Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I

Keisomeran Geometris: Pengubahan Asam Maleat Menjadi Asam Fumarat

Tanggal percobaan: Senin, 14 November 2016


Tanggal pengumpulan: Rabu, 23 November 2016

Nama : Helmi Fauzi


NIM : 1157040025
Semester/Kelas : 3/A
Kelompok :1

JURUSAN KIMIA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2016
I. Tujuan
1.1 Pengubahan asam maleat (cis) menjadi asam fumarat (trans)
1.2 Menentukan perbedaan konfigurasu cis dan trans melalui uji titik leleh dan
spektrum infra merah
1.3 Menentukan perbedaan konfigurasu cis dan trans secara fisik
1.4 Menentukan persentase rendemen senyawa cis dan trans
II. Teori Dasar
III. Prosedur Percobaan

Air suling 20 ml dipanaskan di erlenmeyer 125 ml, kemudian ditambah


anhidrida maleat 15 gram. Larutan kmudian didingkan dengan bantuan air dingin
sampai kristal maksimum terbentuk. Larutan dipisah dari kristal dengan disaring
dengan corong buchner. Residu dikeringkan dan kemudian titik lelehnya
ditentukan. Filtrat dipindah ke labu bundar 100 ml, kemudian ditambah HCl
pekat, direfluks 10 menit secara perlahan. Kemudian larutan panas didinginkan ke
suhu ruang sampai kristal terbentuk, larutran kemudian disaring dengan corong
buchner. Filtrat dibuang, residu (kristal) dikeringkan dan ditentukan titik lelehnya.
Kristal dari filtrasi pertama dan kedua diuji spektrum infra red.

IV. Hasil Pengamatan dan Perhitungan


4.1 Hasil Pengamatan

Perlakuan Pengamatan
1. Anhidrida Maleat diamati dan 1. Berupa padatan putih, berbau
ditimbang khas menyengat, 15,0069 g
2. Air didihkan 20 ml di 2. Air tidak berwarna, tidak
erlenmeyer berbau, cair
3. Anhidrida maleat dimasukkan 3. Larutan tidak berwarna
ke air panas 4. Larutan menjadi dingin,
4. Larutan didinginkan dengan terbentuk kristal putih
medium air dingin 5. Didapati residu kristal putih dan
5. Larutan disaring dengan kertas filtrat larutan
saring 6. Kristal putih didapati 10,97 g
6. Residu ditimbang 7. Titik leleh kristal asam maleat
7. Titik leleh kristal ditentukan 116oC
titik lelehnya, dipanaskan 8. Berupa larutan kuning dan
bersama minyak goreng terdapat asap saat dicampurkan
8. Filtrat ditambah HCl 9. Larutan berwarna kuning dan
9. Campuran direfluks 10 menit terdapat gelembung
10. Larutan didinginkan dengan 10. Didapati kristal putih
medium air dingin 11. Didapati residu kristal putih
11. Larutan disaring dengan kertas 3,75 g dan filtrat larutan kuning
saring dan corong buchner, lalu 12. Titik leleh kristal ini 140oC
ditimbang 13. Terlampir
12. Kristal ditentukan titik lelehnya,
dipanaskan bersama minyak
goreng
13. Kristal hasil filtrasi pertama dan
kedua diuji spektrum infra red

4.2 Perhitungan

Rendemen


% = 100%

Rendemen 1 = 10,97 g : 15,0069 g x 100% = 73,09%

Rendemen 2 = 3,75 g : 15,0069 x 100% = 24,98 %

4.3 Reaksi yang terjadi

V. Pembahasan
Percobaan kali ini merupakan suatu percobaan dengan tujuan

VI. Kesimpulan
VII. Daftar Pustaka