Anda di halaman 1dari 1

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.

Z DENGAN GANGGUAN
SISTEM PERNAFASAN : PENYAKIT PARU OBSTRUKSI
KRONIS (PPOK) DENGAN PENERAPAN TERAPI
BREATHING RETRAINING : PURSED LIPS BREATHING
(PLB), DIAPHRAGMA BREATHING DAN POSISI CONDONG
KE DEPAN (CKD) DI RUANG RAWAT INAP PARU
KARYA ILMIAH AKHIR PROFESI NERS
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. Z DENGAN GANGGUAN SISTEM
PERNAFASAN : PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIS (PPOK) DENGAN
PENERAPAN TERAPI BREATHING RETRAINING : PURSED LIPS BREATHING
(PLB), DIAPHRAGMA BREATHING DAN POSISI CONDONG KE
DEPAN (CKD) DI RUANG RAWAT INAP PARU
OLEH: HERU ADITA PUTRA, S. Kep
Pembimbing I: Nuraini, S.Kep, Ners
Pembimbing II: Ns. Andriyani, S. Kep

BAB II
TINJAUAN TEORI
1. DEFINISI
Penyakit Paru Obstruktif Kronis adalah gangguan progresif lambat kronis ditandai
oleh obstruksi saluran pernafasan yang menetap atau sedikit reversibel, tidak seperti
obstruksi saluran pernafasan reversibel pada asma (Davey, 2003).

Penyakit Paru Obstruksi Kronik adalah kelainan dengan klasifikasi yang luas,
termasuk bronkitis, brokiektasis, emfisema, dan asma. Ini merupakan kondisi yang
tidak dapat pulih yang berkaitan dengan dispnea pada aktivitas fisik dan mengurangi
aliran udara (Suzanne C. Smeltzer, 2001).
Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) merupakan sekumpulan penyakit paru yang
berlangsung lama dan ditandai oleh peningkatan resistensi terhadap aliran udara
sebagai gambaraan patofisiologi utamanya.Bronkitis kronis, emfisema paru, dan
asma bronkial membentuk satu kesatuan yang disebut Chronic Obstructive
Pulmonary Disease (COPD) (Sylvia Anderson Price, 2005).
Penyakit Paru Obstruksi Kronik adalah sejumlah gangguan yang mempengaruhi
pergerakan udara dari dan ke luar paru. Gangguan yang penting adalah bronkitis
obstruktif, efisema, dan asma bronchial (Muttaqin, 2008).

PPOK atau PPOM adalah kalsifikasi luas dari gangguan yang mencakup bronchitis
kronis, bronkiektasis, emfisema dan asma (Bruner & Suddarth, 2002).