Anda di halaman 1dari 30

Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun

Kanak Tahun 2016 2016

KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas segala
limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga Pusat Pengembangan Pendidik dan
Tenaga Kependidikan Taman Kanak-Kanak dan Taman Kanak-Kanak(PPPPTK TK dan
PLB) Bandung dapat melaksanakan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru
Pembelajar Bidang Taman Kanak-KanakTahun 2016. Dalam konteks pelatihan ini,
PPPPTK TK dan PLB Bandung sebagai unit pelaksana teknis (UPT) Direktorat Jenderal
Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diberi
kepercayaan untuk melaksanakan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru
Pembelajar Bidang Taman Kanak-Kanak Tahun 2016.
Guru dan Tenaga Kependidikan sebagai tenaga profesional mempunyai fungsi, peran,
dan kedudukan yang sangat penting dalam pencapaian visi Kemdikbud 2015-2019.
Konsekuensi dari jabatan guru dan tenaga kependidikan sebagai profesi, diperlukan
sistem pembinaan dan pengembangan keprofesian berkelanjutan guna mendukung
peran guru dan tenaga kependidikan sebagai insan pembelajar. Undang-Undang
Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang
mengamanatkan adanya pembinaan dan pengembangan profesi guru sebagai
aktualisasi dari profesi pendidik. PPPPTK TK dan PLB Bandung melaksanakan
pengembangan bagi tenaga pendidik dan kependidikan Taman Kanak-Kanak,
Pendidikan Luar Biasa, mencakup narasumber nasional, instruktur nasional dan guru
pembelajar.
Kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam periapan dan pelaksanaan
kegiatan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Taman
Kanak-Kanak Tahun 2016 kami mengucapkan terimakasih.

Bandung,18 Agustus 2016


Kepala,

Drs. Sam Yhon, MM.


NIP. 195812061980031003

PPPPTK TK dan PLB Bandung


1
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR......................................................................................................................1
DAFTAR ISI..................................................................................................................................2
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................................3
A. LATAR BELAKANG.............................................................................................................3
B. DASAR HUKUM.................................................................................................................4
C. TARGET KOMPETENSI.......................................................................................................5
D. TUJUAN............................................................................................................................6
E. INDIKATOR.......................................................................................................................6
F. SASARAN..........................................................................................................................7
G. MANFAAT.........................................................................................................................7
BAB II PELAKSANAAN.................................................................................................................8
A. TEMPAT DAN WAKTU.......................................................................................................8
B. PESERTA...........................................................................................................................8
C. PENDEKATAN DAN METODE.............................................................................................8
D. ALUR KEGIATAN................................................................................................................8
E. STRUKTUR PROGRAM.....................................................................................................10
E. JADWAL KEGIATAN.........................................................................................................10
F. KEPANITIAAN.................................................................................................................12
G. PENDANAAN..................................................................................................................13
H. DESKRIPSI KEGIATAN PEMBELAJARAN............................................................................13
BAB III HASIL KEGIATAN...........................................................................................................18
A. PENINGKATAN KOMPETENSI PESERTA 18

B. EVALUASI PROSES PELATIHAN 19

C. EVALUASI FASILITATOR 25

D. KEHADIRAN PESERTA, FASILITATOR DAN PANITIA 26

E. KELULUSAN PESERTA 27

BAB IV KESIMPULAN DAN REKOMENDASI...............................................................................28


A. KESIMPULAN 28

B. REKOMENDASI 28

PPPPTK TK dan PLB Bandung


2
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

LAMPIRAN................................................................................................................................30

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Guru dan Tenaga Kependidikan sebagai tenaga profesional mempunyai fungsi,
peran, dan kedudukan yang sangat penting dalam pencapaian visi Kemdikbud
2015-2019. Konsekuensi dari jabatan guru dan tenaga kependidikan sebagai
profesi, diperlukan sistem Pembinaan dan pengembangan keprofesian
berkelanjutan guna mendukung peran guru dan tenaga kependidikan sebagai
insan pembelajar. UndangUndang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005
tentang Guru dan Dosen yang menga-manatkan adanya pembinaan dan
pengembangan profesi guru sebagai aktualisasi dari profesi pendidik.

Untuk merealisasikan amanah Undang-Undang sebagaimana dimaksud,


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan program Guru
Pembelajar bagi semua guru, baik yang sudah maupun belum bersertifikat. Untuk
melaksanakan pelatihan tersebut dilakukan pemetaan kompetensi melalui Uji
Kompetensi Guru (UKG) di seluruh Indonesia. Hasil UKG merupakan kondisi
objektif guru saat ini dan kebutuhan peningkatan kompetensinya.

Program peningkatan kompetensi guru pembelajar adalah upaya peningkatan


kompetensi guru yang melibatkan pemerintah serta partisipasi public yang
meliputi: pemerintah saerah, asosiasi profesi, perguruan tinggi, organisasi
kemasyarakatan, serta orang tua siswa dalam bentuk pelatihan, kegiatan kolektif
guru, dan kegiatan lainnya yang mendukung. Program peningkatan kompetensi
guru pembelajar sebagaimana dimkasud dilaksanakan dengan menggunakan tiga
moda pembelajaran, yakni: tatap muka, pembelajaran dalam jaringan (daring),
dan kombinasi atara pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran dalam
jaringan (daring kombinasi).

PPPPTK TK dan PLB Bandung


3
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

Dalam konteks program ini, PPPPTK TK dan PLB Bandung sebagai Unit Pelaksana
Teknis Direktorat Tenaga Pendidik dan Kependidikan Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan diberi kepercayaan untuk melaksanakan Pelatihan Instruktur
Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Taman Kanak-Kanak Tahun 2016.
PPPPTK TK dan PLB Bandung melaksanakan pengembangan profesi bagi tenaga
pendidik dan kependidikan Taman Kanak-Kanak, Pendidikan Luar Biasa, dan
Bahasa Sunda mencakup narasumber nasional, instruktur nasional dan guru
pembelajar.

Pelaksanaan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang


Taman Kanak-Kanak Tahun 2016 yang memenuhi persyaratan berdasarkan hasil
Uji Kompetensi Guru (UKG) di seluruh Indonesia. Guru pembelajar bagi instruktur
nasional dalam program guru pembelajar diberikan muatan program peningkatan
kompetensi profesional dan pedagogik serta literasi Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) pendukung pembelajaran daring.

B. DASAR HUKUM
Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Taman Kanak-Kanak
Tahun 2016 dikembangkan dengan memperhatikan beberapa peraturan berikut
ini.
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional.
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru
dan Dosen.
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang
Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan.
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang
Guru.
5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun
2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

PPPPTK TK dan PLB Bandung


4
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

6. Peraturan Menteri Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi


Birokrasi Nomor 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka
Kreditnya.
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 35 Tahun
2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan
Angka Kreditnya.
8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor
57 Tahun 2012 tentang Uji Kompetensi Guru.
9. Pedoman Umum Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar
10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor
11 Tahun 2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan.
11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor
22 Tahun 2015 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan.
12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor
16 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pengembangan dan
Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
13. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor
18 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pengembangan
dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Kelautan
Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
14. Program PPPPTK TK dan PLB Tahun 2016.

C. TARGET KOMPETENSI
Target kompetensi yang ingin dicapai dari pelatihan ini adalah peserta dapat:
1. Memfasilitasi kegiatan Pelatihan Guru Pembelajar Bidang Taman Kanak-
kanak;
2. Mengampu kegiatan program peningkatan kompetensi guru pembelajar baik
pada moda tatap muka maupun moda daring Bidang Taman Kanak-Kanak.

D. TUJUAN
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

PPPPTK TK dan PLB Bandung


5
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

1. Memahami materi pelatihan berupa konsep, strategi penggunaan modul,


dan strategi pelaksanaan kegiatan pelatihan Instruktur Nasional/ Mentor
Guru Pembelajar; dan
2. Memfasilitasi kegiatan Pelatihan Guru Pembelajar sesuai dengan skenario
pembelajaran.

E. INDIKATOR
Indikator pencapaian kompetensi yang diharapkan dicapai oleh peserta melalui
pelatihan ini adalah:
1. Memahami petunjuk teknis dalam melaksanakan Program Peningkatan
Kompetensi Guru Pembelajar Moda Tatap Muka;
2. Memahami petunjuk teknis dalam melaksanakan Program Peningkatan
Kompetensi Guru Pembelajar Moda Dalam Jaringan;
3. Memiliki literasi TIK pendukung pembelajaran moda daring;
4. Mengenal sistem pembelajaran guru pembelajar daring;
5. Menerapkan pendekatan andragogi dalam memfasilitasi pembelajaran;
6. Memahami fitur-fitur dalam sistem moda daring;
7. Menguraikan struktur pembelajaran modul moda daring;
8. Menjelaskan komponen-komponen pada modul Program Peningkatan
Kompetensi Guru Pembelajar Moda Tatap Muka pada kelompok
kompetensi pedagogik;
9. Menjelaskan komponen-komponen pada modul Program Peningkatan
Kompetensi Guru Pembelajaran Moda Tatap Muka pada kelompok
kompetensi profesional;
10. Menjelaskan komponen-komponen pada modul Program Peningkatan
Kompetensi Guru Pembelajaran Moda Tatap Muka pada kelompok
kompetensi pedagogik;
11. Menjelaskan komponen-komponen pada modul Program Peningkatan
Kompetensi Guru Pembelajar Moda Daring pada kelompok kompetensi
profesional;
12. Memahami peran pengampu, mentor, peserta dalam Program
Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajaran Moda Daring; dan
13. Mengembangkan butir soal sesuai materi pembelajaran yang diampu.

PPPPTK TK dan PLB Bandung


6
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

F. SASARAN
Sasaran Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Mata Pelajaran
Taman Kanak-Kanak adalah 120 orang peserta.

G. MANFAAT
1. Terdukungnya kegiatan lembaga dalam pengembangan layanan mutu
pendidikan, khususnya terkait Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru
Pembelajar Bidang Taman Kanak-Kanak Tahun 2016.
2. Terdukungnya program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melaui
program Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang
Taman Kanak-Kanak Tahun 2016.

BAB II
PELAKSANAAN

A. TEMPAT DAN WAKTU


Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama 10 (sepuluh) hari, yaitu tanggal 07 s.d. 16
Agustus 2016 dan bertempat di Hotel Amaris Surabaya, Jalan Kedongdoro No. 1-
3, Surabaya, Jawa Timur.

B. PESERTA
Peserta Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Taman
Kanak-Kanak (TK) adalah 125 orang peserta. Daftar peserta sesuai surat nomor
2105/B17.2/PP/2016

PPPPTK TK dan PLB Bandung


7
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

C. PENDEKATAN DAN METODE


Pelatihan akan dilaksanakan menggunakan pendekatan andragogi dengan
menerapkan metode: input materi, tanya jawab, penugasan, kerja mandiri,
diskusi kelompok, praktik, dan presentasi untuk menguasai materi pembelajaran
secara tuntas.

D. ALUR KEGIATAN
Kegiatan dilaksanakan dengan tahapan berikut ini.
1. Tahap Persiapan
Pelatihan dipersiapkan dengan melakukan kegiatan penyusunan peta
kompetensi, penyusunan silabi dan skenario pelatihan, penyusunan bahan
ajar, penyusunan bahan tayang, identifikasi peserta pelatihan, identifikasi
instruktur, dan penyusunan panduan program.
2. Tahap Pelaksanaan
Diawali dengan pelaksanaan tes awal untuk mengetahui sejauhmana
kompetensi yang dimiliki oleh peserta sebelum menerima materi dari
instruktur, dan dilanjutkan oleh input materi yang meliputi program umum,
program pokok, dan program penunjang.

3. Tahap Evaluasi
Tahap evaluasi terbagi menjadi dua, yaitu
a. Evaluasi Proses Pelatihan. Evaluasi proses pelatihan dilakukan
menggunakan instrumen yang diisi oleh peserta meliputi penilaian
terhadap : 1) Kualitas Bahan Ajar, 2) Efektivitas Pola Pelatihan, 3)
Akomodasi dan Konsumsi, 4) Perlengkapan Pelatihan. Selain itu dilakukan
juga evaluasi terhadap fasilitator serta kehadiran peserta, fasilitator dan
panitia.
b. Evaluasi hasil belajar. Evaluasi hasil belajar dilakukan terhadap peserta
pelatihan, berupa Tes Akhir. Tes akhir merupakan evaluasi dari

PPPPTK TK dan PLB Bandung


8
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

keseluruhan materi yang telah diterima oleh peserta untuk mengukur


kompetensinya sehingga dapat diketahui nilai akhir dari masing-masing
peserta.

Alur kegiatan pelatihan dapat digambarkan dalam bagan berikut ini.

Persiapan Pelaksanaan Evaluasi

Identifikasi peserta program Tes Awal Evaluasi Proses


peningkatan kompetensi Input Materi program peningkatan
Identifikasi narasumber Diskusi Kelompok kompetensi
Menyusun Panduan program Simulasi Daring (Sikap dan
peningkatan kompetensi Keterampilan)
Tugas Mandiri
Penyiapan bahan program
peningkatan kompetensi Penyusunan Rencana
Identifikasi tempat program Tindak Lanjut
peningkatan kompetensi Tes Akhir

Gambar 1. Alur Kegiatan

PPPPTK TK dan PLB Bandung


9
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

E. STRUKTUR PROGRAM
Struktur program, alokasi waktu, dan Narasumber Pelatihan Instruktur
Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Taman Kanak-Kanak Tahun 2016 sebagai
berikut:

No Mata Diklat JP Narasumber


A PROGRAM UMUM 4 Kepala PPPPTK TK PLB
1. Kebijakan Pengembangan dan Pembinaan 2
Karir Guru a.
2. Program Guru Pembelajar 2

B. PROGRAM POKOK 92
3 Overview Program Peningkatan Kompetensi
Guru Pembelajar 1. Dra. Hj. Elis Supartini, M. Pd
a. Petunjuk Teknis Moda Tatap Muka 2 2. Desi Ermayani, S.Pd.
b. Petunjuk Teknis Moda Daring 3. Endang Mursini
2 4. Siti Jazilaatus Sadaih
4 Literasi TIK Pendukung Pembelajaran Daring 6 5. Rita Nurunnisa
5 Pendekatan Andragogi 2 6. Siti Musliha
6 Kajian dan Simulasi Penggunaan Modul
Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar c.
a. Fitur-fitur moodle
b. Materi Pedagogik 14
c. materi professional 14
d. Simulasi Pembelajaran Moda daring 38
10
7 Pengembangan butir soal 4
C. PROGRAM PENUNJANG 4
Penyusunan Rencana Tindak Lanjut/Action 2
8
Plan
9 Tes awal dan Tes Akhir 2
Jumlah Total 100

*) Tes Awal dan Tes Akhir dilakukan dan dianalisis oleh pelatih. Hasil tes awal dijadikan dasar bagi pelatih
memberikanperlakuan tertentu dalam pelatihan, sedangkan hasil tes akhir akan digunakan untuk mengukur
hasil belajarpeserta.

E. JADWAL KEGIATAN
Jadwal pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Taman Kanak-
Kanak Tahun 2016 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

PPPPTK TK dan PLB Bandung


10
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

JADWAL PELATIHAN INSTRUKTUR NASIONAL GURU PEMBELAJAR


BIDANG TAMAN KANAK-KANAK
No Waktu Hari ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1. 08.00-08.45 2 5 6A 6B 6C 6C 6C 6D 8
2. 08.45-09.30 2 5 6A 6B 6C 6C 6C 6D 8
3. 09.30-10.15 3A 6A 6A 6B 6C 6C 6C 6D PU
10.15-10.30 Rehat Kopi
4. 10.30-11.15 3A 6A 6A 6B 6C 6C 6C 6D
5. 11.15-12.00 3B 6A 6B 6B 6C 6C 6C 6D
12.00-13.15 Istirahat
6. 13.15-14.00 Reg 3B 6A 6B 6B 6C 6C 6C 6D
7. 14.00-14.45 Reg 4 6A 6B 6C 6C 6C 6C 7
8. 14.45-15.30 Reg 4 6A 6B 6C 6C 6C 6C 7
15.30-16.00 Rehat Kopi
9. 16.00-16.45 PA/1 4 6A 6B 6C 6C 6C 6D 7
10. 16.45-17.30 1 4 6A 6B 6C 6C 6C 6D 7
17.30-19.30 Istirahat
11. 19.30-20.15 Info 4 6A 6B 6C 6C 6C 6D Persi-
Teknis apan
12. 20.15-21.00 9 4 6A 6B 6C 6C 6C 6D 9

Keterangan:
Reg : Registrasi
PA : Pembukaan
1 : Kebijakan Pengembangan dan Pembinaan Karir Guru
2 : Program Guru Pembelajar
3A : Petunjuk Teknis Moda Tatap Muka
3B : Petunjuk Teknis Moda Daring
4 : Literasi TIK Pendukung Pembelajaran Daring
5 : Pendekatan Andragogi
6A : Fitur-fitur Moodle
6B : Materi Pedagogik
6C : Materi Profesional
6D : Simulasi Pembelajaran Moda Daring
7 : Pengembangan Butir Soal
8 : Penyusunan Rencana Tindak Lanjut/Action Plan
9 : Tes Awal dan Tes Akhir

PPPPTK TK dan PLB Bandung


11
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

F. KEPANITIAAN
Susunan kepanitiaan Pelatihan Instruktur Nasional/ Mentor Guru Pembelajar
Bidang Taman Kanak-Kanak Tahun 2016 sebagai berikut:

NO. NAMA/NIP JABATAN UNIT KERJA


Pengarah
Drs. Sam Yhon, MM Kepala PPPPTK TK dan PLB PPPPTK TK dan PLB
Nara Sumber
1 Dr. H. Agus Djaja Dihardja, Kabag Umum
PPPPTK TK dan PLB
M.Pd
2 Dr. Agus Mulyadi, M.Pd Kabid Program dan Informasi PPPPTK TK dan PLB
3 Dra. Jane Listiana, M.M Kabid Fasilitasi Peningkatan
PPPPTK TK dan PLB
Kompetensi
Penanggung Jawab Struktural
1 Dr. Joko Ahmad Julifan, ST Kepala Seksi Program PPPPTK TK dan PLB
Penangung Jawab Akademis
Dra. Elis Supartini, M.Pd. Widyaiswara Bidang Taman
PPPPTK TK dan PLB
Kanak-Kanak
Narasumber
1. Dra. Elis Supartini, M.Pd. Widyaiswara Bidang Taman
PPPPTK TK dan PLB
Kanak-Kanak
2. Endang Mursini Guru Taman Kanak-kanak Blitar

3. Desi Ermayani, S.Pd. Widyaiswara Bidang Taman


PPPPTK TK dan PLB
Kanak-Kanak
4. Siti Jazilaatus Guru Taman Kanak-kanak Malang
Sadaih
5. Rita Nurunnisa Guru Taman Kanak-kanak
6. Siti Musliha Guru Taman Kanak-kanak Pasuruan
Kepanitiaan
Suhendri Ketua Panitia PPPPTK TK dan PLB
Achmad Wachyu Sekretaris PPPPTK TK dan PLB
Baryatun Anggota PPPPTK TK dan PLB
Mohamad Asim Aminuloh Anggota PPPPTK TK dan PLB
Tatang Suhely Anggota PPPPTK TK dan PLB
Staf Dinas Pendidikan Kab Anggota Dinas Pendidikan
Sidoarjo (3 orang) Kota Surabaya
Staf LPMP Jatim Anggota LPMP Prov. Jatim

G. PENDANAAN
Biaya pelaksanaan pelatihan ini seluruhnya bersumber dari DIPA PPPPTK TK dan
PLB Bandung Tahun Penganggaran 2016.

PPPPTK TK dan PLB Bandung


12
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

H. DESKRIPSI KEGIATAN PEMBELAJARAN


Deskripsi Kegiatan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar
Bidang Taman Kanak-Kanak Tahun 2016.
1. Topik Umum
a. Kebijakan Pengembangan dan Pembinaan Karir Guru. Bagian ini
membahas tentang kebijakan pendidikan tentang pelaksanaan Guru
Pembelajar.
b. Program Guru Pembelajar. Bagian ini membahas tentang Kebijakan
Program Guru Pembelajar dan moda-moda dalam Program Peningkatan
Kompetensi Guru Pembelajar yang meliputi moda Tatap Muka, Moda
Daring, dan Daring Kombinasi.
2. Topik Utama
a. Overview Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar. Pada bagian
ini membahas petunjuk teknis moda tatap muka dan moda daring. Untuk
moda tatap muka membahas Penetapan peserta, instruktur nasional, dan
penyelenggara; Struktur program, pendekatan, metode, dan jadwal
pelaksanaan; Penilaian, pelaporan, dan sertifikat.Untuk moda daring
disampaikan materi tentang arsitektur sistem Moda Daring; model-model
dalam Moda Daring, model pembimbingan pada Moda Daring, peran dan
tanggung jawab berbagai unsur; kriteria, peran, dan tanggung jawab
petugas; waktu, tempat, struktur program, mekanisme pelaksanaan,
penilaian dan sertifikasi; serta monitoring dan evaluasi.
b. Literasi TIK Pendukung Pembelajaran Daring. Pada bagian ini membahas
tentang pemanfaatan TIK yang meliputi Dasar-dasar Komputer dan
Pengenalan Internet sebagai pendukung pelaksanaan Moda Daring.
c. Pendekatan Andragogi dalam Guru Pembelajar. Pada bagian ini membahas
tentang tiga tipe pembelajar, karakteristik belajar orang dewasa serta
strategi pembelajaran bagi orang dewasa.
d. Kajian dan Simulasi Penggunaan Modul Peningkatan Kompetensi Guru
Pembelajar. Pada bagian ini membahas tentang modul Peningkatan

PPPPTK TK dan PLB Bandung


13
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

Kompetensi Guru Pembelajar baik untuk kompetensi pedagogik maupun


kompetensi profesional serta strategi penggunaan modul. Kegiatan kajian
modul kompetensi pedagogik maupun kompetensi profesional dilakukan
oleh peserta dalam kelompok. Setelah mengkajimodul, peserta melakukan
simulasi cara penggunaan modul Peningkatan Kompetensi Guru
Pembelajar Moda Tatap Muka pada saat mefasilitasi Guru Pembelajar.
Untuk moda daring disampaikan materi tentang pengenalan fitur-fitur
dalam sistem Moda Daring yang menggunakan LMS Moodle, antara lain:
page, Book, Lesson, File, Folder, Message, Forum, Blog, E-portofolio, Chat,
Video conference, Quiz dan Survey. Setelah itu dilakukan bedah modul
Moda Daring secara daring pada laman Moda Daring yang meliputi
struktur modul Moda Daring, aktivitas pembelajaran, tagihan, serta
penilaian.
Selain itu dilakukan juga simulasi untuk:
1) Pembelajaran dalam sesi yang meliputi: mencoba web
conference/BBB, membaca pengantar sesi, melakukan aktivitas
pembelajaran di dalam Lesson, mengunduh file (dokumen, bahan
bacaan dan LK), membaca bahan bacaan di Book, melakukan diskusi
dalam forum, melakukan refleksi dalam blog, mengunggah file LK yang
sudah diisi ke dalam e-portfolio, mengerjakan penilaian diri, tes sesi
dan tes akhir, mengisi evaluasi reaksi smiley face pada akhir sesi
genap, mengisi evaluasi diri pada sesi penutup, serta mengisi evaluasi
pelatihan daring pada sesi penutup.
2) Peran pengampu dan mentor dalam Moda Daring sesuai modul yang
diampunya.

e. Pengembangan Butir Soal. Pada bagian ini membahas tentang pembuatan


butir soal-soal setara soal Uji Kompetensi Guru (UKG). Soal yang dibuat
dikumpulkan sebagai bank soal.
3. Topik Penunjang
a. Penyusunan RTL. Pada bagian ini membahas tentang penyusunan rencana

PPPPTK TK dan PLB Bandung


14
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

tindak lanjut yang akan dilaksanakan oleh peserta setelah mengikuti


kegiatan pelatihan.
b. Tes awal dan tes akhir pada bagian ini peserta melakukan tes awal untuk
melihat kemampuan awal peserta sebelum mengikuti program dan
melakukan tes akhir untuk melihat kemampuan peserta setelah mengikuti
program.

PELAKSANAAN, DESKRIPSI KEGIATAN, MASALAH DAN CARA


PENYELESAIANNYA
a. Pelaksanaan

Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Taman Kanak


-Kanak Tahun 2016 ini merupakan pelatihan yang berpola 100 jam pelajaran,
diselenggarakan selama 10 (Sepuluh) hari. Secara keseluruhan kegiatan ini
berlangsung dengan lancar.

b. Deskripsi Kegiatan

Deskripsi pelaksanaan keseluruhan rangkaian kegiatan Pelatihan Instruktur


Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Taman Kanak Kanak Tahun 2016
dijelaskan sebagai berikut.

NO HARI/ KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN


1 Hari Ke-1 a. Pembuka.
b. Laporan kegiatan oleh ketua panitia,
Pembukaan
Suhendri, SS, M.Ed
c. Sambutan sekaligus pembukaan oleh
Kepala PPPPTK TK dan PLB, Drs. Sam Yhon,
MM
d. Doa.
e. Penutup.
2 Hari ke-1 Penjelasan teknis disampaikan oleh
penanggung jawab akademis, yang meliputi:
Penjelasan Teknis
a. Perkenalan.
b. Penjelasan akan keseluruhan rangkaian
kegiatan yang akan dilaksanakan dalam
pelatihan ini.
3 Hari ke-1 Soal yang diberikan kepada peserta yang

PPPPTK TK dan PLB Bandung


15
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

NO HARI/ KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN


Pre-Test berbentuk pilihan ganda / multiple choice
sebanyak 30 soal.
5 Hari ke-2 dan ke 3 Materi yang disampaikan meliputi:
a. Pendekatan Andragogi
b. Fitur-fitur moodle
c. Materi Pedagogik
6 Hari ke-4, 5, 6, 7, 8 dan ke-9 Materi yang disampaikan meliputi:
a. Materi Pedagogik
b. Kompetensi Guru Pembelajaran Materi
Profesional
c. Simulasi Pembelajaran Moda Daring
d. Pengembangan butir soal
e. Post test
7 Hari ke-10 Materi yang disampaikan meliputi:
Penutupan a. Penyusunan Rencana Tindak Lanjut
b. Penutupan
Kegiatan ditutup oleh Bapak Drs. Saiful
Hadi, M.Si

c. Masalah dan Cara Penyelesaiannya

Secara keseluruhan, pelaksanaan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru


Pembelajar Bidang Taman Kanak Kanak Tahun 2016 ini berjalan cukup lancar.

Namun demikian, terdapat beberapa kendala yang memerlukan perhatian


lebih lanjut.
1. Akademik
Tidak ada permasalahan akademik yang menjadi kendala dalam
pelaksanaan pelatihan.

2. Non-Akademik
Tidak ada permasalahan non akademik yang menjadi kendala dalam
pelaksanaan pelatihan.

PPPPTK TK dan PLB Bandung


16
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

BAB III
HASIL KEGIATAN

PPPPTK TK dan PLB Bandung


17
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

Hasil dari pelaksanaan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang


Taman Kanak-Kanak ini berupa kegiatan program peningkatan kompetensi bagi guru
TK. Selain itu, secara umum hasil pelaksanaan pelatihan berupa hasil evaluasi proses
pelatihan, persentase kehadiran peserta dan panitia, serta persentase kelulusan
peserta adalah sebagai berikut.

A. PENINGKATAN KOMPETENSI PESERTA

Dalam pelaksanaan pelatihan ini, untuk mengetahui dan memetakan


kemampuan peserta dilakukan pre test. Dari hasil pre test diperoleh nilai rata-
rata peserta sebagai berikut:

Nilai Rata-
Jumlah Nilai Nilai
No Kelas rata Pre
Peserta Min Max
Test

1. A 40 38,52 23,33 53,33

2. B 40 37,32 16,67 56,67

3. C 44 41,44 23,33 60

Setelah pelaksanaan kegiatan nilai rata-rata peserta berdasarkan perolehan


nilai post-test sebagai berikut:
Nilai Rata-
Jumlah Nilai Nilai
No Kelas rata Post
Peserta Min Max
Test

1. A 40 72,33 53,33 83,33

2. B 40 67,91 56,67 73,33

3. C 44 67,72 50 76,67

PPPPTK TK dan PLB Bandung


18
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

Gambaran nilai di atas menunjukkan bahwa kemampuan rata-rata peserta


dalam penguasaan materi dan kompetensi setelah akhir mata pelatihan
melalui kegiatan post test kegiatan pelatihan dalam klasifikasi baik yakni
mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Kenaikan nilai rata-rata
peserta adalah sebagai berikut.

Jumlah
No Kelas Poin kenaikan Prosentase
(orang)

1. A 40 33,81 87,74%

2. B 40 30,59 81.96%

3. C 44 26,28 63,41%

Rata-rata 77.70%

Selain melalui evaluasi tes awal dan tes akhir, evaluasi keberhasilan peserta
juga dinilai berdasarkan nilai proses berisi nilai keterampilan dan sikap
peserta dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan oleh masing-
masing fasilitator. Penilaian ini dilakukan oleh setiap fasilitator untuk
kemudian direkap oleh panitia. Hasil rekapitulasi nilai dapat dilihat dalam
lampiran.

B. EVALUASI PROSES PELATIHAN

Dalam upaya meningkatkan dan menyempurnakan program pelatihan sesuai


dengan tuntutan kebutuhan peserta serta untuk mengetahui kepuasan
peserta pelatihan, maka PPPPTK TK dan PLB melalui panitia pelatihan
melaksanakan evaluasi proses pelatihan. Evaluasi ini bermanfaat sebagai
bahan masukan untuk mengetahui sejauh mana suatu program yang telah
direncanakan berhasil diterapkan. Keberhasilan program ditentukan oleh
beberapa faktor yaitu fasilitator, metode, sarana dan prasarana, serta
pengelolaan pelatihan. Di samping itu, evaluasi ini juga bertujuan untuk

PPPPTK TK dan PLB Bandung


19
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

memperoleh saran atau masukan dari peserta terhadap lembaga sebagai


bahan dalam rangka perbaikan pelaksanaan serta pelayanan pelatihan yang
berkualitas.

Data yang terjaring dari responden adalah sejumlah 124 orang responden
calon Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Taman Kanak-
Kanak.

Data ditampilkan berdasarkan frekuensi jawaban responden. Klasifikasi nilai


dibagi dalam lima Skala Likert, yaitu sangat kurang, kurang, cukup, baik, dan
sangat baik. Interpretasi ini menggunakan kombinasi sistem Penilaian Acuan
Patokan (PAP) dan Penilaian Acuan Normatif (PAN). Adapun klasifikasi nilai dapat
dilihat pada tabel berikut ini:

Nilai Klasifikasi Interpretasi


Kurang dari sama dengan 2 Sangat Kurang Sangat Tidak
Memuaskan
Kurang dari sama dengan 2.75 Kurang Kurang Memuaskan
Kurang dari sama dengan 3.5 Cukup Cukup Memuaskan
Kurang dari sama dengan 4.25 Baik Memuaskan
Lebih dari sama dengan 4.25 Amat Baik Sangat Memuaskan

Pendapat peserta terhadap program Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru


Pembelajar Bidang Taman Kanak Kanak Tahun 2016 ini dapat diperhatikan pada

uraian penilaian di bawah ini.

1. Dasar Hukum
Komponen dasar hukum penyelenggaraan kegiatan yaitu didasari oleh
surat keputusan dari hasil pengolahan data diperoleh nilai rata-rata
Jumlah
No Kelas SKOR Prosentase
(orang)

1. A 40 3.45 86.25%

PPPPTK TK dan PLB Bandung


20
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

Jumlah
No Kelas SKOR Prosentase
(orang)

2. B 40 3.36 84%

3. C 44 3.86 96.5%

RATA RATA 3.56 88.91%

Sebesar 3.56 atau sekitar 88.91% Dengan demikian dapat disimpulkan


bahwa dalam penyelenggaraan kegiatan surat keputusan yang
mendasarinya adalah penting.
2. Administrasi Penyelenggaraan Kegiatan
Pada komponen administrasi penyelenggaraan kegiatan diklat ada
beberapa indikator yang menjadi sasaran untuk dievaluasi, indikator-
indikator tersebut adalah: 1) kejelasan tugas dan tanggung jawab
penyelenggaraan kegiatan; 2) ketepatan perencanaan dan pelaksanaan
kegiatan; 3) ketersediaan pedoman pelaksanaan kegiatan; 4) kejelasan
informasi ( pemberitahuan) pelaksanaan kegiatan. Gambaran hasil
penilaian dari masing-masing indikator disajikan dalam lampiran. Adapun
nilai rata-ratanya adalah sebagai berikut:
Jumlah
No Kelas SKOR Prosentase
(orang)

1. A 40 3.51 87.75%

2. B 40 3.30 82.5%

3. C 44 3.79 94.75%

RATA-RATA 3.53 88.33%

Nilai rata-rata yang diperoleh dari hasil pengolahan data adalah sebesar
3.53 atau sekitar 88,33%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa

PPPPTK TK dan PLB Bandung


21
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

rata-rata peserta merasa puas atas administrasi penyelenggaraan


kegiatan.

3. Sarana Prasarana Penunjang Kegiatan


Sarana prasarana merupakan komponen penting dalam pelaksanaan
pelatihan. Adapun indikator yang menjadi bahan evaluasi pada
komponen ini adalah: 1) kemudahan akses ke tempat penyelenggaraan
kegiatan; 2) fasilitas transportasi darat/udara dari dan ke tempat
kegiatan; 3) kesiapan dan ketersediaan sarana kegiatan (audio visual,
LCD/laptop, papan putih, pelantang, spidol); 4) kenyamanan ruang
kegiatan (ventilasi udara/AC, pencahayaan); 5) kebersihan ruang kelas; 6)
kenyamanan kamar penginapan; 7) ketersediaan perlengkapan medis
sederhana (P3K); 8) ketersediaan sarana ibadah; 9) pembiayaan kegiatan;
10) Ketersediaan biaya keikutsertaan kegiatan; serta 11) Jumlah peserta
kegiatan yang dipersyaratkan untuk mencapai efisiensi kegiatan.
Gambaran hasil penilaian dari masing-masing indikator disajikan dalam
lampiran. Adapun nilai rata-rata kelas adalah sebagai berikut:

Jumlah
No Kelas SKOR Prosentase
(orang)

1. A 40 3.53 88.25%

2. B 40 3.31 82.75%

3. C 44 3.58 89.5%

RATA-RATA 3.47 86.83%

Nilai rata-rata yang diperoleh dari hasil pengolahan data adalah sebesar
3,47 atau sekitar 86,83%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa

PPPPTK TK dan PLB Bandung


22
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

rata-rata peserta merasa puas dengan sarana prasarana penunjang


kegiatan.

4. Bahan Kegiatan
Pada komponen bahan kegiatan ada beberapa indikator yang penting
untuk dievaluasi, diantaranya yaitu: 1) kelengkapan dokumen/kit bahan
kegiatan (materi, ATK, name tag); 2) kualitas tampilan bahan kegiatan; 3)
keterbacaan pada bahan kegiatan; 4) ketersediaan ilustrasi dan contoh
pada bahan kegiatan. Gambaran hasil penilaian dari masing-masing
indikator disajikan dalam lampiran. Adapun nilai rata-rata kelas adalah
sebagai berikut.

Jumlah
No Kelas SKOR Prosentase
(orang)

1. A 40 3.52 88%

2. B 40 3.45 86.25%

3. C 44 3.65 91.25%

RATA-RATA 3.54 88.5%

Nilai rata-rata yang diperoleh dari hasil pengolahan data adalah sebesar
3.54 atau sekitar 88.5 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
rata-rata peserta merasa puas atas kualitas dan perlengkapan bahan
kegiatan yang diberikan.

5. Jangka Waktu Pelaksanaan Kegiatan


Pada komponen jangka waktu pelaksanaan diklat ada beberapa indikator
yang penting untuk dievaluasi, diantaranya yaitu: 1) kesesuaian alokasi
waktu pelaksanaan kegiatan dengan tujuan dan sasaran program

PPPPTK TK dan PLB Bandung


23
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

kegiatan; 2) ketepatan alokasi waktu untuk menyelesaikan setiap bahan


kegiatan. Gambaran hasil penilaian dari masing-masing indikator disajikan
dalam lampiran. Adapun nilai rata-rata per kelas berkenaan dengan
komponen kinerja panitia adalah sebagai berikut:

Jumlah
No Kelas SKOR Prosentase
(orang)

1. A 40 3.50 87.5%

2. B 40 3.27 81.75%

3. C 44 3.58 89.5%

RATA-RATA 3.45 86.25%

Nilai rata-rata yang diperoleh dari hasil pengolahan data adalah sebesar
3,45 atau sekitar 86.25 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
rata-rata peserta puas atas jangka waktu pelaksanaan kegiatan pelatihan.

6. Layanan Menu
Pada komponen layanan menu ada beberapa indikator yang harus
dievaluasi, diantaranya yaitu: 1) kecukupan menu yang mendukung
kecukupan gizi; 2) variasi hidangan/konsumsi; 3) ketepatan waktu
penyediaan konsumsi. Gambaran hasil penilaian dari masing-masing
indikator disajikan dalam lampiran. Adapun nilai rata-rata per kelas
berkenaan dengan komponen layanan menu adalah sebagai berikut:
Jumlah
No Kelas SKOR Prosentase
(orang)

1. A 40 3.67 91.75%

2. B 40 3.19 79.75%

PPPPTK TK dan PLB Bandung


24
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

Jumlah
No Kelas SKOR Prosentase
(orang)

3. C 44 3.40 85%

RATA-RATA 3.42 85.5%

Nilai rata-rata yang diperoleh dari hasil pengolahan data adalah sebesar
3.42 atau sekitar 85.5 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
rata-rata peserta puas atas layanan menu.

Dari hasil analisis penilaian penyelenggaraan kegiatan diperoleh hasil


bahwa pelaksanaan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru
Pembelajar Bidang Taman Kanak Kanak Tahun 2016 ini telah berjalan
dengan baik. Namun demikian pihak penyelenggara, dalam hal ini PPPPTK
TK dan PLB, perlu mempertahankan kondisi yang sudah baik dan
meningkatkannya menjadi lebih baik lagi.

C. EVALUASI FASILITATOR

Selain evaluasi proses pelatihan, kepuasan pelanggan juga ditentukan melalui


hasil evaluasi terhadap fasilitator pelatihan. Evaluasi ini perlu dilaksanakan
untuk mengetahui seberapa besar kompetensi dan kualifikasi fasilitator dapat
membantu kesuksesan penyampaian materi bagi para peserta pelatihan.

Evaluasi proses pelatihan terhadap fasilitator/widyaiswara meliputi beberapa


aspek, yaitu: penguasaan materi; penguasaan kelas; sistematika penyajian;
kemampuan menyajikan; relevansi materi dengan tujuan instruksional;
penggunaan metode belajar dan sarana pelatihan; penggunaan bahasa; nada
dan suara; cara menjawab pertanyaan peserta; gaya/sikap perilaku;
pemberian motivasi kepada peserta; kerapihan berpakaian; disiplin kehadiran;
dan kerjasama antar widyaiswara/fasilitator. Gambaran hasil penilaian dari

PPPPTK TK dan PLB Bandung


25
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

masing-masing indikator disajikan dalam lampiran. Adapun nilai rata-rata


untuk evaluasi fasilitator adalah sebagai berikut:

Jumlah
No Kelas Rata-rata
(orang)

1. A 40 93.64

2. B 40 89.46

3. C 44 95.75

92.95
RATA-RATA
(Amat Baik)

Nilai rata-rata keseluruhan komponen adalah dengan klasifikasi sangat baik


Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa masing-masing
fasilitator/widyaiswara telah menjalankan tugasnya dengan baik dan memiliki
kompetensi serta kualifikasi yang baik untuk membantu dalam penyampaian
materi kepada peserta.

D. KEHADIRAN PESERTA, FASILITATOR DAN PANITIA

Jumlah keseluruhan peserta yang mengikuti Pelatihan Instruktur


Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Taman Kanak Kanak Tahun 2016 ini

adalah 124 orang. Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang


Taman Kanak -Kanak Tahun 2016 diselenggarakan selama 10 (sepuluh) hari

dengan rata-rata 10 jam pelajaran per harinya (keseluruhan berjumlah 100


jam pelajaran).

Fasilitator dan panitia yang terlibat dalam pelaksanaan pelatihan, yang terdiri
atas 2 (dua) orang fasilitator dari PPPPTK TK dan PLB Bandung, 6 (empat)
orang panitia dari PPPPTK TK dan PLB Bandung, 3 (tiga) orang panitia dari
Dinas Pendidikan Sidoarjo, 1 (satu) orang panitia LPMP dan 1 (satu) orang

PPPPTK TK dan PLB Bandung


26
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

penanggung jawab struktural. Fasilitator dan panitia dari PPPPTK dan PLB
Bandung seluruhnya merupakan Unsur pimpinan, widyaiswara, dan
pembantu pimpinan di lingkungan PPPPTK TK dan PLB dan narasumber dari
unsur guru-guru Taman Kanak-Kanak. Persentase kehadiran seluruh fasilitator
dan panitia adalah 100% (daftar hadir fasilitator dan panitia terlampir).

E. KELULUSAN PESERTA

Peserta pelatihan yang dinyatakan LULUS berhak memperoleh sertifikat


(STTPP), dan dalam kegiatan ini semua peserta yang berjumlah 124 (seratus
dua puluh enam) orang, dinyatakan LULUS. Rekap Kelulusan dan Nilai dapat
dilihat dalam lampiran.

BAB IV
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

PPPPTK TK dan PLB Bandung


27
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

A. KESIMPULAN

Seluruh proses pelaksanaan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru


Pembelajar Bidang Taman Kanak-Kanak Tahun 2016 berjalan denga lancar
sesuai dengan rencana yang ditetapkan. Berikut beberapa simpulan penting
dalam penyelenggaraan pelatihan tersebut, antara lain:
1. Pelaksanaan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang
Taman Kanak-Kanak Tahun 2016 diikuti oleh 124 (seratus dua puluh empat
orang) peserta. Pelatihan ini berlangsung selama 100 Jam Pelatihan atau
setara dengan 10 (sepuluh) hari, mulai tanggal 07 s.d. 16 Agustus 2016.
2. Dari hasil evaluasi terhadap peserta diklat, diperoleh kesimpulan bahwa
rata-rata kompetensi peserta mengalami kenaikan pada post test. Dari
sejumlah 124 orang peserta yang hadir, peserta pelatihan yang dinyatakan
berhasil menyelesaikan pelatihan, memenuhi standar penilaian, dan berhak
mendapatkan sertifikat (STTPP) adalah sejumlah 124 orang.
3. Penyelenggaraan kegiatan ini berjalan dengan baik dan pihak penyelenggara
mampu memberikan kepuasan pelanggan sebesar 87.31 %.

B. REKOMENDASI

Berdasarkan uraian dan analisis hasil pelaksanaan Pelatihan Instruktur


Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Taman Kanak-Kanak Tahun 2016 ,
diperoleh beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai rekomendasi demi
peningkatan kualitas pelayanan pelatihan selanjutnya. Beberapa rekomendasi tersebut
diantaranya adalah:
1. Perlunya memperhitungkan dengan baik dari segi waktu persiapan hingga
pelaksanaan kegiatan pelatihan, sehingga ketepatan waktu pelaksanaan
dan kesesuaian peserta yang diundang tepat sesuai sasaran, khususnya
dalam pengiriman surat pemanggilan peserta.
2. Peran dan fungsi dinas pendidikan dan IGTK dapat lebih diefektifkan lagi
dalam menunjang persiapan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru
Pembelajar Bidang Taman Kanak-Kanak Tahun 2016 ini.

PPPPTK TK dan PLB Bandung


28
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

PPPPTK TK dan PLB Bandung


29
Laporan Pelatihan Instruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar Bidang Tanman Kanak- Tahun
Kanak Tahun 2016 2016

LAMPIRAN

PPPPTK TK dan PLB Bandung


30