Anda di halaman 1dari 4

KINGDOM PLANTAE (Tumbuhan)

24 Oktober 2012

Kingdom Plantae

Definisi

Kingdom plantae ialah tingkaatan takson yang digunakan untuk mengelompokkan organisme
yang memiliki akar, batang, dan daun sejati yang merupakan organ hasil diferensiasi jaringan.
Kingdom plantae di bagi menjadi 3 yaitu tumbuhan tidak berpembuluh, tumbuhan
berpembuluh, tumbuhan berpembuluh dan berbiji.

Ciri-ciri kingdom plantae

1. Struktur tubuh multiseluler, eukariotik, memiliki sel yang sudah terspesialisasi


membentuk jaringan dan organ.
2. Mengandung klorofil a dan b serta karotenoid, menyimpan makanan dalam bentuk
tepung dan memiliki dinding sel dan bahan selulosa.
3. Melindungi perkembangan embrio dari kekeringan dengan menyuplai air dan nutrisi ke
dalam struktur tubuh betina.
4. Memiliki daur hidup berupa pergiliran keturunan (metagenesis)

Reproduksi

Reproduksi secara generative:

Sel kelamin jantan (menghasilkan sperma)


Sel kelamin betina (sel telur / ovum)
Metagenesis pada tumbuhan lumut
Reproduksi secara vegetative:

Bantuan manusia

Kultur jaringan

Pucuk enten

Persilangan antar spesies

Tumbuahan Tidak berpembuluh

Lumut merupakan tumbuhan darat sejati, walaupun masih menyukai tempat yang lembab dan
basah. Lumut yang hidup di air jarang kita jumpai, kecuali lumut gambut (sphagnum sp.).Pada
lumut, akar yang sebenarnya tidak ada, tumbuhan ini melekata dengan perantaraan Rhizoid
(akar semu), oleh karena itu tumbuhan lumut merupakan bentuk peralihan antara tumbuhan
ber-Talus (Talofita) dengan tumbuhan ber-Kormus (Kormofita).

Ciri-ciri lumut:

Lumut mempunyai klorofil sehingga sifatnya autotrof.


Akar dan batang pada lumut tidak mempunyai pembuluh angkut (xilem dan floem).
Pada tumbuhan lumut terdapat Gametangia (alat-alat kelamin) yaitu:
a. Alat kelamin jantan disebut Anteridium yang
menghasilkan Spermtozoid
b. alat kelamin betina disebut Arkegonium yang
menghasilkan Ovum
Spora lumut bersifat haploid.

Sporogonium adalah badan penghasil spora, dengan bagian bagian :


Vaginula (kaki)
Seta (tangkai)
Apofisis (ujung seta yang melebar)
Kotak Spora : Kaliptra (tudung) dan Kolumela (jaringan dalam kotak
spora yang tidak ikut membentuk spora). Spora lumut bersifat haploid.

Habitat
Lumut tumbuh di berbagai tempat, yang hidup pada daun-daun disebut sebagai epifil. Jika pada
hutan banyak pohon dijumpai epifil maka hutan demikian disebut hutan lumut.

Klasifikasi lumut:

1. Lumut sejati (bryopsida)


2. Lumut hati (hepatophyta)
3. Lumut tanduk (anthocerophyta)

Tumbuhan Berpembuluh

Tumbuhan berpembuluh adalah tumbuhan yang sudah memiliki daun, batang, dan akar
sejati, sehingga sering disebut sebagai tumbahan tingkat tinggi. Tumbuhan berpembuluh
disebut juga tumbuhan kormofita .

yang termasuk ke dalam tumbuhan berpembuluh yaitu:


1. Tumbuhan paku (pteridophyta)
Tumbuhan paku pada umumnya mudah dikenal dari pada tumbuhan lumut karena ukurannya
besar-besar dan mudah dilihat. Dapat digunakan sebagai tanaman hias.
Ciri-ciri tumbuhan paku adalah:
Sudah mempunyai akar, batang, dan daun sejati tetapi tidak mempunyai bunga.
Berkembang biak dengan spora.
Batang umumnya tumbuh di bawah tanah disebut rimpang atau rizom. Ada beberapa yang
mempunyai batang yang tumbuh tegak keatas, misalnya pada tumbuhan paku tiang dan
tumbuhan pakis haji.
Tempat hidupnya dimana-mana, ada yang hidup di tanah, pada pohon-pohon sebagai epifit
dan juga ada yang hidup di air.
Mengalami pergiliran keturunan (metagenesis).
Pada daun muda, ujung daunnya menggulung. Sorus (bintik-bintik hitam) terdapat di bawah
permukaan daun. Di dalam sorus terdapat kumpulan kotak spora, masing-masing mempunyai
tangkai. Kumpulan kotak spora (sporangium) dibungkus atau dilindungi oleh selaput yang
disebut indusium. Pada tumbuhan paku terdapat dus macam daun, yaitu daun steril adalah daun
yang tidak menghasilkan spora dan daun fertile adalah daun yang menghasilkan spora.
2. Tumbuhan biji
Tumbuhan biji sering juga disebut sebagai tumbuhan bunga atau Anthophyta (Anthos=bunga)
karena hamper seluruhnya tumbuhan biji adalh berbunga. Bunga merupakan alat
perkembangbiakan yang mudah dilihat dengan jelas sehingga sering disebut sebagai
phanerogamae yang artinya alat perkawinannya tampak jelas.

Berdasarknan letak bakal bijinya, tumbuhan biji dibagi menjadi dua kelompok, yaitu:
Gymnospermae (biji terbuka)

yaitu golongan tumbuhan biji terbuka dimana bakal bijinya tidak dilindungi oleh daun-daun
buahnya.
Angiospermae (biji tertutup)

Semua tumbuhan angiospermae mempunyai bunga dan merupakan tumbuhan yang sangat
berguna bagi hewan dan manusia karena paling banyak menghasilkan bahan makanan. Jumlah
anggota angiospermae paling banyak menghuni bumi ini yaitu sekitar 300.000 spesies.