Anda di halaman 1dari 2

Menurut Leni (2014: 17), manfaat dari pembelajaran regulasi diri yaitu:

Mengembangkan regulasi diri siswa memberikan banyak manfaat bagi kehidupan siswa
saat ini dan lebih-lebih di waktu-waktu mendatang, karena hanya individu yang trampil
meregulasi dirinyalah yang memiliki peluang besar untuk meraih kesuksesan dalam
hidupnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengaturan diri dalam belajar memiliki
manfaat yang besar dalam peningkatan prestasi akademik. Berdasarkan hal tersebut, anak
perlu diajarkan mengenai cara menerapkan strategi pengaturan diri dalam belajar yang
efektif di dalam setiap proses pembelajaran
Membentuk kepribadian yang matang karena pembelajaran pengaturan diri merupakan
proses kepribadian yang penting dimana siswa akan berusaha untuk melakukan control
atas pikiran, perasaan, keinginan, dan kinerjanya.
Dapat meningkatkan pengetahuan dan menambah pengalaman bagi siswa bahwa segala
sesuatu yang dimulai dengan pembelajaran pengaturan diri yang kuat dan baik akan
menghasilkan sesuatu yang baik.
Siswa yang memiliki pengaturan diri dalam belajar, akan memiliki tujuan yang lebih
pasti, memakai strategi tertentu, dan lebih konsisten dalam prilaku belajarnya.
Siswa yang memiliki pengaturan diri dalam belajar memiliki kemampuan untuk
mengevaluasi kemajuannya sesuani dengan tujuan yang telah mereka tetapkan
sebelumnya.
Siswa yang memiliki kemampuan pengaturan diri menunjukaan tingkah laku yang
dinamis dan efektif. Siswa yang memiliki tingkah laku seperti itu akan mempunyai
banyak inisiatif untuk melakukan kegiatan.
Pembelajaran pengaturan diri berguna untuk menstabilkan pola belajar serta mengatur
strategi belajar siswa.
Siswa yang memiliki kemampuan mengatur dirinya sendiri dalam hal belajar akan
maampu menganalisis tugas-tugas yang diberikan oleh guru kepada mereka, kemudian
mereka akan mampu menentukan tujuan peembelajaran mereka sendiri dalam belajar.
Siswa dengan kemampuan pengaturan diri dalam belajar akan mampu mementukan
strategi-strategi belajar apa yang diperlukan dan digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan
pembelajarannya, kemudian memonitor (mengevaluasi) sendiri bagaimana
pencapaiannya dalam belajar.

Agustiya, Ika. 2008. Hubungan regulasi diri dengan prestasi belajar pada siswa sma 29 jakarta.
UIN Syarif Hidayatullah: Jakarta.

Leni Novita, Melly Latifah. 2014. STRATEGI PENGATURAN DIRI DALAM BELAJAR
SEBAGAI MEDIATOR HARAPAN ORANG TUA DAN MOTIVASI INTRINSIK TERHADAP
PRESTASI AKADEMIK. http://journal.ipb.ac.id/index.php/jikk/article/viewFile/10007/7826.