Anda di halaman 1dari 11

INTERPRETASI TERHADAP TE-

MUAN ASUMSI :
Semakin tinggi nilai dan faktor
pembentuk identitas bersama
yang dimiliki responden semakin
tinggi pula rasa kebersamaannya/
kebangsaannya
FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUKAN
IDENTITAS BERSAMA :
1. Ikatan primodial
2. Keagamaan
3. Tokoh
4. Sejarah
5. Bhinneka Tunggal Ika
6. Perkembangan Ekonomi
7. Kelembagaan
NASIONALISME/ FAHAM KE -
BANGSAAN dapat diklasifikasikan :
1. Sebuah ideologi sekaligus meru-
pakan bentuk perilaku
2. Sebuah cita-cita yg ingin mem-
beri batas antara kita yg sebang-
sa dengan mereka dari bangsa
lain, antara negara kita dengan
negara lain
3. Politik dan etnisitas
KARAKTERISTIK NASIONALISME

1. KARAKTERISTIK OBYEKTIF
wilayah territorial, sejarah, struktur
ekonomi
2. KARAKTERISTIK SUBYEKTIF
kesadaran ( consciousness),
kesetiaan (loyalitas), kemauan (will)
NASIONALISME INDONESIA
1. Nasionalisme yg bersifat KERAKYATAN
SOSIALIS yang bercita-cita mewujudkan
masyarakat adil makmur, masyarakat yg
bersejahteraan dan berkeadilan
2. Nasionalisme yg bersifat DEMOKRASI
untuk mewujudkan tata hubungan dalam
masyarakat yg seimbang dan serasi
3. Nasionalisme yg bersifat POLITIS untuk
mewujudkan negara kesatuan, merdeka,
dan berdaulat
Proses Pertumbuhan Faham
Kebangsaan/ Nasionalisme
Indonesia
1. Nasionalisme bangsa Indonesia lahir dibawah
tekanan penjajahan (nasionalisme bersifat anti
penjajahan)
2. Nasionalisme Indonesia lahir untuk
menghilangkan diskriminasi yg diciptakan
penjajah
3. Nasionalisme Indonesia lahir untuk memerangi
kemiskinan, penjajahan, serta kebodohan
4.Kelahiran nasionalisme Indonesia dipelo-
pori oleh kaum terpelajar (organisasi Budi
Utomo - 1908)
5.Serikat Islam mengupayakan usaha mem-
perkuat ekonomi rakyat kecil
6.Muhamadiyah menekankan upaya menya-
tukan antara agama & pengetahuan
7.Tamansiswa menekankan upaya mema-
dukan antara budaya barat & timur
8.Organisasi-organisasi ini berperan besar
dalam pencarian identitas bangsa.
Modal Sosial
- serangkaian nilai/norma informal pemberi teladan
yang digunakan bersama di antara anggota-ang-
gota sebuah kelompok yg memungkinkan mereka
saling bekerjasama (misalnya: kebenaran,keba-
jikan, kewajiban-kewajiban yang ditunaikan)
- Suatu rangkaian proses hubungan antara ma-
nusia yang ditopang oleh jaringan norma-norma
dan kepercayaan sosial yg memungkinkan efisien
dan efektifnya koordinasi dan kerjasama untuk
keuntungan & kebajikan bersama
- Diyakini sebagai salah satu komponen utama dlm
menggerakkan kebersamaan, mobilitas ide, sa-
ling percaya, saling menguntungkan untuk men-
capai kemajuan bersama
Unsur-unsur Modal Sosial :
1.Partisipasi dlm suatu jaringan
2.Resiprocity (saling tukar kebaikan antar individu dlm
suatu kelompok/ kelompok lain)
3.Trust (saling percaya)
4. Norma sosial (akan sangat berperan dalam mengotrol
bentuk-bentuk perilaku yg tumbuh dlm masyarakat
5. Nilai-nilai (ide yg telah turun temurun dianggap benar &
penting oleh anggota kelompok)
6. Tindakan yang proaktif (keinginan yang kuat dari
anggota kelompok untuk tidak saja berpartisipasi tetapi
senantiasa mencari jalan bagi keterlibatan mereka
dalam suatu kegiatan masyarakat
dsb
Multikulturalisme
Ajaran (doktrin) bahwa beberapa
budaya-seperti ikatan kesukuan,ras,
agama, kedaerahan, bahasa, juga
kelompok gender-yang berbeda
dapat hidup berdampingan secara
damai, setara,dan adil (dalam suatu
negara,wilayah pengorganisasian
hidup bersama) serta peduli.
Tugas :
Identifikasi perubahan atau
Amandemen UUD 1945 (1-4)

Sifat tugas :
individu