Anda di halaman 1dari 40

IMPLEMENTASI & KOMITMEN RUMMKIT TK.

II PELAMONIA
DALAM PILOT PROJECT PROGRAM VEDIKA
BPJS KESEHATAN

NOVRY RENY HASSAN


GAMBARAN UMUM
Rumkit Tk.II Pelamonia sbg balak Kesdam VII/Wrb mempunyai
tupok menyelenggarakan yankes bagi Prajurit TNI, Pns dan
Keluarganya yg berhak di Wil Kodam VII/Wrb, selain itu Rumkit
juga memanfaatkan kapasitas lebih untuk melayani pasien Bpjs
dan umum.

Untuk mewujudkan yankes yg lebih baik, perlu dilakukan


giat yg terarah sesuai dgn kebijakan Kakesdam VII/Wrb
baik menyangkut pembinaan fungsi organik maupun fungsi
teknis.
Letak yang strategis di pusat kota Makassar yg
memudahkan pasien yang akan berkunjung di Rumkit Tk.II
Pelamonia, hal ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi
Rumkit TNI AD.
MAKSUD & TUJUAN

Paparan ini dimaksudkan untuk


MAKSUD memberi gbrn ttg pelaksanaan
vedika di Rumkit Tk.II Pelamonia
dalam proses klaim BPJS.

Meberikan informasi kemampuan di


Rumkit Tk.II Pelamonia dalam
TUJUAN pelaksanaan vedika untuk proses
klaim BPJS Kesehatan.
Dasar

1. UU No. 40 tahun 2004 tentang sistem


jaminan sosial nasional
2. UU No. 24 Tahun 2011 tentang Badan
penyelenggara jaminan sosial
Dasar

3. Perjanjian Kerjasama antara BPJS Kesehatan


Cabang Makassar dengan Rumkit Tk.II
Pelamonia Kesdam VII/Wrb tentang
Pelayanan Kesehatan Tingkat Lanjutan bagi
peserta Jaminan kesehatan nasional
4. Perjanjian Kerjasama antara BPJS Kesehatan
Cabang Makassar dengan Instalasi Farmasi
Rumkit Tk.II Pelamonia Kesdam VII/Wrb
tentang Pelayanan Kesehatan Tingkat
Lanjutan bagi peserta Jaminan kesehatan
nasional
1.Kekuatan Personel :
Militer : 133 orang (Dokter, Paramedis & SMF)
Pns : 226 orang (Dokter, Paramedis ) Jml 359 orang

PERSONEL BP:
Militer : - Kapten Cku Sarianto (Bendaharawan) 1 orang

NON ORGANIK : TENAGA SUKARELA 377 Orang

Total : 737 Orang


Dokter Ahli Organik : 21 orang
Dokter Ahli Tamu : 23 orang
Dokter Umum Organik : 11 orang
Dokter Umum Tamu : 11 orang
Dokter Gigi Organik : 2 orang
Dokter Gigi Tamu : 3 orang
Jumlah : 71 orang
Ahli Bedah Saraf : 1 orang (militer)
Ahli Bedah Orthopedy : 1 orang (militer)
Ahli Bedah Urologi : 1 orang (militer)
Ahli Kandungan : 2 orang (militer & ASN )
Ahli Anestesi : 4 orang (militer : 2 & ASN :2)
Ahli Gigi Konservatif : 1 orang (militer)
Ahli Interna : 2 orang (ASN )
Ahli Saraf : 2 orang (militer)
Ahli Jiwa : 2 orang (militer :1 & ANS :1)
Ahli Jantung : 1 orang (militer)
Ahli Paru : 1 orang (militer) BP
Ahli mata : 2 Orang (militer)
Ahli Patologi Klinik : 1 Orang ( ASN )
Jumlah : 21 orang
4.DOKTER TAMU AHLI (Non Organik)

NO SPESIALISASI/AHLI JML NO SPESIALISASI/AHLI JML


1. Bedah umum 2 8. Mata 2
2. THT 2 9. Saraf 1
3. Peny. Dalam 1 10. Anak 3
4. Kandungan 1 11. Endokrin 1
5. Kulkel 3 12. Bedah Urologi 1
6. Radiologi 2 13. Paru 1
7. Patologi Klinik 1 14. Bedah Digestiv 1
15. Bedah Mulut 1

Jumlah : 23 Orang
Kekuatan Tempat Tidur : 372 TT
Kemampuan rawat jalan :
Poliklinik Eksekutif. Poliklinik Obsgyn.
Poliklinik Bedah. Poliklinik Anak.
Umum Klinik VCT/CST HIV/AIDS
Orthopedic.
Urologi.
Bedah Saraf, Bedah Digestiv.
Poliklinik Peny. Dalam.
Poliklinik Mata.
Poliklinik THT. Poliklinik Kulkel.
Poliklinik Gigi dan Mulut. Poliklinik Saraf.
Poliklinik Jiwa. Poliklinik Jantung.
Unit Gawat Darurat. Pol. Fisiotherapi.
Klinik Gizi. Poliklinik KB/KIA.
Tindakan khusus berupa :
Bedah ; Umum, orthopedic, Urologi, Syaraf , digestiv
Persalinan. Gawat Darurat.
Fisioterapy. ICU/ICCU.
1. VIP/VVIP
2. ICU/ICCU
3. Penyakit Dalam/ Interna.
4. Penyakit Jantung
5. Penyakit Paru.
6. Penyakit Bedah
(Bedah umum, Urologi, Orthopedi, bedah saraf ,
Bedah Digestiv )
6. Penyakit Anak.
7. Penyakit Jiwa.
8. Ketergantungan obat-obatan/ Narkoba
9. Penyakit THT
10. Penyakit Kulit dan Kelamin
11. Penyakit Saraf
12. Persalinan dan penyakit Kandungan
13. Penyakit Mata
14. Penyakit Ginjal Hipertensi (Hemodialisis)
15. Perawatan HIV AIDS
PENUNJANG
Laboratorium Klinik (24 jam)
Radiologi: Dilengkapi dgn beberapa peralatan yang memadai (CT
Scan 16 slide, USG Colour, Rontgen mobile, MRI, CATH LAB, dll)
Kmr Operasi : 7 Bh kamar siap pakai dengan peralatan a.l : C-Arm,
Sterilisator kering, Patient monitor, dll

Inst. Farmasi , terdiri dari : Apotik Dinas, Apotik Askes & Apotik Umum
Instalasi Jangwat ( Unit Gizi/ Dapur, Boiler, Laundry & Sterilisasi)
Transportasi/ Ambulance & Rumah Duka
IV. BPJS DI RS TK. II PELAMONIA

BPJS CENTRE
PUSAT PENGENDALI ADMINISTRASI TERPADU
RUMAH SAKIT ( PPATRS )
MEJA 1 : KELENGKAPAN BERKAS

MEJA 2 : BHP

MEJA 3 : VERIFIKASI INTERNAL

MEJA 4 : KODING

MEJA 5 : REKAP NAMA PASIEN (JASA)

MEJA 6 : PENGINPUTAN SOFTWARE

BPJS
RUANG BPJS
Ruang Verifikator BPJS Ruang Staf PPATRS
Meja 1
PPATRS

Kelangkapan
Berkas / Status

Meja 2 Meja 2

Periksa BHP Watlan Periksa BHP Watnap


PPATRS
Verifikasi Internal Koding & Input Software

Meja 3
Meja 4&6
PPATRS
Rekap pasien Rekap Pasien
Jasa Watnap Jasa Watlan

Meja 5 Meja 5
ERA SEBELUM VEDIKA

KOMITMEN MENYUKSESKAN JKN .


RS TDK BERPERAN PENUH DALAM PROSES VERIFIKASI
KLAIM.
PROSES KLAIM TIDAK SESUAI HARAPAN.
CASH FLOW RUMAH SAKIT KACAU.
KETIDAKJELASAN PENDAPATAN , SULITNYA PENAMBAHAN
ALAT KESEHATAN, PEMBANGUNAN, KESEJAHTERAAN.
ADA KEKECEWAAN PETUGAS PELAYANAN RS OK
KETERLAMBATAN JASA .
PERSIAPAN VEDIKA
1. KENDALI MUTU &
KENDALI BIAYA
2. Permenkes 27/2014.
& DPM
3. ICD IX CM , ICD X
4. DLL
PELAKSANAAN VEDIKA

Peran aktif tim PPATRS RS dalam verifikasi awal.


Vedika dilakukan dikantor BPJS Kesehatan setelah berkas satu
bulan berjalan dikirim ke kantor BPJS Kesehatan.
Petugas BPJS tidak sepenuhnya berada di RS.
Pelayananan ke pasien diberikan tanggung jawab sepenuhnya
pihak RS tetapi tetap berkoordinasi dengan petugas verifikator
BPJS Kesehatan.
Komplain ditangani oleh tim PPATRS tetapi tetap berkoordinasi
dengan Verifikator BPJS Kesehatan .
Semua komunikasi dilakukan via media sosial ( Telegram
vedika group RS dan BPJS ).
Perubahan pola pembayaran klaim.
Bagaimana RS Pelamonia Di Era
VEDIKA
1. Komitmen mensukseskan JKN
2. Mensukseskan program vedika
3. Melakukan efisiensi tanpa mengurangi mutu
pelayanan.
a. Pengaktifan Tim Kendali Mutu & Biaya
b. Tim PPATRS melakukan evaluasi rutin
terhadap masalah yang timbul dan mencari
jalan keluar .
SISTEM MANAJEMEN PADA PROSES
VEDIKA BPJS

ADANYA TRUST KE DUA BELAH PIHAK


KOMITMEN BERSAMA DALAM ORGANISASI RS
SEMUANYA DI ATUR OLEH MANAJEMEN RS
TIDAK ADA UNIT YANG MENGELOLA
KEUANGANNYA SENDIRI
SISTEM MANAJEMEN PD PROSES
VEDIKA BPJS

OPTIMALKAN CLAIM, HINDARI FRAUD


NERACA KEUANGAN RS LEBIH JELAS
INVESTASI DAN PENGEMBANGAN RS TERARAH
PENINGKATAN PENDAPATAN , PENAMBAHAN ALAT
KESEHATAN, PEMBANGUNAN, KESEJAHTERAAN
PELAYANAN MAKIN EFEKTIF DAN EFISIEN
Bulan Rawat Jalan Rawat Inap Tgl Keluar
No Tgl Klaim KET
Pelayanan TXT Biaya TXT Biaya Uang

November 2015
1 a 4.331 Rp 950.602.500 243 Rp 1.572.721.300 17 Desember 2015 07 Januari 2016
2x Bayar
b 2.065 Rp 608.812.000 795 Rp 8.014.210.915 30 Desember 2015 21 Januari 2016

Desember 2015
2 a 1.825 Rp 356.880.600 405 Rp 2.038.901.308 09 Januari 2016 29 Januari 2016
2x Bayar
b 4.387 Rp 1.176.180.100 511 Rp 3.174.596.549 22 Januari 2016 15 Februari 2016

Januari 2016
3 a 3.170 Rp 580.937.400 1.160 Rp 7.048.023.400 05 Februari 2016 29 Februari 2016
2x Bayar
b 2.889 Rp 920.155.600 16 Rp 102.860.600 13 Februari 2016 04 Maret 2016

4 Februari 2016 6.595 Rp 1.651.052.900 1.102 Rp 5.835.230.100 07 Maret 2016 30 Maret 2016 1x Bayar

5 Maret 2016 7.125 Rp 1.748.065.200 1.188 Rp 6.650.281.971 06 April 2016 27 April 2016 1x Bayar
Bulan Rawat Jalan Rawat Inap
Tanggal Tgl Keluar
No. Pelaya KET
TXT biaya TXT Biaya Klaim Uang
nan

1 April 6.790 Rp 1.634.299.600 1.234 Rp 6.586.108.471 09 Mei 2016 22 Mei 2016 100%

2 Mei 6.980 Rp 1.590.318.000 1.171 Rp 6.374.229.021 08 Juni 2016 28 Juni 2016 100%

3 Juni 6.078 Rp 1.459.119.000 1.028 Rp 5.665.346.501 01 Juli 2016 27 Juli 2016 100%

4 Juli 6.066 Rp 1.368.961.400 930 Rp 4.800.881.800 08 Agustus 2016 29 Agustus 2016 100%

07 September 28 September
5 Agustus 7.955 Rp 2.001.372.800 1.079 Rp 6.068.478.172 100%
2016 2016
KENDALA

1. MAINTENANCE SISTEM APLIKASI SEP


DILAKUKAN PADA SAAT JAM PELAYANAN
BERLANGSUNG.
2. KOORDINASI DILAKUKAN
MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL
VII. Kesimpulan Sistem Vedika
Rumah Sakit Pelamonia mendukung penuh
1. Program Jaminan Kesehatan Nasional.
2. Program Vedika.
3. Proses klaim lebih jelas.
4. Dengan vedika keuangan rumah sakit jadi lebih
jelas.
5. Peran aktif Rumah Sakit dalam verifikasi awal.
6. Mampu ber- investasi untuk peningkatan
pelayanan terhadap pasien.
Saran

Perlu penyempurnaan proses vedika


menuju e claim .