Anda di halaman 1dari 2

SPO PELAYANAN SYARI

KLINIK MUSLIMEDIKA

Pengertian

Pelayanan syari adalah pelayanan medis yang berdasarkan Al-Quran dan Sunnah sesuai
pemahaman Salafus Sholih. Dimana diberlakukan pelayanan yang tidak bertentangan dengan
syariat islam. Terkecuali dalam koridor-koridor tertentu.

Sesungguhnya Al-Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan
memberi khabar gembira kepada orang-orang Mukmin yang mengerjakan amal shaleh bahwa
bagi mereka ada pahala yang besar. [Al-Israa : 9]

Tujuan

Agar pelayanan dilakukan sesuai syariat islam

Kebijakan

Al-Quran dan Sunnah

Langkah-Langkah Pelayanan

1. Pasien akan dilayani oleh dokter sesuai jenis kelamin pasien. Kecuali dokter spesialis
dan keadaan khusus.

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan


pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci
bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat".
Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan
pandangannya, dan memelihara kemaluannya [QS. An-Nuur : 30-31].

2. Dokter wajib memulai pelayanan dengan:


Senyum

Senyummu di depan saudaramu, adalah sedekah bagimu (Sahih, H.R. Tirmidzi no


1956)
Salam
Dari Abdullah bin Amr bahwasanya ada seseorang yang bertanya pada Nabi
shallallahu alaihi wa sallam,

Amalan islam apa yang paling baik? Beliau shallallahu alaihi wa sallam lantas
menjawab, Memberi makan (kepada orang yang butuh) dan mengucapkan salam
kepada orang yang engkau kenali dan kepada orang yang tidak engkau kenali.
(HR. Bukhari no. 6236)

Berjabat Tangan
Dari Al Bara bin Azib, ia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa
sallam bersabda,

Tidaklah dua muslim itu bertemu lantas berjabat tangan melainkan akan diampuni
dosa di antara keduanya sebelum berpisah.
(HR. Abu Daud no. 5212, Ibnu Majah no. 3703, Tirmidzi no. 2727)

3. Mendoakan pasien setelah melakukan pemeriksaan dan pemberian resep

, ,

Semoga Allah segera menyembuhkanmu, tak mengapa, suci dari dosa insya Allah.

Doa dengan mengatakan La basa, thahuurun insya Allah ketika menjenguk orang
yang sakit ini diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad dalam sebuah riwayat yang
shahih sebagaimana diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari (10/118-Fathul Baari).

4. Mengucapkan salam sebelum berpisah

Anda mungkin juga menyukai