Anda di halaman 1dari 8

TERAPI MANUAL

MOBILISASI SENI PADA SHOULDER


KOMPLEKS

NASRIA N
PO.71.3.241.15.1.030

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES


MAKASSAR
2016
MOBILISASI SENDI PADA SHOULDER KOMPLEKS
1. JMP Tes AC Joint
Posisi Pasien: Duduk dengan posisi awal kedua
lengan rileks disisi samping badan.
Posisi Fisioterapis: Berdiri si samping kanan pasien.
Penatalaksanaan:
- Posisi pasien duduk tegak
- Fisioterapis berada si samping kanan pasien
- Tangan kanan fisioterapis berada di antara
acromion (depan dan belakang)
- Tangan kiri fisioterapis berada di atas bahu untuk
menahan supaya tidak ada gerakan yang terjadi
- Perintahkan pasien untuk lemas
- Jepit acromion lau gerakkan ke arah ventral dan dorsal
Lakukan gerakan tersebut secara berulang 6-8 repetisi.

2. Mobilisasi Sendi Shoulder ( Distraksi posisi abduksi eksorotasi )


Distraksi sekaligus osilasi Distraksi sekaligus osilasi Distraksi sekaligus dengan
dengan grade satu dengan grade dua osilasi grade tiga

Posisi pasien: Terlentang disisi bad


Posisi Fisioterapi: Berada di sisi lateral lengan pasien yang akan dites.
Penatalaksanaan:
- Posisi pasien tidur telentang
- Fisioterapis berada si samping pasien
- Kedua tangan fisioterapis berada bawah axilla, dan lengan pasien di
sandarkan d badan fisioterapis
- Perintahkan pasien untuk lemas dengan menggerak-gerakkan lengan
- Lakukan gerakan distraksi sekaligus osilasi ke arah eksorotasi
- Gerakan distraksi sekaligus osilasi bisa di lakukan dengan tiga grade atau
lebih.
- Lakukan gerakan tersebut secara berulang 6-8 repetisi.
3. Mobilisasi sendi shoulder (Distraksi Posisi Eksternal Rotasi Shoulder)
Posisi pasien: Terlentang disisi bad
Posisi Fisioterapi: Berada di sisi lateral
lengan pasien yang akan dites.
Penatalaksanaan:
- Posisi pasien tidur telentang
- Fisioterapis berada si samping pasien
- Satu tangan fisioterapis berada bawah
axilla, dan tangan satunya berada di
elbow pasien
- Perintahkan pasien untuk lemas dengan
menggerak-gerakkan lengan
- Lakukan gerakan distraksi kearah cervical dan tangan satu melakukan
exorotasi.
- Lakukan gerakan tersebut secara berulang 6-8 repetisi.

4. Mobilisasi sendi shoulder (Distraksi Posisi Endorotasi Shoulder)


Posisi pasien: Terlentang disisi bad
Posisi Fisioterapi: Berada di sisi lateral
lengan pasien yang akan dites.
Penatalaksanaan:
- Posisi pasien tidur telentang
- Fisioterapis berada si samping pasien
- Satu tangan fisioterapis berada bawah
axilla, dan tangan satunya berada di
elbow pasien
- Lakukan gerakan distraksi kearah
cervical dan tangan satu melakukan
exorotasi.
- Lakukan gerakan tersebut secara berulang 6-8 repetisi.
5. Mobilisasi sendi shoulder (Distraksi Posisi Fleksi+Exorotasi)
Posisi pasien: Terlentang disisi Traksi di caput Kemudian gerakkan
bad humeri kearah eksorotasi
Posisi Fisioterapi: Berada di
sisi lateral lengan pasien yang
akan dites.
Penatalaksanaan:
- Fisioterapi memakaikan belt
pada caput humeri pasien.
- Satu tangan fisioterapis pada
caput humeri, satu tangan
lagi di lengan bawah pasien,
tangan pasien di tekuk
mengarah ke dada pasien.
- Perintahkan pasien untuk lemas
- Lakukan gerakan traksi di caput humeri pasien kearah dorsal dengan belt.
- Lalu kemudian di gerakkan kearah eksorotasi
- Lakukan gerakan tersebut secara berulang 6-8 repetisi.

6. Mobilisasi sendi shoulder (Roll-Glide Abduksi)


Tanpa Belt
Dorong kea rah caudal pada caput Gerakkan lengan dengan posisi
humeri abduksi

Posisi pasien: pasien tidur miring di bad


Posisi Fisioterapi: Berada dibelakang pasien
Penatalaksanaan:
- Posisi pasien tidur miring
- Fisioterapis berada di belakang pasien
- Satu tangan fisioterapis di bawah acromion tepatnya pada caput humeri
pasien
- satu tangan lagi di lengan bawah pasien.
- Perintahkan pasien untuk lemas
- Lakukan gerakan kearah caudal pada caput humeri dengan sisi lateral
telapak tangan lalu Abduksikan lengan pasien.
- Lakukan gerakan tersebut secara berulang 6-8 repetisi.
-
Dengan Menggunakan Belt
Posisi pasien: pasien tidur miring di bad
Posisi Fisioterapi: Berada dibelakang pasien
Penatalaksanaan:
- Posisi pasien tidur miring
- Fisioterapis berada di belakang pasien
- Fisioterapi memakaikan belt di caput
humeri pasien
- Satu tangan fisioterapis di bawah acromion
tepatnya pada caput humeri pasien dengan
menekan belt agar beltnya tidak bergerak.
Satu tangan lagi di lengan bawah pasien.
- Perintahkan pasien untuk lemas
- Lakukan gerakan kearah caudal pada caput
humeri dengan sisi lateral telapak tangan
lalu Abduksikan lengan pasien.
- Lakukan gerakan tersebut secara berulang 6-8 repetisi.

7. Mobilisasi sendi shoulder (Roll-Glide Exorotasi)


Tanpa Belt
Posisi pasien: pasien tidur miring di bad
Posisi Fisioterapi: Berada dibelakang pasien
Penatalaksanaan:
- Posisi pasien tidur miring
- Fisioterapis berada di belakang pasien
- Satu tangan fisioterapis di bawah acromion
tepatnya pada caput humeri pasien dengan
- Perintahkan pasien untuk lemas
- Lakukan gerakan kearah ventral pada caput
humeri dengan sisi lateral telapak tangan lalu
exorotasikan lengan pasien.
- Lakukan gerakan tersebut secara berulang 6-8
repetisi.
Dengan Menggunakan Belt
Posisi pasien: pasien tidur miring di bad
Posisi Fisioterapi: Berada di depan pasien
Penatalaksanaan:
- Posisi pasien tidur miring
- Fisioterapis berada di depan pasien
- Fisioterapi memakaikan belt di caput
humeri pasien
- Satu tangan fisioterapis di wrist dan tangan
satunya berada di elbow dengan lengan
fisioterapis menviksasi belt
- Lakukan gerakan kearah ventral pada caput
humeri dengan sisi lateral telapak tangan
lalu exorotasikan lengan pasien.
- Lakukan gerakan tersebut secara berulang
6-8 repetisi.

8. Mobilisasi sendi shoulder (Roll-glide Endorotasi)


Tanpa Belt
Posisi pasien: Terlentang disisi bad
Posisi Fisioterapi: Berada di sisi lateral lengan
pasien yang akan dites.
Penatalaksanaan:
- Satu tangan fisioterapis di bawah acromion
tepatnya pada caput humeri pasien dan
tangan satunya berada di wrist pasien
- Perintahkan pasien untuk lemas
- Lakukan gerakan kearah dorsal pada caput
humeri dengan lakukan endorotasi sampai
kebawah 90o.
- Lakukan gerakan tersebut secara berulang 6-
8 repetisi.
Dengan Menggunakan Belt

Posisi pasien: Pasien tidur miring di bad


Posisi Fisioterapi: Berada dibelakang pasien
Penatalaksanaan:
- Fisioterapi memakaikan belt di caput humeri
pasien
- Satu tangan fisioterapis di wrist dan tangan
satunya berada di elbow dengan lengan
fisioterapis menviksasi belt
- Lakukan gerakan kearah ventral pada caput
humeri. Selanjutnya, jauhkan dorsum tangan
kebelakang dari lumbar (endorotasi 0o)
- Lakukan gerakan tersebut secara berulang 6-8
repetisi.

9. Manipulasi Shoulder ( Glide manipulasi (ventral) )


Posisi pasien: Pasien tidur tengkurap di atas bad
Posisi Fisioterapi: Berada disamping pasien.
Penatalaksanaan:
- Salah satu tangan fisioterapis berada di caput
humeri pasien.
- Tangan yang lain fisioterapis memegang elbow
pasien.
- Perintahkan pasien untuk lemas, bisa di
gerakkan-gerakkan kearah ventral agar mobile
- Dorong caput humeri kearah ventral dengan
pelan, tidak boleh terlalu kuat agar tidak sub
luksasi, di lakukan beberapa kali dengan lengan
eksorotasi dan memberikan manipulasi diakhir
gerakan.
- Lakukan gerakan tersebut secara berulang 6-8
repetisi.
10. Manipulasi AC (caudal glide manipulasi)

Posisi pasien: Pasien tidur terlentang di


atas bad
Posisi Fisioterapi: Berada disamping
pasien.
Penatalaksanaan:
- Salah satu tangan fisioterapis berada
di caput humeri pasien. Tangan yang
lain fisioterapis memegang elbow
pasien.
- Fleksikan lengan pasien kemudian dorong caput humeri kearah dorsal
dengan pelan, Ketika di gerak-gerakkan saat itu berikan manipulasi pada
acromionnya .
- Lakukan gerakan tersebut secara berulang 6-8 repetisi.

11. Mobilization With Movement (Shoulder pain arch with dumbell)


Posisi pasien: Pasien duduk
Posisi Fisioterapi: Berada
dibelakang pasien.
Penatalaksanaan:
- Fisioterapis memakaikan belt
pada pasien
- Salah satu tangan fisioterapis
berada di scapula pasien
Tangan yang lain fisioterapis
berada di shoulder pasien dan menviksasi belt.
- Kemudian tarik caput humeri dengan belt kearah dorsal dan tangan pasien
yang memegang belt di fleksikan
- Lakukan gerakan tersebut secara berulang 6-8 repetisi.

Anda mungkin juga menyukai