Anda di halaman 1dari 1

LAMPIRAN

Terapi empiris Terapi awal dimulai saat tidak adanya identifikasi mikrobiologis
definitif. Terapi empiris mungkin bersifat terapi tunggal,
kombinasi atau spektrum luas dan atau multidrug
Terapi definitif/target Terapi target terhadap patogen spesifik (biasanya setelah
identifikasi mikrobiologis). Terapi definitif atau target mungkin
bersifat terapi tunggal, kombinasi tetapi tidak spektrum luas.
Terapi spektrum luas Penggunaan agen antimikroba dengan tujuan memperluas
cakupan patogen, biasanya selama terapi empiris
(piperasilin/tazobaktam, vankomisin, dan anidulafungin; masing-
masing digunakan untuk melawan patogen yang berbeda
kelompok). Terapi spektrum luas biasanya empiris karena
tujuannya untuk memastikan cakupan antimikroba dengan
setidaknya satu obat bila ada ketidakpastian patogen yang
memungkinkan. Kadang-kadang, terapi spektrum luas dapat
dilanjutkan ke fase terapi target / definitif jika beberapa patogen
diisolasi.
Terapi multidrug Terapi dengan antimikroba multipel utntuk memberikan terapi
spektrum luas (untuk memperluas cakupan) untuk terapi empiris
(saat patogen tidak diketahui) atau untuk mempercepat klirens
patogen yang potensial (terapi kombinasi) sehubungan dengan
patogen spesifik yang dicurigai (pada terapi target atau empiris).
Hal tersebut termasuk terapi kombinasi
Terapi kombinasi Penggunaan antibiotik multipel (biasanya berbeda
kelas/mekanisme) dengan maksud spesifik untuk mencakup
patogen yang diketahui atau diduga dengan lebih dari satu
antibiotik (piperasilin/tazobaktam dan aminoglikosid atau
fluorokuinolon untuk patogen gram negatif) untuk mempercepat
klirens patogen daripada untuk memperluas cakupan antibiotik.
Tujuan lain dari terapi kombinasi yaitu untuk menhambat
produksi toksin bakteri (klindamisin dengan -laktam untuk syok
streptokokus toksik) atau efek modulasi imun (makrolid denngan
-laktam untuk pneumona pneumokokus)
-