Anda di halaman 1dari 19

TUGAS

IP ADDRESS

DISUSUN
OLEH
RENI MARLINDA
KELAS XII FARMASI

SMK PGRI PRINGSEWU


KABUPATEN PRINGSEWU
TAHUN 2017/2018

i
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih


lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur
atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah,
dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan tugas ini.
Tugas ini telah kami susun dengan maksimal dan
mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat
memperlancar pembuatan tugas ini. Untuk itu kami
menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak
yang telah berkontribusi dalam pembuatan tugas ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya
bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat
maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan
terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca
agar kami dapat memperbaiki tugas ini.
Akhir kata kami berharap semoga tugas ini dapat
memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.

Pringsewu, Desember 2017

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ......................................................... i


KATA PENGANTAR ....................................................... ii
DAFTAR ISI ...................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah ........................................... 1
B. Rumusan masalah ..................................................... 1

BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian IP Adress ............................................... 2
B. Fungsi IP Address ................................................... 3
C. Jenis IP Address ...................................................... 4
D. Pembagian Kelas IP Address .................................. 6
E. Subnet Mask ............................................................ 11
F. Aturan Dasar Pemilihan Network ID dan Host ID. 13
G. Private Address ....................................................... 14

BAB III PENUTUP


A. Kesimpulan .............................................................. 16
B. Saran ......................................................................... 16

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Komunikasi data dalam suatu jaringan membutuhkan
suatu aturan tertentu sehingga computer-komputer yang
terhubung dapat saling terjadi proses komunikasi data.
Dalam istilah jaringan computer, aturan tersebut disebut
sebagai protocol. Biasanya protocol yang di design di
peruntukkan untuk jenis system operasi tertentu.
Untuk dapat saling berkomunikasi data dalam suatu
jaringan dibutuhkan protocol yang dapat
diimplementasikan dalam berbagai jenis System Operasi
di atas. Protokol yang dapat diimplementsikan pada
berbagai macam System Operasi adalah protocol IP.
Dengan adanya protokolIP komunikasi antara Ms.
Windows dan Novel Netware dapat dilakukan.

B. Rumusan masalah
1. Pengertian IP ADDRESS
2. Fungsi IP ADDRESS
3. Jenis IP Address
4. Pembagian kelas IP ADDRESS
5. Subnet mask
6. Aturan dasar pemilihan Network ID dan Host Id
7. Private Address

1
BAB II

PEMBAHASAN

IP ADDRESS

Salam jumpa kembali dengan postingan-postingan pro.Co.Id ,

kali ini kita akan membahas seputar Ip Address. Bagi banyak

orang yang telah mengenal banyak mengenai dunia komputer

sudah pasti tidak asing lagi mendengar kata Ip Address,

namun tidak sedikit pula kebanyakan orang awam yang

mengenal dengan istilah ini. Apalagi untuk kalian yang baru

saja mulai mengenal dunia komputer pasti akan banyak sekali

istilah-istilah asing yang akan anda temui, salah satunya

adalah IP Address. Untuk itu, kali ini penulis akan berbagi

sedikit seputar informasi mengenai pengertian IP Address,

Fungsi, Kelas dan ulasan lainnya seputar IP Address.

A. Pengertian IP Adress

IP Address (Internet Protocol Address) merupakan deretan

angka biner antara 32 bit sampai dengan 128 bit yang

digunakan sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer

2
host dalam jaringan internet. Angka 32 bit digunakan

untuk alamat IP Address versi IPv4 dan angka 128 bit

digunakan untuk IP Address versi IPv6 untuk

menunjukkan alamat dari komputer pada jaringan internet

berbasis TCP/IP.

IP Address memiliki identitas numerik yang akan

dilabelkan kepada suatu device seperti komputer, router

atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer

yang menggunakan internet protocol sebagai sarana

komunikasi.

B. Fungsi IP Address

Kita telah bahas mengenai pengertian IP Address, kali ini

kita akan bahas tentang fungsi IP Address Pada Jaringan

Komputer. Fungsi IP Address antara lain:

1. Alat Identifikasi Host atau antar muka pada jaringan

komputer.

Jika diilustrasikan seperti kehidupan nyata, maka IP

Address berfungsi sebagai nama ataupun identitas

3
seseorang. Dalam hal ini, seperti halnya nama, setiap

komputer memiliki IP Address yang unik da berbeda

antara datu dengan yang lainnya (yang terkoneksi pada

satu jaringan komputer).

2. Alamat Lokasi Jaringan

Fungsi selanjutnya dari IP Address yaitu sebagai

petunjuk alamat lokasi jaringan. IP Address akan

menunjukkan lokasi keberadaan sebuah komputer,

berasal dari mana, ataupun negara mana. Dalam hal ini,

seperti halnya dalam kehidupan nyata, rute yang haru

ditempuh agar data yang di inginkan bisa sampai ke

komputer yang ingin dituju.

C. Jenis IP Address

1. IP versi 4 (IPv4)

Internet protocol version 4 atau IPv4 terdiri dari 32-bit

dan bisa menampung lebih dari 4.294.967.296 host di

seluruh dunia. Sebagai contoh yaitu 172.146.80.100,

4
jika host di seluruh dunia melebihi angka

4.294.967.296 maka dibuatlah IPv6.

2. IP versi 6 (IPv6)

IPv6 diciptakan untuk menjawab kekhawatiran akan

kemampuan IPv4 yang hanya menggunakan 32 bit

untuk menampung IP Address di seluruh dunia,

semakin banyaknya pengguna jaringan internet dari

hari ke hari di seluruh dunia IPv4 dinilai suatu saat

akan mencapai batas maksimum yang dapat

ditampungnya, untuk itulah IPv6 versi 128 bit

diciptakan. Dengan kemampuanya yang jauh lebih

besar dari IPv4 dinilai akan mampu menyediakan IP

Address pada seluruh pengguna jaringan internet di

seluruh dunia yang semakin hari semakin banyak.

Internet protocol versi 6 atau IPv6 ini terdiri dari 128

bit. IP ini 4 kali dari IPv4, tetapi jumlah host yang

bisa ditampung bukan 4 kali dari 4.294.967.296

melainkan 4.294.967.296 pangkat 4, jadi hasilnya

5
340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.4

56.

D. Pembagian Kelas IP Address

IP Address versi 4 terdiri atas 4 oktet, nilai 1 oktet adalah

255. Karena ada 4 oktet maka jumlah IP Address yang

tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255. IP Address

sebanyak ini harus dibagi-bagikan keseluruh pengguna

jaringan internet di seluruh dunia. Untuk mempermudah

proses pembagiannya, IP Address harus dikelompokan

dalam kelas-kelas.

IP Address dikelompokan dalam lima kelas, yaitu kelas A,

B, C, D, dan E. Perbedaannya terletak pada ukuran dan

jumlah.

IP Address kelas A jaringan.

IP Address Kelas B digunakan untuk jaringan berukuran

besar dan sedang.

IP Address Kelas C untuk pembagian jaringan yang

banyak, namun masing-masing jaringan memiliki

anggota yang sedikit.

6
IP Address Kelas D dan E juga didefinisikan, tetapi

tidak digunakan dalam penggunaan normal, kelas D

diperuntukan bagi jaringan multicast, dan E untuk

Eksperimental.

Pembagian kelas-kelas IP Address didasarkan pada dua

hal, yaitu Network ID dan Host ID dari suatu IP Address

Setiap IP Address selalu merupakan pasangan network ID

(Identitas Jaringan) dan Host ID (Indentitas Host) dalam

suatu jaringan).

Masing-masing komputer atau router di suatu jaringan Host

ID nya harus unik dan harus berbeda dengan komputer yang

lain.

Kelas A

7
o Format : 0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh

(n = Net ID, h = Host ID)

o Bit Pertama : 0

o Panjang Net ID : 8 bit (1 oktet)

o Panjang Host ID : 24 bit (3 oktet)

o Oktet pertama : 0 127

o Range IP Address : 1.xxx.xxx.xxx.sampai

126.xxx.xxx.xxx (0 dan 127 dicadangkan)

o Jumlah Network : 126

o Jumlah IP Address : 16.777.214

o IP kelas A untuk sedikit jaringan dengan host yang

sangat banyak. cara membaca IP Address kelas A

misalnya 113.46.5.6 ialah Network ID :113, Host

ID = 46.5.6

Kelas B

o Format : 10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh

(n = Net ID, h = Host ID)

o 2 bit pertama : 10

o Panjang Net ID : 16 bit (2 oktet)

8
o Panjang Host ID : 16 bit (2 oktet)

o Oktet pertama : 128 191

o Range IP Address : 128.0.0.xxx sampai

191.255.xxx.xxx

o Jumlah Network : 16.384

o Jumlah IP Address : 65.534

o Biasa digunakan untuk jaringan besar dan sedang.

dua bit pertama selalu di set 10. 16 bit selanjutnya,

network IP kelas B dapat menampung sekitar

65000 host.

Kelas C

o Format : 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh

(n = Net ID, h = Host ID)

o 3 bit pertama : 110

o Panjang Net ID : 24 bit (3 oktet)

o Panjang Host ID : 8 bit (1 oktet)

o Oktet pertama : 192 223

o Range IP Address : 192.0.0.xxx sampai

255.255.255.xxx

9
o Jumlah Network : 2.097.152

o Jumlah IP Address : 254

o Host ID adalah 8 bit terakhir, dengan IP kelas C,

dapat dibentuk sekitar 2 juta network yang

masing-masing memiliki 256 IP Address Tiga bit

pertama IP Address kelas C selalu berisi 111

dengan 21 bit berikutnya. Host ID ialah 8 bit

terakhir.

Kelas D

o Format :

1110mmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm.mm

mmmmmm

o 4 Bit pertama : 1110

o Bit multicast : 28 bit

o Byte Inisial : 224-247

o Deskripsi : Kelas D adalah ruang alamat multicast

o Kelas ini digunakan untuk keperluan Multicasting.

4 bit pertama 1110, bit-bit berikutnya diatur sesuai

keperluan multicast group yang menggunakan IP

10
Address ini. Dalam multicasting tidak dikenal

network bit dan host bit.

Kelas E

o Format : 1111rrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr

o 4 bit pertama : 1111

o Bit cadangan : 28 bit

o Byte inisial : 248-255

o Deskripsi : Kelas E adalah ruang alamat yang

dicadangkan untuk keperluan eksperimental.

E. Subnet Mask

Nilai subnet mask berfungsi untuk

memisahkan network ID dengan host ID. Subnet mask

diperlukan oleh TCP/IP untuk menentukan, apakah

jaringan yang dimaksud adalah jaringan lokal atau

nonlokal. Untuk jaringan Nonlokal berarti TCP/IP harus

mengirimkan paket data melalui sebuah Router. Dengan

demikian, diperlukan address mask untuk menyaring IP

address dan paket data yang keluar masuk jaringan

tersebut.

11
Network ID dan host ID didalam IP address

dibedakan oleh penggunaan subnet mask. Masing-masing

subnet mask menggunakan pola nomor 32-bit yang

merupakan bit groups dari semua satu (1) yang

menunjukkan network ID dan semua nol (0)

menunjukkan host ID dari porsi IP address.

Sebagai contoh, alamat kelas B: 170.203.93.5

bilangan binernya adalah:

10101010 11001011 01011101 00000101

Subnet mask default untuk alamat kelas B adalah:

11111111 11111111 00000000 00000000

Bisa juga ditulis dalam notasi desimal:

255.255.0.0

Tabel : Subnet mask untuk internet address classes

Kelas Bit Subnet Subnet mask

11111111 00000000 00000000


A 225.0.0.0
00000000

11111111 11111111 00000000


B 225.225.0.0
00000000

12
11111111 11111111 11111111
C 225.225.225.0
00000000

F. Aturan Dasar Pemilihan Network ID dan Host ID

Terdapat beberapa aturan dasar dalam menentukan

network ID dan host ID yang hendak digunakan. Aturan

tersebut ialah :

1. Network ID tidak boleh sama dengan 127


Network ID 127 tidak dapat digunakan karena ia
secara default digunakan untuk keperluan loopback.
Loopback ialah IP address yang digunakan komputer
untuk menunjuk dirinya sendiri.

2. Network ID dan host ID tidak boleh sama dengan


255 (seluruh bit di set 1)
Seluruh bit dari network ID dan host ID tidak boleh
semunya di set 1. Jika hal ini dilakukan, network ID
atau host ID tersebut akan diartikan sebagai alamat
broadcast. ID broadcast merupakan alamat yang
mewakili seluruh anggota jaringan. Pengiriman paket
ke alamat broadcast akan menyebabkan paket ini
didengarkan oleh seluruh anggota network tersebut.

13
3. Network ID dan host ID tidak boleh 0 (nol)
Network ID dan host ID tidak boleh semua bitnya 0
(nol). IP address dengan host ID 0 diartikan sebagai
alamat network. Alamat network ialah alamat yang
digunakan untuk menunjuk suatu jaringan, dan tidak
menunjukkan suatu host.

4. Host ID harus unik dalam satu network


Dalam satu network, tidak boleh ada dua host yang
memiliki host ID yang sama.

G. Private Address

Private address adalah kelompok IP Address yang dapat

dipakai tanpa harus melakukan pendaftaran. IP Address ini

hanya dapat digunakan untuk jaringan local (LAN) dan

tidak dikenalkan dan diabaikan oleh internet. Alamat ini

adalah unik bagi jaringan global. Agar IP private ini dapat

terkoneksi ke internet, diperlukan peralatan Router dengan

fasilitas Network Address Traslatiaon (NAT).

Berikut adalah Alamat yang dicadangkan untuk jaringan

private:

14
1. Private Address Kelas A
IP Address dari 10.0.0.0 10.255.255.254, setara
dengan sebuah jaringan dengan 24 bit Host. Atau
sekitar 16.777.214 Host.

2. Private Address Kelas B


172.16.0.0 172.31.255.255, setara dengan 16
jaringan yang masing-masing jaringan memiliki host
efektif sebanyak 65.534 host.

3. Private Address Kelas C


192.168.0.0 192.168.255.254, setara dengan 256
jaringan yang masing-masing jaringan memiliki host
efektif sebanyak 254 host.

15
PENUTUP

A. Kesimpulan

IP Address (Internet Protokol Address) adalah suatu

identitas numerik yang dilabelkan kepada suatu alat

seperti komputer,router atau printer yang terdapat dalam

suatu jaringan komputer yang menggunakan internet

protokol sebagai sarana komunikasi. Sekian yang kami

ketahui tentang ip address.

B. Saran

Sebagaimana untuk kelanjutan dalam mengantisipasi

pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,

maka penulis menyarankan agar pemanfaatan jaringan ini

di gunakan dengan sebaik-baiknya.

16