Anda di halaman 1dari 3

PEMERIKSAAN TES KEHAMILAN

Nomor Dokumen Revisi Halaman


SPO/11.3/ /V/2017/Rumkit 0 1/3
Ditetapkan Oleh:
KARUMKIT BHAYANGKARA MATARAM
PROSEDUR Tanggal Terbit
TETAP
2 Mei 2017

Dr. DAFIANTO ARIEF


AKBP NRP 74060755

Pemeriksaan Tes Kehamilan adalah pemeriksaan hormon HCG ( Human

PENGERTIAN Chorionic Gonadotropin ) dalam sampel urin untuk mendeteksi


kehamilan.
Sebagai pedoman pemeriksaan test kehamilan untuk mendeteksi adanya
TUJUAN
hormon HCG ( Human Chorionic Gonadotropin ) dalam urine.
Metode : HCG Test Strip

PRINSIP Terjadi reaksi imunologi secara kimiawi antara hormon HCG dalam
urin sebagai antigen dan anti HCG sebagai antibodi pada test strip.
Keputusan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Mataram tanggal 2 Mei
2012 tentang Standar Pelayanan Medis dan SPO ( Standar Prosedur
KEBIJAKAN
Operasional ) Medis, Paramedis dan Non Medis Rumah Sakit
Bhayangkara Mataram.
A. Sampel
a. Jenis : Urine
b. Jumlah : 10-20L
c. Stabilitas : - Sampai 48 Jam pada
temperatur 2 - 8 C
PROSEDUR
- Temperatur 15 25 C
sampai 4 jam sejak urin
dikeluarkan
- < -20 C untuk
penyimpanan lebih lama
B. Reagen
a. Jenis : Strip HCG (urine)
b. Penyimpanan : Suhu ruangan 18 30 C

PEMERIKSAAN TES KEHAMILAN

Nomor Dokumen Revisi Halaman


SPO/11.3/ /V/2017/Rumkit 0 2/3

C. ALAT : - Inst-Answer strip test


- Pot urine
- Timer

D. LANGKAH KERJA : 1. Bawa test ke suhu ruangan


sebelum kemasan di buka.
Buka kemasan yang disegel
dan gunakan sesegera
mungkin.
2. Celupkan strip test sesuai arah
panah yang terdapat pada ujung
PROSEDUR Inst-Answer strip test, celupkan
secara vertical pada Urine
sekitar 10 15 detik, jangan
melewati garis Maximum (MAX)
pada test strip saat
mencelupkan strip.
3. Letakkan tes strip pada
permukaan datar yang tidak
menyerap. Start Timer dan
tunggu hingga muncul garis
merah.
4. Amati dan catat hasilnya setelah
3 menit.
PEMERIKSAAN TES KEHAMILAN

Nomor Dokumen Revisi Halaman


SPO/11.3/ /V/2017/Rumkit 0 3/3
E. INTERPRETASI : Positif/Negatif
HASIL 1. Positif, apabila :
Dua garis merah muncul, satu
garis di control region (C) dan
garis yang lain di test region (T)
2. Negatif, apabila :
Satu garis merah muncul di
control region (C) tanpa muncul
garis merah atau merah muda
pada Test Region (T)
PROSEDUR
- Test Strip dikatakan
Rusak/invalid, apabila :
Tidak ada garis yang muncul,
jumlah specimen yang kurang
dan prosedur tehnik yang salah
merupakan faktor utama dari
rusak/invalid dari test. Tinjau
prosedur yang telah dilakukan
dan ulangi test, apabila problem
yang sama

UNIT TERKAIT -