Anda di halaman 1dari 3

Nama : Acep Tena Saripudin

Nim : 2289170015
Tugas Pengantar Pendidikan : Analisis Lingkungan Pendidikan
Tanggal : 21 November 2017

ANALISIS LINGKUNGAN PENDIDIKAN


Lingkungan Keluarga

A. Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Pendidikan


Pendidikan keluarga adalah yang pertama dan utama. Pertama, maksudnya bahwa
kehadiran anak di dunia ini disebabkan hubungan kedua eksistensi anak untuk menjadikannya
kelak sebagai seorang pribadi, tetapi juga memberikan pendidikan anak sebagai individu yang
tumbuh dan berkembang. Sedangkan utama, maksudnya adalah bahwa orang tua bertanggung
jawab pada pendidikan anak. Hal ini memberikan pengertian bahwa seorang anak di lahirkan
dalam kondisi yang tak berdaya, keadaan penuh ketergantungan dengan orang lain, tidak
mampu berbuat apa-apa bahkan tidak mampu menolong dirinya sendiri. Ia lahir dalam keadaan
suci bagaikan meja lilin berwarna putih( a sheet of white paper avoid of all characters ) atau
yang lebih dikenal dengan istilah Tabularasa. Tabularasa adalah sebuah teori yang di
kemukakan oleh John Lock seirang tokoh aliran Empirisme, yang menyatakan bahwa anak
lahir dalam keadaan suci bagai meja lilin warna putih. Maka lingkunganlah yang akan
menentukan kemana anak itu dewasa. Dengan demikian menunjukan bahwa kehidupan
seorang anak pada saat itu benar benar tergantung kepada orang tua nya. Oleh karena itu,
orang tua wajib memberikan pendidikan pada anaknya dan yang paling utama dimana
hubungan orang tua dengan anaknya bersifat alami dan kodrati.
Keluarga adalah salah satu mata rantai kehidupan yang paling sederhana dalam sejarah
perjalanan hidup anak manusia. Sehingga keluarga membutuhkan bingkai ajaran-ajaran yang
baik sebagai pelindung dan penghias lukisan yang begitu indah bila di pandang oleh mata ini,
tidak terlepas dari itu semua dasar keluarga adalah sakinah, mawadah dan warrohmah.
Keluarga sebagai sumber utama memberikan pendidikan yang sangat besar bagi
perkembangan dan pertumbuhan mental maupun fisik anak dalam kehidupannya. Sehingga
perlu diingat bahwa, keluarga merupakan suatu system yang terdiri atas elemen-elemen yang
saling berkaitan satu sama lain yang memiliki hubungan sangat erat. Keberhasilan pendidikan
anak dalam keluarga ketika anak berusia dini, akan sangat berpengaruh pada keberhasilannya
di masa mendatang.

B. Analisis lingkungan keluarga


Berikut ini analisis tentang lingkungan keluarga, di keluarga saya sendiri, yang berisi
ulasan tentang
(1). Apa pengaruh lingkungan keluarga terhadap pribadi saya?
(2). Siapa yang berperan dalam lingkungan keluarga saya?
(3). Dimana peran penting keluarga bagi pendidikan saya?
(4). Kapan keluarga berperan penting bagi pendidikan saya?
(5). Bagaimana cara keluarga saya memenuhi kebutuhan pendidikan?
(6). Mengapa keluarga termasuk kedalam salah satu lingkungan pendidikan?
Beberapa hal yang memegang peranan penting keluarga sebagai fungsi pendidikan dalam
membentuk pandangan hidup seseorang meliputi pendidikan berupa pembinaan akidah dan
akhlak, keilmuandan atau intelektual dan kreativitas yang mereka miliki serta kehidupan
pribadi dan sosial. Keluarga memiliki peran penting terhadap pembentukan pribadi anak . Di
keluarga saya diajarkan bagaimana melakukan sesuatu sebelum lingkungan sekolah
mengajarkan saya, pengenalan tentang prilaku yang baik dan buruk pun pertama saya ketahui
melalui pendidikan dikeluarga. Banyak sekali pengaruh keluarga terhadap pribadi saya,
misalnya:
Bersosialisasi, keluarga merupakan lingkungan pertama yang mengajarkan bagaimana
bersosialisasi atau berinteraksi dengan orang lain, misalnya diajak berkomunikasi dengan
kakak maupun bermain dengan kedua orang tua dan lain sebagainya.
Beretika, etika atau moral pun pertama kali saya dapatkan dikeluarga saya, misalnya saya
di ajarkan bagaimana cara makan yang baik dan benar, cara bersopan santun, hingga cara
berbuat baik.
Kebutuhan ekonomi, selain yang telah dijelaskan, keluarga juga berperan dalam
kebutuhan ekonomi anak dimana kebutuban berupa sandang, pangan dan papan.
Beragama, keluarga saya mengajarkan agama sejak saya kecil, misalnya diajak sholat
maupun mengaji meskipun saya hanya mengikuti gerakan ataupun hanya mendengarkan.

Terlepas dari itu semua, orang tua memiliki peran penting bagi perkembangan pendidikan
dilingkungan keluarga. Keluarga merupakan lingkungan yang pertama bagi anak. Pendidikan
merupakan tanggung jawab orang tua, yaitu ayah dan ibu yang merupakan figure sentral dalam
pendidikan. Fungsi pendidikan mengharuskan setiap orang tua untuk mengkondisikan
kehidupan keluarga menjadi situasi pendidikan. Dan pendidikan anak ketika dilingkungan
sekolah itu hanya 45% jadi kesempatan mendidik anak di rumah itu lebih banyak.
Selain orang tua, saudara kandung juga memiliki peranan yang tak kalah penting. Peran
saudara kandung dalam diri saya sangat penting dimana saya dapat sharing atau berbagi
kesulitan dengan kakak saya. Saudara kandung dapat menjadi teman ketika berada dirumah.
Peran penting keluarga dalam diri saya dimulai dari sejak saya kecil, Oleh karena itu
keluarga harus memenuhi kebutuhan pendidikan sejak dini.
Cara keluarga saya memenuhi kebutuhan pendidikan yaitu dengan memberikan
kebutuhan pendidikan yang saya perlukan mulai dari kebutuhan primer, sekunder maupun
tersier. Dalam hal ini keluarga berfungsi untuk membekali semua anggotanya agar dapat hidup
sesuai dengan nilai-nilai agama yang baik, pribadi yang baik, dan lingkungan yang baik pula.
Demi perkembangan dan pendidikan anak, sebuah keluarga harus melaksanakan fungsi-
fungsinya dengan baik.
Keluarga dapat dikatakan sebagai salah satu lingkungan pendidikan. Dalam sebuah
keluarga anak diajarkan segala sesuatu dari mulai anak lahir hingga beranjak dewasa, individu
pertama kali dapat belajar berbicara melalui keluarga, dapat berjalan, dapat makan, minum dan
lain sebagainya melalui lingkungan keluarga. Karena keluarga merupakan lingkungan pertama
yang dialami seorang anak baru lahir.