Anda di halaman 1dari 6

NAMA : Muhammad Jazuli

NIM /OFF : 130351603599/A

JUDUL : Bagian-bagian Kromosom dan macamnya, serta membandigkan jumlah


kromosom pada beberapa organisme.

Outline : Kromosom

Bagian-bagiannya
Macam-macamnya
Jumlah

Materi :

Kromosom merupakan zat yang mudah mengikat zat warna sehingga mudah
diamati sewaktu sel membelah. kromosom berperan membawa bahan genetik yang
terdapat di dalam inti sel setiap makhluk hidup. Kromosom terdapat di dalam inti sel
berupa benang halus berbentuk bengkok atau seperti batang. Zat penyusun
kromosom disebut kromatin, yaitu serabut halus yang terjalin seperti benang.
Kromosom terdiri atas belahan dua benang halus yang sama, disebut kromatid.

Dalam kromosom terdapat gen yang membawa sifat-sifat keturunan atau


disebut juga faktor keturunan. Gen tersusun secara teratur pada suatu deretan
tertentu dan berada di dalam lokus. Fungsi gen adalah mengatur metabolisme dan
perkembangan setiap individu dan sebagai pemberi informasi genetik pada generasi
selanjutnya.

Bagian-bagian kromosom

Satu kromosom terdiri dari 2 bagian, yaitu :

1. Sentromer merupakan bagian kepala dari kromosom. ketika sel membelah


kromosom menggantung pada serat gelendong lewat sentromer .
sentromer itu tak mengandung kromonema dan gen.
2. lengan merupakan badan kromosom sendiri. mengandung kromonema dan
gen. lengan memiliki 3 daerah :
a. Selaput yaitu lapisan tipis yang menyelelaputi badan kromosom.
b. matrix yaitu mengisi seluruh lengan yang terdiri dari cairan bening.
c. kromonema yaitu benang halus berpilin-pilin yang terendam dalam
matrix. kromonema berasal dari kromonema kromatin sendiri.

Gambar. Bagian-bagian dari kromosom

Bagian-bagian dari kromosom Secara umum adalah sebagai berikut :

a. Kromonema yaitu benang halus berpilin-pilin yang terendam dalam

matrix

b. Kromomer yaitu struktur berupa manik-manik yang merupakan

akumulasi dari materi kromatid

c. Sentromer yaitu bagian kepala dari kromosom. Di dalam santromer

terdapat granula kecil yang dinamakan sferul

d. Lekukan ke dua, Mempunyai peranan penting, yaitu menjadi tempat

terjadinya nucleolus.
e. Telomer, ialah bagian dari ujung-ujung kromosom yang menghalang-

halangi bersambungnya kromosom satu dengan kromosom lainnya

f. Satelit, ialah bagian yang merupakan tambahan pada ujung

kromosom. Tidak setiap kromosom memiliki satelit. Kromosom yang

memiliki satelit di namakan satelit kromosom.

Macam-macam Kromosom

Kromosom ada dua macam, yaitu kromosom prokariota dan kromosom


eukariota. Studi tentang kromosom prokariota ini diambil dari Escerichia coli.
Kromosom eukariota sangat berbeda dengan kromosom prokariota, organisasi DNA
dalam kromosom eukariota jauh lebih kompleks.

1. Kromosom Prokariota

Prokariota - bakteri dan archaea - biasanya memiliki kromosom sirkuler


tunggal, tetapi banyak variasi memang ada. Kebanyakan bakteri memiliki kromosom
sirkuler tunggal yang dapat berbagai ukuran dari hanya 160.000 pasangan basa
dalam bakteriendosymbiotic ''Candidatus Carsonella ruddii'', untuk 12.200.000
pasangan basa di bakteri yang tinggal di tanah Cellulosum sorangium. Spirochaetes
dari genus Borrelia adalah pengecualian untuk pengaturan ini, dengan bakteri
seperti Borrelia burgdorferi', penyebab penyakit Lyme, yang mengandung kromosom
linier tunggal. Prokariota tidak memiliki histon atau nukleus. Dalam keadaan
santainya, DNA dapat diakses untuk transkripsi, regulasi, dan replikasi.

2. Kromosom Eukariota

Eukariota (sel-sel dengan inti seperti yang ditemukan pada tumbuhan, ragi,
dan hewan) memiliki kromosom linier berganda yang besar yang terkandung dalam
inti sel. Setiap kromosom memiliki sentromer satu, dengan satu atau dua lengan
memproyeksikan dari sentromer, meskipun, dalam sebagian besar keadaan, senjata
ini tidak terlihat seperti itu. Selain itu, kebanyakan eukariota memiliki genom
mitokondria bundar kecil, dan beberapa mungkin memiliki tambahan eukariota
kromosom kecil sitoplasma melingkar atau linier.
Dalam kromosom eukariota, DNA uncondensed ada dalam struktur semi-
memerintahkan, di mana ia melilit histon (protein struktural), membentuk material
komposit yang disebut kromatin.

Berdasarkan panjang lengannya, kromosom dapat dibedakan menjadi


empat macam, yaitu sebagai berikut :

1. Metasentrik, kromosom jenis ini memiliki panjang lengan yang relatif sama
sehingga sentromer berada di tengah-tengah kromosom.
2. Submetasentrik, kromosom jenis ini memiliki satu lengan kromosom lebih
pendek sehingga letak sentromer sedikit bergeser dari tengah kromosom.
3. Akrosentrik, pada kromosom ini salah satu lengan kromosom jauh lebih
pendek dibandingkan lengan kromosom lainnya.
4. Telosentrik, kromosom ini hanya memiliki satu buah lengan saja sehingga
letak sentromernya berada di ujung kromosom.

Gambar. Jenis kromosom berdasarkan panjang lengannya. (a) metasentrik, (b)


submetasentrik, (c) akrosentrik, dan (d) telosentrik
Jumlah

Setiap jenis organisme mempunyai jumlah kromosom tertentu, sebab susunan


dan jumlah kromosom dari setiap individu sangat bervariasi. Untuk mengetahui lebih
jelas, silahkan lihat dari tabel perbandingan jumlah Kromosom pada beberapa
organisme berikut ini.

Tabel 1. Jumlah kromosom pada beberapa jenis organisme

Dari data pada tabel di atas ternyata jumlah kromosom tidak dapat
digunakan sebagai penentu tinggi rendahnya tingkatan makhluk hidup dan jauh
dekatnya kekerabatan. Makhluk hidup yang memiliki tingkatan lebih rendah belum
tentu memiliki jumlah kromosom yang lebih sedikit.
Daftar Rujukan

Santoso, Begot. 2007. Biologi untuk SMA/MA Kelas XII. Jakarta : Interplus.

Suryo. 1938. Genetika. Yogyakarta : UGM Press.

Firmansyah, Rikky, Agus Mawardi Hendrawan dan M. Umar Riandi. 2009. Mudah dan
Aktif Belajar Biologi. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen
Pendidikan Naional.

Ferdinand, Fictor P. dan Moekti Ariebowo. 2009. Praktis Belajar Biologi 3. Jakarta:
Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Naional.

Ariebowo, Moekti. 2007. Praktis Belajar Biologi. Jakarta : Visindo Media Persada.