Anda di halaman 1dari 1

BAB 1

PENDAHULUAN

Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu berinteraksi dengan bahan-bahan


yang mungkin dapat menimbulkan iritan maupun alergi bagi seseorang dan belum
tentu bagi individu lain. Bahan-bahan ini dapat menimbulkan kelainan pada kulit
sesuai dengan kontak yang terjadi. Kelainan ini disebut dermatitis kontak.
Dermatitis kontak ialah dermatitis yang disebabkan oleh bahan atau substansi
yang menempel pada kulit.
Penyebab dermatitis kadang-kadang tidak diketahui, sebagian besar
merupakan respon kulit terhadap agen eksogen maupun endogen. Dermatitis
kontak ini dibagi menjadi Dermatitis Kontak Iritan dan Dermatitis Kontak Alergi,
dimana keduanya dapat bersifat akut maupun kronis. Dermatitis iritan merupakan
reaksi peradangan kulit nonimunologik, jadi kerusakan terjadi langsung tanpa
didahului proses sensitisasi. Sebaliknya, sermatitis alergik terjadi pada seseorang
yang telaah mengalami sensitisasi terhadap suatu allergen.
Dalam makalah ini akan dijelaskan tentang Dermatitis Kontak Iritan,
khususnya dermatitis kontak akibat bahan aktif serangga yang dapat sembuh
dengan sendirinya, timbul akibat paparan toksin pederin. Kumbang ini menyerang
semua kelompok umur, (bisa menyerang bayi, anak-anak maupun orang dewasa),
jenis kelamin, ras, dan berbagai kondisi ekonomi, tergantung aktivitas dan habitat
serangga. Rasio untuk laki-laki: perempuan adalah 1.8:1 dan rasio anak-anak
dibanding dewasa adalah 1.4:1. Sebagian besar kasus adalah pada anak di usia 7
sampai 12 tahun Kejadian kasus banyak terjadi pada masa bulan-bulan akhir
tahun atau setelah musim hujan.