Anda di halaman 1dari 4

TUGAS 2 TATA KOTA DAN DAERAH

Semester Ganjil 2017/2018

Nama : Irfan Saputra


Nim : 1211400035
Mata Kuliah / Sks : Tata Kota dan Daerah / 2 sks
Dosen Penanggung Jawab : Djoko Suryanto, ME

Pengertian perencanaan

1. Terangkan beberapa sistem pembangunan kota yang anda pahami. Menurut anda sistem
pembangunan kota yang bagaimana yang sesuai diterapkan di wilayah Tangerang Selatan saat ini.

Apakah yang disebut dengan Kepadatan Penduduk ? & berapa idealnya kepadatan penduduk
sebuah Kota ? Jelaskan alasan saudara !
Jawab:
Pengertian kepadatan penduduk adalah perbandingan jumlah penduduk
dengan luas wilayah. Indonesia merupakan salah satu negara yang laju pertumbuhan
penduduknya sangat pesat sehingga menyebabkan kepadatan penduduk. Kepadatan
penduduk menyebabkan berbagai hal merugikan antara lain meningkatnya jumlah
pengangguran karena penduduk semakin bertambah sementara kesempatan kerja tidak
bertambah. Hal itu akan menyebabkan kemiskinan yang berdampak pada hal lain
seperti kelaparan, menurunnya tingkat kesehatan, dan menurunnya kualitas masyarakat
karena kurangnya ilmu pengetahuan. Seperti inflasi, kepadatan penduduk juga dapat
digolongkan menjadi beberapa macam antara lain :
Aritmatik,agraris,social,ekonomi,natalis,iklim dan tempat.Misal untuk masyarakat
dengan karakter urban seperti kota blitar, idealnya adalah 75 jiwa per hektar
( kompas,23 september 2008 )

2. Apa yang saudara ketahui tentang perbedaan istilah tersebut dibawah ini :

a. Rumah >< Hunian


Jawab:
Rumah bukan hanya sebuah bangunan (struktural), melainkan juga tempat kediaman
yang memenuhi syarat-syarat kehidupan yang layak, dipandang dari berbagai segi
kehidupan masyarakat.
Hunian adalah sebagai berikut. Definisi Kata Hunian Nomina (kata benda) tempat
tinggal; kediaman (yang dihuni): masyarakat mengharapkan perumahan yang nyaman
dan aman sebagai kawasan hunian mereka Itulah definisi dari Hunian.

b. Koefisien Dasar Bangunan (KDB) >< Koefisien Lantai Bangunan (KLB)


Jawab:
KDB (Koefisien Dasar Bangunan): KDB dapat dimengerti secara sederhana adalah nilai
persen yang didapat dengan membandingkan luas lantai dasar dengan luas kavling. kalau kita
mempunyai lahan 300 m2 dan KDB yang ditentukan 60% maka areal yang dapat kita bangun
hanya 60% x 300 m2 = 180 m2. Kalai lebih dari itu artinya kita melebihi KDB yang
ditentukan. Kurangi lagi ruang yang dianggap tidak terlalu perlu. Sisa lahan digunakan untuk
ruang terbuka hijau yang berfungsi sebagai area resapan air.
KLB (Koefisien Luas Bangunan): Kalau KDB hanya melibatkan luas lantai dasar, maka
KLB melibatkan seluruh lantai yang kita desain termasuk lantai dasar itu sendiri. Cara
perhitungannya tetap sama yauitu membandingkan luasan seluruh lantai dengan luas kavling
yang ada.

c. Perumahan >< Permukiman


Jawab:
Perumahan adalah kumpulan rumah sebagai bagian dari permukiman, baik
perkotaan maupun perdesaan, yang dilengkapi dengan prasarana, sarana, dan utilitas
umum sebagai hasil upaya pemenuhan rumah yang layak huni. (Sumber: UU No. 1
Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman).
Permukaan adalah bagian dari lingkungan hunian yang terdiri atas lebih dari satu
satuan perumahan yang mempunyai prasarana, sarana, utilitas umum, serta mempunyai
penunjang kegiatan fungsi lain di kawasan perkotaan atau kawasan perdesaan.
(Sumber: UU No. 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman).

d. Fasilitas Umum >< Fasilitas Sosial


Jawab:
Fasilitas umum adalah fasilitas yang diadakan untuk kepentingan umum. Contoh dari
fasilitas umum (fasum) adalah seperti jalan, angkutan umum, saluran air, jembatan, fly
over, under pass, halte, alat penerangan umum, jaringan listrik, banjir kanal, trotoar,
jalur busway, tempat pembuangan sampah, dan lain sebagainya.
Fasilitas sosial adalah fasilitas yang diadakan oleh pemerintah atau pihak swasta yang
dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum dalam lingkungan pemukiman. Contoh dari
fasilitas sosial (fasos) adalah seperti puskemas, klinik, sekolah, tempat ibadah, pasar,
tempat rekreasi, taman bermain, tempat olahraga, ruang serbaguna, makam, dan lain
sebagainya.

e. Prasarana >< Sarana


Jawab:
Prasarana adalah segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya
suatu proses (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2008) Sebagai contoh: prasarana
pendidikan berarti alat tidak langsung untuk mencapai tujuan dalam pendidikan,
misalnya lokasi, bangunan sekolah, lapangan olahraga, dll
Sarana adalah segala sesuatu yang dipakai sebagai alat untuk mencapai makna dan
tujuan (Kamus Besar Bahasa Indonesia,2008). Sebagai contoh: sarana pendidikan
diartikan sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan, misalkan buku, tas, pulpen,
komputer, dll.

3. Data Statistik apa saja yang harus diketahui dan dibutuhkan untuk merancang sebuah
Permukiman dan Perkotaan ?
Jawab:
1. Data teknis kependudukan
2. Kondisi sosial budaya penduduk
3. Kondisi fisik area perencanaan dan lingkungan sekitar
4. Karakter fisik area perencanaan dan lingkungan sekitar
5. Peraturan setempat

4. Berikan gambaran/ilustrasi berbagai dampak urbanisasi dan pertumbuhan yang tidak terkontrontrol
dan tidak terencana!
Jawab:
Adanya urbanisasi dan pertumbuhan yang tidak terkontrontrol dan tidak terencana ini
telah menimbulkan berbagai masalah di Indonesia. Tidak hanya menimbulkan masalah
di kota yang dituju namun juga menimbulkan masalah di desa yang ditinggalkan.
Masalah yang terjadi kota antara lain yaitu meningkatnya angka kemiskinan sehingga
pemukiman kumuhnya juga meningkat, peningkatan urban crime dan masih banyak
masalah lain. Di desa juga akan timbul masalah diantaranya yakni berkurangnya
sumber daya manusia karena penduduknya telah pergi ke kota, desa akhirnya tidak
mengalami perkembangan yang nyata.