Anda di halaman 1dari 16

MAKALAH

DENTAL MORFOLOGI

OLEH :

NUR INZANI EKA PUTRI

PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN GIGI

STIKES AMANAH MAKASSAR

2016
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum, Wr.Wb

Puji dan Syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat dan

karunianya sehingga penulis dapat menyelesaikan Makalah Tentang Molar 1

dan 2 RB yang bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Dental Morfologi.

Dengan keterbatasan waktu yang diberikan serta pengetahuan yang kurang

luas, maka penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih jauh

dari kesempurnaan dan juga masih banyak kekurangan serta kesalahan yang

masih harus di perbaiki. Maka dari itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan

saran yang bersifat membangun dari semua pihak.

Penulis berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca, berguna

sebagai penunjang dan gambaran pembelajaran pelayanan asuhan keperawatan

gigi dan mulut nantinya, terutama bagi yang berkepentingan. Amin.

Wassalamualaikum, Wr. Wb.

Makassar, 18 November 2016

Penulis
DAFTAR ISI

SAMPUL .................................................................................................................

KATA PENGANTAR ...........................................................................................

DAFTAR ISI ..........................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN .............................................................................................

A. Latar Belakang ..............................................................................

B. Rumusan Masalah ..........................................................................

C. Tujuan Penulisan ............................................................................

D. Manfaat Penulisan ..........................................................................

BAB II PEMBAHASAN ......................................................................................

A. Definisi Gigi Molar RB ..................................................................

B. Perbedaan Gigi Molar 1 dan 2 RA dan RB ....................................

C. Perbedaan Gigi Molar 1 dan 2 RB ...............................................

D. Morfologi Gigi M1 dan M2 RB ....................................................

BAB III PENUTUP .............................................................................................

A. Kesimpulan ....................................................................................

B. Saran ..............................................................................................

DAFTAR PUSTAKA
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Berdasarkan tahapan perkembangannya, gigi manusia terdiri atas dua

kelompok yakni gigi susu dan gigi dewasa. Gigi susu (dentis desidue)

merupakan gigi yang tumbuh pada anak usia 6 bulan hingga 8 tahun. Jumlah

gigi ini pada anak yakni 20 buah dengan rincian 8 buah gigi seri, 4 buah gigi

taring, dan 8 buah gigi geraham. Sejak usia 6 tahun hingga usia 14 tahun, gigi

susu akan tanggal satu persatu dan digantikan dengan gigi dewasa.\

Gigi dewasa atau gigi tetap (dentis permanen) merupakan gigi orang

dewasa yang berjumlah 32 buah. Rinciannya 8 buah gigi seri, 4 buah gigi taring,

8 buah gigi geraham depan, dan 12 buah gigi geraham belakang. Apabila gigi

dewasa tanggal, tidak terjadi pergantian gigi lagi alias tidak tumbuh.

Normal kita mempunyai gigi 32 gigi tetap yang susunannya sebagai

berikut : 16 gigi rahang atas dan 16 gigi rahang bawah. gigi tetap pertama kli

tumbuh adalah gigi molar pertama yang letaknya persis dibelakang molar sulung

ke-2 pada usia 6 tahun ;nama dan macam - macam gigi tetap ;

1. Gigi seri pertama/ insisivus ke-1/ I1

2. Gigi seri kedua / insisivus ke-2/I2

3. Gigi taring / Caninus/ C

4. gigi geraham kecil pertama/ Premolar ke-1/ P1

5. Gigi Geraham kecil kedua/ Premolar ke-2/P2


6. Gigi Geraham besar pertama/ molar ke-1/ M1

7. Gigi geraham besar kedua/ molar ke-2/M2

8. Gigi Geraham besar ketiga/ Molar ke-3/ M3

Dalam ilmu keperawatan gigi, menjadi hal yang penting untuk diketahui

bagaimanakah morfologi atau anatomi dari setiap gigi permanen pada manusia,

baik itu gigi insisivus, gigi kaninus, gigi premolar dan molar.

Berdasarkan Latar Belakang diatas, maka penulis merasa perlu dan tertarik

untuk membahas salah satu dari gigi permanen yaitu gigi molar Rahang Bawah.

B. Rumusan Masalah

Bagaimanakah definisi, bentuk, bagian- bagian dari gigi Molar RB pada

manusia ?

C. Tujuan Penulisan

Untuk mengetahui pengertian dari gigi permanen dan tahap perkembangan

serta bagian- bagiannya, dalam hal ini gigi molar RB.

D. Manfaat Penulisan

Sebagai referensi sumber ilmu tambahan bagi pembaca khususnya

mahasiswa keperawatan gigi.


BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Molar 1 dan 2 RB

Molar mandibula secara keseluruhan adalah gigi terlebar dan terkuat dari

lengkung maxilla. Biasanya ukurannya lebih pendek secara occlusocervical dari

pada gigi anterior lainnya, tetapi lebih lebar pada semua ukuran lainnya.

B. Perbedaan M1 dan M2 RA RB

a. Pandangan
Atas Bawah
Proksimal
[ titik crest bukal/ -bukal : 1/3 x
-seimbang : 1/3 x
palatal/ lingual ] lingual : 1/3 x
-bukal : condong ke
[ garis luar bukal/
-seimbang lingual
palatal/ lingual ]
lingual : tegak
-dua akar
[ jumlah akar ] -tiga akar
b. Pandangan Oklusal
-M1 : rhombus -M1 dan M2 empat
[ bentuk permukaan ] M2 : jajaran genjang persegi panjang
M3 : jantung/ bervariasi -M3 bervariasi
-M1 (bila ada cusp -M1: 3 cusp bukal dan 2
carabelli) cusp palatal
[ banyak cusp ] M2 : 2 cusp bukal dan 2 M2: 2 cusp bukal dan 2
cusp palatal cusp palatal
M3 : bervariasi M3: bervariasi
-M1: huruf M
[ corak ] -bentuk H M2: huruf +
M3: variasi

C. Perbedaan M1 dan M2 RB

Pandangan Oklusal M1 M2 M3
[bentuk garis
jajaran genjang jajaran genjang Variasi
oklusal]
[corak
huruf M + Variasi
developmentgroove]
[banyak cusp] 5 4 Variasi

Adapun ciri yang paling nampak dari M1 RB adalah :

a. Terdapat 5 cusp: dari ukuran terbesar ke terkecil: mesiolingual,

distolingual, mesiobukal, distobukal, dan distal.

b. Fisura oklusal menunjukkan pola berbentuk Y yang dibentuk oleh fissura

lingual dan 2 fissura bukal, dengan baris mesiolingual dan distolingual

bertemu pada daerah fossa sentral

c. Terdapat foramen caecum molarum dibentuk oleh alur dangkal, yang

meluas dari fissura oklusal di antara cuspis mesio dan distobukal serta

berakhir pada 'pit' bukal merupakan tempat predileksi karies gigi

d. Dua akar: akar mesial lebih panjang, mendatar mesiodistal, beralur

longitudinal, dan bengkok ke distal; akar distal lebih membulat dan

kurang bengkok ke distal.


Sedangkan identitas yang paling utama dari M2 RB adalah sebagai

berikut:

a. mempunyai 4 cusp

b. Dua cuspis lingual lebih tinggi daripada dua cuspis bukal dan

sedikit lebih runcing

c. Cuspis lingual lebih tinggi daripada cuspis bukal.

d. Cuspis mesial lebih besar daripada cuspis distal.

D. Morfologi Gigi M1 dan M2

a. M1
1) Pandangan Bukal

2) Pandangan Lingual

3) Pandangan Mesial
4) Pandangan Distal

5) Pandangan Oklusal
6) Akar
b. M2

1) Pandangan Bukal
2) Pandangan Lingual

3) Pandangan Mesial
4) Pandangan Distal

5) Pandangan Oklusal
6) Akar
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dapat diketahui apa definisi, ciri dan perbedaan antara gigi Molar 1 dan 2

Rahang bawah.

B. Saran

Disarankan agar mahasiswa keperawatan gigi serta pembaca dapat

mengidentifikasi morfologi gigi sulung ataupun permanen dengan baik agar

menunjang dalam upaya pelayanan kesehatan gigi dan mulut