Anda di halaman 1dari 5

Klasifikasi jagung (zea mays) adalah sebagai berikut

Regnum : PlantaeDivisio : SpermatophytaSub


Divisio : AngiospermaeClassis : MonoctylaeOrdo : Poales Family : P
oaceae
Genus: : ZeaSpesies : Zea mays
Berikut ini adalah klasifikasi tumbuhan dikotil :
1. Klasifikasi bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa sinensis) adalah sebagai berikut

Regnum : PlantaeDivisi : SpermatophytaSub


Divisio : AngiospermaeClassis : DicotyledonaeOrdo :
MalvalesFamily : Mavaceae
Genus : Hibiscus
Spesies : Hibiscus rosa sinensis
Kingdom : Plantae
Divisio : Phaeophyta
Class : Phaeophyceae
Ordo : Fucales
Famili : Sargassaceae
Genus : Sargassum
Pepaya (Carica papaya)
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Dilleniidae
Ordo: Violales
Famili: Caricaceae
Genus: Carica
Spesies: Carica papaya L.
Klasifikasi Bunga Turi(Sesbania Glandiflora)wikipedia.org

Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Subfamili: Faboideae
Bangsa: Robinieae
Genus: Sesbania
Spesies: S. grandiflora
Plantae ( alang-alang )

Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Liliopsida
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Genus: Imperata
Spesies: Imperata cylindrica
Alalang, halalang (Min.), lalang (Mly., Md., Bl.), eurih (Sd.), rih (Bat.), jih (Gayo), re (Sas.,
Sumbawa), rii, kii, ki (Flores), rie (Tanimbar), reya (Sulsel), eri, weri, weli (Ambon dan Seram),
kusu-kusu (Menado, Ternate dan Tidore), nguusu (Halmahera), wusu, wutsu (Sumba) dan lain-
lain (Heyne, 1987).
klasifikasi lumut daun (Bryopsida).
1. Kelas : Mucsi
1. Regnum : Plantae
1. Division : Bryophyta
1. Ordo : Bryoceales
1. Family : Bryopceae
1. Genus : Bryopsida
1. Species : Bryopsida sp
-Hidup di tempat yang lembap atau basah dan terlindung dari matahari
-Berwarna hijau
-Mempunyai daun ederhana berbentuk pipih dan mengandung kloroplas
-Reproduksi generatif
9. Manfaat :
- Untuk mengobati gangguan fungsi hati (marchantia polymorpha)
- Sebagai media tanam benih tumbuhan bahan bakar dan pengganti
kapas (sphagnum)
- Sebagai pupuk penyubur tanah

Klasifikasi kembang sepatu ilmiah


Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Subdivisi : Angiospermae
Kelas : Magnoliopsida
Sub Kelas : Dilleniidae
Ordo : Malvales
Famili : Malvaceae (suku kapas-kapasan)
Genus : Hibiscus
Spesies : Hibiscus rosa-sinensis
Deskripsi
Bunga terdiri dari 5 helai daun kelopak yang dilindungi oleh kelopak tambahan
(epicalyx) sehingga terlihat seperti dua lapis lingkaran kelopak bunga. Mahkota bunga
terdiri dari 5 lembar atau lebih jika merupakan hibrida. Tangkai putik berbentuk silinder
panjang dikelilingi tangkai sari berbentuk oval yang bertaburan serbuk sari. Tanaman ini
memiliki benang sari yang filamen seluruhnya bersatu dalam satu berkas/setukal (mono
= satu, adelphus = tukal) sehingga membentuk tabung yang membungkus putik. Biji
terdapat di dalam buah berbentuk kapsul berbilik lima. Pada umumnya tinggi tanaman
sekitar 2 sampai 5 meter. Daun berbentuk bulat telur yang lebar atau bulat telur yang
sempit dengan ujung daun yang meruncing. Daun penumpu ini kecil berbentuk rambut
tidak persisten (stipula), terdapat dipucuk tanaman mempunyai stamen membentuk
satu tabung disebut stamenal colloum jadi stamen ini yaitu daun yannng berubah
bentuk dan warna. Di daerah tropis atau di rumah kaca tanaman berbunga sepanjang
tahun, sedangkan di daerah subtropis berbunga mulai dari musim panas hingga musim
gugur.
Bunga berbentuk terompet dengan diameter bunga sekitar 5 cm. hingga 20 cm. Putik
(pistillum) menjulur ke luar dari dasar bunga. Bunga bisa mekar menghadap ke atas, ke
bawah, atau menghadap ke samping. Pada umumnya, tanaman bersifat steril dan tidak
menghasilkan buah. Tanaman berkembang biak dengan cara stek, pencangkokan, dan
penempelan.
Klasifikasi pinus markusi

Divisio : Spermatophyta
Subdivisio : Gymnospermae
Classis : Coniferae
Ordo : Pinales
Familia` : Pinaceae
Genus : Pinus
Spesies : Pinus merkusii

Deskripsi
Habitus : Tanaman pinus (Pinus merkusii) berperawakan pohon dengan ketinggian 1-40
meter.
Akar : Sistem perekaran dari Pinus merkusii berupa akar tunggang (radix primaria).
Batang : Batang pada Pinus merkusii berupa batang berkayu berbentuk bulat (teres) dengan
permukaan batang beralur (sulcatus). Arah tumbuh tegak lurus (erectus) dengan percabangan
monopodial.
Daun : Daun berbentuk jarum dalam berkas terdiri dari 2 daun, pada pangkal berkas
dikelilingi oleh sarung sisik berupa selaput tipis. Duduk daun tersebar (folia sparsa)
Bunga : Bunga pada Pinus merkusii berkelamin satu (uniseksualis) berumah satu
(monoecus). Bunga jantan dan betina dalam satu tunas. Bunga jantan berbentuk strobilus
(silindris). Strobilus betina berbentuk kerucut, tumbuh di ujung dahan. Ujungnya runcing,
bersisik dan biasanya berwarna coklat. Pada tiap bakal bijinya terdapat dua sayap.
Biji : Biji pada Pinus merkusii terletak pada dasar setiap sisik buah, setiap sisik
menghasilkan dua biji, bulat telur dan pipih serta bersayap. Sayap melekat pada biji.