Anda di halaman 1dari 6

1.

Sistem Kontrol pada Blender

Blok Diagram Sistem Kontrol Lup Tertutup

Input : Arus listrik yang mengalir

Controller : Manusia

Aktuator : Tombol on/off

Plan : Putaran pisau blender

Output : Hasil blender

Gangguan eksternal : Listrik padam

Gangguan internal : Kerusakan pada komponen alat

Sistem kontrol lup tertutup adalah sistem kontrol yang keluarannyamempunyai


pengaruh langsung pada aksi pengontrolan. Jadi, sistem kontrol luptertutup adalah sistem kontrol
berumpan balik. Dimana pada gambar inputnyayaitu arus listrik yang mengalir,
kontrolernya manusia, tombol on/off sebagaiaktuator, plan (proses) yaitu putaran pisau
blender dan outputnya adalah hasilblender.Sinyal kesalahan penggerak, yang merupakan
selisih antara sinyalmasukan dan sinyal umpan balik (yang dapat berupa sinyal keluaran atau
suatufungsi sinyal keluaran dan turunannya), diumpankan ke kontroler
untukmemperkecil kesalahan dan membuat agar keluaran sistem mendekati hargayang
diinginkan, dengan kata lain, istilah lup tertutup berarti menggunakan aksiumpan balik untuk
memperkecil kesalahan sistem.

Dari blok diagram di atas dapat dilihat, bahwa bila arus listrik mengalir danmanusia sebagai
kontroler menekan tombol on/off pada blender, maka blenderakan mulai bekerja. Output akan
berupa hasil blender yang kemudian di sensoroleh mata manusia, apakah hasilnya sudah
sesuai dengan yang diinginkan.Sehingga output akan berhubungan dengan kontroler
dalam hal ini manusiauntuk memenuhi apa yang diinginkan. Dengan adanya gangguan,
sistem kontrol lup tertutup tidak dapat bekerjaseperti yang diinginkan.
Pada blok diagram di atas, misalnya terjadi gangguaneksternal yaitu listrik padam, maka tidak
arus listrik mengalir sehingga tombolon/off tidak bekerja. Sedangkan gangguan internal
yang dapat terjadi akibatrusaknya komponen alat, maka blender tidak dapat digunakan

Kesimpulan :Dengan mengabaikan ada atau tidaknya gangguan, pada sistem


luptertutup memerlukan sensor karena output atau keluarannya mempunyaipengaruh
langsung pada aksi pengontrolan. Yaitu output blender akan di sensoroleh mata manusia, bila
hasilnya belum sesuai dengan keinginannya, maka akandiproses kembali.

Blok Diagram Sistem Kontrol Loop Terbuka

Input : arus mengalir

Controller : Intensitas cahaya di luar ruangan

Aktuator : Foto Sel

Plant : Lampu

Output : Nyala/padam lampu

Gangguan eksternal : Mendung di siang hari

Gangguan internal : Putusnya bola lampuD

ari rangkaian diatas, kami berpendapat bahwa gambar tersebutmerupakan sistem


kontrol loop terbuka. Sistem kontrol lup terbuka ini adalahsistem kontrol yang outputnya
tidak berpengaruh terhadap aksi pengontrolan.Jadi, output tidak diukur atau diumpan
balikkan untuk dibandingkan denganinput. Dimana pada gambar tersebut inputnya yaitu arus
listrik yang mengalir,kontrolernya adalah intensitas cahaya dari luar ruangan, foto sel
sebagaiactuator, lampu berperan sebagai plan (proses) dan output
adalahnyala/padamnya lampu.Pada setiap sistem kontrol lup terbuka, output tidak dibandingkan
denganmasukkan acuan (input) sehingga untuk setiap (input) terdapat suatu
kondisioperasi yang tetap. Dari gambar rangkaian di atas dapat dilihat bahwa, bila fotosel
menangkap cahaya dari luar maka arus listrik tidak mengalir sehingga lamputidak menyala dan
sebaliknya, bila tidak ada cahaya di luar ruangan, maka arusakan mengalir sehingga lampu
menyala. Dari gambar di atas sistem kontrol lupterbuka tidak memerlukian sensor karena input
dan output sudah diketahui yaitubila di luar gelap lampu menyala dan bila di luar
terang maka lampu akanpadam. Dengan adanya gangguan, sistem kontrol lup terbuka tidak
dapat bekerjaseperti yang diinginkan. Pada gambar di atas, misalnya terjadi
gangguaneksternal yaitu mendung di siang hari, maka foto sel tidak menangkap cahayasehingga
lampu tidak menyala. Sedangkan gangguan internal yang dapat terjadipada bola lampu yang
filamennya putus, maka lampu tidak akan meyalawalaupun foto sel tidak menangkap
cahaya saat keadaan di luar ruangan gelap. Kesimpulan:Dengan mengabaikan ada atau
tidaknya gangguan, pada sistem lupterbuka tidak memerlukan sensor karena input dan
output sudah diketahui. Yaitubila di luar gelap maka ada arus listrik yang mengalir sehingga
lampu menyala sedangkan jika kondisi di luar terang maka tidak akan ada arus listrik
yangmengalir sehingga lampu padam
1. Jelaskan istilah-istilah plant, sistem, gain, lintasan loop, dan fungsi alih dalam
sistem pengendalian!
Jawab :
Plant adalah Plant adalah seperangkat peralatan mungkin hanya terdiri dari beberapa bagian
mesin yang bekerja bersama-sama, yang digunakan untuk melakukan suatu operasi tertentu.

Sistem adalah Kombinasi atau kumpulan dari berbagai komponen yang beke rja secara bersama-
sama untuk mencapai tujuan tertentu.

Gain adalah penguatan antara dua node yang berdekatan.

Lintasan adalah garis hubungan dua atau lebih dari cabang berarah satu yang kontinyu di
sepanjang tidak ada simpul yang dilalui lebih dari sekali.

Loop adalah salah satu dari lintasan biasanya ada loop terbuka dan loop tertutup.

Fungsi alih adalah Perbandingan antara keluaran(output) terhadap masukan(input) suatu


sistem pengendalian.

2. Apa yang dimaksud sistem pengendalian umpan balik!


Jawab :
Pengendalian umpan balik adalah suatu sistem pengaturan dimana sistem keluaran
pengendalian ikut andil dalam aksi kendali.

3. Jelaskan keuntungan dan kerugian untuk sistem kendali jerat terbuka!


Jawab :
Keuntungan:

Konstruksinya sederhana
Lebih murah dari system tertutup
Tidak ada masalah dengan ketidak stabilan
Ketelitian kerjanya ditentukan oleh kaliberasi

Kerugian:
Gangguan dan perubahan kalinberasi, akan menimbulkan kesalahan, sehingga keluaran tidak
seperti yang dikehendaki.
Untuk menjaga kualitas yang diperlukan pada keluaran diperlukan kaliberasi ulang pada setiap
waktu tertentu.

4. Sebutkan keunggulan dan kekurangan untuk sistem kendali jerat terbutup!


Jawab :
Keunggulan:
Mampu untukmeningkatkan ketelitian, sehingga dapat terus menghasilkan kembali inputnya.

Dapat mengurangi kepekaan perbandingan keluarran terhadap masukkan untuk perubahan cirri-ciri system.
Mengurangi akibat ketiklinearan dan distorsi.

Kekurangan :

Konstruksinya Lebih Kompleks dari pada Loop terbuka

Biayanya Lebih mahal

5. Berikan contoh dan penjelasan mengenai sist em pengendalian manual!

Jawab :
1. Sistem pengendalian dimana faktor manusia sangat dominan dalam aksi pengendalian yang
dilakukan pada sistem tersebut. Peran manusia sangat dominan dalam menjalankan perintah,
sehingga hasil pengendalian akan dipengaruhi pelakunya. Pada sistem kendali manual ini juga
termasuk dalam

kategori sistem kendali jerat tertutup.

Contoh: Peran Manusia dalam Sistem pengendalian level cairan secara manual

6. Berikan contoh dan penjelasan tentang sistem pengendalian otomatis!


Jawab :
Sistem pengendalian dimana faktor manusia tidak dominan dalam aksi pengendalian yang dilakukan pada
sistem tersebut. Peran manusia digantikan oleh sistem kontroler yang telah diprogram secara otomatis sesuai
fungsinya, sehingga bisa memerankan seperti yang dilakukan manusia.
Contoh: Sistem pengendalian level cairan secara otomatis
7. Jelaskan pengertian variabel terkendali!
Jawab :
Besaran atau variabel yang dikendalikan, biasanya besaran ini dalam diagram

kotak,

8. Terangkan pengertian variabel terukur dan variabel termanipulasi!


Jawab :
Variabel termanipulasi:

Masukan dari suatu proses yang dapat diubah -ubah atau dimanipulasi agar

process variable besarnya sesuai dengan set point (sinyal yang diumpankan
pada suatu sistem kendali yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan
keluaran sistem kontrol)

Variable terukur:
Sinyal yang keluar dari transmiter(Alat yang berfungsi untuk membaca sinyal sensing element dan
mengubahnya supaya dimengerti oleh controller), ini merupakan cerminan sinyal pengukuran

9. Gambarkan diagram blok s istem pengendalian arah otomobil dan jelaskan!