Anda di halaman 1dari 7

Melakukan Klisma atau Huknah

1. PERENCANAAN
Persiapan Alat
- Irigator/bag enema
- Sarung tangan
- Canule rectal
- Vaseline/jelly
- Perlak/alas karet
- Handuk bawah
- Kom + air + sabun + waslap
- Piala ginjal
- Kertas tissue
- Cairan enema sesuai pesanan medis
- Pasusurungan
Persiapan Klien dan Lingkungan
- Menjelaskan pada klien dan keluarga tentang prosedur yang akan dilakukan
- Memberikan lingkungan privasi dengan menutup tabir, jendela dan pintu

2. PELAKSANAAN
- Persiapkan cairan enema :
a. Suhu 40,5-43,3oC (untuk dewasa) atau 37oC (untuk anak-anak)
b. Jumlah cairan infant : 150-250ml
Toddler : 250-350ml
School age : 300-500ml
Adolescent : 500-750ml
Adult : 750-1000ml
c. Jenis cairan sesuai indikasi
- Pasang perlak di bawah bokong klien
- Siapkan pasusurungan pada daerah yang mudah dijangkau oleh perawat
- Beri posisi yang tepat pada klien : huknah rendah posisi miring ke kiri, huknah tinggi
miring ke kanan
- Letakkan piala ginjal di bawah bokong
- Sambungkan canule rectal dengan selang irrigator
- Beri jelly atau Vaseline pada ujung canule kurang lebih 7,5-10cm
- Bebaskan selang irrigator dan canule dari udara dengan cara mengalirkan cairan
kemudian selang diklem
- Buka bokong klien samapai rectum terlihat jelas sambil menginstruksikan klien untuk
rileks dengan cara menarik nafas panjang melalui mulut
- Masukkan canule ke dalam rectum dengan ujung canule mengarah ke umbilicus secara
hati-hati sepanjang :
Infant : 2,5-4cm
Anak-anak : 5-6,5 cm
Dewasa : 7,5-10cm
- Atur ketinggian irrigator untuk huknah rendah 30cm, huknah tinggi 30-45cm
- Buka klem dan alirkan cairan enema ke dalam colon dengan kecepatan 75-100cc/menit,
sambil anjurkan klien unutk menahan cairan sampai seluruh cairan masuk
- Bila ada kram abdomen atau cairan keluar dari canule rectal rendahkan ketinggian
irrigator
- Klem irrigator setelah semua cairan masuk ke dalam colon
- Letakkan kertas tissue pada canule rectal kemudian cabut canule rectal secara perlahan-
lahan
- Anjurkan klien untuk menahan cairan selama 5-10 menit sambil klien berbaring di tempat
tidur
- Jelaskan kepada klien bahwa rasa tidak nyaman adalah normal
- Bila klien ada keinginan untuk defekasi anjurkan klien untuk BAB di atas tempat tidur
- Observasi karakteristik, jumlah, warna feses dan cairan yang keluar
- Bersihkan daerah anus dan bokong klien dengan menggunakan tissue dan air + waslap +
sabun, kemudian keringkan dengan handuk
- Kenakan kembali pakaian bawah klien
- Berikan klien posisi yang nyaman
- Bereskan alat-alat
- Buka sarung tangan

3. EVALUASI
- Klien menyatakan rasa nyaman dan bebas dari distensi abdomen
- Impaksi fekal teratasi dan feses menjadi lunak
- Cairan yang keluar menjadi bening jika untuk persiapan pemeriksaan diagnostic atau
persiapan pembedahan

4. DOKUMENTASI
- Catat waktu dan tanggal pemberian enema
- Catat tipe dan jumlah cairan
- Catat karakteristik, jumlah, warna cairan dan feses yang keluar
- Catat adanya komplikasi yang terjadi selama dan sesudah pemberian enema
- Toleransi klien terhadap prosedur yang dilakukan
Pengambilan Spesimen Darah : Vena

1. PERENCANAAN
Persiapan Alat :
- Sarung tangan
- Kapas alcohol
- Tourniquet
- Tabung pemeriksaan
- Jarum khusus atau spuit dengan jarum ukuran 21
- Plester bethadine k/p
- Perlak/pengalas
- Bantal pengganjal k/p
- Formulir pemeriksaan
Persiapan Klien :
- Jelaskan tindakan yang akan dilakukan dan tujuan pada klien
- Jaga privasi klien

2. PELAKSANAAN
- Bawa perlengkapan dan cek order pemeriksaan
- Cuci tangan
- Beri posisi semi fowler
- Pilih lokasi vena yang besar dan bagian distal, pasang tourniquet
- Beri ganjal di bawah ekstremitas
- Pakai sarung tangan
- Bersihkan bagian yang akan ditusuk dengan alcohol
- Anjurkan klien untuk menarik napas dalam saat ditusuk
- Tangan kiri menahan vena dan tangan kanan menusuk vena. Masukkan jarum bevel
menghadap ke atas dengan sudut 30-45 derajat
- Bila jarum telah masuk vena turunkan sudut hampir sejajar kulit masukkan sedikit lagi
- Tarik plunger atau masukkan tabung vakum dan hisap darah sejumlah yang diperlukan
- Letakkan kapas alcohol di atas tusukan sementara jarum ditarik keluar
- Tekan selama 2-3 menit atau pasang plester bethadine
- Masukkan darah ke dalam lubang
- Kembalikan posisi klien
- Bereskan alat
- Buka sarung tangan
- Cuci tangan
- Kirim bahan ke laboratorium

3. EVALUASI
- Observasi adanya pembengkakan, hematoma, perdarahan yang sulit berhenti

4. DOKUMENTASI
- Catat waktu, tanggal pelaksanaan, prosedur
- Respon klien terhadap prosedur
Melakukan Evakuasi Fekal Manual / Korek Tinja

1. PERENCANAAN
Persiapan Alat :
- Pasusurungan
- Sarung tangan bersih
- Jelly atau Vaseline
- Perlak/alas karet
- Handuk bawah
- Kom air hangat + sabun + waslap
- Tissue
- Piala ginjal
Persiapan Pasien :
- Menjelaskan pada klien dan keluarga tentang prosedur yang akan dilakukan
- Memberikan lingkungan privasi dengan menutup tabir tempat tidur, jendela dan pintu

2. PELAKSANAAN
- Perawat mencuci tangan
- Atur ketinggian tempat tidur sejajar dengan daerah kerja perawat
- Pakai sarung tangan
- Melepaskan pakaian bawah klien dan tutup dengan handuk bawah
- Letakkan perlak/alas karet di bawah bokong klien
- Beri posisi klien miring kiri dan posisi kaki flexi
- Olesi ujung jari pesawat dengan menggunakan jelly/vaseline
- Buka bokong klien dengan menggunakan tangan non dominan
- Masukkan jari ke dalam anus sambil anjurkan klien untuk menarik nafas dalam.
Masukkan jari perlahan-lahan dengan arah menuju umbilicus sampai terasa adanya
sumbatan feses
- Membuat gerakan melingkar/sirkuler dengan jari telunjuk 2-5 kali untuk merangsang
spinchter anus, kemudian jari dikeluarkan dari anus
- Mengeluarkan semua feses dengan jari telunjuk dan ditampung dalam pasusurungan
- Observasi reaksi klien, perubahan HR, nadi dan adanya perdarahan
- Bersihkan daerah anus dan bokong klien dengan menggunakan tissue
- Letakkan pasusurungan pada tempat yang aman dan tertutup
- Bersihkan daerah anus dan bokong klien dengan air hangat + sabun + waslap kemudian
keringkan dengan handuk
- Kenakan kembali pakaian bawah klien
- Berikan posisi yang nyaman pada klien
- Bereskan alat-alat
- Buka sarung tangan
- Cuci tangan

3. EVALUASI
- Impaksi fecal teratasi
- Klien mampu mengeluarkan feses dengan pola yang konsisten
- Bebass nyeri, flatus dan ketidaknyamanan

4. DOKUMENTASI
- Catat tanggal, jam, waktu pelaksanaan prosedur
- Catat respon klien
- Catat warna, konsistensi, jumlah dan bau feses