Anda di halaman 1dari 14

Home

Sample Page

Rangkuman Chapter 6 Dasar-dasar


Intelegensi Bisnis: Basis Data dan
Manajemen Informasi
Rangkuman Chapter 6
Dasar-dasar Intelegensi Bisnis: Basis Data dan Manajemen Informasi

Management Information Systems


Kenneth C. Laudon & Jane P. Laudons
6.1 MENGORGANISASIKAN DATA DALAM LINGKUNGAN FILE TRADISIONAL

Sebuah sistem inforamsi yang efektif menyediakan informasi yang akurat, tepat
waktu, dan relevan bagi penggunanya. Informasi yang akurat tidak memilki
kesalahan , juga informasi dikomunikasikan dengan tepat waktu maka dapt
digunakan sebagai pengambilan keputusan sesuai kebutuhan pengguna.
Informasi dikatakan relevan jika informasi sangat berguna dan tepat untuk jenis
pekerjaan dan dapat digunakan sebagai pengambilan keputusan atas informasi
tersebut.

ISTILAH DAN KONSEP DALAM PENGORGANISASIAN FILE


Konsep ini merupakan suatu konsep yang dibuat untuk pengorganisasian file
yang ada dalam sebuah sistem informasi. Konsep ini meimplementasikan pada
sistem komputer yang mengorganisasikan kedalam suatu hierarki yang dimulai
dari bit , byte, field record dan basis data.

Bitmerupakan unit terkecil dari data yang disimpan dalam komputer,


sekumpulan bit disebut byte yaitu mewakili sebuah karakter tunggal
yang berbentuk huruf, angka dan symbol lainnya.
Field merupakan pengelompokkan sebuah karakter menjadi sebuah kata,
kumpulan kata, bilangan lengkap ( misalnya : nama atau usia seseorang),
sedangkan sekumpulan field yang saling berhubungan
dinamakan record,misalnya nama mahasiswa, tanggal, dan nilainya.

Sekumpulan record dinamakan file.


FIGURE 6-2 TRADITIONAL FILE PROCESSING

Penggunaan pendekatan tradisional dalam melakukan pemprosesan file pada


setiap area fungsional dalam perusahaan untuk mengembangkan aplikasi yang
terspesialisasi. Setiap aplikasi memerlukan file data unik yang mungkin berupa
bagian-bagian master file.

MASALAH-MASALAH DALAM LINGKUNGAN DATA TRASIDIONAL


Pada kebanyakan organisasi , file data dan sistem cenderung bertumbuh secara
mandiri tanpa rencana mnyeluruh perusahaan. Akuntansi, keuangan,
manufaktur, sumber daya manusia, penjualan dan pemasaran semuanya
berkembang dengan sistem dan file dtanya sendiri.
Contoh melalui pendekatan tradisional terhadap pemprosesan suatu informasi,
suatu aplikasi membutuhkan file dan program komputer sendiri untuk dapat
bekerja.
Sebagai contoh aplikasi yang menggunakan pendekatan tradisional :
1) Departemen SDM mempunyai file master personalia, file penggajian, file
asuransi kesehatan, file pensiun, file daftar alamat.
2) Departemen Keuangan mempunyai file penggajian, file pensiun, file
daftar utama karyawan untuk kegiatan pembayaran gaji.
Redundansi dan Inkonsistensi Data
Redundasi data (data redundancy) merupakan adanya duplikasi data dalam
beberapa file data yang sama disimpan di dalam lebih dari satu lokasi.
Redundasi data terjadi ketika kelompok yang berbeda di dalam suatu
orgainisasi mendapatkan data yang sama secara independen dan menyimpannya
secara independen juga. Redundasi data menghabiskan tempat penyimpanan
data dan menimbulkan inkonsistensi data (data inconsistency), di mana
atribut-atribut yang sama, memiliki nilai-nilai yang berbeda.
Contoh Redundasi yaitu:

Didalam sistem yang menggunakan input indentitas mahasiswa tapi di


sistem yang lain menginputnya menggunakan indentitas saja.
Pada sistem pengkodean yang berbeda , misanya pada toko pakaian
mengguanakan kode yang berbeda pada penjualan, persediaan, dan
sistem produksi dengan kode yang digunakan untuk mengkode ukuran
akaian yang dijual kepelanggan.

Ketergantungan Program-Data
Ketergantungan program- data (program-data dependence) mengacu pada
satu paket data yang tersimpan pada file dan diperlukan oleh program-program
tertentu untuk memperbarui dan mengelola file-file tertentu sehingga program
tersebut perlu mengubah data-data tersebut. Perubahan pada suatu program ,
juga mempengaruhi perubahan file dan juga data. Karena file merupakan
kumpulan data yang telah dikumpulkan.

Kurangnya Fleksibilitas
Sistem file tradisional dapat mengirimkan laporan rutin sesuai jadwal setelah
dilakukan upaya pemprograman yang ekstensif, namun tidak dapat
mengirimkan laporan-laporan ad-hoe (hanya diperlukan pada situasi khusus
saja) atau tidak merespons kebutuhan informasi yang tidak dapat diantisipasi
pada kondisi waktu tertentu. Informasi-informasi tersebut diperlukan oleh
permintaan-permintaan ad-hoe di suatu tempat pada sistem tersebut, tetapi
terlalu mahal untuk disediakan.

Sistem Keamanan yang Buruk


Karena kendali pada data dan pengelolaan yang kurang, akses kepada dan
penyebaran dari suatu informasi mungkin dapat dilakukan. Manajemen mungkin
dapat mengetahui siapa yang sedang mengakses atau bahkan membuat
perubahan pada data organisasi.

Kurangnya Ketersediaan dan Pendistribusian Data


Karena bagian-bagian informasi yang terdapat pada file-file yang berbeda dan
bagian-bagian organisasi tidak dapat dihubungkan satu sama lain, jelas adalah
tidak mungkin untuk mendistribusikan dan mengakses informasi pada waktu
bersamaan . Informasi tidak dapat mengalir dengan baik lintas area fungsional,
pada bagian dan divisi-divisi pada organisasi. Jika pengguna tahu nilai yang
ditemukan pada bagian informasi yang sama saling berbeda, mereka mungkin
tidak akan mau menggunakan sistem tersebut karena mereka tidak dapat
memercayai akurasi datanya.

6.2 PENDEKATAN BASIS DATA TERHADAP PENGELOLAAN DATA

Teknologi database banyak menyelesaikan masalah-masalah dalam organisasi


yang menggunakan sistem file trandisional. Database adalah sekumpulan data
yang diorganisasikan untuk melayani berbagai aplikasi secara efisien dengan
memusatkan data dan mengurangi penggandaan data.

SISTEM MANAJEMEN DATABASE


Sistem manajemen database (database management systemDBMS) adalah
perangkat lunak yang memungkinkan suatu organisasi memusatkan data,
mengelola data secara efisien, dan menyediakan akses terhadap data yang
disimpan oleh program aplikasi. DBMS (database management system)
bertindak sebagai antarmuka antara program program aplikasi dan file data
secara fisik.. DBMS digunakan sebagai perantara file dengan program aplikasi
yang digunakan dalam sebuah sistem.

Bagaimana DBMS Menyelesaikan Masalah pada Lingkungan File Tradisional


Dengan memperkecil redundasi (ganda) dan inkonsistensi data dengan
meminimalisasi file-file yang terpisah yang mempunyai data sama. DBMS tidak
dapat menghilangkan redudansi data secara keseluruhan, namun mereka dapat
meminimalkannya. Menggunakan DBMS dapat menghilangkan inkonsistensi data
karena pada sistem ini memastikan bahwa data yang sama memilki nilai yang
sama.

DBMS Relasional
Jenis DBMS yang paling popular untuk PC ataupun mainframe saat ini
adalah DMBS Relasional. Setiap tabel berisi atribut dan entitasnya. Misalnya
Microsoft Acess meruapakan DBMS Relasional untuk sistem desktop, sedangkan
DB2, Oracle Databasedan Microsoft SQL Server meruakan DBMS Relasional
mainframe besar.
FIGURE 6-4 RELATIONAL DATABASE TABLES

Operasi DBMS Relasional


Memudahkan pengguna untuk mengirim data yang dibutuhkan, asalkan dua
tabel berbagi elemen data yang sama. Jika ingin mencari nama dan alamat dari
pemasok dalam basis ini membutuhkan dua informasi tabel pemasok dan suku
cadang.

BDMS Hierarkis dan Jaringan


DBMS Hierarkis memodelkan hubungan satu kebanyak dan DBMS Jaringan
memodelkan hubungan banyak kebanyak. Berfungsi membangun aplikasi data
baru tetapi tidak efisien seperti DBMS Relasional.

DBMS Berorientasi Objek


Aplikasi ini membutuhkan basis data yang dapat menyimpan dan mengambil
kembali record yang tidak hanya berisi nomer atau karakter, tetapi juga
gambar, foto, suara dan video. Digunakan untuk mengorganisasikandata yang
terstruktur kedalam baris dan kolomt tidak cocok untuk aplikasi multimedia.
DBMS Berorientasi Objek digunakan untuk menyimapan data dan prosedur yang
menganggap data tersebut sebagai objek secara otomatis dapat diambil
kembali dan dikembalikan. Dan dapat digunakan untuk mengelola multimedia
yang dipakai dalam aplikasi web.

KAPABILITAS SISTEM MANAJEMEN BASIS DATA


DBMS menyediakan kapabilitas dan perangkat lunak untuk mengorganisasikan,
mengelola dan mengakses data dalam basis data. Mempunyai definisi data
untuk menentukan struktur dari isi basis data. Hal ini digunakan untuk
membuat tabel basis data dan untuk mendefenisikan karakteristik field dalam
setiap tabel. Informasi tentang basis data akan didokumentasikan melalui
kamus data. Kamus data merupakan file otomatis atau manual yang menyimpan
definisidari elemen-elemen data dan karakteritiknya.

Permintaan (Querying) dan Pelaporan


Menyertakan perangkat untuk mengakses dan memanipulasi informasi dalam
basis data. DBMS mempunyai bahasa khusus yang disebut bahasa manipulasi
data yang digunakan untuk menambah, mengganti, menghapus, dan mengmbil
kembali data di dalam basis data.

MERANCANG BASIS DATA


Untuk merancang basis data harus memahami diantara data, jenis data yang
akan dipelihara data dalam basis data, bagaimana data akan digunakan , dan
bagaimana organisasi akan perlu berubah untuk mengelola data dari perspektif
keseluruhan perusahaan.
Dalam Perancangan Basis data memerlukan antara lain :
1) Rancangan konseptual berisi logis dari sebuah basis data
2) Rancangan fisik berisi bagaimana basis data sebenarnya tersusun dalam
perangkat penyimpanan data dengan akses langsung.

Normalisasi dan Diagram Relasi Entitas


Untuk menggunakan model database relasional secara efektif,
kelompok data yang rumit harus disederhanakan untuk meminimalisasi elemen-
elemen data yang ganda serta hubungan-hubungan jamak yang janggal. Proses
menciptakan struktur data yang ringkas, stabil serta fleksibel dan adaptif dari
kelompok-kelompok data yang rumit dinamakan normalisasi.

6.3 MEMANFAATKAN DATABASE UNTUK MENIINGKATKAN KINERJA BISNIS


DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

TANTANGAN DALAM MENANGANI BESARNYA VOLUME DATA


Organisasi bisnis tertarik dengan data besar karena mereka dapat melihat pola
yang lebih berbentuk anomali-anomali yang lebih menarik
ketimbang data kecil, yang berpotensi memberikan wawasan baru tentang
perilaku pelanggan, pola cuaca, aktivitas pasar saham dan fenomena lainnya.

INFRASTRUKTUR INTELIJEN BISNIS

DataWarehouse dan Data Mart

Data Warehouse adalah data yang menyimpan data historis dan data terkini
yang berpengaruh bagi kepentingan pengambil keputusan di seluruh
perusahaan.Data warehouse menghasilkan data historis dari data terkini dari
berbagai sistem operasi pada organisasi.

Data Mart adalah bagian dari data warehouse yang diringkas atau dikhususkan
untuk penanganan jenis-jenis datatertentu pada database yang terpisah untuk
kelompok pengguna yang telah ditentukan.

Komputasi dalam Memori

Cara lainnya untuk memfasilitasi analisis data yang besar adalah dengan
menggunakan komputasi dalam memori yang sangat mengandalkan pada
memori utama dari komputer untuk data penyimpanan.
Pada pemrosesan dalam memori akan memungkinkan bagi
serangkaian data yang sangat besar, sebesar ukuran datamart
atau data warehouse yang kecil, untuk meletakkan seluruhnya dalam memori.
Perhitungan bisnis yang rumit yang biasanya memerlukan waktu berjam-jam
atau berhari-hari akan dapat diselesaikan dalam hitungan detik dan ini bahkan
dapat diselesaikan dengan menggunakan perangkat genggam
Platform Analitis

Para vendor database komersial telah mengembangkan platform analitis


berkecepatan tinggi yang terspesialisasi dengan menggunakan baik teknologi
terkait maupun yang tidak terkait yang dioptimalkan untuk menganalisis
kumpulan datayang besar. Platform analitis ini seperti misalnya IBM Netezza
dan Oracle Exadata, menampilkan sistem perangkat keras-perangkat lunak yang
telah dikonfigurasi sebelumnya, secara spesifik dirancang untuk pemrosesan
permintaan dan analitis.

PERANGKAT ANALITIS: HUBUNGAN, POLA, TREN

Pemrosesan Analitis Online (OLAP)

DataMining

Data mining lebih tergolong pada penemuan. Data mining memberikan


wawasan pada korporat, data yang tidak dapat diperoleh dengan OLAP dengan
menemukan pola-pola yang tersembunyi serta hubungan dalam database yang
besar dan aturan menarik kesimpulan dari mereka untuk memprediksikan
perilaku pada masa yang akan datang.
Tipe informasi yang dapat diperoleh dari data mining, meliputi asosiasi, urutan,
klasifikasi, cluster dan peramalan.

Teks Mining dan Web Mining

Perangkat teks mining sekarang tersedia untuk membantu bisnis dalam


menganalisis data tersebut. Alat-alat bantu ini dapat mengekstrak elemen-
elemen kunci dari rangkaian data yang besar yang tidak terstruktur,
menemukan pola dan hubungan, dan meringkas informasi.

DATABASE DAN WEB

Saat ini banyak perusahaan yang menggunakan situs web yang ditautkan dengan
database internal korporat. Saat ini, banyak perusahaan yang menggunakan
web untuk membuat beberapa informasi dalam database internal mereka
disediakan bagi pelanggan dan rekan bisnis.

Menghubungkan Database Internal pada Web

(pengguna mengakses database internal organisasi melalui web dengan


menggunakan desktop komputer PC dan perangkat lunak browser web mereka)

6.4 MENGELOLA SUMBER DATA

MENETAPKAN KEBIJAKAN INFORMASI

Kebijakan informasi menentukan aturan organisasi dalam hal pembagian,


penyebaran, perolehan, standardisasi, klasifikasi dan penyimpanan informasi.
Undang-undang kebijakan informasi menjelaskan prosedur dan akuntabilitas
yang spesifik, mengidentifikasi informasi dapat saling dibagikan oleh pengguna
dan unit organisasi, dimana informasi dapat didistribusikan dan siapa yang
bertanggung jawab untuk memperbarui dan memelihara informasinya.

MEMASTIKAN KUALITAS DATA


Basis data dan kebijakan informasi yang dirancang dengan baik akan berlanjut
pada jaminan bahwa perusahaan akan memiliki informasi yang dibutuhkannya.
Namun, masih ada langkah-langkah tambahan untuk memastikan bahwa data di
dalam basis data perusahaan akurat dan tetap dapat diandalkan.

Posted in SIM | No Comments

Leave a Comment
Name

Mail (will not be published)

Website

Enter this code

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is
no need to resubmit your comment.

Submit Comment

Recent Posts

OLAHRAGA ITU GAK MESTI MAHAL


JAWABAN TUGAS 2 KOMUNIKASI BISNIS
JAWABAN TUGAS 1 KOMUNIKASI BISNIS
Rangkuman Chapter 15 Mengelola Sistem Global
Rangkuman Chapter 14 Mengelola Proyek

Recent Comments
Archives

December 2015
November 2015
October 2015
September 2015

Categories

KOMBIS
PENJAS
SIM

Meta

Log in
Entries RSS
Comments RSS
WordPress.org

VISIT MY SITE

http://ndahrachmaa.wix.com/travelling

designed by: Website Templates for Top WP Themes