Anda di halaman 1dari 6

APLIKASI RANGKAIAN ELEKTRONIKA

RANGKAIAN PENGUSIR TIKUS ELEKTRONIK

A. Pengertian
Rangkaian pengusir tikus ini adalah sebuah rangkaian yang dikenal
dengan nama Signal Generator. Rangkaian ini akan mengeluarkan getaran
elektronik sebesar 50 kHz. Getaran elektronik sebesar itu sangat
mempengaruhi sistem pendengaran tikus. Dengan demikian semua tikus yang
mendengar suara dari rangkaian ini akan lari karena disangka ada kucing
yang akan menerkam dirinya.
Rangkaian pengusir tikus adalah rangkaian oscilator yang dapat
mengeluarkan gelombang ultrasonik berkekuatan frekuensi 20 40 KHz.
Gelombang yang di hasilkan dari rangkaian pengusir tikus tidak akan
terdengar oleh telinga kita, tetapi suara dari rangkaian tersebut akan
mengganggu sekali bagi telinga tikus.
Tikus adalah salah satu binatang peretas yang sangat mengganggu dan
juga menjengkelkan, sebab tikus kadangkala sering merusak barang-barang
yang kita simpan, seperti arsip yang masih berharga, termasuk buku atau
majalah elektronika dan juga biasanya terdapat skema koleksi yang bagus dan
itu semua di rusak oleh tikus.
Tikus memang sering mengganggu, mulai dari bunyi yang dihasilkan
membuat berisik di atas rumah, bau yang tidak sedap, sampai sisa makanan
yang di buangnya. Yang paling berbahaya lagi adalah kotoran dan penyakit
yang di sebarkan oleh hewan yang aktif di malam hari ini. Itu sebabnya kami
menciptakan rangkaian yang dapat mengusir tikus yang sangat ampuh dan
handal untuk membasmi tikus di rumah anda masing-masing.

B. Fungsi Rangkaian Elektronika Pengusir Tikus

Rangkaian Pengusir Tikus elektronik dapat menjadi salah satu alat


pengusir tikus yang ampuh di rumah. Rangkaian ini terbilang ramah
lingkungan dan tidak perlu di khawatirkan karena tidak menimbulkan efek
bagi kesehatan manusia namun dapat mengusir hama tikus dan jenisnya.
Selain itu mengingat cara kerja alat pengusir tikus elektronik yang
menghasilkan gelombang suara ultrasonic, Hal ini juga berfungsi mengusir
berbagai hama lainnya yang biasa bersarang di rumah seperti nyamuk, lalat,
kecoa dan semut.

C. Alat dan Bahan


Berikut ini daftar komponen elektronika yang dibutuhkan untuk
membuat rangkaian pengusir tikus :
1. R1 .............. 1K
2. R2 ............. 15K
3. R3 ............. 15K
4. C1 ............. 1nF
5. C2 ............. 1uF/16V
6. C3 ............. 10nF
7. C4 ............. 220nF
8. C5 ............. 1000uF/16V
9. D1 - D4 ...... 1N 4001
10. IC ............. NE555
11. Trafo ...... 6V/200mA
12. Sp ...... speaker tweeter bentuk corong
13. F1 Fuse/sekring 50 mA

Fungsi masing-masing komponen yaitu:


1. Resistor
Resistor memiliki fungsi untuk mengatur aliran arus listrik di
dalam rangkaian. Resistor yang biasa dijumpai biasanya memiliki nilai
resistansi yang akan ditentukan dengan kode warna pada badan resistor
itu sendiri. Ketika aliran atau tegangan melewati resistor, tentu energi
listrik tersebut akan berubah menjadi energi panas.
2. Kapasitor
Kapasitor sendiri berfungsi untuk menyimpan muatan. Beberapa
kapasitor yang bisa ditemui adalah :
a. Kapasitor Polar
Kapasitor yang termasuk ke dalam kapasitor polar adalah
kapasitor elektrolit dan juga tantalum
b. Kapasitor Nonpolar
Kapasitor nonpolar baisanya mempunyai rating tegangan 50 Volt
untuk ukuran terkecil. Biasanya nilai kapasitor nonpolar terletak
pada label kode angka dan juga warna

3. Tranducer
Tranducer memiliki sistem pengoperasian pada rangkaian yang
akan lebih mudah untuk diukur dan juga dikendalikan oleh besaran
listrik dimana akan diatur oleh tegangan dan juga arus.
4. Dioda
Dioda memiliki fungsi untuk membuat arus akan mengalir searah.
Arah arus tersebut biasanya sesuai dengan arah panah pada dioda.
5. Transistor
Transistor sendiri memiliki fungsi untuk menguatkan arus. Transistor
sendiri ada 2 jenis yaitu transistor NPN dan PNP.
6. IC 555
Dengan IC 555 ini kita mudah menentukan nilai frekuensi yang
kita inginkan.

Komponen elektronika yang dibutuhan untuk membangun


rangkaian pengusir tikus elektronik tidak banyak, cukup murah dan mudah
didapatkan di toko-toko elektronik. Skema rangkaian elektroniknya bisa
dilihat langsung pada gambar di atas. Rangkaian bisa dibangun pada
sebuah PCB dot matrix atau bikin layout dulu dengan munggunakan PCB
polos. Dalam beberapa hari setelah pemasangan alat ini (secara terus
menerus) akan terlihat hasilnya. Para tikus dan kerabatnya pasti akan
enyah entah kemana dan rumahpun terbebas dari binatang paling
menyebalkan.

D. Skema Rangkaian Pengusir Tikus


Komponen Inti dari rangkaian ini adalah IC NE555 yang berfungsi
sebagai timer dan dikombinasikan dengan dua resistor dan kapasitor yang
akan menghasilkan frekuensi 50 KHz. Komponen pendukung yang
dibutuhan tidak terlalu banyak, cukup murah, dan mudah didapatkan di
toko-toko elektronik.
Berikut ini gambar rangkaian Pengusir Tikus :

Gambar 1. Skema Rangkaian Pengusir Tikus

E. Cara Kerja

Berikut adalah cara-cara kerja yang dilakukan dalam membuat


alat/rangkaian pengusir tikus:

a. Menyiapkan semua peralatan yang akan digunakan dalam rangkaian


pengusir tikus.
b. Merakit rangkaian seperti skema rangkaian yang telah ditentukan ,
seperti gambar 1.
c. Setelah selesai merakit, cek sekali lagi dan pastikan semua komponen
dan sambungan elektroniknya terpasang dengan benar.
d. Untuk mengecek apakah rangkaian ini sudah bekerja dengan benar
apa belum.( Karena suara yang dikeluarkan tidak bisa didengar oleh
telinga manusia). Dapat dilakukan dengan cara memeriksa hasil
keluaran rangkaian ini, bisa dengan mengganti kapasitor C1 dengan
nilai yang lebih besar misalnya 10nF, maka suara yang dihasilkan
akan masuk pada daerah ambang pendengaran manusia
e. Kemuadian setelah mencek rangkaian kembalikan lagi kapasitor
seperti semula yaitu 1nF. Jika telah selesai semua, rangkaian bisa
ditaruh pada sebuah box menarik dengan daya kreatifitas sendiri.
f. Cara kerjanya alat ini mengeluarkan suara ultrasonic dengan frekuensi
sekitar 50 khz yang mampu mengusik pendengaran tikus namun tidak
terdengar bagi manusia alias aman.

Pengusir tikus elektronik ini akan efektif untuk ruangan seluas


maksimal 200 m2 asal penempatannya tepat, misalnya di pojok atas
ruangan agar frekuensi noise-nya bisa menyebar ke seluruh ruangan tanpa
halangan. Nyalakan secara terus menerus untuk menjaga agar tikus tidak
datang lagi, tidak usah khawatir dengan konsumsi listriknya karena daya
listrik yang dibutuhkan cukup rendah, lebih kecil dari lampu bohlam 5
watt/220 volt.

Gunakan loudspeaker dari piezo electric atau speaker tweeter


bentuk corong agar frekuensi ultrasonic-nya lebih nendang dan efektif.
Pengusir tikus elektronik ini efektif untuk ruangan seluas maksimal 200
m2 asal penempatannya tepat. Bisa diletakkan misalnya di pojok atas
ruangan agar frekuensi noise-nya bisa menyebar ke seluruh ruangan tanpa
halangan. Nyalakan secara terus menerus untuk menjaga agar tikus tidak
datang lagi, tidak usah khawatir dengan konsumsi listriknya karena daya
listrik yang dibutuhkan cukup rendah, masih lebih besar lampu bohlam 5
watt/220 volt. Pengaturan frekuensi dsb. tidak diperlukan.

F. PRINSIP KERJA
Prinsip kerjanya secara sederhana dari rangkaian ini adalah sebuah
oscilator yang mengeluarkan gelombang ultrasonic pada kisaran frekuensi
20 - 40 KHz. Gelombang ultrasonic yang dihasilkannya tidak akan
terdengar di telinga manusia, tetapi akan sangat mengganggu sekali bagi
telinga tikus.
Untuk dapat menghindari tikus memakan kabel dari rangkaian
pengusir tikus elektronika yang kita buat tadi, maka Base Frekuensi di
modulir dengan sinya cukup besar yang di dapat dari frekuensi tegangan
jala jala PLN melalui kapasitor sehingga akan menghasilkan ayunan
frekuensi antara 20 40 KHz secara sistem priodik.
Suara yang di hasilkan dari rangkaian pengusir tikus elektronika
akan di rasakan oleh tikus rumah seperti suara musik cadas yang membuat
pekak telinga tikus, namun suara dari alat pengusir tikus elektrik ini tidak
bisa di dengar oleh manusia, karena gelombang ultrasonic yang di
hasilkannya berkisar antara 20-40 KHz.