Anda di halaman 1dari 2

PEMERIKSAAN LAJU ENDAP DARAH (LED)

Nomor Dokumen Revisi Halaman


SPO/11.3/ /V/2017/Rumkit 0 1/2
Ditetapkan Oleh:
KARUMKIT BHAYANGKARA MATARAM
PROSEDUR Tanggal Terbit
TETAP
2 Mei 2017

Dr. DAFIANTO ARIEF


AKBP NRP 74060755
Prosedur baku tentang tata cara pemeriksaan laju endap darah (LED)
PENGERTIAN
metode Westergren.
Sebagai pedoman laboratorium dalam pemeriksaan laju endap darah
TUJUAN
untuk menjamin pengukuran hasil dengan benar.
Darah dengan antikoagulan (4:1) dicampur, ditempatkan dalam pipet

PRINSIP Westergren dan dibiarkan dalam posisi vertical selama 1 jam. LED
adalah jumlah millimeter mengendapnya darah dalam waktu 1 jam.
Keputusan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Mataram tanggal 2 Mei
2012 tentang Standar Pelayanan Medis dan SPO ( Standar Prosedur
KEBIJAKAN
Operasional ) Medis, Paramedis dan Non Medis Rumah Sakit
Bhayangkara Mataram.
A. Sampel
Darah vena dengan antikoagulan (Natrium Sitrat 0,109 M) dengan
perbandingan 4:1.
B. Reagen
Larutan Natrium Sitrat 0,109 M.
C.Alat
1. Pipet Westergren
PROSEDUR
2. Rak untuk pipet Westergren
D.Langkah Kerja
1 Isi pipet westergren dengan darah yang telah diencerkan sampai
garis 0. Pipet harus bersih dan kering.
2 Letakkan pipet pada rak dan perhatikan supaya posisinya betul-
betul tegak lurus pada suhu 18-25 C, jauhkan dari cahaya.
PEMERIKSAAN LAJU ENDAP DARAH (LED)

Nomor Dokumen Revisi Halaman


SPO/11.3/ /V/2017/Rumkit 0 2/2
3 Setelah tepat 1 jam, baca tingginya lapisan plasma dari 0 mm
sampai batas plasma dengan endapan darah.
E. Nilai Rujukan
Pria, <50 thn : <15 mm dalam 1 jam
Pria, 50-85 thn : <20 mm dalam 1 jam
PROSEDUR Pria, >85 thn : <30 mm dalam 1 jam
Wanita, <50 thn : <20 mm dalam 1 jam
Wanita, 50-85 thn : <30 mm dalam 1 jam
Wanita, >85 thn : <42 mm dalam 1 jam
Anak : <10 mm dalam 1 jam
Neonatus : 0-2 mm dalam 1 jam

UNIT TERKAIT -