teknik yang
tepat pada waktu yang tepat, berhasil, secara teratur dan dengan minimum usaha. Atlet
menggunakan keterampilan mereka untuk mencapai tujuan atletik misalnya berlari 10,0
detik 100 meter. Keterampilan diperoleh dan oleh karena itu harus dipelajari.

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


1
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 0

Skenario:

Seorang pelajar ingin fokus untuk belajar sepak bola. Dia mendaftar di salah satu
sekolah sepak bola terkemuka di Indonesia. Disana anda sebagai fisioterapis bagian dari
team medis sekolah sepak bola tersebut.

Learning task

Pemeriksaan apa saja anda lakukan untuk memeriksa physical fitness pelajar
tersebut! Jelaskan!
Pemeriksaan apa saja anda lakukan untuk memeriksa sport skill pelajar tersebut!
Jelaskan!

Self assesment

Jelaskan definisi physical fitness dan sport skill!


Sebutkan dan jelaskan komponen physical fitness!
Sebutkan dan jelaskan komponen sport skill!
Sebutkan dan jelaskan pengukuran untuk komponen physical fitness dan sport
skill!

References

SPORTS MEDICINE for the PRIMARY CARE PHYSICIAN Third Edition; The
Physiotherapist's Pocket Guide to Exercise Assessment, Prescription and Training

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


1
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 1

Lecture 5: Pengaruh Fisiologis On Body Of Latihan Sistem

Tanggal : 08-10-2015

Tempat : Ruang Kuliah Lt. II

Waktu : 08.00-10.30

Tujuan Pembelajaran :

Mampu mengidentifikasi efek fisiologis latihan pada sistem tubuh.


Mampu menjelaskan efek fisiologis latihan pada tubuh.
Mampu menganalis gangguan fisiologi dalam olahraga.

Konten Kurikulum:

Cardiovascular system
Respiratory system
Neuromuscular system
Endocrine system
Energy systems

Abstrak

Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana fungsi normal tubuh. Fisiologi
penting untuk menentukan latihan untuk atlet. Ada 5 sistem utama dalam tubuh adalah
penting dalam menentukan jenis latihan. Pertama adalah sistem kardiovaskular, sistem
kardiovaskular adalah sistem jantung dan pembuluh darah dari tubuh manusia. Sistem
kardiovaskular beredar darah ke seluruh tubuh manusia untuk memasok oksigen untuk
sel kita. Kedua adalah sistem pernapasan, sistem pernapasan adalah sistem biologis
yang terdiri dari organ tertentu dan struktur yang digunakan untuk proses respirasi pada
suatu organisme. Sistem pernapasan terlibat dalam asupan dan pertukaran oksigen dan
karbon dioksida antara organisme, dan lingkungan.

Sistem neuromuskuler adalah yang ketiga yaitu kombinasi dari sistem saraf dan
otot bekerja sama untuk memungkinkan gerakan. Sistem endokrin keempat adalah
serangkaian kelenjar yang memproduksi dan mengeluarkan hormon dengan mengatur
pertumbuhan tubuh, metabolisme dan perkembangan seksual dan fungsi. Hormon

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


1
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 2

adalah pembawa pesan kimia yang mentransfer informasi dari satu sel ke yang lain. Ini
memiliki efek pada fungsi dari bagian tubuh yang berbeda. Yang kelima sistem energi
yaitu proses pembakaran energi yang digunakan saat berolahraga.

Skenario

Seorang atlet lari (marathon) 25 tahun. Dia berlari selama 1 jam setiap hari. Dia
mampu berlari 7 km/jam.

Learning Task

Apa yang terjadi pada sistem cardio, pernapasan, neuro, endokrin dan energi
setelah berlari?
Apa risiko jika atlit melakukan overtraining?

Self Assesment

Berapa banyak jenis serat otot? Menjelaskan!


Apa karakteristik dari otot slow twicth?
Bagaimana otot berkontraksi?
Berapa banyak jenis kontraksi otot?
Apakah sistem endokrin?
Apa fungsi dari sistem endokrin selama latihan?
Dalam tubuh kita berapa banyak jenis bahan bakar yang bisa kita gunakan
sebagai energi? Jelaskan!
Tolong jelaskan tentang sistem aerobik, sistem fosfat, dan sistem anaerob?
Apa pertimbangan ketika kita ingin memulai pelatihan?
Apa cardiac output?
Apa efeknya ketika pasokan darah tidak cukup?
Bagaimana mekanisme pernapasan?

References

The Physiology of Training ;Sport physiotherapy applied science & practice

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


1
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 3

Lecture 6: Sport Injury

Tanggal : 15-10-2015

Tempat : Ruang Kuliah Lt. II

Waktu : 08.00-10.30

Tujuan Pembelajaran :

Mampu mengetahui risiko spesifik untuk setiap cedera olahraga


Untuk memahami mekanisme cedera
Untuk memahami pengkondisian untuk olahraga tertentu
Untuk memahami manajemen cedera olahraga.

Konten Kurikulum:

Jenis-jenis cedera olahraga


Etiology cedera olahraga
Patofisiologi cedera olahraga
Faktor resiko cedera olahraga
Prinsip pencegahan cedera
Manajemen fisioterapi pada cedera olahraga

Abstrak

Cedera olahraga adalah cedera yang terjadi saat pertandingan olahraga atau
latihan. Ada yang dari kecelakaan, yang lainnya dapat hasil dari praktek pelatihan jelek
atau aturan yang tidak benar. Beberapa orang terluka ketika mereka tidak dalam kondisi
yang tepat. Tidak pemanasan atau peregangan yang cukup sebelum bertanding atau
latihan juga dapat menyebabkan cedera. Cedera olahraga yang paling umum adalah
sprain dan strain, cedera lutut, otot bengkak, cedera tendon achilles, nyeri sepanjang
tulang kering, fraktur vertebra, dislokasi, cedera trauma kepala.

Cedera olahraga atau latihan dapat diklasifikasikan menurut penyebab cedera


atau jenis jaringan tubuh yang rusak. Jika cedera diklasifikasikan menurut penyebab,
ada tiga kategori yaitu cedera langsung, tidak langsung cedera dan cedera berlebihan

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


1
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 4

(overuse). Jika luka diklasifikasikan menurut jenis jaringan tubuh yang rusak, ada dua
kategori yaitu cedera jaringan lunak dan cedera jaringan keras.

Ada dua jenis cedera olahraga: akut dan kronis. Cedera akut terjadi secara tiba-
tiba ketika bermain atau berolahraga. Pergelangan kaki terkilir, punggung tegang, dan
tangan patah adalah cedera akut. Tanda-tanda cedera akut meliputi: mendadak, sakit
parah, bengkak; tidak mampu menempatkan berat pada kaki, lutut, pergelangan kaki,
atau kaki, lengan, siku, pergelangan tangan, tangan, atau jari dengan sangat lembut;
tidak bisa untuk bergerak seperti biasa, ekstremitas kaki atau lengan lemah, tulang atau
sendi yang tampak keluar dari tempat. Luka kronis terjadi setelah Anda memainkan
olahraga atau latihan untuk waktu yang lama. Tanda-tanda cedera kronis termasuk yaitu
nyeri saat anda bermain dan bisa juga nyeri ketika latihan.

Skenario

Seorang atlet sepak bola datang ke klinik physioterapy untuk bertanya tentang
kondisinya, atlet ini berusia 23 tahun dan memiliki sejarah operasi ACL. Berdasarkan
informasi, setelah operasi atlet ini sering mendapatkan cedera saat bermain sepak bola,
sehingga kinerja atlet ini tidak maksimal.

Learning Task

Untuk kasus di atas apa yang rehabilitasi yang dapat anda lakukan?
Bagaimana kita dapat mencegah cedera sekunder? dan edukasi atau pelatihan
apa yang bisa kita berikan untuk atlet itu?
Apakah atlet mampu untuk ikut kompetisi setelah mendapatkan operasi?
Jelaskan !

Self Assesment

Sebutkan faktor resiko cedera sprain ankle? Jelaskan !


Bagaimana cara pencegahan cedera dislokasi shoulder? Jelaskan !
Jelaskan strategi pencegahan intrinsik!
Jelaskan patofisiologi facitis plantaris!
sebutkan etiologi tendinitis achilles!
Jelaskan manajemen fisioterapi untuk cedera tenis elbow!

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


1
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 5

References

Textbook of Sports Medicine Basic Science and Clinical Aspects of Sports Injury and
Physical Activity; Sport physiotherapy applied science & practice; Sports Rehabilitation
and Injury Prevention.

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


1
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 6

Lecture 7: Principles of injury prevention

Tanggal : 05-10-2015

Tempat : Ruang Kuliah Lt. II

Waktu : 08.00-10.30

Tujuan Pembelajaran:

Mengetahui pentingnya pencegaran cedera.


Mengetahui penyebab cedera
Mengetahui klasifikasi pencegahan cedera olahraga
Mengetahui strategi pencegahan

Konten Kurikulum:

Pentingnya cedera olahraga


Penyebab cedera olahraga
Klasifikasi pencegahan cedera olahraga
Strategi pencegahan cedera.

Abstrak:

Selama tahun 1997 dan 1998, di Amerika Serikat, setiap tahun diperkirakan ada
3,7 juta unit gawat darurat olahraga-dan-rekreasi terkait mengunjungi setiap tahun di
Amerika Serikat, yang mewakili sekitar 11% dari semua cedera yang berhubungan
kunjungan gawat darurat; 2,6 juta kunjungan di antara orang berusia 5-24 tahun. Biaya
medis untuk kunjungan ini diperkirakan mencapai 500 juta US $ per tahun.

Klasifikasi pencegahan cedera dibagi menjadi 3: The Primary Level, The


Secondary Level, The Tertiary Level. The Primary Level adalah strategi khusus yang
digunakan untuk mencegah cedera atau penyakit terjadi. The Secondary Level adalah
untuk deteksi dini cedera, pencegahan perkembangan luas dan keparahan cedera,
pencegahan komplikasi, pencegahan keparahan dan jumlah kecacatan, administrasi
yang cepat dari terapi yang tepat. The Primary Level adalah mengacu pada pemulihan
fungsi, pencegahan kekambuhan cedera.

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


1
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 7

Faktor-faktor yang menyebabkan cedera olahraga dapat dibagi menjadi dua yaitu
faktor internal dan eksternal. Strategi pencegahan cedera juga terdiri dari dua yaitu
strategi pencegahan cedera intrinsik dan strategi pencegahan ekstrinsik.

Skenario:

Seorang atlet lari ingin meningkatkan performanya dengan latihan seminggu lima
kali. Dia baru selesai mendapatkan penanganan fisioterapi dan dinyatakan siap untuk
kembali untuk latihan oleh fisioterapisnya tetapi atlet tersebut masih takut untuk latihan
karena takut cedera kembali.

Learning Task:

Sebutkan faktor instrinsik dan ekstrinsik yang memungkinkan terjadinya cedera


berulang pada atlet tersebut!
Sebutkan dan jelaskan strategi dan instrinsik untuk mencegah terjadinya cedera
berulang pada atlet tersebut!

Self Assessment:

Mengapa pencegahan cedera olahraga itu penting?


Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor cedera olahraga!
Sebutkan dan jelaskan klasifikasi cedera olahraga!
Sebutkan dan jelaskan strategi pencegahan cedera olahraga!

References:

Sport physiotherapy applied science & practice; Sports Rehabilitation and Injury
Prevention; Sports Injury Prevention

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


1
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 8

Lecture 8: Principles of training & Rehabilitation in sports injuries.

Tanggal : 12-11-2015

Tempat : Ruang Kuliah Lt. II

Waktu : 08.00-10.30

Tujuan Pembelajaran:

Untuk mengetahui perbedaan training dan rehabilitasi.


Mengerti seberapa banyak latihan yang tepat.
Mengerti open chain dan closed chain exercise.
Bagaimana cara untuk meningkatkan beban pelatihan.
Mengetahui tahapan rehabilitasi.

Konten Kurikulum:

Definisi training dan rehabilitasi.


Open chain dan closed chain exercise.
Loads increasement
Stages of rahabilitation

Abstrak:

Perlu rehabilitasi yang akan dilakukan sedikit dan sering setidaknya tiga sampai
lima kali sehari. Tiga puluh menit, tiga kali seminggu tidak cukup. Saat mengalami
cedera, mengembangkan latihan untuk melatih bagian tubuh yang terluka dan menjaga
kebugaran kardiovaskular, tapi tetapi mengistirahatkan bagian yang cedera sampai
dapat mengendalikan beban tambahan merupakan hal yang perul diperhatikan dalam
rehabilitasi saat cedera.

Open chain exercise adalah mereka yang memperbaiki tubuh dan latihan
pinggiran tapi ini akan menghasilkan kekuatan yang dapat menerjemahkan seluruh
sendi juga. Closed chain exercises pada prinsipnya memperbaiki pinggiran, dan bekerja
sendi proksimal dan otot.

Tahapan rehabilitasi dapat dibagi menjadi empat, yaitu early stage, middle stage,
later stage and final stage.

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


1
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 9

Skenario:

Seorang atlet baseball mengalami cedera tendon bicipitalis pada bahu kanan
dirujuk ke klinik fisioterapi anda untuk mendapatkan rehabilitasi oleh fisioterapis
lapangan yang bertugas. Lengan atas susah digerakkan ke depan dan masih sangat
nyeri.

Learning Task:

Sebutkan dan jelaskan penanganan yang tepat sesuai dengan prinsip training dan
rehabilitasi pada cedera tendon bicipitalis tersebut!

Self Assessment:

Jelaskan definisi pelatihan dan rehabilitasi!


Bagaimana cara meningkatkan beban pelatihan?
Jelaskan apa itu open chain dan closed chain exercise!
Sebutkan dan jelaskan latihan untuk cedera tertentu sesuai dengan prinsip
rehabilitasi!

References:

Physiotherapist's Pocket Guide to Exercise Assessment, Prescription and Training; Sport


Notes

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


2
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 0

Lecture 9: Principle of resistance exercise in sport

Tanggal : 19-11-2015

Tempat : Ruang Kuliah Lt. II

Waktu : 08.00-10.30

Tujuan Pembelajaran:

Mengetahui definisi resistance exercise


Mengetahui penerapan resistance exercise pada cedera olahraga atau
pengembangan fisik klien.
Mengetahui tehnik penggunaan mechanical machines untuk strengthening
exercise.
Mengetahui teknik manual untuk strengthening exercise.

Konten Kurikulum:

Definisi resistance exercise


Tehnik resistance exercise
Penggunaan mechanical machines untuk strengthening exercise
Penggunaan manual untuk strengthening exercise.

Abstrak:

Pelatihan resistensi adalah latihan yang menyebabkan otot-otot berkontraksi


melawan resistensi eksternal dengan harapan peningkatan kekuatan, nada, massa, dan
atau daya tahan.

Mechanical resistance exercise adalah resistance yang diterapkan melalui


penggunaan peralatan atau peralatan mekanik. Jumlah resistensi dapat diukur dan dapat
ditingkatkan secara progresif.

Manual resistance exercise adalah resistance disediakan oleh tangan. Dapat juga
disediakan oleh terapis atau berat badan diri sendiri. Bebannya tidak bisa diukur.
Berguna untuk otot lemah dalam tahap awal rehabilitasi atau kondisi yang
membutuhkan kontrol yang hati-hati.

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


2
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 1

Skenario:

Seorang atlet bulu tangkis mengalami cedera ligament ACL lutut kanan. Dia telat
untuk ke fisioterapi sehingga menyebabkan otot-otot di sekitar lutut kanannya menjadi
atropi.

Learning Task:

Sebutkan dan jelaskan latihan manual resistance exercise dan mechanical


resistance exercise yang tepat untuk kondisi tersebut!

Self Assessment:

Jelaskan definisi resistance exercise!

Apa perbedaan mechanical dan manual resistance exercise?

Jelaskan tehnik penggunaan mechanical resistance exercise pada otot perut!

Jelaskan tehnik manual resistance exercise pada otot quadriceps!

References:

Sport physiotherapy applied science & practice; The Physiotherapist's Pocket Guide to
Exercise Assessment, Prescription and Training; Sport Notes; Therapeutic Exercise 6th
edition.

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


2
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 2

Lecture 10: Sports in Special age groups

Tanggal : 26-11-2015

Tempat : Ruang Kuliah Lt. II

Waktu : 08.00-10.30

Tujuan Pembelajaran:

Mengetahui dan mengerti olahraga yang tepat untuk perempuan adolescent,


productive aged women, post menopausal women.
Mengetahui dan mengerti olahraga yang tepat untuk anak-anak.
Mengetahui dan mengerti olahraga yang cocok untuk orang tua.

Konten Kurikulum:

Sport consideration in female athlete (adolescent, productive aged, post


menopausal).
Sport consideration in child athlete.
Sport consideration in elderly.

Abstrak:

Amenore biasanya terjadi pada adolescent female athlete. Amenore primer


tertunda haid pertama, atau tidak adanya menstruasi pada usia 16. Kurangnya setiap
perkembangan pubertas dapat menunjukkan hipotalamus, hipofisis, atau kegagalan
gonad. Amenore sekunder adalah tidak adanya perdarahan menstruasi pada wanita yang
sebelumnya telah memiliki siklus menstruasi. Jika positif amenore, pasien harus diberi
konseling tentang risiko memiliki massa tulang menurun.

Latihan weight bearing dapat dilakukan oleh atlet dapat membantu melindungi
mereka tetapi mungkin tidak cukup untuk mengatasi periode panjang defisiensi
estrogen, terutama karena dekade ketiga kehidupan adalah titik ketika perempuan harus
mencapai puncak massa tulang mereka.
Pencegahan kehilangan massa tulang ini adalah salah satu tujuan utama mengobati
amenore.

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


2
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 3

Kepedulian kepada anak-anak menjadi lebih gemuk dan kurang sehat secara fisik
perlu mendapat perhatian yang serius. Studi menunjukkan bahwa peningkatan tingkat
obesitas di kalangan anak-anak karena sebagian penurunan tingkat aktivitas fisik selama
beberapa dekade terakhir. Kebugaran fisik dan daya tahan kalangan anak-anak juga
telah menurun, dan kegemukan tubuh, seperti ketebalan lipatan kulit dan indeks massa
tubuh (BMI) telah meningkat
Pencegahan dan pengobatan osteoporosis yang tepat adalah sesuatu yang
dapat memiliki dampak besar pada kualitas hidup pasien dengan membantu mereka
tetap aktif dan mandiri. Osteoporosis adalah kondisi klinis yang silent sampai tahap
akhirnya. Skrining untuk osteoporosis sehingga pengobatan dapat dimulai awal adalah
salah satu hal yang paling penting yang dapat kita lakukan untuk membantu mencegah
patah tulang dari osteoporosis.

Skenario:

Orang tua memiliki anak-anak yang berumur 6 tahun ingin anaknya agar
berolahraga karena takut anaknya menjadi obesitas karena kurang aktivitas fisik. Dia
datang ke klinik fisioterapi olahraga anda dan berkonsultasi terhadap kondisi tersebut.

Learning Task:

Olahraga apa yang cocok untuk anak tersebut? Dan bagaimana caranya memilih
olahraga yang tepat untuk anak tersebut?

Self Assessment:

Kondisi apa yang perlu diperhatikan pada atlet perempuan adolescent untuk
berolahraga?
Kondisi apa yang perlu diperhatikan pada atlet perempuan productive aged untuk
berolahraga?
Kondisi apa yang perlu diperhatikan pada atlet perempuan post menopousal
untuk berolahraga?
Bagaimana caranya untuk memilih olahraga yang cocok untuk anak-anak?
Kondisi apa yang perlu diperhatikan pada orang tua untuk berolahraga?

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


2
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 4

References:

SPORTS MEDICINE for the PRIMARY CARE PHYSICIAN Third Edition; Textbook of Sports
Medicine Basic Science and Clinical Aspects of Sports Injury and Physical Activity

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


2
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 5

Lecture 11: Wellness in sport

Tanggal : 03-12-2015

Tempat : Ruang Kuliah Lt. II

Waktu : 08.00-10.30

Tujuan Pembelajaran:

Mengetahui dan mengerti definisi wellness.


Mampu membedakan health dan wellness.
Mampu membedakan pelayanan fisioterapi restorative, maintenance, preventive
dan wellness dalam olahraga.
Mampu memberikan contoh pelayanan fisioterapi wellness pada kondisi tertentu.

Konten Kurikulum:

Definisi wellness
Perbedaan health dan wellness
Pelayanan fisioterapi restorative, maintenance, preventive dan wellness.

Abstrak:

WHO memandang kesehatan sebagai triad dari fisik, mental, dan sosial negara-
negara menjadi. Perubahan gaya hidup dapat difasilitasi melalui upaya kombinasi untuk:
meningkatkan kesadaran, perubahan perilaku dan menciptakan lingkungan yang
mendukung praktek-praktek kesehatan yang baik.

Wellness adalah sebuah konsep individualistis yang multidimensi dan lebih dari
kebiasaan kesehatan fisik saja. Wellness adalah tentang tindakan kesehatan yang positif
dan proses gaya hidup yang tidak pernah berakhir.

Seeorang yang sehat belum tentu baik (well). Seorang yang well belum tentu
sehat.

Pelayanan fisioterapi yang bersifat restorative, maintenance, preventive dan


wellness dalam olahraga adalah berbeda satu sama lainnya dilihat dari definisi dari
pelayanan tersebut. Seorang fisioterapis harus paham akan perbedaan tersebut agar
mampu berkomunikasi dengan baik kepada pasien.

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


2
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 6

Skenario:

Seorang lansia memiliki riwayat diabetes tipe 1 dan datang ke klinik fisioterapi
untuk berkonsultasi olahraga yang cocok dilakukan untuk mencegah kondisinya agar
tidak cepat memburuk dikemuadian hari karena dia masih aktif untuk mengurusi
bisnisnya.

Learning Task:

Pelayanan apa saja yang anda dapat berikan untuk kondisi diatas! Jelaskan!

Self Assessment:

Apa definisi wellness?


Apa perbedaan health dan wellness?
Apa perbedaan pelayanan fisioterapi restorative, maintenance, preventive dan
wellness dalam olahraga?

References:

Wellness and Physical therapy; Sport physiotherapy applied science & practice; The
Physiotherapist's Pocket Guide to Exercise Assessment, Prescription and Training; Sport
Notes

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


2
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 7

Lecture 12: Basic principles of physiotherapy assessment, functional


assessment and application of sports physiotherapy

Tanggal : 10-12-2015

Tempat : Ruang Kuliah Lt. II

Waktu : 08.00-10.30

Tujuan Pembelajaran:

Untuk mengetahui prinsip-prinsip melakukan pemeriksaan cedera olahraga.


Untuk mengetahui prinsip-prinsip melakukan pemeriksaan fungsional.
Untuk mengetahui prinsip-prinsip aplikasi intervensi fisioterapi pada kondisi
cedera olahraga.

Konten Kurikulum:

Prinsip pemeriksaan cedera olahraga.


Prinsip pemeriksaan fungsional.
Prinsip intevensi fisioterapi pada cedera olahraga.

Abstrak:

Assessment merupakan tehnik pengambilan data kepada pasien atau klien.


Tehnik pengumpulan data fisioterapi bisa berupa anamnesis, anamnesis, inspeksi,
palpasi, auskultasi, perkusi, tes gerakan, tes elektrik, data lain.

Fungsional assessment adalah tehnik pengambilan data pada pasien atau klien
untuk mengetahui ketidakmampuan pasien atau klien untuk melakukan fungsi tubuhnya.
Contoh pemeriksaan fungsi tubuh tersebut seperti: jongkok, berjalan, melompat,
menendang, memukul, memegang, dll.

Dalam memberikan intervensi seorang fisioterapis harus mengetahui prinsip-


prinsip dari setiap kondisi pasien atau klien dan fungsi dari intervensi yang akan
diberikan. Cedara robek ligament akut tidak boleh menggunakan intervensi panas
karena akan menambah bengkak pada jaringan tersebut, cramp otot tidak disarankan

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi


2
Study Guide Manajemen Fisioterapi Olahraga dan Kebugaran 8

penggunaan modalitas dingin tanpa melakukan stretching karena akan menambah


kekakuan otot tersebut.

Skenario:

Seorang atlet tenis mengelluh sakit pada siku kanan bagian luarnya. Dia
mengeluh sakit saat tournament Indonesia Open di Bali dua hari yang lalu. Terlihat
bengkak dan agak memerah.

Learning Task:

Lalukan assessment pada pasien tersebut!


Lakukan pemeriksaan fungsional pada pasien tersebut!
Intervensi apa yang akan diberikan pada pasien tersebut? Jelaskan!

Self Assessment:

Apa saja prinsip-prinsip pemeriksaan cedera olahraga?


Apa saja prinsip-prinsip pemeriksaan fungsional?
Apa intervensi fisioterapi untuk cedera robek otot akut?
Apa intervensi fisioterapi untuk atropi otot paha pada atlet?

References:

Sport physiotherapy applied science & practice; The Physiotherapist's Pocket Guide to
Exercise Assessment, Prescription and Training; Sport Notes

Fakultas Kedokteran Program Studi Fisioterapi