Anda di halaman 1dari 8

Praktikum Operasi Teknik Kimia 1, 23 Oktober 2017, Jurusan Teknik Kimia Universitas Negeri Semarang

FILTRASI
Dwi Nuryana, Ririn Hanifah, Aditya Bagas Kurniawan
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Semarang

1. TUJUAN PRAKTIKUM
Tujuan dari praktikum filtrasi yaitu untuk menentukan
harga tetapan-tetapan filtrasi (tahanan jenis fluida dan
tahanan filter) dan menentukan waktu filtrasi optimum.

2. VARIABEL PRAKTIKUM
Pada praktikum ini ada beberapa variabel, yaitu
variabel terikat dan variabel bebas. Konsentrasi slurry
merupakan variable bebas sedangkan waktu filtrasi dan
volume output merupakan variable terikat. Variabel kontrol
dalam praktikum adalah pressure drop.

3. HASIL DAN PEMBAHASAN


Gambar 5.1 Grafik hubungan volume filtrat dengan dt/dV
3.1. Hubungan antara pressure drop, ketebalan cake Grafik yang diperoleh dari hasil praktikum menunjukkan
dan lama filtrasi trenline positif sesuai dengan teori. Diperoleh persamaan
Filtrasi merupakan operasi pemisahan campuran yang = +
heterogen antara fluida dan partikel partikel padatan oleh = 23334 + 9386
media filter yang meloloskan fluida tetapi menahan Dari persamaan di atas, diperoleh slope (a) sebesar 23334
partikel-partikel padatan dengan cara melewatkan fluida dan intersep (b) sebesar 9386. Slope digunakan untuk
melalui suatu media penyaring atau septum yang dapat menghitung konstanta filtrasi (Cv) sedangkan intersep
menahan benda padat [1]. Semakin lama filtrasi digunakan untuk menghitung volume ekuivalen (Ve). Hal
berlangsung maka cake yang terbentuk pada filter cloth ini sesuai teori yang menyatakan slope garis menunjukkan
akan semakin tebal sehingga tekanan yang dibutuhkan Kp/2 dan intersep B kemudian digunakan dalam persamaan
slurry untuk melewati cake dan filter cloth semakin besar. sehingga (Cv) dan Rm (Ve) dapat dijelaskan [3].
Karena tekanan proses filtrasi dijaga konstan maka filtrat
yang keluar volumenya semakin sedikit. 3.2 Perhitungan Tahanan Jenis Fluida dan Tahanan
Hal ini sesuai dengan teori bahwa filter cake terbentuk Cake
pada sisi cloth yang jauh dari plate. Pada awal tahap Tahanan jenis fluida yang digunakan dapat dicari dari
filtrasi, pressure drop pada cloth kecil dan laju filtrasi slope yang diperoleh dari grafik. Persamaan mencari
menurun. Semakin lama waktu filtrasi, cake akan semakin tahanan fluida adalah sebagai berikut:
tebal dan laju filtrasi akan semakin menurun sehingga 2 ()
=( ). . . . . (pers. 1)
filtrat yang keluar akan semakin berkurang [2]. Jika
konsentrasi pada slurry kecil, filter dapat beroperasi dalam [4]
waktu yang lebih lama [3]. Hal ini dikarenakan cake yang Tahanan jenis fluida yang diperoleh sebesar
tertahan di filter cloth hanya sedikit sehingga dalam filter 36,298199 /
cloth masih terdapat ruang untuk menyaring slurry Tahanan cake filtrasi diperoleh dengan mengalikan
kembali. beberapa specific resistance dari filter cake per unit
3.2 Hubungan antara volume filtrat dengan perubahan ketebalan dari cake. Dengan beberapa filter cake, terjadi
waktu terhadap perubahan volume variasi specific resistance dengan penurunan tekanan di
Hubungan antara volume filtrat dengan perubahan atasnya. Hal ini karena cake menjadi lebih padat saat di
waktu terhadap perubahan volume diperoleh trendline naik bawah tekanan tinggi sehingga lebih sedikit dan kecil
sehingga menghasilkan slope positif [3] seperti pada bagian alirannya [2]. Tahanan cake filtrasi dapat diperoleh
gambar di bawah ini: dari intersep yang diperoleh dari grafik.
Tahanan cake dapat dicari dengan persamaan:
..
= . . . . . . .(pers. 2)

[4]
Tahanan cake yang diperoleh sebesar 494,5791/

3.3 Perhitungan konstanta filtrasi, volume ekuivalen,


volume optimal dan waktu filtrasi optimal
Konstanta filtrasi merupakan pengukuran
kemampuanfilter dalam menyaring massa slurry per satuan
Gambar 5.1 Grafik volume filtrate terhadap t/V volume [6]. Konstanta filtrasi dapat dirumuskan :
= 2 2 () . . . . . . . . (pers. 3)
Pada praktikum ini proses filtrasi dijalankan pada [5]
tekanan konstan. Diperoleh data perubahan waktu setiap Volume filtrat ekuivalen merupakan volume filtrat
200 mL volume filtrate yang keluar, kemudian diplotkan yang menghasilkan cake yang mempunyai penahanan sama
dalam grafik antara volume output dengan perubahan dengan filter cloth (media filter primer) serta saluran-
waktu terhadap perubahan volume output.
Praktikum Operasi Teknik Kimia 1, 23 Oktober 2017, Jurusan Teknik Kimia Universitas Negeri Semarang

saluran dalam filter yang dipakai untuk penyaringan.


Volume ekuivalen dirumuskan [4]:
2 ()
= . . . . . . . . (pers. 4)
2
[5]

volume optimal dirumuskan [4]:


2 ()
= . . . . . (pers. 5)
(1+2)
[5]
Waktu filtrasi optimal merupakan waktu operating data
ketika slurry diperoleh dan diasumsikan cake yang
terbentuk seragam. Waktu filtrasi dirumuskan:

= 2 [ 2 + 2 + 2 2 +
()
2 ] + . . . . . . .(pers. 6)
[5]
Pada praktikum ini diperoleh nilai konstanta filtrasi
sebesar 1814910 Nm2. Nilai volume ekuivalen sebesar
0,100561. Nilai volume optimal sebesar 0,015 m3 dan
waktu filtrasi optimal 468,0788 sekon.

4. SIMPULAN
Pada praktikum filtrasi diperoleh grafik hubungan volume
dengan dV/dt linear ke atas dengan persamaan =
23334 + 9386. Dari slope dan intersep persamaan
tersebut diperoleh tahanan fluida 36,298199 m/kg, tahanan
cake 494,5791/m konstanta filtrasi (Cv) sebesar 1814910
Nm2, nilai volume ekuivalen sebesar 0,100561, volume
optimal sebesar 0,015 m3 dan waktu filtrasi optimal
468,0788 sekon.

REFERENSI
[1] Pinalia, A. (2011). Kajian Metode Filtrasi Gravitasi
Dan Filtrasi Sistem Vakum Untuk Proses
Penyempurnaan Rekristalisasi Amonium
Perklorat. Majalah Sains dan Teknologi
Dirgantara, 6(3).
[2] Earle, R. L. 1983. Unit Operations in Food
Processing. NZIFST (Inc.).
http://www.nzifst.org.nz/unitoperations/mechseparatio
n5.htm
[3] Christie, J. G. (1993). Transport processes and unit
operations. Prentice-Hall International, Inc, 801-815
[4] Puthut , Akhmad, Wayan Parta, Riski Aditya, 2012.
Makalah Seminar Praktikum Dasar Teknik Kimia
Semester Gasal Tahun Akademin 2012/2013. UPN
Yogyakarta
[5] Natalia, Anastasia, Andri rismantara, Anissa trisakti.
2014. Laporan Praktikum Perlakuan Mekanik Filter
Testing Unit. Politeknik Negeri Bandung
[6] Brown, G. G. (1950). Unit operations (No. 660.28
B76).
Praktikum Operasi Teknik Kimia 1, 23 Oktober 2017, Jurusan Teknik Kimia Universitas Negeri Semarang

Gambar 2. Grafik hubungan volume filtrat dengan dt/dV


Dari grafik, diperoleh persamaan
= 23334 + 9386
dengan slope (a) 23334 dan intersep (b) 9386
Luas dalam frame
Panjang sisi frame (p) = 16,7 cm
= 0,167 m
Lebar frame (l) = 16,7 cm
= 0,167 m
P = 0,5 bar
= 5.104 N/m2
Tabel 1. Hubungan antara waktu filtrasi dan perubahan t pemasangan = 34
waktu terhadap perubahan volume = 221 s
V(m3) t(s) dt (s) dV(m3) dt/dV t pembongkaran = 47
0 0 0,002 = 247 s
0,0002 2,4 2,4 0,002 12000 tp = 468 s
0,0004 4,5 2,1 0,002 10500 Volume air (Vw) = 15 L (0,015m3)
0,0006 6,6 2,1 0,002 10500 Konsentrasi slurry = 0,75 kg : 0,015 m3
0,0008 8,5 1,9 0,002 9500 = 50 kg/m3
0,001 10,2 1,7 0,002 8500 Luas frame (A)
0,0012 12,1 1,9 0,002 9500 =
0,0014 13,8 1,7 0,002 8500 = 0,167 0,167
0,0016 15,4 1,6 0,002 8000 = 0,027889 2
0,0018 17,2 1,8 0,002 9000 Menghitung Kp
0,002 18,9 1,7 0,002 8500 = 23334
0,0022 21 2,1 0,002 10500
0,0024 22,6 1,6 0,002 8000 = 23334
2
0,0026 25,5 2,9 0,002 14500 = 46668
0,0028 27,5 2 0,002 10000
0,003 29 1,5 0,002 7500 Tahanan jenis fluida
0,0032 30,9 1,9 0,002 9500 2 ()
0,0034 32,6 1,7 0,002 8500 =( )

0,0036 35,6 3 0,002 15000 4
0,0038 38 2,4 0,002 12000 0,0278892 5 10 46668
=( )
0,004 39,9 1,9 0,002 9500 1000 50
0,0042 41,6 1,7 0,002 8500
0,0044 43,5 1,9 0,002 9500 = 36,298199

0,0046 45,6 2,1 0,002 10500 Tahanan cake
0,0048 47,3 1,7 0,002 8500 . .
0,005 49,3 2 0,002 10000 =

0,0052 51,3 2 0,002 10000 36,298199 50 0,0076
0,0054 53,2 1,9 0,002 9500 =
0,027889
0,0056 55,3 2,1 0,002 10500 = 494,5791/
0,0058 57,3 2 0,002 10000
0,006 60 2,7 0,002 13500 Konstanta filtrasi (Cv)
0,0062 62,6 2,6 0,002 13000 = 2 a A2 P
0,0064 64,6 2 0,002 10000 = 2 23334 (0,027889m2 )2 50000N/m2
0,0066 67,7 3,1 0,002 15500 = 1814910Nm2
0,0068 68,7 1 0,002 5000 Volume ekuivalen (Ve)
0,007 70,4 1,7 0,002 8500
2
0,0072 72,2 1,8 0,002 9000 =
0,0074 75,7 3,5 0,002 17500 2
0,0076 77,9 2,2 0,002 11000
9368 (0,0278892 )2 50000/2
=
2 1814910 2

= 0,100561

2
2 + 1 =
2

468 (0,0278892 )2 50000/2


2 + 1 =
(0,0153 )2 1814910 2

2 + 1 = 44,57 6
Praktikum Operasi Teknik Kimia 1, 23 Oktober 2017, Jurusan Teknik Kimia Universitas Negeri Semarang

= 21,785 6
Volume optimum
2
=
(1 + 2)
50000
(0,0278892 )2 468
2
=
1814910 / 44,576
2

= 0,015 3

Waktu filtrasi optimum



= 2 [ 2 + 2 + 2 2
()
+ 2 ] +
1814910 2
= [(0,0153 )2 + 2
(0,0278892 )2 50000/2
0,1005613 0,015 3 + 2
21,785 (0,0153 )2 + 2
21,786 0,1005613
0,015 3 ] + 468

= 468,0788
= 7,8013

Gambar 3. Aliran Fluida Proses Filtrasi


Praktikum Operasi Teknik Kimia 1, 23 Oktober 2017, Jurusan Teknik Kimia Universitas Negeri Semarang
Praktikum Operasi Teknik Kimia 1, 23 Oktober 2017, Jurusan Teknik Kimia Universitas Negeri Semarang
Praktikum Operasi Teknik Kimia 1, 23 Oktober 2017, Jurusan Teknik Kimia Universitas Negeri Semarang
Praktikum Operasi Teknik Kimia 1, 23 Oktober 2017, Jurusan Teknik Kimia Universitas Negeri Semarang