Anda di halaman 1dari 5

PEMERIKSAAN FEACES RUTIN

Nomor Dokumen Revisi Halaman


SPO/11.3/ /V/2017/Rumkit 0 1/3
Ditetapkan Oleh:
KARUMKIT BHAYANGKARA MATARAM
PROSEDUR TanggalTerbit
TETAP 2 Mei 2017

Dr. DAFIANTO ARIEF


AKBP NRP 74060755
Instruksi Kerja ini sebagai pedoman laboratorium dalam melakukan
TUJUAN
pemeriksaan feaces rutin.
Metode : Pemeriksaan makroskoipis dan Mikroskopis secara
langsung dengan perwarnaan eosin dan lugol
Pengamatan langsung
PRINSIP
Dengan penambahan eosin maka parasit akan terlihat lebih jelas
secara mikroskopis. Penambahan lugol akan memperjelas adanya
amilum atau zat tepung
Keputusan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Mataram tanggal 2 Mei
2017 tentang Standar Pelayanan Medis dan SPO ( Standar Prosedur
KEBIJAKAN
Operasional ) Medis, Paramedis dan Non Medis Rumah Sakit
Bhayangkara Mataram.
A. Sampel
a. Jenis : Feses segar
b. Jumlah : 1-2mm2 atau seujung lidi
c. Stabilitas : Segera

B. Reagen
a. Jenis : Larutan NaCl 0,9% , Larutan Eosin 2%
PROSEDUR dalam aquadest dan Larutan Lugol
b. Penyimpanan
C. Alat : - Mikroskop dengan lensa
10x,40x,100x
- Gelas Objek (76 x 26 mm)
- Gelas cover
- Lidi aplikator
PEMERIKSAAN FEACES RUTIN

Nomor Dokumen Revisi Halaman


SPO/11.3/ /V/2017/Rumkit 0 2/3
- Pensil/spidol untuk label
- Cotton bud
Minyak emersi

D. Langkah Kerja 1. Mengerjakan Sample


Pemeriksaan Makrokopis
- Perhatikan dan catat dilembar
kerja warna, konsentrasi feses,
adakah lendir, darah, dan tanda-
tanda abnormal pada fese
- Periksa adakah cacing Enterobius
(kremi) dan Ascaris (gelang) atau
proglotid dari cacing pita yang
sering keluar bersama feses dan
masih bergerak.
PROSEDUR - Jika proglotid (cacing pita)
mengering basahi dengan air
untuk mengembalikan ke bentuk
semula
- Periksa rantai segmen proglotid
dengan meletakkan satu segmen
diantara dua gelas benda
kemudian sediaan disinari
sehingga nampak transparan
Pemeriksaan Mikroskopis
- Ambil sebuah kaca objek.
- Tulis identitas pasien
- Tetesi diatas gelas objek di
sebelah kiri dengan 1 tetes NaCl
0,9% dan sebelah kanan 1 tetes
PEMERIKSAAN FEACES RUTIN

Nomor Dokumen Revisi Halaman


SPO/11.3/ /V/2017/Rumkit 0 3/3
- larutan lugol atau eosin 2%.
- Ambil feses segar dalam wadah di
bagian tengah atau permuakaan
yang mengandung darah/lendir
1-2mm2 atau seujung lidi.
- Aduk hingga rata pada masing-
masing larutan dengan cara
diaduk dengan lidi di atas kaca
objek sehingga menjadi suspensi
yang homogen.
- Bila terdapat bahan kasar seperti
sisa makanan, pasir, dan lain-lain,
harus dikeluarkan dengan lidi.
- Suspensi tinja ditutupi dengan
PROSEDUR gelas cover , dan diusahakan
supaya cairan merata dibawah
kaca cover tanpa gelembung
udara
- Sediaan apusan yang baik adalah
cukup tipis dan masuh
memungkinkan membaca tulisan.
- Lihat dibawah mikroskop mula-
mula dengan lensa 10x, kemudian
lensa objektif 40 x.
- Perhatikan adakah telur/larva
cacing, dan trofozoit/kista
protozoa, lakukan identifikas

E. Nilai Rujukan : - Telur cacing (-) negatif


- Amoeba (-) negatif
PEMERIKSAAN FEACES RUTIN

Nomor Dokumen Revisi Halaman


SPO/11.3/ /V/2017/Rumkit 0 3/3
- Larva Cacing (-) negatif
PROSEDUR - Eritrosit (-) negatif
- Leukosit (-) negatif

UNIT TERKAIT -