Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN FOTOGRAMETRI I

(PERHITUNGAN PARAMETER DALAM DENGAN


TRANSFORMASI AFFINE DAN SOFTWARE OCTAVE)

Disusun oleh :
Nawangsih Ayuningtyas
16/400006/TK/45020

DEPARTEMEN TEKNIK GEODESI


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS GADJAH MADA
2017
I. TUJUAN
Tujuan dari praktikum ini adalah untuk memberi pemahaman kepada
mahasiswa mengenai perolehan parameter dalam pada foto udara (IOP) dengan
memanfaatkan software Octave GUI

II. WAKTU DAN TEMPAT

Hari, Tanggal : Rabu, 8 November 2017


Pukul : 13.00 15.00 WIB
Lokasi : Laboratorium Fotogrametri dan Penginderaan Jauh

III. ALAT DAN BAHAN


- Software Octave
- Laptop

IV. LANDASAN TEORI

IOP adalah parameter dalam kamera dengan kalibrasi kamera. parameter internal kamera
meliputi principal distance (c), titik pusat fidusial foto (Xo, Yo), distorsi lensa (k1, k2, k3, p1 dan p2),
serta distorsi akibat perbedaan penyekalaan dan ketidak orthogonal antara sumbu X dan Y (b1, b2)
(Fraser, 1997).
Parameter Kalibrasi KameraSelama proses kalibrasi kamera akan memperoleh unsur unsur dari
orientasi dalam, yang terdiri dari (Fryer, 1985):
1. Panjang fokus/ Principal Distance(f)
Panjang fokus adalah jarak tegak lurus antara titik pusat lensa (tiitk fokus) dengan bidang
proyeksi kamera (sensor). Untuk pekerjaan fotogrametri dibutuhkan nilai pasti dari panjang
dari panjang 20 fokus ini karena akan berhubungan dengan hasil pengukuran obyek.
2. Posisi titik utama foto (X0,Y0) yang merupakan koordinat titik utama dalam sistem koordinat
fidusial.
3. Distorsi Lensa
Distorsi lensa dapat menyebabkan bergesernya titik citra pada foto dari posisi yang
sebenarnya, sehingga memberikan ketelitian pengukuran yang kurang baik. Distorsi lensa tak
akan mempengaruhi kualitas ketajaman foto yang dihasilkan. Namun untuk pekerjaan
fotogrametri, besarnya distorsi tak dapat diabaikan. Distorsi Lensa diklasifikasikan menjadi
dua macam, yaitu distorsi radial dan distorsi tangensial (decentering)
GNU Octave adalah aplikasi free and open source yang ditujukan untuk komputasi numerik
linear maupun non linear. Octave sangat populer sebagai aplikasi alternatif dari MATLAB. Octave
memiliki pustaka untuk melakukan manipulasi dan visualisasi data yang cukup lengkap. GNU Octave
dikembangkan oleh GNU di bawah lisensi GNU General Public License.
Suatu perhitungan dapat secara langsung diketikkan di dalam Octave, dengan menekan tombol enter
maka jawabannya akan segera keluar dibaris bawahnya. Jika perintah-perintah yang dituliskan terdiri
dari beberapa baris dan tidak ingin setiap baris ditampilkan jawabannya akhiri setiap baris dengan
tanda ;. Jika ingin memberikan komentar yang tidak akan di eksekusikan awali dengan tanda %.

V. LANGKAH KERJA

1. Menghitung 6 parameter pada transformasi affine dengan soal berikut :


Titik X Y X Y
B1 146.000 0.046 0.0464 5.460
B2 0.046 146.943 5.462 10.546
B3 146.998 0.046 9.463 6.246
B4 0.046 -112.469 5.460 1.646

2. Membuat persamaan Affine dari koordinat yang diketahui


X1 + V1 = 146a+0.046+c
Y1 + V2= 146d+0.046e+f
X2 + V3=0.046a+146.943b+c
Y2 + V4=0.046d+146.943e+f
X3 + V5=146.998a+0.046b+c
Y3 + V6=146.998d+0.046e+f
X4 + V7=0.046a-112.469b+c
Y4 + V8= 0.046d-112.469e+f

3. Membuka aplikasi Octave GUI

4. Memilih lembar kerja dengan mengklik New Script


5. Memasukkan script pertama yaitu isi dari matrik A, dari hasil hitungan turunan pertama
diperoleh :

A=

Pada sript :

6. Memasukkan matrik F

F=

Pada script Octave :

7. Memulai hitungan matrik X, yang dimulai dari matrik A tranpose

8. Memasukkan rumus hitungan matrik X, yaitu X=-(ATA)-1ATF

9. Untuk memperoleh hasil dari script dengan mengklik

10. Dan akan muncul pemberitahuan penyimpanan, dengan memilih lokasi pengimpanan lalu klik
save.
VI. HASIL DAN PEMBAHASAN

1. Matrik A

2. Matrik F

3. Matrik AT

4. Matrik X
a. Pada matrik A, dibentuk persamaan Affine terlebih dahulu. Dengan bentuk dasar
persamaannya yaitu :
- X = ax+by+c
- Y=dx+ey+f
Nilai (x,y) diperoleh dari data pada soal diatas dan diperoleh :
X1 + V1 = 146a+0.046+c
Y1 + V2= 146d+0.046e+f
X2 + V3=0.046a+146.943b+c
Y2 + V4=0.046d+146.943e+f
X3 + V5=146.998a+0.046b+c
Y3 + V6=146.998d+0.046e+f
X4 + V7=0.046a-112.469b+c
Y4 + V8= 0.046d-112.469e+f

Dari persamaan diatas, kemudian tiap persamaan itu diturunkan terhadap parameternya yaitu
a,b,c,d,e dan f dengan hasil yang diperoleh :

A=

Dengan script diperoleh hasil :

Pada script yang tertulis, diketahui bahwa :

- (%) Jika ingin memberikan komentar yang tidak akan di eksekusikan awali dengan tanda
- (;), memisahkan kolom dan membantu dalam membentuk tampilan yang diharapkan
- [], untuk menyelesaikan elemen pada array

b. Pada matrik F dibentuk dengan persamaan :


F1= (146a+0.046+c )- X1
F2= (146d+0.046e+f)- Y1
F3=(0.046a+146.943b+c)- X2
F4=(0.046d+146.943e+f)- Y2
F5=(146.998a+0.046b+c)- X3
F6=(146.998d+0.046e+f)- Y3
F7=(0.046a-112.469b+c)- X4
F8= (0.046d-112.469e+f)- Y4
Dengan nilai pendekatan parameter a,b,c,d,e dan f adalah 0 (karena garis linear) serta nilai
(X,Y) diperoleh dari data tabel (X,Y). Sehingga dapat diperoleh matrik F :

F=

Dengan menggunakan hasil matrik F diperoleh bentuk matrik F dari Octave :

Pada script dituliskan :

c. Pada matrik AT dari Software Octave dengan script diperoleh bentuk :

Script yang tertulis kan adalah A, diaman tanda () mewakili tanda ( T) untuk tranpose pada
matrik A

d. Pada matrik X diperoleh dari hasil perhitungan rumus :


X=-(ATA)-1ATF

Pada script di Octave tertulis :


- (X ) untuk menandakan bahwa itu adalah matrik X
- =, untuk penugasan pada operator
- Inv , untuk invers matrik
- A , untuk tranpose matrik
- (*) , mengalikan antar matrik (operasi perkalian matrik)

Diperoleh hasil matrik X sebesar :

Pada perhitungan matrik di praktikum ini dilakukan dengan transformasi affine untuk dengan
tujuan memperoleh hasil parameter dalam (IOP) dengan jenis transformasi pada affine yaitu
translasi , rotasi, scaling dan skewing. Perhitungan hanya sampai matrik X yang masih
dimungkinkan mengandung kesalahan karena belum adanya koreksi.

VII. KESIMPULAN

Pada transformasi Affine menggunakan 6 parameter, dimana parameter tersebut adalah


parameter dalam (IOP) yang diselesaikan perhitungannya dengan metode perhitungan kuadrat
terkecil dan hasil akhirnya diolah menggunakan software Octave GUI. Pada Software Octave
menggunakan script yang diwakili beberapa syntax diantaranya (%),(;),(=),([]) dan lainnya.

VIII. DAFTAR PUSTAKA


a. https://www.tutorialspoint.com/matlab/matlab_syntax.htm (diunduh 19/11/2017)
b. https://www.slideshare.net/wisnuspriyanto/pengantar-penggunaan-octave (diunduh
19/11/2017)
c. https://www.codepolitan.com/gnu-octave-alternatif-matlab-terbaik-kini-capai-versi-4-0
(diunduh 19/11/2017)
d. repository.its.ac.id/43720/1/3513100065-Undergraduated_Theses.pdf (diunduh
19/11/2017)
e. buku catatan pribadi