Anda di halaman 1dari 3

11/14/2017 Mengenal Perkerasan Jalan Beton Semen - KITASIPIL.

COM

Mengenal Perkerasan Jalan Beton Semen

KITASIPIL 8 months ago

Kali ini Kitasipil akan membahas


mengenai perkerasan beton semen.
Penjelasan selengkapnya di bawah
ini.

High Precision MEMS


Get IC Design Solutions Created
Exclusively for Commercial Aviation
analog.com/Commercial-Aviation

Gambar perbedaan konstruksi perkerasan lentur, perkerasan kaku dan perkerasan


komposit

Perkerasan jalan beton semen atau perkerasan kaku, terdiri dari plat beton semen,
dengan atau tanpa lapisan pondasi bawah, di atas tanah dasar. Dalam konstruksi
perkerasan kaku, plat beton semen sering juga dianggap sebagai lapis pondasi, jika di
atasnya terdapat lapisan aspal.

http://www.kitasipil.com/2017/03/mengenal-perkerasan-beton-semen.html 1/3
11/14/2017 Mengenal Perkerasan Jalan Beton Semen - KITASIPIL.COM

Plat beton yang kaku dan memiliki modulus elastisitas yang tinggi, akan mendistribusikan
beban lalu lintas ke tanah dasar yang melingkupi daerah yang cukup luas. Dengan
demikian, bagian terbesar dari kapasitas struktur perkerasan diperoleh dari plat beton itu
sendiri. Hal ini berbeda dengan perkerasan lentur dimana kekuatan perkerasan diperoleh
dari tebal lapis pondasi bawah, lapis pondasi dan lapis permukaan; dimana masing-
masing lapisan memberikan kontribusinya.

Yang sangat menentukan kekuatan struktur perkerasan dalam menahan beban lalu lintas
adalah kekuatan beton itu sendiri. Sedangkan, kekuatan tanah dasar hanya berpengaruh
kecil pada kekuatan daya dukung struktural perkerasan kaku. Lapis pondasi bawah, jika
digunakan di bawah plat beton, dimaksudkan untuk sebagai lantai kerja, dan untuk
drainase agar menghindari terjadinya "pumping".

Pumping adalah peristiwa keluarnya air disertai butiran-butiran tanah dasar melalui
sambungan dan retakan atau pada bagian pinggir perkerasan, akibat gerakan lendutan
atau gerakan vertikal plat beton karena beban lalu lintas, setelah adanya air bebas yang
terakumulasi di bawah plat beton. Pumping dapat mengakibatkan terjadinya rongga di
bawah plat beton sehingga menyebabkan rusak/retaknya plat beton.

Hal-hal fundamental pada perkerasan beton semenadalah sebagai berikut:


1. Perkerasan beton semen (rigid pavement) merupakan suatu struktur perkerasan yang
biasanya terdiri dari tanah dasar, lapis pondasi bawah dan lapis beton semen dengan atau
tanpa tulangan.
2. Perkerasan beton dapat menahan beban berat yang mencapai 175 ton seperti runway
pesawat, dan dapat mencapai 5,10,20 sampai 50 tahun umur layanan.
3. Perkerasan umumnya dibagi menjadi dua jenis, yaitu perkerasan lentur dan perkerasan
kaku, hal yang mudah dibedakan yaitu reaksi perkerasan terhadap beban.
4. Perkerasan aspal umumnya terdiri dari wearing surface yang tipis yang biasanya
terletak diatas base course dan subbase course.
5. Sedangkan perkerasan kaku dari beton bisa mempunyai base atau tidak diatas
subgrade.

Kerugian menggunakan perkerasan kaku antara lain:


1. Ketidaksempurnaan hasil pekerjaan akibat kurang rapinya pekerjaan dilapangan sulit
untuk diperbaiki.
2. Permukaan perkerasan beton semen dalam hal kenyamanan berkendara (riding
comfort) lebih jelek dari pada perkerasan aspal.
3. Perbaikan permukaan yang sudah halus (polished) hanya bisa dilakukan dengan
grinding machine atau pelapisan ulang dengan campuran aspal, yang kedua-duanya
memerlukan biaya yang cukup mahal.
4. Warna permukaan yang keputih-putihan menyilaukan di siang hari, dan marka jalan
(putih/kuning) tidak kelihatan secara kontras.
5. Perbaikan kerusakan seringkali merupakan perbaikan yang melibatkan keseluruhan
konstruksi perkerasan yang mungkin akan sangat mengganggu dalam berlalu lintas.
http://www.kitasipil.com/2017/03/mengenal-perkerasan-beton-semen.html 2/3
11/14/2017 Mengenal Perkerasan Jalan Beton Semen - KITASIPIL.COM

6. Pelapisan ulang (overlay) sulit dilakukan.

Keuntungan menggunakan perkerasan kaku antara lain:


1. Semen adalah material produksi dalam negeri.
2. Life-cycle-cost lebih murah dari pada perkerasan aspal.
3. Tidak terlalu peka terhadap kelalaian pemeliharaan.
4. Tidak terlalu peka terhadap kelalaian pemanfaatan (overloading).
5. Tebal perkerasan secara keseluruhan lebih kecil dari pada perkerasan aspal sehingga
efek untuk lingkungan akan lebih baik.

Perbedaan Antara Perkerasan Kaku dan Perkerasan Lentur:


1. Perbedaan yg jelas antara kedua jenis perkerasan ini adalah bagaimana penyaluran
beban ke subgrade.
2. Perkerasan kaku mempunyai kekakuan dan sti ness, sehingga dapat mendistribusikan
beban secara lebih luas pada subgrade, dimana beton merupakan bagian utama yg
menanggung beban struktural.
3. Perkerasan lentur dibuat dgn material yang kurang kaku, sehingga penyebaran beban
tidak sebaik beton, untuk itu perlu tebal perkerasan yang lebih besar untuk meneruskan
beban ke subgrade.

Untuk kali ini pembahasan mengenai Perkerasan Beton Semen cukup sampai disini dulu
yaa sobat kitasipil.

Ready stock - Aksesoris pipa PPR


Ready stock pipa dan aksesoris pipa ppr anekajayautama.com

KITASIPIL.COM: KITASIPIL.COM: KITASIPIL.COM: Cara KITASIPIL.COM: Ca


Mengenal Lapisan Mengenal Spesifikasi Menghitung Volume Menghitung Biaya
Aspal Beton AC-WC... Teknik Laston AC-WC... Material On Site...

KITASIPIL.COM: KITASIPIL.COM: Cara KITASIPIL.COM: KITASIPIL.COM:


Mengenal Perbedaan Pengujian Core Drill Mengenal Pengertian Mengenal Cara
Lapis Resap... Aspal Dan Fungsi Shear... Pemasangan...

http://www.kitasipil.com/2017/03/mengenal-perkerasan-beton-semen.html 3/3