Anda di halaman 1dari 1

1.

Apa persiapan yang dilakukan BPK guna mengaudit regulator pasar modal
tersebut? Jelaskan.

Persiapan yang dilakukan BPK guna menyiapkan audit terhadap regulator pasar
modal itu yaitu tim auditor dari BPK mendatangi Self Regulatory Organization (SRO) yang
terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, dan PT Klieing
Penjaminan Efek Indonesia. Pada kunjungannya tersebut, perwakilan BPK bertemu dengan
direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) ,dan PT
Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) di kantornya masing-masing.
Salah satu upaya yang dilakukan BPK adalah dengan menanyakan lingkup pasar
modal terhadap SRO tersebut. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan gambaran
mengenai struktur pasar modal dan kinerja Bapepam-LK secara keseluruhan.
Di samping itu, tim audit juga dapat melakukan konsultasi serta berbagi pengetahuan
dan pengalaman (sharing knowledge) dengan tim audit lainnya yang kebetulan memeriksa
kegiatan yang sama. Upaya lain yang juga dilakukan oleh tim audit adalah mempelajari
contoh pelayanan yang baik dari instansi lain sebagai suatu perbandingan (brenchmarking).
Mengutip dari salah satu berita, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemui Bursa
Efek Indonesia (BEI) untuk membahas mengenai peran dan fungsi otoritas pasar modal.
Berita itu disampaikan oleh Direktur Utama BEI Ito Warsito usai pertemuan dengan
perwakilan BPK di kantornya, SCBD, Jakarta, Rabu (23\/12\/2009). Agendanya, BPK ingin
mengetahui peran BEI di pasar modal, kaitannya dengan audit Bapepam-LK
Ito menambahkan, otoritas bursa menjelaskan peran dan fungsi BEI di pasar modal,
antara lain peran perdagangan, penilaian perusahaan, dan pengawasan. Otoritas bursa juga
menerangkan tentang proses pasar modal secara umum, mekanisme BEI, serta penerapan
asas survailance. Selain itu, BPK meminta pendapat otoritas bursa mengenai kinerja
Bapepam-LK. "Kami menilai yang dilakukan oleh Bapepam saat ini sudah cukup bagus,"
ujarnya.