Anda di halaman 1dari 62

LAPORAN LENGKAP

PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)


MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
SMP NEGERI 1 WATANSOPPENG
SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Diajukan Sebagai Salah Satu Persyaratan Penyelesaian


Program Pengalaman Lapangan (PPL)
Universitas Negeri Makassar

Oleh :

AULIA RAHMADHANI

( 1112040157 )

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIT PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (UPPL)


UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2014
LEMBAR PENGESAHAN

Telah diterima dan disahkan Laporan Program Pengalaman Lapangan


(PPL) Mahasiswa Universitas Negeri Makassar Angkatan IX Tahun 2014, yang
dilaksanakan dari tanggal 16 Agustus 14 November 2014 di SMP Negeri 1
Watansoppeng tahun pelajaran 2014/2015.
Yang melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di bawah ini:
Nama : AULIA RAHMADHANI
NIM : 1112040157
Program Studi : Pendidikan Fisika ICP
Jurusan : Fisika
Fakultas : Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Demikianlah lembar pengesahan ini, atas perhatiannya diucapkan terima
kasih.

Watansoppeng, 8 November 2014

Disahkan oleh,
Dosen Pembimbing, Guru Pamong,

Drs. H. HARUNA HL, M.Pd. MUH. NUR, S.Pd.


NIP 19601231 198803 1 004 NIP 19630210 198512 1 002

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Watansoppeng,

Drs. H. KAMARUDDIN, M.Si.


NIP 19591231 198403 1 100

ii
HALAMAN PENILAIAN

Berdasarkan pengamatan terhadap pelaksanaan observasi dan orientasi di


sekolah, pada mahasiswa:
Nama : AULIA RAHMADHANI
NIM : 1112040157
Jurusan : FISIKA
Terutama dalam hal :
a. Disiplin dalam menjalankan tugas.
b. Kelancaran mahasiswa dalam melaksananakan tiap tiap kegiatan sesuai
dengan petunjuk guru pamong dan tutor.
c. Kuantitas dan kualitas hasil kegiatan yang ditulis dalam laporan ini.
Maka tutor dan guru pamong memberikan nilai pada kegiatan ini sebagai berikut :
Angka Huruf

Watansoppeng, 8 November 2014

Disahkan oleh,
Dosen Pembimbing, Guru Pamong,

Drs. H. HARUNA HL, M.Pd. MUH. NUR, S.Pd.


NIP 19601231 198803 1 004 NIP 19630210 198512 1 002

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 1 Watansoppeng,

Drs. H. KAMARUDDIN, M.Si.


NIP 19591231 198403 1 100

iii
KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kepada Allah SWT atas berkat,


rahmat, dan karunia-Nya akhirnya laporan Program Pengalaman Lapangan (PPL)
ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Laporan ini disusun untuk memenuhi
salah satu tugas mata kuliah Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang
diselenggarakan oleh pihak Universitas Negeri Makassar dan dilaksanakan di
SMP Negeri 1 Watansoppeng.
Proses pembuatan laporan ini tentunya tidak terlepas dari bantuan berbagai
pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Prof. Dr. H. Arismunandar, Rektor Universitas Negeri Makassar.
2. Dr. Muhammad Rakib, S.Pd., M.Si., Kepala Pusat KKN Lembaga
Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Makassar.
3. Drs. H. Haruna HL., M.Pd., Dosen Pembimbing yang telah memberikan
petunjuk, saran, serta ilmu dalam pelaksanaan Program Pengalaman
Lapangan (PPL), sehingga dapat mencapai tujuan yang diinginkan.
4. Drs. H. Kamaruddin, M.Si., Kepala SMP Negeri 1 Watansoppeng yang
telah memberikan izin dan menerima kami untuk melaksanakan KKN-PPL
Terpadu Angkatan IX Universitas Negeri Makassar di SMP Negeri 1
Watansoppeng selama + 3 bulan.
5. Muh. Nur, S.Pd., Guru Pamong Fisika yang telah memberikan bimbingan
dan petunjuk dalam pelaksanaan PPL di sekolah sehingga dapat mencapai
tujuan yang diinginkan.
6. Bapak dan Ibu Guru beserta seluruh Staf Tata Usaha SMP Negeri 1
Watansoppeng.
7. Seluruh siswa SMP Negeri 1 Watansoppeng khususnya kelas VII.3, yang
telah membantu proses kelancaran kegiatan KKN-PPL Terpadu Angkatan IX
Universitas Negeri Makassar.
8. Warga lingkungan Jl. Samudra Lorong 2 khususnya Bapak A. Datuk
sekeluarga, yang telah memberikan kami tempat berteduh dan telah banyak
membantu kami selama pelaksanaan KKN-PPL Terpadu Angkatan IX
Universitas Negeri Makassar.

iv
9. Rekan rekan mahasiswa PPL khususnya rekan-rekan posko SMP
Negeri 1 Watansoppeng (Dian, Itti, Uchi, Lexa, Yanti, Rica, Rahma,
Dilla, Sapa, Jum, Bulan, Endra, A. Zul, Arifin, Sarif), yang turut
membantu penulis baik secara langsung maupun tidak langsung.
10. Seluruh pihak yang telah membantu dalam kelancaran kegiatan PPL di SMP
Negeri 1 Watansoppeng dan pembuatan laporan ini.
Semoga laporan ini bermanfaat bagi penulis dan pembaca yang
membutuhkannya. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari
sempurna, memiliki keterbatasan serta kelemahan. Kritik dan saran yang
membangun penulis harapkan untuk perbaikan dalam penyusunan laporan-laporan
selanjutnya.

Watansoppeng, 10 November 2014

Mahasiswa KKN-PPL,

AULIA RAHMADHANI
NIM 1112040157

v
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ........................................................................................... i


HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................. ii
HALAMAN PENILAIAN .................................................................................. iii
KATA PENGANTAR ......................................................................................... iv
DAFTAR ISI ........................................................................................................ vi
BAB I PENDAHULUAN .................................................................................... 1
A. Latar Belakang...................................................................................... 1
B. Permasalahan dan Pemecahan .............................................................. 2
C. Maksud dan Tujuan PPL ...................................................................... 3
D. Kegunaan PPL bagi Mahasiswa dan Pendidikan ................................. 4
E. Waktu Pelaksanaan ............................................................................... 5
F. Tempat Pelaksanaan ............................................................................. 5
G. Jenis Kegiatan ....................................................................................... 5
BAB II HASIL PELAKSANAAN PPL ............................................................. 6
A. Laporan Hasil Observasi dan Orientasi Siswa ..................................... 6
B. Laporan Rencana Program Pelaksanaan Pembelajaran ........................ 35
C. Laporan Kegiatan Layanan Bimbingan Siswa ..................................... 41
D. Laporan Kegiatan Layanan Administrasi Sekolah ............................... 41
E. Laporan Kegiatan Ekstrakurikuler ....................................................... 51
F. Laporan Kegiatan Lain-lain .................................................................. 51
BAB III PENUTUP ............................................................................................. 53
A. Kesimpulan ........................................................................................... 53
B. Saran ..................................................................................................... 53
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
A. Jurnal Program Pengalaman Lapangan Mahasiswa
B. Perangkat Pembelajaran
C. Batas Pembelajaran; Soal Ulangan Harian I, II, dan MID Semester
Ganjil; Rubrik Penilaian Ulangan Harian I, II, dan MID Semester
Ganjil; Analisis Ulangan Harian I, II, dan MID Semester Ganjil

vi
D. Daftar Hadir dan Daftar Nilai Siswa Kelas VII.3 SMP Negeri 1
Watansoppeng
E. Denah Sekolah dan Denah KElas VII.3 SMP Negeri 1 Watansoppeng
F. Dokumentasi Kegiatan
G. Berita Acara
H. Riwayat Hidup

vii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Program Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan kegiatan
intrakurikuler yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa Program
Kependidikan yang diselenggarakan Universitas Negeri Makassar (UNM).
Kegiatan Program Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan program yang
diselenggarakan oleh civitas akademik khususnya program pendidikan guna
membekali mahasiswa (calon guru) tentang pengetahuan kehidupan
pendidikan nyata di sekolah. Program Pengalaman Lapangan (PPL) ditujukan
untuk membina mahasiswa program pendidikan menjadi tenaga pendidik
yang profesional, bertanggung jawab, disiplin, dan mampu bersosialisasi
dengan lingkungan di sekitar sekolah. Untuk mencapai tujuan tersebut,
mahasiswa telah dibekali dengan berbagai mata kuliah yang bersangkutan
dengan penyelenggaraan pendidikan. Dengan adanya program ini, calon
tenaga pendidik diharapkan siap secara mandiri dalam mengemban tugas
guru sesuai bidangnya.
Berkaitan dengan hal tersebut, dalam melaksanakan Program
Pengalaman Lapangan (PPL), praktikan sebagai calon guru tentunya tidak
hanya berkewajiban menyampaikan materi pembelajaran dan mentransfer
pengetahuan. Seorang guru juga dituntut untuk memahami kondisi siswa
dalam menerima pembelajaran serta dituntut untuk menangani siswa yang
mengalami kesulitan dalam belajar dan mencarikan penyelesaian sebagai
jalan keluarnya. Guru diharapkan peka dan tanggap terhadap masalah yang
dihadapi oleh anak didiknya. Karena guru merupakan orang yang terdekat
dengan siswa, maka disamping berperan sebagai penyampai materi pelajaran,
seorang guru diharapkan selalu siap membantu siswa yang mempunyai
masalah dengan proses belajarnya berdasarkan UU tentang tujuan pendidikan
formal yang tercantum dalam UU RI No. 20 TH 2003, BAB II Pasal 3 yang
berbunyi: untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi
manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

1
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, mandiri, kreatif dan menjadi warga
negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang kami ikuti berlokasi di
SMP Negeri 1 Watansoppeng yang berlangsung selama 3 bulan. Dengan
pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan ini, diharapkan praktikan dapat
memperoleh pengetahuan dan pengalaman tentang segala sesuatu yang
berhubungan dengan pengajaran, pembelajaran, dan lain-lain di sekolah
latihan sebagai bekal menjadi seorang guru yang berkualitas.
B. Permasalahan Dan Pemecahan
1. Permasalahan
Secara umum masalah yang dihadapi guru maupun mahasiswa PPL
adalah kurangnya motivasi belajar beberapa siswa, hal ini secara teori
disebabkan oleh watak, sifat dan lingkungannya yang memberikan sifat/
respon yang minim terhadap proses belajar mengajar di sekolah, sehingga
tenaga pendidik harus kerja keras untuk menaikkan semangat, motivasi
belajar siswa dengan keterampilan menggunakan variasi belajar.
Adapun permasalahan lain yang dihadapi yaitu sulitnya
membimbing siswa dalam proses belajar mengajar hingga siswa mengerti
dengan materi yang disajikan. Selain itu juga, kebiasaan buruk siswa
seperti membuat suasana gaduh dalam proses belajar mengajar di kelas
telah menjelma menjadi tradisi dalam pelaksanaan pembelajaran.
2. Pemecahannya
Usaha yang dilakukan oleh guru dan khususnya mahasiswa PPL
adalah melakukan pendekatan-pendekatan persuasif serta memberikan
bimbingan khusus kepada siswa dalam memberikan masukan tentang cara
dan metode belajar yang baik agar siswa dapat mengatur waktu belajar,
maka sebaiknya dilakukan hal-hal sebagai berikut :
a. Konsultasikan dengan guru pamong dan dosen pembimbing dalam
pembuatan silabus mata pelajaran dan rancangan pelaksanaan
pembelajaran.
b. Membuat rancangan pelaksanaan pembelajaran sebelum mengajar.
c. Menguasai dengan baik materi yang nantinya akan diajarkan.

2
d. Menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi
pelajaran yang akan diajarkan.
e. Menggunakan berbagai cara untuk menarik minat siswa untuk
mengikuti pelajaran, seperti media pembelajaran yang menarik
sehingga siswa tertarik untuk belajar.
f. Dalam mengajar, jangan terlalu monoton agar siswa tidak merasa
jenuh dalam belajar.
g. Memberikan teguran pada siswa yang tidak memperhatikan materi
yang disampaikan oleh tenaga pendidik (guru).
Olehnya itu, kami berupaya untuk senantiasa mengkonsultasikan
dengan guru pamong tentang metode atau gaya mengajar yang akan
diterapkan di kelas sehingga siswa tetap antusias menerima materi
pelajaran.
C. Maksud dan Tujuan PPL
Program Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan serangkaian
kegiatan yang diprogramkan mahasiswa yang memungkinkan untuk
mengenal dengan baik lapangan yang kelak akan menjadi tempat tugasnya.
PPL diberikan pada mahasiswa dengan maksud untuk memberikan dan
membekali mahasiswa calon guru dengan kemampuan yang beragam untuk
melaksanakan tugas (teaching) maupun tugas kependidikan lainnya (non
teaching).
Adapun tujuan PPL adalah sebagai berikut :
1. Tujuan Umum
PPL bagi mahasiswa bertujuan untuk mendapatkan pengalaman
kependidikan secara faktual di lapangan sebagai wahana terbentuknya
tenaga kependidikan yang memiliki seperangkat pengetahuan,
keterampilan, nilai, dan sikap yang diperlukan bagi profesi keguruan serta
mampu menerapkan dalam penyelenggaraan kependidikan dan pengajaran
baik di sekolah maupun di luar sekolah.
2. Tujuan Khusus
Secara terperinci PPL diprogramkan dengan tujuan agar mahasiswa
sebagai calon guru dapat :

3
a. Mengenal dengan cermat lingkungan fisik, administrasi serta akademik
sosial sekolah sebagai tempat pengabdian kelak.
b. Menguasai berbagai keterampilan dasar mengajar.
c. Dapat menerapkan berbagai kemampuan keguruan secara utuh dan
terintegrasi dalam situasi nyata di bawah bimbingan Dosen
Pembimbing dan Guru Pamong.
d. Mampu belajar dari penghayatan dan pengalaman selama mengikuti
latihan.
e. Dapat menarik pelajaran dari pengalaman dan penghayatan yang di
refleksikan dalam perilaku sehari-hari.
D. Kegunaan PPL Bagi Mahasiswa dan Pendidikan
Adapun kegunaan PPL bagi mahasiswa dan pendidikan adalah
sebagai berikut :
1. Perkenalan dengan pemimpin sekolah, guru pamong, dan guru lainnya
serta staf tata usaha di SMP Negeri 1 Watansoppeng Kab. Soppeng
sehingga dapat terjalin interaksi dan komunikasi yang baik dengan
mahasiswa PPL dan dapat memperlancar tugas-tugas dalam praktik
mengajar.
2. Dapat menambah pengalaman tentang tata cara pelaksanaan proses belajar
mengajar di sekolah.
3. Berkenalan dengan guru-guru dapat menambah wawasan saya tentang
tugas-tugas seorang guru khususnya guru mata pelajaran maupun sebagai
wali kelas.
4. Dapat mengetahui tata cara guru dalam mengelola kelas. Apakah sudah
sesuai dengan teori dan praktik.
5. Berkenalan dengan staf tata usaha yang dapat memudahkan mahasiswa
selama melaksanakan tugas sebagai mahasiswa PPL.
6. Dengan perkenalan itu, mahasiswa merasa sebagai bagian dari tenaga
pendidik di SMP Negeri 1 Watansoppeng, sehingga jika mahasiswa
menemukan kesulitan, para tenaga tersebut dengan senang hati
memberikan petunjuk dan nasehat kepada mahasiswa.

4
7. Mahasiswa sebagai calon guru dapat berhubungan langsung dengan
lingkungan sekolah dalam kedudukannya sebagai seorang guru. Masalah-
masalah kependidikan dan non kependidikan yang dihadapi dalam latihan
merupakan pengalaman harus diantisipasi pada masa yang akan datang
sehingga masalah itu tidak akan muncul dengan mengambil suatu jalan
keluar yang efektif dan efisien.
E. Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan (PPL) dimulai pada
tanggal 18 Agustus 2014 sampai dengan 14 November 2014.
F. Tempat Pelaksanaan
Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan (PPL) dilaksanakan di
SMP Negeri 1 Watansoppeng, Jalan Samudra No. 6 Kabupaten Soppeng.
G. Jenis Kegiatan
Jenis kegiatan yang dilaksanakan pada Program Pengalaman
Lapangan (PPL) adalah:
1. Observasi
2. Kegiatan belajar mengajar di kelas.
3. Kegiatan non mengajar (non teaching).

5
BAB II
HASIL PELAKSANAAN PPL

A. Laporan Hasil Observasi dan Orientasi Siswa


Penerimaan mahasiswa PPL Universitas Negeri Makassar yang diterima
langsung oleh Kepala Sekolah, Guru Pamong, Guru-guru, dan Staf Tata
Usaha yang kemudian memperkenalkan diri kepada Kepala SMP Negeri 1
Watansoppeng. Kegiatan awal ini bertujuan:
1. Berkenalan dengan kepala sekolah, guru pamong, guru-guru, dan staf
sekolah.
2. Mengenal lokasi sekolah, gedung sekolah, ruangan-ruangan (kelas, tata
usaha, dan lain-lain).
Kegiatan pelaksanaan observasi-orientasi di sekolah dilaksanakan
selama beberapa hari kerja terhitung sejak diterimanya mahasiswa PPL di
sekolah. Setelah perkenalan dengan guru dan staf serta pengenalan lokasi
sekolah selanjutnya kegiatan dikoordinasi oleh guru pamong dan dosen
pembimbing.
Kegiatan yang pertama kali dilakukan mahasiswa PPL adalah
berkenalan dengan kepala sekolah, guru pamong, dan guru-guru lain.
Manfaat yang diperoleh dari perkenalan ini adalah:
1. Dapat berkenalan langsung dengan pimpinan sekolah, guru-guru dan staf
tata usaha.
2. Dapat membantu kelancaran proses belajar mengajar selama PPL
berlangsung.
3. Dapat mengenal dan mengetahui kondisi sekolah tempat PPL
berlangsung.
4. Dapat lebih memudahkan untuk berinteraksi dengan semua warga SMPN
1 Watansoppeng
1. Kegiatan Observasi Orientasi
a. Waktu Pelaksanaan
Kegiatan observasi pengenalan sekolah ini dilaksanakan pada
tanggal 18 Agustus sampai dengan 23 Agustus 2014. Kegiatan

6
penerimaan mahasiswa PPL UNM secara resmi oleh Kepala Sekolah
serta Guru Pamong SMP Negeri 1 Watansoppeng.
b. Jenis kegiatan
Dalam pelaksanaan kegiatan observasi di sekolah ini, ada
beberapa jenis kegiatan yang dilakukan, yakni:
1. Berkenalan dengan Kepala Sekolah, guru pamong, guru-guru dan
staf sekolah lainnya.
2. Mengenali lokasi sekolah, gedung sekolah, ruang-ruang (ruang
kelas, ruang guru, ruang tata usaha, dan fasilitas lainnya).
3. Mencari informasi mengenai tugas-tugas seorang guru di sekolah,
tata tertib sekolah baik tata tertib untuk guru/staf sekolah lainnya
dan tata tertib untuk siswa dari guru pamong dan staf tata usaha.
4. Mempelajari tugas-tugas guru, meminta jadwal mengajar guru dan
mencatat model persiapan mengajar guru.
5. Mengobservasi pelaksanaan mengajar guru pamong dan mencatat
tentang cara mengajar, model mengajar, cara mengelola kelas dan
lain-lainnya.
6. Merencanakan kegiatan praktik lapangan meliputi:
a. Tugas mengajar di kelas, opemberian ulangan harian dan
remedialnya atas persetujuan guru pamong, dan ujian praktik
mengajar.
b. Kegiatan non mengajar (meliputi pengetahuan kegiatan
administrasi sekolah/guru, pemberian bimbingan dan layanan
kepada siswa, pembimbingan ekstrakurikuler dan lain-lain).
7. Menyampaikan hasil observasi dan orientasi ini kepada guru
pamong dan tutor untuk ditandatangani dan diberi nilai.
c. Prosedur Bimbingan
1. Dosen pembimbing mengantar mahasiswa asuhannya ke sekolah
dan memperkenalkan kepada kepala sekolah, guru pamong, dan
guru-guru lainnya serta staf administrasi.
2. Menjelaskan kepada mahasiswa tentang tugas yang akan
dilaksanakan khususnya dalam kegiatan observasi orientasi

7
3. Pelaksanaan kegiatan selanjutnya koordinator bersama dosen
pembimbing dan guru pamong.
2. Hasil Kegiatan Observasi dan Orientasi
a. Sejarah SMP Negeri 1 Watansoppeng
SMP Negeri 1 Watansoppeng berdiri pada tahun 1956 di Jalan
Samudra No. 6 Kabupaten Soppeng, Propinsi Sulawesi Selatan. SMP
Negeri 1 Watansoppeng berada di jantung kota Watansoppeng yang
jaraknya dari ibukota propinsi 200 km dengan sebelah barat
berbatasan dengan pemukiman penduduk, sebelah timur berbatasan
dengan Rumah Sakit Ajapange, sebelah selatan dan utara juga
berbatasan dengan pemukiman penduduk. Secara geografis SMP
Negeri 1 Watansoppeng terletak pada area perbukitan dengan luas
sekolah 5.195 m. Sekolah telah terakreditasi dengan kategori A (nilai
kuantitatif 99,30).
Berikut ini profil SMP Negeri 1 Watansoppeng:
PROFIL SEKOLAH
1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Watansoppeng
2. NSS : 201190901001
3. NPSN : 40303687
4. Status Sekolah : Negeri
5. Bentuk Pendidikan : SMP
6. Alamat : Jl. Samudra No.06
7. RT : 1
8. RW : 1
9. Desa/Kelurahan : Botto
10. Kode Pos : 90811
11. Kecamatan : Lalabata
12. Kabupaten/Kota : Soppeng/ Watansoppeng
13. Propinsi : Sulawesi Selatan
14. Nomor Telepon : 48421067
15. Nomor Fax : 48421067
16. Email : watansoppeng_smpn1@yahoo.co.id

8
17. Website : www.smp1-soppeng-sch.id
18. SK Pendirian Sekolah : 5145/B/III/1956
19. Tanggal SK Pendirian : 1956-09-15
20. SK Izin Operasional : 5145/B/III/1956
21. Tanggal SK Izin : 1956-09-15
Operasional
22. Nilai Akreditasi : 99,30 (A)
Sekolah
23. Nama Bank : BRI
24. Cabang/KCP/Unit : Watansoppeng
25. Nomor Rekening : 0118-01-008336-50-1
26. Rekening Atas Nama : SMP Negeri 1 Watansoppeng
27. Visi dan Misi Sekolah:
a) Visi Sekolah
Menjadikan SMP NEGERI 1 WATANSOPPENG
sebagai Sekolah Nasional yang berkualitas, tempat
meningkatkan penguasaan dasar-dasar IPTEK dan IMTAK
yang dapat digunakan untuk mengembangkan sumber daya
siswa.
b) Misi Sekolah
1. Terwujudnya pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan
yang berstandar nasional.
2. Terwujudnya kegiatan pembelajaran berstandar nasional.
3. Terwujudnya Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang
berstandar nasional.
4. Tersedianya sarana dan fasilitas pendidikan yang berstandar
nasional.
5. Terpenuhinya tenaga pendidik yang memiliki kompetensi
dan kualifikasi untuk mengelolah sekolah yang berstandar
nasional.
6. Terwujudnya manajemen sekolah yang berstandar nasional.

9
7. Terpenuhinya pembiayaan sesuai dengan standar biaya
sekolah yang bertaraf nasional.
8. Terwujudnya sistem penilaian pendidikan yang berstandar
nasional
9. Terwujudnya budaya sekolah dan lingkungan sekolah
b. Perkenalan dengan Guru Guru SMP Negeri 1 Watansoppeng
DAFTAR NAMA GURU SMP NEGERI 1 WATANSOPPENG
TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Nama Guru Tugas
Bidang Studi No Gol
NIP Tambahan
Penjaskes 1 Drs. H. Kamaruddin, M.Si. Kepala
IV/B
19591231 198403 1 100 Sekolah
Agama Islam 2 Mas Ali, BA
IV/A
19540925 199003 1 002
3 Hj. Hasnawati, S.Pd.I Wali Kelas
IV/A
19581231 198703 2 039 VII.1
4 Haeriani, S.Pd.I
-
PKn 5 Baraniah, S.Pd., M.Pd. Wakil Kepala
IV/A
19650807 198803 1 027 Kesiswaan
6 Muallim, S.Pd. Urusan
IV/A
19681221 199501 1 001 Kurikulum
7 Wahyuni, S.Pd.
-
8 Nurhayati
III/C
19601231 198011 2 008
Bahasa 9 Abd. Gani, S.Pd., M.Pd.
IV/A
Indonesia 19631231 198601 1 040
10 Hj. Sudarwati, S.Pd. Wali Kelas
IV/A
19581029 197903 2 001 VIII.8
11 Hj. St. Suarni, S.Pd., M.Pd. Wali Kelas
IV/A
19681231 199003 2 031 VII.2

10
12 Darmawaty, S.Pd. Wali Kelas
IV/B
19610510 198110 2 001 VIII.2
13 Erna, S.Pd. Wali Kelas
IV/A
19710709 199412 2 002 VIII.4
14 Rahmayani, SS Kepala
IV/A
19760306 200212 2 007 Perpustakaan
15 Nilawati, S.Pd. Wali Kelas
IV/A
19700412 199203 2 014 VII.4
16 A.Patmawaty, S.Pd. Wali Kelas
IV/A
19710220 199512 2 003 IX.4
Matematika 17 Asma, S.Pd. Wali Kelas
IV/A
19581029 197903 2 001 IX.2
18 Batari, S.Pd. Wali Kelas
IV/B
19660501 199412 2 003 IX.9
19 Nurlailah, S.Pd. Wali Kelas
IV/A
19640501 198512 2 001 VII.5
20 Faizah, S.Pd. Wali Kelas
19671016 199403 2 004 IX.5
21 Sri Rahmawati, S.Pd. Wali Kelas
III/B
19840619 200803 2 001 IX.6
22 Asriadi, S.Pd., M.Pd.
_
-
23 Ratnawati Ramli, S.Pd.,
M.Pd.
-
24 Andi Marsanawiah, S.Pd.
-
25 Asriani, S.Pd.
19710101 199802 005
26 Rosmawati
-
IPA 27 Hj. Hasnaeni, Amd.Pd IV/A

11
19581231 197903 2 015
28 A.Hasmiati, S.Pd., M.Pd.
IV/A
19671231 198803 2 099
29 Hj. Sagena, S.Pd. Wali Kelas
IV/A
19671231 1994 12 2 037 VII.8
30 Hj. I Senni, S.Pd. Wali Kelas
IV/A
19610505 198110 2 001 VIII.1
31 St. Fatimah, S.Pd. Kepala
IV/A
19610101 198703 2 022 Laboratorium
32 Ir. Agusnetty, S.Pd.
-
33 Munirah, S.Pd. Wali Kelas
III/A
19780706 200801 2 022 VIII.6
34 A.Fadilah, S.Pd.
-
35 M. Tahir
IV/A
19661231 198903 1 117
36 Wakil Kepala
M. Nur, S.Pd.
IV/B Sarana dan
19630210 198512 1 002
Prasarana
37 Nurlia, S.Pd., M.Pd.
IV/A
19680510 199101 2 001
38 A.Syurafa Azis, S.Pd. Wali Kelas
III/B
19850105 201101 2 018 IX.10
39 Hasdiana Nasrun, S.Si, S.Pd.
-
IPS 40 La Male, S.Pd., M.Pd. Wali Kelas
IV/A
19590829 198103 007 VII.6
41 Faisal, S.Pd. Wali Kelas
IV/A
19670907 199303 1 012 VIII.3
42 A.Dulmawati, S.Pd. Wali Kelas
IV/A
19641231 198803 2 125 IX.8

12
43 Dra. Hj. Gerhana Wali Kelas
IV/A
19670425 199303 2 003 IX.7
44 Dra. Hj. Hamriani Hakim Wali Kelas
IV/A
19700105 200012 2 003 VIII.9
45 Nurhaedah, S.E.
_
-
Penjaskes 46 Sabir, S.Pd.
IV/A
19621231 198703 1 212
47 Sutarwo, S.Pd. Wali Kelas
IV/A
19680106 200502 1 001 VIII.5
48 Ikfar, S.Pd. Wali Kelas
III/B
19750613 200902 1 002 VII.3
49 Irvan Rivaldy, S.Pd.
-
-
Seni Budaya 50 A.Syahbandar, S.Pd. Kepala
III/D
19680514 200604 1 004 Bengkel
51 Aqdam, S.E.
_
-
52 Hj. Asmawati P, S.Pd..
19710504 199412 2 003
53 Murniati, S.Pd..
19641231 198512 2 046
54 Salmawati, S.Pd.
_
-
55 Hj. Erma Suryani
_
-
Bahasa 56 Munawarah, S.Pd. Wali Kelas
IV/A
Inggris 19670805 199001 2 005 IX.1
57 I Sanna, S.Pd. Wali Kelas
IV/A
19641231 198903 2 103 VIII.7
58 Gusnawati, S.Pd., M.Pd. Wali Kelas
IV/A
19720818 199903 2 008 VII.9

13
59 A.Nurhaedah, S.Pd., M.Pd. Wali Kelas
III/B
19810129 200803 2 001 IX.3
60 Dewi Anggereni, S.Pd.
_
-
61 Ratna Juwita, S.Pd.
_
-
62 Anugrah Mufti Anwar, S.Pd.
_
-
63 Nadia Nahda
_
-
64 Fatimah
_
-
PRAKARYA 65 Ahmad, S.Pd. Wali Kelas
19611101 198512 1 003 VII.7
66 Arifin M, S.Pd.
IV/A
19561231 198301 1 025
TIK 67 Ahmad Syam, S.Sos, S.Pd.
IV/A
Keterampilan 19591231 198111 1 011
68 Hj. Atirah, S.Pd. Wali Kelas
IV/A
19560929 197903 2 003 VIII.10
69 Alamsyah, S.Pd.
III/B
19811005 200902 1 006
Bahasa 70 Hj. Hasnawati, S.Pd.
IV/A
Daerah 19650208 198703 1 014
71 Nurhijrawati, S.Pd.
-
72 Rahmayani, SS Wali Kelas
IV/A
19760306 200212 2 007 VII.10
Bimbingan 73 Dra. A. Wahyuni
IV/A
dan 19650419 199512 2 003
Konseling 74 Gustiani Zakariah, S.Pd.
III/C
19740731 200502 2 002

14
75 Alamsyah, S.Pd.
IV/A
19710625 199802 1 003

c. Perkenalan dengan Pegawai Tata Usaha SMP Negeri 1


Watansoppeng
DAFTAR NAMA STAF TATA USAHA
SMP NEGERI 1 WATANSOPPENG
TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Nama pegawai/
No Gol Jabatan Tugas Tambahan
NIP
1 Fausiah, S.Sos Pegawai Tata
Kepala Tata Usaha
19601118 198003 2 002 Usaha
2 Hj. Harisah Pegawai Tata
Bendahara
19601231 199103 2 017 Usaha
3 Mustamin Pegawai Tata
19600502 198103 1 018 Usaha
4 Pegawai Tata
Firnawati
Usaha
5 Pegawai Tata
Maria Ulfa
Usaha
6 Pegawai Tata
Aulia Ghufran
Usaha
7 Pegawai Tata
Saenab
Usaha
8 Pegawai Tata
Nur Hikmah
Usaha
9 Pegawai Tata
Satriani
Usaha
10 Pegawai Tata
Fatmawati
Usaha
11 Aziz Satpam
12 Alexander Satpam

15
d. Hasil Observasi Sekolah
1. Data Peserta Didik Baru pada 5 tahun terakhir yang dinyatakan
diterima di sekolah:
Jumlah Pendaftar Jumlah Peserta NUN
Tahun Peserta Didik Didik Baru yang yang
Baru diterima diterima
2010/2011 401 213 7,5
2011/2012 451 229 7,6
2012/2013 350 232 7,6
2013/2014 346 217 7,7
2014/2015 279 216 7,7

2. Data Siswa 4 tahun terakhir:


Jumlah
Kelas VII Kelas VIII Kelas IX
(VII+VIII+IX)
(Calon Siswa Batu)
Jumlah Pendaftar
Tahun Pelajaran

Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah


Jumlah Rombel

Jumlah Rombel

Jumlah Rombel

Jumlah Rombel
Siswa Siswa Siswa Siswa

L P L P L P L P

2011/2012 451 90 139 8 115 114 6 25 46 3 230 299 17


2012/2013 232 96 136 10 90 139 8 115 114 6 301 389 27
2013/2014 217 102 115 10 96 136 10 84 129 10 282 380 30
2014/2015 216 101 115 10 102 115 10 96 136 10 229 366 30

3. Pendidik dan Tenaga Kependidikan


a) Kepala sekolah dan Wakil Kepala Sekolah
Jenis
Pend. Masa
No Jabatan Nama Kelamin Usia
Akhir Kerja
L P
1. Kepala Drs. H. Kamaruddin, M.Si. L 52 S2 24

16
Sekolah
Wakil Kepala
2. Baraniah, S.Pd., M.Pd. L 49 S2 18
Sekolah

b) Guru
1) Kualifikasi Pendidikan, Status, Jenis Kelamin, dan Jumlah
Jumlah dan Status
Guru
Tingkat GT/PNS GTT/
No. Jumlah
Pendidikan Guru
Bantu
L P L P
1. S3/S2 6 5 - - 11
2. S1 11 26 2 6 45
3. D-4 - - - - -
4. D3/Sarmud 3 2 - - 5
5. D2 - - - - -
6. D1 - - - - -
Jumlah 20 32 2 6 61

2) Jumlah guru dengan tugas mengajar sesuai dengan latar


belakang pendidikan (Keahlian)
Jumlah guru dengan
Jumlah guru dengan latar
latar belakang
belakang pendidikan
pendidikan yang TIDAK
sesuai dengan tugas
sesuai dengan tugas Jum
No Guru mengajar
mengajar lah
D1 S1 S2 D1 S1 S2
D3/ D3/
/ / / / / /
Sarmud Sarmud
D2 D4 S3 D2 D4 S3
1 IPA - 2 7 2 - - - - 11

17
2 Matematika - - 6 - - - - - 6
Bahasa
3 - - 8 2 - - - - 10
Indonesia
Bahasa
4 - - 3 2 - - - - 5
Inggris
Pendidikan
5 - 1 3 - - - - - 4
Agama
6 IPS - - 4 1 - - - - 5
7 Penjaskes - - 3 1 - - - - 4
8 Seni Budaya - - 1 - - - - - 1
9 PKN - - 1 2 - - - - 3
TIK/
10 - - 5 - - - - - 5
Keterampilan
11 BK - - 3 - - - - - 3
12 Lainnya ..... - - 1 - - 1 - - 2
Jumlah - 3 45 11 - 1 - - 60

3) Pengembangan kompetensi/ profesionalisme guru


Jumlah Guru yang telah mengikuti
kegiatan pengembangan
Jenis Pengembangan
No. kompetensi/profesionalisme
Kompetensi
Laki-
Jumlah Perempuan Jumlah
laki
1 Penataran KTSP 22 22 38 38
Penataran Metode
2 Pembelajaran (termasuk 22 22 38 38
CTL)
3 Penataran PTK 22 22 38 38
Penataran Karya Tulis
4 22 22 38 38
Ilmiah
5 Sertifikasi 18 18 26 26

18
Profesi/Kompetensi
6 Penataran PTBK 2 2 2 2
Penataran lainnya:
7 - Instruktur 2 2 1 1
- Calon Kepala Sekolah

4) Prestasi Guru
Perolehan kejuaraan 1
sampai 3 dalam 3 tahun
No Jenis lomba terakhir
Jumlah
Tingkat
guru
Nasional
1 Lomba PTK Provinsi
Kab/Kota 2
Nasional
2 Lomba kara tulis Inovasi Pembelajaran Provinsi
Kab/Kota 1
Nasional
3 Lomba Guru Berprestasi Provinsi
Kab/Kota 1
Nasional
4 Lomba Kompetensi Guru antar Sekolah Provinsi
Kab/Kota 2
Nasional
Lomba Karya Tulis Inovasi pembelajaran
5 Provinsi
berbasis IT
Kab/Kota 1
Nasional
6 Lomba Guru Bilingual Berprestasi Provinsi
Kab/Kota 1

19
4. Sarana dan Prasarana
1) Ruang Belajar
No. Ruang Kondisi
1. Agama 1 Baik
2. Agama 2 Baik
3. PKn 1 Baik
4. PKn 2 Baik
5. Laboratorium Bahasa Baik
6. Bahasa Indonesia 1 Baik
7. Bahasa Indonesia 2 Baik
8. Bahasa Indonesia 3 Baik
9. Bahasa Indonesia 4 Baik
10. Bahasa Daerah Baik
11. Matematika 1 Baik
12. Matematika 2 Baik
13. Matematika 3 Baik
14. Laboratorium Fisika Baik
15. Fisika 2 Baik
16. Laboratorium Biologi Baik
17. Biologi 1 Baik
18. Biologi 2 Baik
19. IPS 1 Baik
20. IPS 2 Baik
21. IPS 3 Baik
22. Olahraga Baik
23. Seni Budaya 1 Baik
24. Seni Budaya 2 Baik
25. Bahasa Inggris 1 Baik
26. Bahasa Inggris 2 Baik
27. Bahasa Inggris 3 Baik
28. Keterampilan Baik

20
29. Multimedia Baik
30. Laboratorium Komputer Baik

2) Ruang Kantor
Jumlah
No. Ruang Kondisi
(Buah)
1. Kepala Sekolah 1 Baik
2. Wakil Kepala Sekolah 1 Baik
3. Staf Tata Usaha 1 Baik

3) Ruang Penunjang
Jumlah
No. Ruang Kondisi
(Buah)
1. Mushallah 1 Baik
2. Aula 1 Baik
3. Perpustakaan 1 Baik
4. BK 1 Baik
5. UKS 1 Baik
6. Bank Sampah 1 Baik
7. Kantin 4 Baik
8. Gudang 2 Baik
9. WC Guru 1 Baik
10. WC Siswa 7 Baik

4) Lapangan Olahraga dan Lapangan Upacara


Jumlah
No. Lapangan Kondisi
(Buah)
1. Lapangan Olahraga:
a. Basket 1 Baik
b. Bulutangkis 1 Baik
c. Takraw 1 Baik

21
2. Lapangan Upacara 1 Baik
(merangkap lapangan
olahraga)

5. Kepemilikan Tanah :
Pemerintah/yayasan/pribadi/menyewa/menumpang*)
Status Tanah : SHM/ HGB/ Hak Pakai/ Akte Jual
Beli/ Hibah*)
Luas Lahan/ Tanah : 4.195 m2 (sudah sertifikat), + 1.350
m2 (Dalam proses sertifikat)
Luas Tanah Terbangun : 1.436 m2
Luas Tanah Siap Bangun : 4.109m2
*) Coret yang tidak perlu

6. Prestasi sekolah/siswa
a) Prestasi Akademik: NUN
Rata-rata NUN
No. Tahun
Bahasa Bahasa Rata-rata
Pelajaran IPA Matematika Jumlah
Indonesia Inggris tiga mapel
1. 2008/2009 7,31 7,46 8,12 7,27 30,17 7,54
2. 2009/2010 7,23 7,16 7,42 6,95 28,76 7,19
3. 2010/2011 7,94 8,36 8,34 8,43 33,07 8,27

b) Prestasi Akademik: Nilai Ujian Sekolah (US)


Rata-rata Nilai US
No Mata Pelajaran
2009/2010 2010/2011 2011/2012
1 Pendididkan Agama 8,93 8,75 8,80
2 Pendidikan Kewarganegaraan 8,77 8,81 8,85
3 Ilmu Pengetahuan Sosial 8,70 8,79 8,80
4 Pendidikan Jasmani 8,83 8,85 8,86
5 Seni Budaya 8,91 8,66 8,98
6 Keterampilan dan TIK 8,74 8,78 8,95

22
7 Muatan Lokal 9,20 8,90 8,93

c) Angka Kelulusan dan Melanjutkan


Jumlah Kelulusan dan Kelanjutan Studi
% Lulusan % Lulusan
Tahun Jumlah
No. Jumlah % yang yang TIDAK
Ajaran Peserta
Lulus Kelulusan Melanjutkan Melanjutkan
Ujian
Pendidikan Pendidikan
1. 2009/2010 187 187 100% 100% -
2. 2010/2011 197 197 100% 100% -
3. 2011/2012 233 233 100% 100% -
4. 2012/2013 221 221 100% 100% -
5. 2013/2014 209 209 100% 100% -

d) Perolehan Kejuaraan/Prestasi Akademik: Lomba-lomba


Tahun 2012/2013 Tahun 2013/2014
Tingkat Tingkat
No. Nama Lomba
Kab/Kota
Juara

Juara
Kab/Kota

Nasional

Nasional
Propinsi

Propinsi

1. Kreativitas Siswa 1 1
2. Olympiade Fisika 1 1
3. Olympiade Matematika 1 1
4. Olympiade Biologi 1 1
Lomba Pidato
5. 1 1
B.Inggris
6. Pembinaan Sains 1 1
7. Lomba Cipta Cerpen 1 1
8. Lomba TIK 1 1
9. Story Telling 1 1
10 Astronomi 1 1

23
e) Perolehan Kejuaraan/Prestasi Non Akademik

Tahun 2008/2009 Tahun 2009/2010

Tingkat Tingkat
No. Nama Lomba

Juara

Kab/Kota
Juara
Kab/Kota

Nasional

Nasional
Propinsi

Propinsi
1. Porseni I I
2. Lomba Seni Kriya I I
3. Tim Basket Putra I I
4. Tim Basket putri I I
5. Tim Bola Volly I I
6. Renang I I
7. Atletik I I
8. Tennis I I
9. Bulutangkis I I

3. Hasil Observasi Orientasi Administrasi Sekolah


Kegiatan observasi ini meliputi tata tertib sekolah baik untuk guru,
siswa dan staf administrasi dan tata tertib perpustakaan.
a. Tata Tertib Guru
Setiap guru SMPN 1 Watansoppeng berkewajiban mematuhi
ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
1) Kehadiran Guru di Sekolah
a) Guru harus hadir setiap hari walaupun tidak memiliki jam
mengajar pada hari itu.
b) Guru hadir di sekolah tepat waktu sesuai dengan jadwal yang
telah ditentukan.
c) Guru harus menandatangani absensi setiap hari.
d) Setelah guru yang bersangkutan tiba di sekolah, maka ia wajib
menandatangani absensi dan mengisi pukul berapa ia datang,

24
demikian bila guru hendak ia wajib menandatangani absensi
pukul berapa ia pulang.
e) Guru terlambat 15 menit dianggap tidak mengajar satu jam
pelajaran.
f) Guru yang tidak menandatangani absensi dianggap alpa.
g) Apabila sesuatu dan lain hal guru tidak hadir di sekolah
hendaknya guru yang bersangkutan menyampaikan kepada
kepala sekolah melalui surat izin langsung kepada kepala
sekolah, tidak melalui telepon.
h) Izin hanya diberikan maksimal 3 hari dan harus dengan surat
keterangan dan selebihnya harus mengajukan permohonan cuti
dengan alasan cuti.
i) Apabila guru yang bersangkutan sakit, hendaknya guru tersebut
mengirim penyampaian kepada sekolah minimal 2 hari
selebihnya harus disertai dengan surat keterangan.
j) Guru dianggap meninggalkan sekolah/ kelas bila sedang
mengajar, kecuali dengan persetuuan pemimpin kepala sekolah.
k) Bila guru yang bersangkutan sakit, hendak meninggalkan
sekolah untuk suatu urusan di luar hendaknya meminta izin
kepada pimpinan sekolah.
2) Proses Belajar Mengajar
a) Dalam menunaikan tugas sebagai guru harus bersikap dengan
kode etik jabatan guru.
b) Guru bertanggung jawab kepada sekolah dan mempunyai tugas
melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar secara efektif.
c) Sebelum guru masuk mengajar terlebih dahulu harus
mempersiapkan kelengkapan administrasinya, yaitu:
1. Membuat perangkat program pengajaran, antara lain:
- Program tahunan
- Analisis materi pelajaran
- Program semester
- Rencana pengajaran

25
- Lembar kegiatan siswa
- Absensi siswa dan daftar nilai siwa
- Alat peraga yang dibutuhkan.
2. Guru harus melaksanakan penilaian seperti ulangan harian
minimal tiga kali, ulangan umum, dan ulangan akhir.
3) Guru Piket
a) Guru yang ditunjuk sebagai guru piket pada hari itu harus siap
disekolah 10 menit sebelum jam pelajaran dimulai dan pulang
setelah 15 menit pelajaran berakhir.
b) Guru piket bertugas menerima tamu, mengawasi perantian jam
pelajaran, mengawasi kejadian-kejadian disekolah mencatat
pula siswa yang tidak hadir.
c) Guru piket tidak bertanggung jawab atas ketertiban, keamanan,
kelancaran proses belajar mengajar disekolah.
d) Apabila ada kelas yang kosong karena guru yang mengajar
tidak hadir maka guru piket dapat memberikan tugas-tugas
kepada siswa atas petunjuk kepala sekolah.
e) Apabila ada siswa karena sesuatu dan lain hal ia meninggalkan
pelarangan sekolah, maka guru piket harus mencatat dalam
buku piket dan menerima surat izin keluar terlebih dahulu
diparaf oleh guru mata pelajaran yang mengajar pada saat itu.
4) Wali Kelas
a) Guru yang bertugas sebagai wali kelas berfungsi sebagai wali
kelas dari kepala sekolah pada kelas yang bersangkutan dan
bertanggungjawab untuk:
1. Ketertiban kelas.
2. Kemajuan kelas.
3. Disiplin kelas.
4. Kebersihan kelas.
5. Pelaksanaan tata tertib dan pengisian buku rapor serta
sebagai staf kordinasi bimbingan konseling.
6. Melaksanakan 7K.

26
7. Mengadakan koordinasi dengan orang tua/wali.
b) Wali kelas harus tahu dan memahami siswa walinya.
c) Wali kelas harus membuat dan mengisi daftar nilai siswa, peta
kelas dan denah kelas, statistic bulanan siswa dan catatan
khusus tentang siswa.
5) Lain-lain
a) Guru dilarang memungut uang pada siswa tanpa pengetahuan
kepala sekolah.
b) Guru dilarang meminjam uang kepada siswa.
c) Guru dilarang memulangkan siswa tanpa sepengetahuan kepala
sekolah.
d) Guru dan pegawai dilarang membawa pulang alat-alat
inventaris sekolah tanpa izin.
b. Tata Tertib Pegawai Tata Usaha
1) Umum
a) Pegawai bekerja dengan rasa penuh tanggung jawab dan saling
memberi petunjuk dalam melancarkan tugas.
b) Jujur, berdisiplin dalam menerima, melaksakan dan
melaporkan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab.
c) Setiap pegawai berinisiatif mengembangkan setiap tugas yang
dilimpahkan kepadanya.
d) Menghindari ketergantungan kepada pegawai lainnya dalam
bidang tugas dan tanggung jawab.
e) Tidak mengkomunikasikan hal-hal yang dapat merusak
hubungan kekeluargaan dan menjaga kerahasian/nama baik
sekolah.
f) Diminta ataupun tidak agar memperlihatkan dan partisipasinya
terhadap tugas-tugas administrasi persekolahan.
g) Meninggalkan kantor karena urusan dinas harus membawa
surat keterangan dari kepala tugas urusan tata usaha atau kepala
sekolah.

27
h) Penggeseran tugas dapat dilaksanakan sewaktu-waktu demi
menambah pengalaman penyegaran kerja.
i) Tata tertib ini memberlakukan semua peraturan pemerintah
berkenaan disiplin dan mekanisme kerja pegawai negeri.
j) Semua pegawai harus mengikuti upacara yang diselenggarakan
oleh sekolah.
2) Jam kerja
a) Pegawai datang dan pulang tepat waktu yang ditentukan yaitu
Senin sampai Kamis 07.00 sampai 14.00. Jumat pukul 07.00
sampai jam 11.00 dan sabtu pukul 07.00 sampai 12.30 WITA,
membubuhi paraf pada daftar hadir, menulis jam tiba dan jam
pulang saat usai jam kantor agar memenuhi target 3,75 jam
kerja aktif perminggu dan atau ketentuan lain kemudian.
b) Izin pegawai terbatas menurut ketentuan yang ada dan izin
lewat telepon tidak dibenarkan untuk izin sampai dua hari
melalui kepala sekolah harus dengan surat ketentuan dokter.
3) Pakaian
a) Berpakaian rapi dan sopan sebagaimana pegawai negeri sipil
yang baik pada umumnya dan mengikuti ketentuan pakaian
seragam khusus SMP Negeri 1 Watansoppeng.
b) Menyediakan pakaian hansip (Linmas) untuk dipakai setiap
hari.
4) Sanksi
Sanksi terhadap tata tertib ini berupa:
a) Teguran lisan dan tertulis.
b) Penangguhan kenaikan gaji.
c) Penundaan kenaikan gaji.
c. Tata Tertib Siswa
1) Ketentuan Umum
a) Siswa SMP Negeri 1 Watansoppeng adalah siswa yang
terdaftar namanya di buku induk pada tahun pelajaran berjalan.

28
b) Siswa SMP Negeri 1 Watansoppeng setiap dan taat pada
pancasila, UUD 1945, peraturan tata tertib sekolah, patuh dan
hormat kepada orang tua, guru dan pegawai tata usaha.
c) Siswa SMP Negeri 1 Watansoppeng memiliki sikap, sifat serta
tata karma yang baik dan terpuji.
d) Siswa senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan antar siswa
baik di dalam maupun di luar sekolah.
e) Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan mulai pukul 07.30
kecuali hari Jumat 08.00 WITA.
f) Pakaian seragam sekolah.
2) Pakaian Seragam
a) Putih Biru dan Batik
i. Perempuan
1. Baju putih, lengan panjang (memakai jilbab), satu
kantong, tidak transparan dan tidak ketat/jangkis,
dilengkapi papan nama, lambang OSIS, lambang Lokasi
sekolah dan dasi.
2. Rok biru panjang minimal sebatas mata kaki, tidak ketat,
kantong dalam sebelah kanan atau kiri, plop hadap dua
depan bagi yang beragama islam memakai busana
muslimah.
3. Kelengkapan tambahan:
- Ikat pinggang warna hitam.
- Kaos kaki putih dengan tinggi minimal 8 cm.
- Sepatu (mayoritas hitam) dan pengikatnya warna
hitam.
- Topi yang mempunyai atribut SMP Negeri 1
Watansoppeng.
ii. Laki-Laki
1. Baju putih lengan pendek, satu kantong, tidak transparan
dan tidak ketat/jangkis, dilengkapi papan nama, lambang
OSIS, lambang sekolah dan dasi.

29
2. Celana biru, memakai kantong dalam sebelah kanan atau
kiri, satu kantong belakang, panjang sebatas lutut.
3. Kelengkapan tambahan:
- Ikat pinggang warna hitam
- Kaos kaki dengan tinggi minimal 14 cm
- Sepatu ( mayoritas hitam) dan pengikatnya warna
hitam.
- Topi yang mempunyai atribut SMPN 1
Watansoppeng.
b) Pramuka
i. Perempuan
1. Baju coklat muda (farmatex), lengan panjang, tidak
transparan, dan tidak ketat/jangkis, dilengkapi papan
nama dan atribut pramuka lainnya.
2. Rok coklat tua panjang sepanjang sebatas mata kaki,
tidak ketat, kantong salam sebelah kanan dan kiri, plop
hadap dua depan.
3. Kelengkapan tambahan:
- Ikat pinggang warna hitam.
- Kaos kaki hitam dengan tinggi minimal 8 cm.
- Sepatu mayoritas warna hitam.
ii. Laki-laki
1. Baju coklat muda (farmatex), lengan pendek, dua
kantong, tidak transparan dan tidak ketat/ jangkis,
dilengkapi dengan papan nama, dan atribut pramuka
lainnya.
2. Celana coklat tua, lengan pendek, satu kantong kanan
sebelah kanan dan kiri.
3. Kelangkapan tambahan:
- Ikat pinggang warna hitam
- Kaos kaki hitam dengan tinggi minimal 8 cm.
- Sepatu mayoritas warna hitam.

30
c) Olahraga
Terbuat dari kaos, memiliki identitas sekolah (pakaian
Olahraga seragam).
3) Kewajiban Siswa
a) Hadir di sekolah selambat-lambatnya sebelum kegiatan belajar
mengajar dilaksanakan, keculai yang bertugas membersihkan
kelas berdasarkan pembagian tugas.
b) Melaksanakan kegiatan sebelum kegiatan belajar mengajar
dilaksanakan antara lain:
- Membersihkan dan menata ruang kelas.
- Menta taman, menyiram tanaman baik dalam taman maupun
dalam pot bunga depan kelas masing-masing.
- Mempersiapkan peralatan/perlengkapan kelas: kapur, spidol,
taplak meja, penghapus dan papan tulis.
c) Mengikuti kegiatan bersama sebelum jam pelajaran pertama
dimulai antara lain:
- Upacara bendera pada hari senin dan upacara hari besar
nasional lainnya.
- Senam kesegaran jasmani atau kesegaran lainnya pada hari
jumat.
- Mengikuti kerja bakti di lingkungan sekolah (jumat bersih)
pada hari jumat atau pada hari lainnya yang ditentukan oleh
sekolah.
d) Mengikuti pelajaran yang diselenggarakan secara sungguh-
sungguh dan seksama.
e) Meminta izin/ menyampaikan informasi bila:
- Keluar masuk kelas sementara pelajaran berlangsung
melalui guru piket, wali kelas, guru BK, dan kesiswaan.
- Tidak masuk sekolah karean alasan skit untuk jangka waktu
1 sampai 3 hari dengan keterangan dari dokter atau petugas
kesehatan.

31
- Izin dengan alasan lain hanya dengan pemberitahuan
langsung oleh ornag tua/wali kepada wali kelas untuk jangka
waktu sampai 1 sampi 3 hari melalui kepala sekolah untuk
jangka lebih dari 3 hari.
f) Berpakaian sekolah dengan ketentuan sebagai berikut:
- Hari Senin dan hari Selasa pakaian Putih-Biru.
- Hari rabu dan hari Kamis pakaian Batik.
- Hari Jumat dan hari Sabtu pakaian pramuka kecuali hari
Jumat pakaian olahraga bagi siswa yang mendapat giliran
senam.
g) Baju dimasukkan dalam rok atau celana dan tampak ikat
pinggang.
h) Menata rambut dengan ketentuan.
i) Mengusahakan dengan sungguh-sungguh terlaksananya 7 K
(kebersihan, keindahan, kerindangan, kekeluargaan, kesehatan).
j) Mengikuti sekurang-kurangnya satu kegiatan ekstrakurikuler
yang dilaksanakan oleh sekolah bagi siswa kelas VII dan kelas
VIII (siswa kelas IX wajib mengikuti pelajaran tambahan
sesuai jadwal).
k) Setiap siswa menanti jadwal kegiatan sekolah dan
menyelesaikan tugas dan kewajiban sekolah sesuai dengan
ketentuan.
l) Mengucapkan salam setiap berpapasan dengan guru.
4) Hak Siswa
Siswa SMP Negeri 1 Watansoppeng berhak:
a) Mendapatkan bimbingan, pembinaan, perlakuan, dan
perlindungan yang sama.
b) Mendapatkan pelajaran ilmu pengetahuan atau keterampilan.
c) Mendapatkan kesempatan berpatisipasi aktif dalam kegiatan
sekolah.
d) Memanfaatkan sarana dan prasarana sekolah untuk kepentingan
pendidikan.

32
e) Mendapatkan izin tidak masuk sekolah sebagaimana diatur
dalam pon II.5 peraturan tata tertib.
f) Memberikan saran dan kiritik kepada guru, tata usaha dan
kepala sekolah melalui kotak saran.
5) Larangan untuk siswa
a) Memakai pakaian seragam sekolah, topi dan atributnya, selain
yang telah ditetapkan.
b) Membawa rokok dan merokok di sekolah dan atau pada saat
memakai seragam sekolah.
c) Membawa, mengedarkan, meminum minuman keras dan obat
terlarang.
d) Membawa senjata tajam, senjata api serta alat-alat lain yang
tidak sesuai dengan kegiatan pendidikan.
e) Berpakaian tidak senonoh, dan berhias berlebihan (tidak
memakai kalung, gelang, kecuali jam tangan).
f) Meninggalkan sekolah selama jam pelajaran berlangsung tanpa
izin.
g) Membawa kartu dan bermain judi didalam kelas.
h) Mengadakan kegitan yang dapat mengganggu jalannya
kegiatan belajar mengajar yang dapat merusak persatuan dan
kesatuan antar siswa.
i) Memasuki ruang kelas lain tanpa sepengetahuan pengurus
kelas yang bersangkutan.
j) Mengikuti kegiatan politik praktik disekolah.
k) Memberi warna pada rambut, kuku (kuteks).
l) Menerima tamu tanpa seizin guru atau kepala sekolah.
m) Mencoret-coret, mengotori tembok, dinding, meja, kursi serta
sarana prasarana sekolah lainnya.
n) Membuang sampah disembarang.
o) Membentuk organisasi lain diluar sekolah OSIS maupun
kegiatan lain tanpa seizin/pengetahuan kepala sekolah.

33
p) Berkelahi dalam bentuk perseorangan maupun kelompok baik
dalam lingkungan sekolah maupun diluar lingkungan sekolah.
q) Menyimpan buku pelajaran di dalam kelas maupun diluar
kelas.
r) Melakukan tindakan senonoh di lingkungan sekolah
(berpacaran).
s) Mengancam kepala sekolah, guru dan karyawan sekolah serta
mencemarkan nama baik sekolah, kepala sekolah, guru dan
karyawan sekolah.
t) Membawa alat elektronika dan sejenisnya yang bisa
mengganggu pelajaran, handphone (HP).
6) Sanksi
a. Umum
Pelanggaran terhadap tata tertib ini secara umum dapat
dikenakan sanksi:
1. Teguran lisan, dipulangkan untuk melengkapi (mengganti
atribut, pakaian sesuai yang ditentukan dalam tata tertib
ini).
2. Mendapat petunjuk, peringatan, teguran dari
BK/Kesiswaan.
3. Peringatan tertulis dengan ketulusan orang tua.
4. Memanggil orang tua untuk konsulatasi.
5. Dengan petunjuk kepala sekolah dapat dilaporkan pada
pihak keamanan.
6. Dengan keputusan kepala sekolah dapat dibatasi sementara
(scorsing) dalam mengikuti pelajaran.
7. Dengan keputusan kepala sekolah dapat dikembalikan ke
orang tua/wali.
b. Khusus
Meninggalkan sekolah sementara jam pelajaran
berlangsung tanpa izin:
1. Satu hari, peringatan/teguran dari guru piket, wali kelas.

34
2. Tiga hari dalam satu minggu teguran tertulis dengan
tembusan orang tua/wali.
3. Enam hari dalam dua minggu memanggil orang tua untuk
konsulatasi.
4. Dua belas hari dalam tiga minggu berturut-turut dengan
keputusan kepala sekolah dapat dibatasi sementara
(scorsing) dalam mengikuti pelajaran.
5. Satu bulan dengan keputusan kepala sekolah dapat
dikembalikan kepada orang tua/wali.
B. Laporan Rencana Program Pembelajaran dan Pelaksanaan
Pembelajaran
1. Pelaksanaan Mengajar Terbimbing
Pelaksanaan pelatihan mengajar terbimbing merupakan latihan
penerapan secara utuh dan terintegrasi semua komponen keterampilan
dasar mengajar di dalam situasi nyata di bawah bimbingan dosen
pembimbing dan guru dalam latar pamong yang terfokus dalam latihan
terbimbing yang dilakukan pada persiapan mengajar, penerapan
keterampilan dasar mengajar secara terintegrasi dalam latar alamiah yang
bervariasi, serta pengolahan kegiatan latihan mengajar terbimbing yang
dilaksanakan meliputi:
1) Penyusunan format belajar (Penyusunan satuan pelajaran/persiapan
mengajar harian) yang berlaku di sekolah tempat PPL yaitu SMP
Negeri 1 Watansoppeng.
2) Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
3) Melakukan observasi terhadap teman yang melakukan praktik
mengajar.
a. Waktu Pelaksanaan
Kegiatan latihan mengajar terbimbing ini dilakukan selama 1
minggu. Pada latihan mengajar terbimbing ini, dilaksanakan selama
1 minggu yang terdiri dari 1 kali pengamatan proses belajar
mengajar yang dilakukan pada tanggal 25 Agustus 2014.

35
b. Uraian Hasil Belajar
Melalui kegitan latihan mengajar terbimbing ini, kami
banyak memperoleh pangalaman dalam hal penerapan secara utuh
dan terintegrasi semua komponen dasar mengajar dalam situasi nyata
dibawah bimbingan dosen tutor dan guru pamong. Adapun hasil
kegiatan yang kami lakukan adalah sebagai berikut:
1. Penyusunan format belajar (Penyusunan satuan
pelajaran/persiapan mengajar harian) yang berlaku di sekolah
tempat PPL yaitu SMP Negeri 1 Watansoppeng.
Sebelum mengajar di lapangan maka terlebih dahulu
mahasiswa harus membuat skenario pembelajaran dan rencana
pembelajaran sesuai dengan yang dibuat oleh guru pamong atau
guru bidang studi. Dalam skenario pembelajaran tersebut termuat
standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikator pencapaian
yang ingin dicapai serta materi yang akan di ajarkan. Baik
tidaknya rencana pembelajaran yang dibuat sebelum masuk
mengajar akan berpengaruh pada berpengaruh pada penyampaian
materi kepada siswa.
2. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar
Pelaksanaan kegiatan latihan terbimbing yang kami
laksanakan di sekolah yakni mengajar sesuai dengan ketentuan
yang telah ditetapkan. Kami melaksanakan praktik mengajar
dikelas dengan waktu dan jam mengajarnya disesuaikan dengan
ketentuan jadwal yang telah ditetapkan. Alokasi waktu mata
pelajaran IPA di SMP Negeri 1 Watansoppeng adalah 5 jam
perminggu, setiap satu jam pelajaran selam 40 menit dan
dilaksanakan dua kali dalam setiap pekannya pada kelas VII.3
yang kami ajarkan.
Dalam mengajar, banyak hal yang harus diperhatikan agar
apa yang diharapkan dapat tercapai. Penampilan dalam mengajar
merupakan suatu proses yang memegang andil besar terhadap
penguasaan ruangan. Dengan penampilan yang rapi dan menarik

36
akan mendorong siswa untuk mengikuti pelajaran yang diberikan.
Kemampuan berkomunikasi terhadap siswa, penguasaan terhadap
materi yang akan diajarkan juga sangat berpengaruh. Pada saat
memberikan meteri maka diberikan materi diberikan juga
kesempatan kepada siswa untuk menanyakan apa yang belum
diketahui. Selain itu, penumbuhan sikap positif siswa juga
diperhatikan.
Dalam hal kegiatan proses belajar mengajar dilapangan
meliputi beberapa keterampilan antara lain:
- Penguasaan materi.
- Kemampuan penggunaan strategi pembelajaran.
- Kemampuan berkomunikasi dengan siswa.
- Kemampuan mendemonstrasikan penguasaan mata pelajaran
dan relevansinya dengan topik dan dimensi pengetahuan yang
dituntut dalam topik.
- Kemampuan memberikan evaluasi proses dan hasil belajar.
- Kemampuan untuk tampil menggunakan bahasa dan perilaku
yang tepat.
- Kemampuan menanggulangi masalah yang terjadi selama
proses belajar mengajar berlangsung.
Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) IPA
yang digunakan dalam pengajaran di SMP Negeri 1
Watansoppeng adalah sebagaimana terlampir.
RPP yang dibuat sebelum proses belajar mengajar (PBM)
akan berpengaruh pada penyampaian materi yang akan diberikan
kepada siswa. Sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar,
RPP yang akan digunakan, terlebih dahulu dikonsultasikan
kepada guru pamong agar mahasiswa PPL mengetahuai apakah
RPP sudah layak digunakan dalam kegiatan belajar mengajar
tersebut. Penampilan dalam mengajar merupakan suatu proses
yang memegang andil yang sangat penting dalam penguasaan

37
kelas. Dengan penampilan rapi dan menarik, akan mendorong
siswa untuk mengikuti pelajaran dengan serius.
2. Kegiatan Pembelajaran Mandiri
Setelah guru pamong memperlihatkan semua cara atau teknik
yang dilakukan dalam proses belajar mengajar maka mahasiswa akan
melakukan proses belajar mengajar secara mandiri dengan ditandai
beberapa hal sebagai berikut:
1. Mahasiswa PPL mengisi daftar hadir setiap jam mengajar di ruang
guru seraya menyiapkan RPP sebelum melakukan kegiatan
pembelajaran mandiri dikelas.
2. Membuat persiapan yang baik sehingga menguasai materi yang akan
diajarkan.
3. Menggunakan metode mengajar yang dianggap sesuai dengan materi
yang diajarkan.
4. Menggunakan metode mengajar yang dapat menarik minat siswa
dalam mengikuti pelajaran.
5. Mengawasi siswa yang ujian dan memberikan hasil ujiannya.
6. Membuat analisa sebagai tahap evaluasi dalam membantu membahas
soal-soal yang diberikan.
7. Dari hasil analisis kemudian diberikan tindak lanjut berupa remedial
kepada siswa yang belum tuntas hasil belajarnya atau mendapat nilai
dibawah standar.
8. Melaksanakan administrasi kelas yakni membuat atau mengadakan
absensi siswa sebagai upaya memotivasi siswa agar aktif mengikuti
proses belajar mengajar.
Pelaksanaan latihan mengajar mandiri merupakan latihan
penerapan secara utuh dan terintegrasi segala kemampuan keguruan di
dalam situasi nyata di sekolah, yang diperkaya sesuai dengan konteks dan
mengasah kemampuan refleksi dengan bimbingan dari guru pemong.
Fokus pelatihan mengajar mandiri dirujukkan kepada pengembangan
kemampuan menerapkan secara utuh dan terintegrasi seluruh komponen
kemampuan profesioanl guru yang meliputi kemampuan membuat

38
persiapan mengajar sesuai dengan program pembelajaran secara
berjenjang, penugasan materi dan keterampilan mengajar, kemampuan
mengenali proses belajar mengajar, penampilan diri sendiri dan
dampaknya terhadap belajar siswa. Kegiatan latihan mengajar mandiri
yang dilaksanakan meliputi:
1. Penyusunan Format Belajar
Sebelum masuk di kelas maka terlebih dahulu mahasiswa
membuat skenario dan rancangan pembelajaran sesuai dengan yang
dibuat oleh guru pamong.
2. Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar
Pelaksanaan kegiatan latihan mengajar mandiri yang akan
kami laksanakan di sekolah yaitu melakukan latihan mengajar sesuai
denga waktu yang ada. Dalam mengajar banyak hal yang harus
diperhatikan. Penampilan dalam mengajar merupakan suatu proses
yang memegang andil besar terhadap penguasaan situasi kelas.
Dengan penampilan yang rapi dan menarik akan mendorong siswa
untuk mengikuti layanan yang diberikan. Kemampuan
berkomunikasi terhadap siswa, penguasaan materi yang akan
diberikan juga sangat berpengaruh.
Dalam kegiatan belajar mengajar di depan kelas meliputi
beberapa keterampilan, antara lain:
a. Penguasaan materi
b. Kemampuan penggunaan strategi pembelajaran.
c. Kemampuan berkomunikasi dengan siswa.
d. Kemampuan mendemonstrasikan khasanah metode mengajar
e. Kemampuan untuk tampil menggunakan bahasa dan perilaku
yang tepat.
f. Kemampuan memberikan evaluasi proses dan hasil layanan.
g. Kemampuan menanggulangi masalah sebagai tindak lanjut dari
evaluasi pemberian layanan.
Adapun kegiatan praktik mengajar mandiri yang kami
lakukan adalah sebagai berikut:

39
Kegiatan pembelajaran mandiri:
a. Waktu Pelaksanaan
Hari/Tanggal : Senin-Sabtu / 25 Agustus 3 November 2014
(Kelas VII.3)
Waktu : Sesuai jadwal yang telah ditetapkan
Tempat : Ruang kelas VII.3 (Ruang Fisika 2)
Pembimbing : Muh. Nur, S.Pd.
Mata Pelajaran : IPA
Materi Pokok : Besaran Pokok; Besaran Turunan;
Mengidentifikasi Benda-Benda di Sekitar;
Membedakan Makhluk Hidup dan Tak
Hidup; Zat Padat, Cair, dan Gas; Unsur,
Senyawa, dan Campuran; Larutan Asam,
Basa, Garam, dan Indikator (Kelas VII.3).
b. Pendahuluan
Kegiatan pendahuluan dalam latihan mengajar mendiri ini
meliputi:
1) Absensi siswa
2) Memotivasi kesiapan belajar siswa
3) Menulis atau menginformasikan kompetensi dasar yang ingin
dicapai.
c. Kegiatan inti
Kegiatan inti ini meliputi:
1) Menjelaskan materi secara singkat
2) Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya
3) Memberikan tugas
4) Memberikan penguatan (Reinforcement Positif)
d. Penutup
Kegiatan penutup dalam latihan mengajar terbimbing ini meliputi:
1) Melakukan penilaian terhadaphasil kerja siswa.
2) Memantapkan pemahaman siswa.

40
C. Laporan Kegiatan Layanan Bimbingan Siswa
Untuk informasi layanan dan bimbingan untuk siwa yang bemasalah
ini diperoleh dari Bimbingan dan Konseling. Selama terlaksananya PPL di
SMPN 1 Watansoppeng, khususnya dikelas VII3, umumnya kasus yang
ditemui adalah pelanggaran tata tertib, tidak hadir karena bolos, cekcok
dengan sesama siswa, tidak berpakaian lengkap, dan berkelahi. Bagi siswa
yang bermasalah akan dicatat oleh guru BK yang bertanggung jawab di
masing-masing tingkatan serta mendapatkan sanksi dengan tata tertib sekolah.
D. Laporan Kegiatan Layanan Administrasi Sekolah (Pimpinan, Wali
Kelas, Guru Bidang Studi)
1. Administrasi Sekolah
Administrasi sarana dan prasarana pendidikan merupakan seluruh
proses kegiatan yang digunakan dan diusahakan dengan bersungguh-
sungguh serta pembinaan secara kontinyu agar senantiasa siap dalam
proses belajar mengajar, sehingga proses belajar mengajar semakin
efisien guna membantu tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.
Adapun administrasi yang dipakai adalah sebagai berikut:
a. Buku agenda, surat masuk dan surat keluar.
b. Surat ekspedisi, yaitu surat yang telah dikeluarkan atau surat bukti
tanda tangan yang bersangkutan.
c. Buku penerimaan murid.
d. Buku induk.
e. Buku absensi murid dan guru.
f. Buku inventaris.
g. Buku keuangan.
2. Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah (EMASLIM)
a. Kepala Sekolah sebagai pendidik (educator)
1) Membimbing guru dalam hal menyusun dan melaksanakan
program pengajaran, mengevaluasi hasil belajar dan melaksanakan
program pengajaran remedial.
2) Membimbing pegawai dalam hal menyusun program kerja dan
melaksanakan tugas sehari-hari.

41
3) Membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler, OSIS dan
mengikuti lomba di luar sekolah.
4) Mengembangkan staf melalui pendidikan/pelatihan, melalui
pertemuan seminar dan diskusi, menyediakan bahan bacaan,
memperhatikan kenaikan pangkat, mengusulkan kenaikan jabatan
melalui seleksi calon Kepala Sekolah.
5) Mengikuti perkembangan IPTEK melalui pendidikan/latihan,
pertemuan seminar diskusi dan bahan-bahan pengembangan
kompetensi diri.
b. Kepala Sekolah sebagai manajer (manager)
1) Mengelolah administrasi kegiatan belajar dan bimbingan konseling
dengan memiliki data lengkap administrasi kegiatan belajar
mengajar dan kelengkapan administrasi bimbingan konseling.
2) Mengelolah administrasi kesiswaan dengan memiliki data
administrasi kemahasiswaan dan kegiatan ekstrakurikuler secara
lengkap.
3) Mengelolah administrasi ketenagaan dengan memiliki data
administrasi tenaga guru, karyawan
TU/Laboran/Teknisi/Perpustakaan.
4) Mengelolah administrasi keuangan, dana BOS dan pendidikan
gratis.
5) Mengelolah administrasi sarana/prasarana, baik administrasi
gedung/ruang, mobile, alat laboratorium dan perpustakaan.
c. Kepala Sekolah sebagai pengelolah administrasi (administrator)
1) Menyusun program kerja, baik jangka pendek, menengah maupun
jangka panjang.
2) Menyusun organisasi ketenagaan disekolah, baik wakasek, wali
kelas, Ka.Tu, bendahara, personalia pendukung misalnya
Pembinaan perpustakaan, pramuka OSIS, Olahraga. Personalia
kegiatan temporer, seperti panitia ujian, ujian peringatan hari besar
nasional atau keagamaan dan sebagainya.

42
3) Menggerakkan staf/guru/karyawan dengan cara memberikan
arahan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas.
4) Mengoptimalkan sumber daya manusia dengan memanfaatkan
sarana/prasarana secara maksimal dan merawat sarana/prasarana
milik sekolah.
d. Kepala Sekolah sebagai penyelia (Supervisor)
1) Menyusun program supervisi dikelas, kegiatan ekstrakurikuler dan
sebagainya.
2) Melaksanakan program supervisi baik supervisi kelas, dadakan,
kegiatan ekstrakurikuler dan lain-lain.
3) Memanfaatkan hasil supervisi untuk meningkatkan kinerja
guru/karyawan dan untuk pengembangan sekolah.
e. Kepala Sekolah sebagai pemimpin (leader)
1) Memiliki kepribadian yang kuat, jujur percaya diri, bertanggung
jawab, berani mengambil resiko dan berjiwa besar.
2) Memahami kondisi bawah baik guru, karyawan dan anak didik.
3) Memilki visi dan memahami visi sekoah yang diemban.
4) Mampu mengambil keputusan baik urusan interen maupun exteren.
5) Mampu berkomunikasi dengan baik secara lisan maupun tulisan.
f. Kepala Sekolah sebagai pembaharu (inovator)
1) Mampu mencari, menemukan dan menghadapi gagasan baru dari
pihak lain.
2) Mampu melakukan pembaharuan dibagian belajar mengajar dan
bimbingan konseling, pengadaan dan pembinaan tenaga guru dan
karyawan, kegiatan ekstrakurikuler dan mampu melakukan
pembaharuan dalam menggali sumber daya manusia di masyarakat.
g. Kepala sekolah sebagai pendorong (motivator)
1) Mengatur lingkungan kerja.
2) Mampu melaksanakan suasana kerja yang memadai.
3) Mampu menerapkan prinsip memberi penghargaan maupun sanksi
hukuman yang sesuai dengan aturan yang ada.

43
3. Tugas Wakil Manajeman Mutu
Membantu dan bertanggung jwab kepada kepala sekolah dalam hal:
a. Menyusun perencanaan, membuat program kegiatan dan program
pelaksanaan.
b. Pengorganisasian kegiatan sekolah.
c. Pengarahan.
d. Ketenagaan.
e. Pengkoordinasian.
f. Pengawasan.
g. Penilaian.
h. Identifikasi dan pengumpulan data.
i. Mewakili kepala sekolah untuk menghadiri rapat khususnya yang
berkiaitan dengan masalah pendidikan.
j. Membuat laporan secara berkala.
4. Tugas Urusan Kurikulum
Membantu dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam
hal:
a. Menyusun program pengajaran.
b. Menyusun dan menjabarkan kalender pendidikan.
c. Menyusun pembagian tugas guru dan jadwal pelajaran.
d. Menyusun jadwal evaluasi belajar dan pelaksanaan ujian akhir.
e. Menetapkan kriteria persyaratan kenaikan kelas dan lulusan.
f. Mengatur jadwal penerimaan rapor dan STTB.
g. Mengkoordinasikan, menyusun, dan mengarahkan penyusunan
kelengkapan mengajar.
5. Tugas Urusan Kesiswaan
Membantu dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam hal:
a. Menyusun program pembinaan kesiswaan (OSIS) meliputi:
Kepramukaan, PMR, KIR, UKS, PKS, Paskibraka, dan Pesantren
kilat.

44
b. Melaksanakan bimbingan, pengarahan dan pengendalian kegiatan
kesiswaan/OSIS dalam rangka menegakkan disiplin dan tata tertib
sekolah seperti pemilihan pengurus OSIS.
c. Membina pengurus OSIS dalam berorganisasi.
d. Menyusun jadwal pembinaan serta secara berkala dn insidentil.
e. Membina dan melaksanakan koordinasi 7K.
f. Melaksanakan pemilihan calo siswa berprestasi dan penerimaan
beasiswa.
g. Mengadakan pemilihan siswa untuk mewakili sekolah dalam kegiatan
di luar sekolah.
h. Mengatur mutasi siswa.
i. Menyusun dan membuat kepanitiaan siswa baru dan pelaksanaan
MOS.
j. Tugas Pembinaan UKS
1) Membuat program kerja
2) Pengadaan obat-obatan
3) Pelayanan kesehatan siswa
4) Membuat laporan penggunaan obat-obatan.
k. Tugas Pembinaan Pramuka
1) Menyusun program kerja
2) Mengkoordinir dan mengawasi kegiatan kepramukaan
3) Mengkoordinasikan pengadaan alat-alat pramuka
4) Menyusun laporan kegiatan pramuka setiap bulan dan insidentil
l. Tugas Pembinaan PMR
1) Menyusun program kerja
2) Mengkoordinir dan mengawasi kegiatan PMR
3) Mengkoordinir pengadaan alat-alat PMR
4) Menyusun laporan kegiatan PMR setiap bulan dan insidentil
m. Tugas Pembinaan OSIS
1) Menyusun program kerja
2) Mengkoordinir dan pembentukan pengurus OSIS
3) Mengkoordinir kegiatan-kegiatan OSIS

45
4) Pelaporan dan pengdokumentasin hasil kegiatan
6. Tugas Urusan Saran dan Prasarana
Membantu dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam hal:
a. Menyusun program sarana dan prasarana
b. Membuat dan menyusun program kebutuhan sekolah
c. Mengkoordinasikan penggunaan sarana dan prasarana
d. Pengelolaan pembiayaan alat-alat pengajaran
e. Bertanggung jawab terhadap kelengkapan data sekolah secara
keseluruhan.
7. Tugas Urusan Hubungan Masyarakat
Membantu dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam hal:
a. Mengatur dan menyelenggarakan hubungan sekolah dengan dewan
sekolah
b. Membina hubungan antara sekolah dengan wali murid
c. Membina pengembangan antar sekolah dengan lembaga
pemerintahan, dunia usaha, dan lembaga sosial lainnya.
d. Koordinasi dengan semua staf untuk kelancaran kegiatan siswa.
e. Menciptakan hubungan yang kondusif di antara warga sekolah.
8. Tugas Kepala Tata Usaha
Membantu dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam hal:
a. Penyusunan program kerja tata usaha sekolah
b. Pengelolaan dan pengarsipan surat-surat masuk dan keluar
c. Pengurusan administrasi sekolah
d. Pembinaan dan pengembangan karier pegawai tata usaha sekolah
e. Penyusunan administrasi sekolah meliputi kesiswaan dan ketenagaan.
Rincian Tugas Staf Tata Usaha
a. Kepegawaian:
1) Membuat laporan tentang kepegawaian
2) Membuat berkala KP4, DP3
3) Pendokumentasian
b. Persuratan
1) Agenda surat

46
2) Pengarsipan
c. Keuangan: Penggajian
d. Perlengkapan
1) Pelaporan
2) Pendokumentasian
e. Kesiswaan
1) Pelaporan
2) Pendokumentasian
9. Tugas dan Fungsi Wali Kelas
Membantu dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam hal:
a. Pengelolaan kelas
1) Tugas pokok meliputi:
a. Mewakili orang tua dan kepala sekolah dalam lingkungan
pendidikan
b. Meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
c. Membantu pengembangan keterampilan anak didik
d. Mempertinggi budi pekerti dan kepribadian anak didik.
2) Keadaan anak didik
a. Mengetahui jumlah anak didik
b. Mengetahui jumlah anak didik putra (Pa)
c. Mengetahui jumlah anak didik putri (Pi)
d. Mengetahui nama anak didik
e. Mengetahui identitas lain dari anak didik
f. Mengethaui kehadiran anak didik setiap hari
g. Mengetahui masalah-masalah yang dihadapi anak didik (tentang
pelajaran, status sosila/ekonomi, dan lain-lain)
3) Melakukan penilaian
a. Tingkah laku anak didik sehari-hari di sekolah
b. Kerajinan, ketekunan dn kesantunan
c. Kepribadian/ tatib
d. Dan lain-lain
4) Mengambil tindakan bila dianggap perlu

47
a. Pemberitahuan, pembinaan dan pengarahan
b. Peringatan secara lisan
c. Peringatan khusus yang berkaitan dengan BK/Kepala Sekolah
5) Langkah tindak lanjut
a. Memperhatikan buku nilai rapor anak didik
b. Memperhatikan keberhasilan/kenaikan anak didik
c. Memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan anak didik
d. Memperhatikan dan membina suasana kekeluargaan
b. Penyelenggraan Administrasi Kelas, meliputi:
1. Denah tempat duduk anak didik
2. Papan absensi anak didik
3. Daftar pelajaran
4. Daftar piket
5. Buku absensi
6. Buku jurnal kelas
7. Tata tertib kelas
c. Pembuatan catatan khusus tentang anak didik
10. Tugas dan Fungsi Pembimbing (BK)
Membantu kepala sekolah dalam kegiatan:
a. Penyusunan dan pelaksanaan program bimbingan dan konseling
b. Koordinasi dengan wali kelas dalam rangka mengatasi masalah-
masalah yang dihadapi anak didik tentang kesulitan belajar
c. Memberikan layanan dan bimbingan kepada anak didik agar lebih
berprestasi dalam kegiatan belajar
d. Memberikan saran dan pertimbangan kepada anak didik dalam
memperolh gambaran tentang lanjutan pendidikan dan lapangan
pekerjaan yang sesuai.
e. Mengadakan penilaian pelaksanaan bimbingan dan konseling
11. Tugas Pustakawan Sekolah
Membantu kepala sekolah dalam kegiatan:
a. Perencanaan pengadaan buku/bahan pustaka/ media elektronika
b. Pelayanan perpustakaan

48
c. Perencanaan pengembangan perpustakaan
d. Pemeliharaan dan perbaikan buku-buku/ bahan pustaka/ media
elektronika
e. Inventarisasi dan pengadminitrasian
12. Tugas Laboran
Membantu kepala sekolah dalam kegiatan:
a. Perencanaan pengadaan alat dan bahan laboratorium
b. Menyusun jadwal dan tat tertib penggunaan laboratorium
c. Mengatur penyimpanan, pemeliharaan dan perbaikan alat-alat
laboratorium
d. Membuat dan menyusun daftar alat-alat laboratorium
e. Inventarisasi dan pengadministrasian alat-alat laboratorium
13. Tugas Koordinator Mata Pelajaran
a. Menyusun program kerja
b. Mengkoordinir pembagian tugas setiap mata pelajaran
c. Melaksanakan MGMP sekolah
d. Mengkoordinir pelatihan-pelatihan kompetensi guru
14. Tugas Pokok dan Fungsi Guru
Bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam melaksanakan KBM,
meliputi:
a. Membuat kelengkapan mengajar dengan baik dan lengkap
b. Melaksanakan kegiatan pembelajaran
c. Melaksanakan kegiatan penilaian, proses belajar, ulangan harian,
ulangan umum, dan ujian akhir.
d. Melaksanakan analisis butir soal
e. Melaksanakan analisis hasil ulangan harian
f. Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
g. Mengisi daftra nilai anak didik
h. Melaksanakan kegiatan membimbing (pengimbasan pengetahuan)
kepada guru lain dalam prose pembelajaran
i. Membuat alat pelajaran/alat peraga dan bahan ajar
j. Memanfaatkan ICT dalam proses kegiatan PBM

49
k. Penerapan berbagai model pembelajaran dan inovasi-inovasi
pembelajaran
l. Menumbuhkembangkan sikap menghargai karya seni
15. Tugas Guru Piket/Jaga
a. Meningkatkan pelaksanan 7K (keamanan, kebersiahn, ketertiban,
keindahan, kekeluargaan, kerindangan, kesehatan, keteladanan, dan
keterbukaan)
b. Mengadakan pendataan dan mengisi buku piket
c. Menertibkan kelas-kelas yang kosong dengan jadwal menginval
d. Pada jam ke-2 harus berusaha menghubungi orang tua siswa yang
tidak masuk tanpa keterangan melalui telepon, atau mengunjungi ke
rumah bagi siswa yang tidak memiliki telepon
e. Mencatat guru dan siswa yang terlambat, guru dan siswa yang pulang
sebelum waktunya, kelas yang pulang sebelum waktunya, kejadian-
kejadian pentig dan berusaha untuk menyelesaikan.
f. Mengawasi siswa sewaktu berada diluar kelas saat beristirahat dan
keliling kelas sambil mengingatkan siswa untuk beristirahat bagi
siswa yang masih berada di dalam kelas.
16. Kode Etik Pendidik
a. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
b. Setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara
c. Menjunjung tinggi harga dan martabat peserta didik
d. Berbakti kepada peserta didik dalam membantu mereka
mengembangkan diri
e. Bersikap ilmiah dan menjunjung tinggi pengetahuan, ilmu teknologi
dan seni sebagai wahana dalam pengembangan peserta didik
f. Lebih mengutamakan tugas pokok dan atau tugas Negara lainnya dari
pada tugas sampingan.
g. Bertanggung jawab, jujur, berprestasi dan akuntabel dalam bekerja
h. Dalam bekerja berpegang teguh kepada kebudayaan nasioanl dan ilmu
pendidikan
i. Menjaga teladan dlam berperilaku

50
j. Berprakarsa
k. Memiliki sifat kepemimpinan
l. Menciptakan suasana belajar atau studi yang kondusif
m. Memelihara keharmonisan pergaulan dan komunikasi serta bekerja
sma sengan baik dalm pendidikan
17. Tata Tertib Guru dan Karyawan/Pegawai
a. Hari dinas selama 6 hari kerja
b. Selambat-lambatnya hadir 5 menit sebelum bel berbunyi
c. Mempersiapkan sarana dan kelengkapan
d. Mengisi daftar hadir saat datang dan pulang
e. Mengisi jurnal kegiatan sehari-hari
f. Mengumpulkan jurnal kegiatan setiap sabtu siang
g. Melaksanakan tugas piket sesuai adwal yang telah dibuat
h. Melaksanakan tugas sesuai denga tugas dan tanggung jawabnya
i. Memahami dan mengamalkan Wawasan Wiyata Mandala
j. Apabila berhalangan hadir dalam dinas, harus:
1. Ada pemberitahuan (surat, kurir, telepon)
2. Ada surat dokter ( apabila sakit lebih dari 3 hari)
3. Memberikan/mengirimkan tugas mengajar bagi guru melalui guru
piket
k. Memakai seragam
1. Hari Senin memakai hansip dan Selasa-Rabu memakai PDH
2. Hari Kamis dan Jumat memakai batik
3. Hari sabtu memakai seragam PRAMUKA
4. Setiap tanggal 17 memakai pakaian KORPRI
E. Laporan Kegiatan Ekstrakurikuler
Kegiatan Ekstrakurikuler yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-
PPL terpadu di SMP Negeri 1 Watansoppeng adalah Pramuka (Senin-Kamis),
Pelatihan Upacara Bendera (Jumat), dan Pelatihan Basket (Rabu dan Sabtu).
F. Laporan Kegiatan Lain-Lain
Adapun kegiatan lain yang dilaksanakan di SMP Negeri 1
Watansoppeng adalah sebagai berikut:

51
1. Upacara bendera
Upacara bendera dilaksanakan setiap hari Senin yang di Lapangan
SMP Negeri 1 Watansoppeng. Peserta upacara tersebut meliputi Kepala
Sekolah, Guru, Staf Tata Usaha, dan seluruh siswa SMP Negeri 1
Watansoppeng, serta kami selaku mahasiswa KKN-PPL Terpadu.
2. Mengikuti Jumat Bersih
Jumat bersih dilaksanakan setiap hari jumat pukul 07.00-08.00
WITA yang diikuti oleh seluruh masyarakat SMP Negeri 1 Watansoppeng
dan mahasiswa KKN-PPL.
3. Pengecatan
Pengecatan dilakukan pada sore hari, yang dilaksanakan oleh
mahasiswa dan beberapa ahli pengecatan. Lokasi pengecatan adalah
lapangan bulutangkis dan lapangan takraw SMP Negeri 1 Watansoppeng.

52
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan (PPL)
yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut:
1. Mahasiswa PPL dapat menggunakan strategi pembelajaran yang sesuai
dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
2. Selama melaksanakan kegiatan PPL, mahasiswa mendapatkan berbagai
pengalaman dan keterampilan yang dibutuhkan ketika menjadi guru kelak.
3. PPL sebagai media dan sarana bagi mahasiswa kependidikan untuk
berlatih menjadi tenaga pengajar yang profesional dan kompeten di
bidangnya.
4. Mahasiswa PPL dapat menambah pengetahuan dan pengalaman dalam
menangani masalah siswa dalam proses belajar mengajar, sehingga proses
belajar mengajar dapat berjalan efektif.
5. Selama kegiatan PPL, mahasiswa tidak hanya dilatih untuk menjadi
guru yang kompeten pada bidang studi yang ditekuni, tetapi juga dilatih
untuk menangani permasalahan peserta didik dalam mengikuti kegiatan
pembelajaran di sekolah.
B. Saran
Dengan melihat program-program yang dilaksanakan di SMP Negeri
1 Watansoppeng serta melihat situasi dan kondisi yang berkembang, maka
penulis menyarankan:
1. Bagi Mahasiswa PPL
a. Sebelum melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas,
Mahasiswa PPL dihrapkan untuk lebih mempersiapkan diri secara
maksimal agar senantiasa dapat melaksanakan kegiatan belajar
mengajar dengan baik.
b. Sebaiknya Mahasiswa PPL selalu mencari referensi mengenai strategi
dan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakter siswa maupun

53
materi yang akan diajarkan agar penyampaiannya dapat diterima dan
diserap oleh siswa secara efektif.
c. Mahasiswa PPL harus senantiasa meminta masukan dan koreksi, baik
dari Dosen Pembimbing maupun Guru Pamong terhadap penampilan
di kelas maupun terhadap rencana pengajaran yang telah dibuat.
2. Bagi Pihak Sekolah
a. Bagi seluruh warga sekolah agar mempertahankan prestasi dan
kinerja demi mencapai mutu pendidikan yang optimal.
b. Rasa kekeluargaan yang tinggi yang telah tercipta dan tata karma
yang baik hendaknya dapat dipertahankan dan jika perlu dapat
ditingkatkan lagi.
c. Pada saat pelaksanaan upacara bendera sebaiknya hadir sebelum
upacara dimulai baik itu siswa maupun guru dan pelaksanaan
upacara bendera dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah
ditetapkan.
3. Bagi Pihak Universitas
Saran untuk pihak universitas, Mahasiswa PPL berharap agar
meningkatkan kualitas kegiatan PPL hingga mencapai keberhasilan yang
maksimal dengan cara memberikan pengarahan dan bimbingan kepada
Mahasiswa PPL secara kontinu baik sebelum pelaksanaan PPL maupun
pada saat berlangsungnya PPL. Memberikan informai yang terbaru
dengan keadaan di sekolah terutama dalam masalah administrasi
sehingga Mahasiswa PPL tidak merasa kebingungan dalam penyusunan
administrasi sekolah.

54
DAFTAR PUSTAKA

Dokumentasi Data Administrasi SMP Negeri 1 Watansoppeng Tahun Ajaran


2014/2015.
UPPL. 2014. Buku Panduan Program Pengalaman Lapangan (PPL). Universitas
Negeri Makassar.
UPPL. 2014. Pedoman Program Pengalaman Lapangan (PPL). Universitas
Negeri Makassar.