Anda di halaman 1dari 8

ABSTRAK

Sedimentasi adalah proses pengolahan air dengan cara pengendapan


partikel-partikel padatan dalam suatu cairan dengan menggunakan gaya gravitasi.
Pada percobaan ini dilakukan pengolahan air yang bertujuan untuk menjernihkan
air dengan menghilangkan partikel-partikel padatan yang terdapat dalam air
dengan menggunakan proses sedimentas, menghitung efisiensi Total Suspended
Solid (TSS), Total Dissolved Solid (TDS), dan Total Solid (TS) yang terdapat
dalam air dan menjelaskan pengaruh variabel percobaan pada proses pengolahan
air. Percobaan ini menggunakan tipe bak sedimentasi segi empat (rectangular).
Air kotor dari bak equalisasi ditambahkan sebanyak 2000 gram koagulan dan
kemudian dialirkan ke dalam bak sedimentasi dengan waktu tunggu 1 jam dan 3
jam. Dari percobaan yang telah dilakukan didapatkan efisiensi TS dengan debit 17
m/s untuk waktu tunggu 1 jam dan 3 jam secara berturut-turut adalah 54,54% dan
95,54%.

Kata kunci : koagulan, pengolahan air, sedimentasi, total dissolved solid, total
suspended solid
BAB III
METODOLOGI PERCOBAAN
2.1 Alat dan Bahan

2.1.1 Alat

1. Bak pengendapan/sedimentasi Rectangular


2. Oven
3. Gelas ukur 500 ml
4. Kertas saring
5. Timbangan
2.1.2 Bahan
1. Aquades
2. Sampel air
3. Tawas
2.2 Prosedur Kerja
1. Sampel air kotor yang ingin diolah diambil dari kolam di taman Universitas
Riau.
2. Alat pengolahan air dirangkai dengan memasangkan 6 sekat pada bak
sedimentasi.
3. Sampel dialirkan ke dalam nak equalisasi, sebelum sampel air dialirkan ke
bak equalisasi nilai TS (TSS dan TDS) diukur dengan mengambil 1 liter
sampel air.
4. Untuk pengukuran TSS 1 liter air disaring menggunakan kertas saring dan
kertas saring dipanaskan di dalam oven selama 15 menit pada suhu 110 C,
kemudian kertas saring ditimbang.
5. Untuk pengukuran TDS 50 ml filtrat hasil penyaringan dengan kertas saring
sebelumnya diuapkan di dalam oven hingga seluruh air menguap di atas
cawan penguap, kemudian selisih berat cawan penguap setelah dioven
dengan cawan penguap kosong dihitung.
6. Sampel yang berada di dalam bak equilisasi diaduk hingga pengotor terlarut
kemudian dimasukkan tawas (koagulan) sebanyak 2000 gram (2 kg) dan
didiamkan selama 30 menit.
7. Setelah 30 menit, air dialirkan ke bak sedimentasi dengan laju alir 17 m/s
hingga bak sedimentasi penuh dan dibiarkan hingga pengotor mengendap
selama 1 jam.
8. Setelah 1 jam, TSS dan TDS dihitung menggunakan cara yang sama dengan
pengukuran TS sebelum dilakukan pengolahan air.
9. Percobaan diulangi dengan waktu tunggu dalam bak sedimentasi selama 3
jam dan dengan prosedur yang sama.
BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan
1. Pengolahan air bersih dengan metode sedimentasi merupakan
pengendapan partikel-partikel padatan dalam suatu cairan dengan
menggunakan gaya gravitasi dan bantuan koagulan.
2. Nilai efisiensi Total Suspended (TS) yaitu Total Solid Suspended (TSS)
dan Total Dissolve Suspended (TDS) untuk waktu tunggu 1 jam dan 3 jam
adalah 54,54 % dan 95,54%
3. Lamanya waktu tunggu pada bak sedimentasi mempengaruhi besarnya
nilai efisiensi Total Solid yang dihasilkan proses pengolahan air, semakin
lama waktu tunggu makan semakin bersih air yang dihasilkan.
5.2 Saran
1. Praktikan harus memperhatikan keselamatan dan kebersihan selama
praktikum.
2. Praktikan harus berhati-hati terhadap peralatan percobaan yang
menggunakan listrik.
LAMPIRAN B

PERHITUNGAN
B.1 Data Pengamatan
Volume air yang digunakan : 200 Liter
Berat tawas : 2000 gram
Jumlah sekat yang digunakan : 6 sekat
Debit aliran yang digunakan : 17 m/s
B.2 Perhitungan
B.2.1 Analisa TSS dan TDS Sebelum dilakukan Pengolahan Air
1. Berat kertas saring
Kertas saring dipanaskan pada suhu 105 C hingga beratnya konstan
masing-masing selama 15 menit. Berat kertas saring konstan pada pemansan
ketiga.
Tabel B.1 Pengukuran Berat Kertas Saring Sebelum Pengolahan
Pemanasan Ke- Berat (gram)
I 1,13
II 1,06
III 1,06

2. Berat TSS (Total Suspended Solid)


TSS diperoleh dari hasil penyaringan sampel air yang belum diolah
sebanyak 1 liter dengan menggunakan kertas saring.
Tabel B.2 Pengukuran Berat Kertas Saring dan Suspended Solid Sebelum
Pengolahan
Pemanasan Ke- Berat (gram)
I 3,03
II 1,23
III 1,23
Total suspended solid = Berat Kertas Saring dengan Suspended Solid Berat
Kertas saring
= 1,23 gram 1,06 gram = 0,17 gram
3. Berat TDS (Total Dissolve Solid)
TDS diperoleh dari hasil filtrat hasil penyaringan sampel air yang belum
diolah sebanyak 50 ml dengan menguapkannya dioven pada suhu 105 C
menggunakan cawan penguap.
Berat cawan kosong = 65,38 gram
Berat DS dan cawan = 65,43 gram
TDS = Berat DS dan cawan - Berat cawan kosong
= 65,43 gram 65,38 gram = 0,05 gram
4. Total Solid (TS)
TS = TSS + TDS = 0,17 gram + 0,05 gram = 0,22 gram
B.2.2 Analisa TSS dan TDS Setelah dilakukan Pengolahan Air Selama 1 Jam
1. Berat kertas saring
Kertas saring dipanaskan pada suhu 105 C hingga beratnya konstan
masing-masing selama 15 menit. Berat kertas saring konstan pada pemansan
ketiga.
Tabel B.3 Pengukuran Berat Kertas Saring Sesudah Pengolahan 1 Jam
Pemanasan Ke- Berat (gram)
I 1,19
II 1
III 1

2. Berat TSS (Total Suspended Solid)


TSS diperoleh dari hasil penyaringan sampel air yang sudah diolah
sebanyak 1 liter dengan menggunakan kertas saring.
Tabel B.4 Pengukuran Berat Kertas Saring dan Suspended Solid Sesudah
Pengolahan 1 Jam
Pemanasan Ke- Berat (gram)
I 3,33
II 1,06
III 1,06
Total suspended solid = Berat Kertas Saring dengan Suspended Solid Berat
Kertas saring
= 1,06 gram 1 gram = 0,06 gram
3. Berat TDS (Total Dissolve Solid)
TDS diperoleh dari hasil filtrat hasil penyaringan sampel air yang sudah
diolah sebanyak 50 ml dengan menguapkannya dioven pada suhu 105 C
menggunakan cawan penguap.
Berat cawan kosong = 65,38 gram
Berat DS dan cawan = 65,42 gram
TDS = Berat DS dan cawan - Berat cawan kosong
= 65,42 gram 65,38 gram = 0,04 gram
4. Total Solid (TS) dan efisiensi proses
TS = TSS + TDS = 0,06 gram + 0,04 gram = 0,1 gram
0,22 0,1
=
100 % =
0,22
100 % = 54,5454%

B.2.3 Analisa TSS dan TDS Setelah dilakukan Pengolahan Air Selama 3 Jam
1. Berat kertas saring
Kertas saring dipanaskan pada suhu 105 C hingga beratnya konstan
masing-masing selama 15 menit. Berat kertas saring konstan pada pemansan
ketiga.
Tabel B.5 Pengukuran Berat Kertas Saring Sesudah Pengolahan 3 Jam
Pemanasan Ke- Berat (gram)
I 1,17
II 1,04
III 1,04

2. Berat TSS (Total Suspended Solid)


TSS diperoleh dari hasil penyaringan sampel air yang sudah diolah
sebanyak 1 liter dengan menggunakan kertas saring.
Tabel B.6 Pengukuran Berat Kertas Saring dan Suspended Solid Sesudah
Pengolahan 3 Jam
Pemanasan Ke- Berat (gram)
I 3,19
II 1,04
III 1,04
Total suspended solid = Berat Kertas Saring dengan Suspended Solid Berat
Kertas saring
= 1,04 gram 1,04 gram = 0 gram
3. Berat TDS (Total Dissolve Solid)
TDS diperoleh dari hasil filtrat hasil penyaringan sampel air yang sudah
diolah sebanyak 50 ml dengan menguapkannya dioven pada suhu 105 C
menggunakan cawan penguap.
Berat cawan kosong = 65,38 gram
Berat DS dan cawan = 65,39 gram
TDS = Berat DS dan cawan - Berat cawan kosong
= 65,39 gram 65,38 gram = 0,01 gram
4. Total Solid (TS) dan efisiensi proses
TS = TSS + TDS = 0,0 gram + 0,01 gram = 0,01 gram
0,22 0,01
=
100 % = 0,22
100 % = 95,5454%