Anda di halaman 1dari 26

RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

MATA PELAJARAN : BIOLOGI


KELAS /SEMESTER : X -MIPA/GANJIL
PENYUSUN : Dra. Elonamayo . Laturiuw,MSi

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan


Menengah

1
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan: SMA Swasta Kristen YPKPM Ambon


Mata Pelajaran : Biologi
Kelas /Semester : X- MIPA/Ganjil
Materi Pokok : Pengelompokan Tumbuhan
Alokasi waktu : 9 x 45 menit (3 x pertemuan)

A. Kompetensi Inti (KI)


KI 1 dan 2
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu, Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu,
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong,
kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui
pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan,
dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta
kebutuhan dan kondisi peserta didik. ( Permendikbud No. 24 Tahun 2016)
KI 3 KI 4
Memahami, menerapkan, Mengolah, menalar, menyaji, dan
menganalisis dan mengevaluasi mencipta dalam ranah konkret dan
pengetahuan faktual, ranah abstrak terkait dengan
konseptual,prosedural, dan pengembangan dari yang
metakognitif berdasarkan rasa ingin dipelajarinya di sekolah secara
tahunya tentangilmu pengetahuan, mandiri serta bertindak secara efektif
teknologi, seni, budaya, dan dan kreatif, dan mampu
humaniora dengan wawasan menggunakan metoda sesuai kaidah
kemanusiaan, kebangsaan, keilmuan.
kenegaraan, dan peradaban
terkaitpenyebab fenomena dan
kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya
untukmemecahkan masalah.

B. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

No KD Pengetahuan No KD Keterampilan

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan Menengah 2


RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

3.8 Mengelompokkan tumbuhan 4.8 Menyajikan laporan hasil


ke dalam divisio berdasarkan pengamatan dan analisis
ciri-ciri umum, serta fenetik dan filogenetik
mengaitkan peranannya tumbuhan serta peranannya
dalam kehidupan dalam kehidupan

No IPK Pengetahuan No IPK Keterampilan

3.8.1 Mengidentifikasi ciri-ciri 4.8.1 Membuat bagan


umum Plantae. metagenesis Bryophyta

3.8.2 Mengidentifikasi ciri 4.8.2 Membuat laporan hasil


morfologi tumbuhan pengamatan dan analisi
Bryophyta fenetik dan filogenetik
Bryophyta

3.8.3 Menjelaskan dasar-dasar


klasifikasi Bryophyta

3.8.4 Menjelaskan klasifikasi


Brophyta

3.8.5 Mengkomunikasikan
peranan Bryophyta dalam
kehidupan sehari-hari

3.8.6 Mengidentifikasi ciri 4.8.3 Membuat bagan


morfologi tumbuhan metagenesis Pteriodophyta
Pteridophyta

3.8.7 Menjelaskan dasar-dasar 4.8.4 Membuat laporan hasil


klasifikasi Pteriodophyta pengamatan dan analisi
fenetik dan filogenetik
Bryophyta

3.8.8 Menjelaskan klasifikasi


Pteriodophyta

3.8.9 Mengkomunikasikan
peranan Pteriodophyta
dalam kehidupan sehari-hari

3.8.10 Mengidentifikasi ciri 4.8.5 Membuat bagan


morfologi tumbuhan metagenesis Spermatophyta
Spermatophyta

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan Menengah 3


RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

3.8.11 Menjelaskan dasar-dasar


klasifikasi Spermatophyta

3.8.12 Menjelaskan klasifikasi


Spermatophyta

3.8.13 Mengkomunikasikan
peranan Spermatophyta
dalam kehidupan sehari-ha

Literasi:

C. Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model cooperative learning yang


dipadukan dengan metode group investigation dan pendekatan saintifik yang
menuntut peserta didik untuk mengamati (membaca) permasalahan, menuliskan
penyelesaian dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas,peserta didik dapat
mengindentifikasi dan menjelaskan cirri ciri morfologi bryophyte, proses
metagenesis ( reproduksinya)dan peranannya dalam kehidupan manusia . Selain itu,
Nilai peserta didik dapat menyelesaikan bagan metagenesis tumbuhan Bryophyta ,
Karakter: dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, disiplin selama proses pembelajaran,
bersikap jujur, santun, percaya diri dan pantang menyerah, serta memiliki sikap
responsif (berpikir kritis) dan pro-aktif (kreatif), serta mampu berkomunikasi dan
bekerjasama dengan baik.
Mengembangkan kemampuan berpikir
kritis, kreatif, berkomunikasi dan
bekerjasama (4C)
D. Materi Pembelajaran

1. Cirri cirri umum plantae


2. Cirri ciri tumbuhan Bryophyta ,pterydophyta,spermatophyta
3. Klasifikasi Bryophyta ,pterydophyta,spermatophyta
4. Metagenesis Bryophyta ,pterydophyta,spermatophyta
5. Peranan Bryophyta ,pterydophyta,spermatophyta

E. Metode Pembelajaran

1. Pendekatan : Saintifik
2. Metode dan Model Pembelajaran :
Pertemuan No IPK Metode dan model
I 3.8.1 Diskusi , Tanya jawab dan Cooperatif Learning
3.8.2 Group investigation
3.8.3
3.8.4
3.8.5
II 3.8.6 Diskusi , Tanya jawab dan Cooperatif Learning
3.8.7 Group investigation
3.8.8
3.8.9

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan Menengah 4


RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

III 3.8.10 Diskusi,Tanya jawab dan Cooperatif Learning


3.8.11 Group investigation dan TPS
3.8.12
3.8.13
F. Alat, Media, dan Sumber Belajar
1) Alat/ Media
LCD, laptop, spidol, karton manila, papan tulis
2) Sumber belajar
a) power point bahan ajar, gambar lumut ( Bryophyta)
b) Buku teks biologi
a. Campbell, Reece, Mitchell, 2000. Biologi Jilid 2 , Penerbit
Airlangga , hal 153 -180
b. Oman Karmana , 2013, Biologi , untuk Kelas X SMA
kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu ilmu alam ,
sesuai Kurikulum 2013, Grafindo
c. Gonzagabio
G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan I(3 x 45 menit)
No IPK IPK
3.8.1 Mengidentifikasi ciri-ciri umum Plantae.
3.8.2 Mengidentifikasi ciri morfologi tumbuhan Bryophyta
3.8.3 Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi Bryophyta
3.8.4 Menjelaskan klasifikasi Brophyta
3.8.5 Mengkomunikasikan peranan Bryophyta dalam kehidupan
sehari-hari
4.8.1 Membuat bagan metagenesis Bryophyta
4.8.2 Membuat laporan hasil pengamatan dan analisi fenetik dan
filogenetik Bryophyta
Pertemuan 1 (@3 45 menit
Alokasi
Deskripsi Kegiatan Pembelajaran
Waktu
I. Pendahuluan ( 30 menit ) )

Menunjukkan sikap disiplin sebelum memulai proses


pembelajaran, menghayati dan mengamalkan ajaran
agama yang dianut (Karakter) serta membiasakan
membaca dan merefleksikan Isi Firman Tuhan
(Alkitab )

1. Memberi salam, berdoa dan membaca Alkitab/ bacaan


lain selama 15 menit untuk kelas yang masuk di jam
pertama;
2. Mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan
(mengecek kehadiran peserta didik);
3. Mendiskusikan kompetensi yang sudah dipelajari dan
dikembangkan sebelumnya berkaitan dengan materi
pengelompokan tumbuhan Melalui tanya jawab
membahas kembali tentang klasifikasi tumbuhan ;

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan Menengah 5


RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

4. Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan


manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari berkaitan
dengan pengelompokan tumbuahn dalam kehidupan
sehari-hari;
5. Menyampaikan garis besar cakupan materi
pengelompokan tumbuhan khususnya lumut ( Bryophyta)
, dan kegiatan yang akan dilakukan;
6. Menyampaikan metode pembelajaran dan teknik
penilaian yang akan digunakan saat membahas materi
pengelompokan tumbuhan ( Bryophyta )
7. Membagi peserta didik menjadi 5 Kelompok (dengan
setiap anggota kelompok berjumlah 4 - 5 orang).

2.Kegiatan Inti ( 75 menit ) Berpikir kritis dan bekerjasama (4C)


dalam mengamati permasalahan
(literasi membaca) dengan rasa ingin
tahu, jujur dan pantang menyerah
(Karakter)

1. Peserta didik mengamati gambar hutan hujan tropis


dengan berbagai jenis tumbuhan yang membentuk
strata di dalamnya ( dalam bentuk slide /video)

2. Guru memotivasi Peserta didik untuk menggali


informasi dari berbagai jenis tumbuhan yang
membentuk strata di hutan hujan tropis, cara
mengenali nama dan mengelompokkannya, Ciri-ciri
masing-masing kelompok dengan memperhatikan
(khususnya tempat tumbuh lumut, cirri-cirinya )

Guru meminta siswa membandingkan tanaman lumut yang


dibawa siswa dengan apa yang diamati
Berpikir kritis dan kreatif (4C), tangguh dalam menyelesaikan
masalah serta berani mengemukakan pendapat dengan rasa
percaya diri (Karakter); mampu membaca permasalahan serta
mengaitkannya dengan konsep yang akan dipelajari (Literasi)

3. Siswa melakukan mengidentifikasi jenis-jenis


tumbuhan pada setiap strata di hutan hujan
tropis,menggunakan contoh tumbuhan yang HOTS
dibawa peserta didik (lumut) membandingkan ciri-
ciri Plantae , Mengindentifikasi cirri-ciri morfologi

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan Menengah 6


RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

( mengapa tidak punya akar , batang yang sejati


tetapi dapat melakukan proses fotosnitesis alat
reproduksi lumut yang dibawa peserta didik atau
menggunakan gambar
4. Membuat bagan metagenesis pada lumut,
membandingkan dengan gambar/charta

Berpikir kritis dan kreatif (4C), berani


mengemukakan pendapat (Literasi) dengan
rasa percaya diri (Karakter), serta mampu
memahami keterkaitan permasalahan dengan
konsep yang akan dipelajari

5. Melakukan diskusi keanekaragaman tumbuhan


lumut di suatu ekosistem dan menganalisis
dampaknya dari sudut: lingkungan alam, ekonomi,
masyarakat, dan kesejahteraan masyarakat

Berpikir kritis dan kreatif (4C) dengan pembiasaan membaca berbagai


sumber referensi dan mengamati penyelesaian dari permasalahan yang
telah dikerjakan (Literasi) dengan tanggug jawab yang tinggi, rasa ingin
tahu pantang menyerah melalui teknik ATM (Karakter), serta
membiasakan menuliskan hasil kerja pada media sederhana (Literasi )

6. Mengaitkan konsep berbagai keanekaragaman


hayati dengan metode pengelompokan berdasarkan
ciri morfologi dan metagenesis tumbuhan lumut
7. Menyimpulkan cara pengelompokan tumbuhan
lumut
8. Menyajikan laporan tertulis di pajang di karton
manila hasil pengamatan berbagai tumbuhan lumut

3.Kegiatan Penutup 20 menit


Berkomunikasi, berpikir kritis dan kreatif (4C)
dengan rasa pecaya diri (Karakter) dan berani
mengemukakan pendapat (Literasi)

1. Siswa bersama guru menyimpulkan materi pembelajaran


yang telah dipelajari.
2. Siswa merefleksi penguasaan materi yang telah dipelajari
dengan membuat catatan penguasaan materi.
3. Siswa saling memberikan umpan balik hasil evaluasi
pembelajaran yang telah dicapai.
4. Siswa secara individu menyepakati tugas yang harus
dilakukan berkaitan penggolongan tumbuhan lumut

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan Menengah 7


RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

H. Penilaian Proses dan Hasil Belajar


1. Teknik Penilaian:
a) Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan
b) Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis/ Essay Tes
c) Penilaian Keterampilan : Unjuk Kerja/ Praktik dan Proyek
2. Bentuk Penilaian :
1. Observasi : lembar pengamatan aktivitas peserta didik
2. Tes tertulis : uraian dan lembar kerja
3. Unjuk kerja : lembar penilaian presentasi
4. Proyek : lembar tugas proyek dan pedoman penilaian

3. Instrumen Penilaian (terlampir)


4. Remedial
- Pembelajaran remedial dilakukan bagi siswa yang capaian KD nya
belum tuntas
- Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remidial
teaching (klasikal), atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan
tes.
- Tes remedial, dilakukan sebanyak 3 kali dan apabila setelah 3 kali tes
remedial belum mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan
dalam bentuk tugas tanpa tes tertulis kembali.
5. Pengayaan
Bagi siswa yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan
pembelajaran pengayaan sebagai berikut:
Siwa yang mencapai nilai n(ketuntasan) n n(maksimum)
diberikan materi masih dalam cakupan KD dengan pendalaman
sebagai pengetahuan tambahan
Siwa yang mencapai nilai n n(maksimum) diberikan materi
melebihi cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan
tambahan

Royal Padjajaran, 17 Perbruari 2017


Mengetahui,
Pengawas Guru Mata Pelajaran Biologi,

.. Dra. Elonamayo .Laturiuw,MSi


NIP. . NIP. 196803061994122007

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan


Menengah

8
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

Lampiran 1 : Uraian Materi

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan


Menengah 9
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan


Menengah 10
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan


Menengah 11
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

Lampiran 2 : Penilaian Pengetahuan


Bentuk soal : Essay Test
No Rubrik
No Aspek IPK Teknik Bentuk Instrumen
Penilaian
IPK Penilaian penilaian Penilaian

1 Pengetahuan 3.8.1 Mengidentifikasi ciri- Tes Tulis Esay Terlampir Terlampir


ciri umum Plantae.
3.8.2 Mengidentifikasi Tes Tulis Esay Terlampir Terlampir
ciri morfologi
tumbuhan
Bryophyta

3.8.3 Menjelaskan dasar- Tes Tulis Esay Terlampir Terlampir


dasar klasifikasi
Bryophyta

3.8.4 Menjelaskan Tes Tulis Esay Terlampir Terlampir


klasifikasi Brophyta

3.8.5 Mengkomunikasikan Tes Tulis Esay Terlampir Terlampir


peranan Bryophyta

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan


Menengah 12
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

dalam kehidupan
sehari-hari

2 Keterampilan 4.8.1 Membuat bagan Unjuk Daftar Terlampir Terlampir


Kerja Check
metagenesis List
Bryophyta

4.8.2 Membuat laporan Unjuk Daftar Terlampir Terlampir


hasil pengamatan dan Kerja Check
List
analisi fenetik dan
filogenetik Bryophyta

No Uraian soal Skor

1 Perhatikan kehidupan lumut pada gambar berikut ini . 20

Lumut hidup diatas tanah / batu batuan di hutan Hujan tropis


yang ditandai dengan kanopi / tudung hutan yang rindang .
Jika terjadi perubahan iklim yang sangat drastis sehingga terjadi
musim panas yang berkepanjangan dapatkah lumut melakukan
proses reproduksi ? jelaskan !
2. Metagenesis / Proses peralihan pertumbuhan lumut terjadi 20
melalui fase gametofit dan sporofit .
Perhatikan bentuk gametofit dan sporofit pada gambar berikut

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan


Menengah 13
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

Apakah fase sporofit dapat terjadi tanpa fase gametifit ? dan


Mengapa fase gametofit pada lumut lebih lama dari fase sporofit
Dapatkah fase sprofit lebih lama dari fase gametofit ? Jelaskan !
.

Instrumen Penilaian untuk mengukur Pengetahuan siswa pada Pertemuan 1

Soal No 1

Kompetensi Dasar : 3.8. Mengelompokkan tumbuhan ke dalam divisio berdasarkan


ciri-ciri umum, serta mengaitkan peranannya dalam
kehidupan
Materi : Bryophyta ( lumut )
Kelas/Semester : X MIPA /2
IPK : Mengidentifikasi ciri morfologi tumbuhan Bryophyta

Indikator Soal : Disajikan gambar tentang lumut peserta didik dapat


memprediksikan kemampuan reproduksi lumut ketika terjadi
perubahan iklim yang drastis
Level Kognitif : C4 (memprediksi )

Rumusan Butir Soal

Perhatikan gambar berikut ini!

Perhatikan kehidupan lumut pada gambar berikut ini .

Lumut hidup diatas tanah / batu batuan di hutan Hujan tropis yang ditandai dengan
kanopi / tudung hutan yang rindang . Jika terjadi perubahan iklim yang sangat drastis
sehingga terjadi musim panas yang berkepanjangan dapatkah lumut melakukan proses

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan


Menengah 14
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

reproduksi ? dan jika reproduksi tidak dilakukan dalam waktu lama apakah lumut akan
punah ? jelaskan !

Pedoman Penskoran

No Kata Kunci Skor


1 Lumut tidak dapat melakukan reproduksi pada saat musim 2
panas / tidak ada air /kelembaban sangat rendah
2 Syarat utama reproiduksi tumbuhan lumut adalah tersedia air 2
3 jika selama musim panas kanopi hutan hujan tropis terbuka 4
dan penetrasi cahaya matahari sampai ke tanah hutan jika
terjadi dalam waktu yang lama secara tidak langsung
kelembaban tanah hutan semakin menipis dan ketersediaan
airpun akan berkurang
4 Jika lumut tidak dapat mempertahankan kelangsungan 4
hidupnya dalam waktu yang lama tidak ada air maka secara
tidak langsung akan mati tetapi tidak akan punah karena
spora lumut dapat bertahan hidup secara dorman pada waktu
musim panas dan jika tersedia air sopra akan berkecambah
lagi
SKOR MAKSIMAL 12


Nilai = 0,12

Soal NO 2

Kompetensi Dasar : 3.8. Mengelompokkan tumbuhan ke dalam divisio berdasarkan


ciri-ciri umum, serta mengaitkan peranannya dalam
kehidupan
Materi : Bryophyta ( lumut )
Kelas/Semester : X MIPA /2
IPK : Membuat bagan Metagenesis Lumut

Indikator Soal : Disajikan gambar tentang metagenesis lumut peserta didik dapat
memprediksikan apakah metagenesis lumut dapat terjadi tanapa
fase sporofit ataupun sebaliknya dan mengapa fase gametofit
berlangsung lebih lama dan sproofit pada lumut
Level Kognitif : C4 ( memprediksikan )

Rumusan Butir Soal :

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan


Menengah 15
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

Metagenesis / Proses peralihan pertumbuhan lumut terjadi melalui fase gametofit dan
sporofit .

Perhatikan bentuk gametofit dan sporofit pada gambar berikut

Apakah fase sporofit dapat terjadi tanpa fase gametifit ? dan Mengapa fase gametofit
pada lumut lebih lama dari fase sporofit Dapatkah fase sprofit lebih lama dari fase
gametofit ? Jelaskan

Pedoman Penskoran/Rubrik Penilaian :

No Kata Kunci Skor


1 Fase perkembangbiakan lumut terdiri dari fase gametofit ( 2
seksual ) dan sporofit ( aseksual ) . Spora terbentuk karena
ada pertemuan antara arkegonium dan anteridium. . sporofit
terjadi karena ada pertemuan gamet tanpa pertemuan gamet
tidak terjadi spora.
2 Fase gametofit lebih lama karena terjadi proses peralihan dari 2
alat kelamin jantan( anteridium) dan alat kelamin betina (
arkegonium) sebelum terbentuk sporagium terjadi proses
fertilisasi dan pembentukan zygot sedangkan . fase sporoofit
tidak akan berlangsung lama karena dari pembentukan spora
terebntuklah protonema .
SKOR MAKSIMUM 4


Nilai =
0,04

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan


Menengah 16
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan


Menengah 17
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

KISI-KISI SOAL HOTS


Nama Sekolah : SMA Swasta Kristen YPKPM Ambon Jumlah Soal :2
Mata Pelajaran : Biologi Waktu : 20 menit
Kurikulum : 2013 Penyusun : Dra. E. Laturiuw,MSi ( Lanny)
Kelas/ Level Bentuk No.
No Kompetensi Dasar Materi Indikator Soal
Semester Kognitif Soal Soal
1 3.8. Mengelompokkan Ciri Ciri Bryophyta X MIPA/2 Disajikan gambar tentang lumut C4 Esay 1
tumbuhan ke dalam divisio peserta didik dapat
berdasarkan ciri-ciri umum, memprediksikan kemampuan
serta mengaitkan peranannya reproduksi lumut ketika terjadi
dalam kehidupan perubahan iklim yang drastis
Metagenesis Lumut X MIPA/2 Disajikan gambar tentang C4 Esay 2
metagenesis lumut peserta didik
dapat memprediksikan apakah
metagenesis lumut dapat terjadi
tanapa fase sporofit ataupun
sebaliknya dan mengapa fase
gametofit berlangsung lebih
lama dan sproofit pada lumut

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan Menengah 18


RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

KARTU SOAL
(Esay)

Nama Sekolah : SMA Swasta Kristen YPKPM


Mata Pelajaran : Biologi
Kurikulum : Kurikulum 2013

Kompetensi Dasar : 3.8. Mengelompokkan tumbuhan ke dalam divisio berdasarkan


ciri-ciri umum, serta mengaitkan peranannya dalam
kehidupan
Materi : Bryophyta
Kelas/Semester : X MIA /1
Indikator Soal : . Disajikan gambar tentang lumut peserta didik dapat
memprediksikan kemampuan reproduksi lumut ketika terjadi
perubahan iklim yang drastis
Level Kognitif : C4

Rumusan Butir Soal

Perhatikan kehidupan lumut pada gambar berikut ini .

Lumut hidup diatas tanah / batu batuan di hutan Hujan tropis yang ditandai dengan kanopi /
tudung hutan yang rindang . Jika terjadi perubahan iklim yang sangat drastis sehingga terjadi
musim panas yang berkepanjangan dapatkah lumut melakukan proses reproduksi ? dan jika
reproduksi tidak dilakukan dalam waktu lama apakah lumut akan punah ? jelaskan !

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan


Menengah

19
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

Kunci :
Pedoman Penskoran
No Kata Kunci Skor
1 Lumut tidak dapat melakukan reproduksi pada saat musim 2
panas / tidak ada air /kelembaban sangat rendah
2 Syarat utama reproiduksi tumbuhan lumut adalah tersedia air 2
3 jika selama musim panas kanopi hutan hujan tropis terbuka dan 4
penetrasi cahaya matahari sampai ke tanah hutan jika terjadi
dalam waktu yang lama secara tidak langsung kelembaban
tanah hutan semakin menipis dan ketersediaan airpun akan
berkurang
4 Jika lumut tidak dapat mempertahankan kelangsungan 4
hidupnya dalam waktu yang lama tidak ada air maka secara
tidak langsung akan mati tetapi tidak akan punah karena spora
lumut dapat bertahan hidup secara dorman pada waktu musim
panas dan jika tersedia air sopra akan berkecambah lagi
SKOR MAKSIMAL 12


Nilai = 0,12

Keterangan:

1. Hasil Analisis Kualitatif:


Diterima tanpa perbaikan
Diterima dengan perbaikan
Ditolak

*) Isikan tanda centang () pada kolom sesuai dengan hasil analisis!

2. Hasil Analisis Kuantitatif:

Daya Pembeda (DP)


Tingkat Kesukaran
(TK)
Keberfungsian
Pengecoh

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan Menengah


20
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

KARTU SOAL
(Esay)

Nama Sekolah : SMA Swasta Kristen YPKPM Ambon


Mata Pelajaran : Biologi
Kurikulum : Kurikulum 2013

Kompetensi Dasar : 3.8. Mengelompokkan tumbuhan ke dalam divisio berdasarkan


ciri-ciri umum, serta mengaitkan peranannya dalam
kehidupan
Materi : Bryophyta
Kelas/Semester : X MIA /1
Indikator Soal : Disajikan gambar tentang metagenesis lumut peserta didik dapat
memprediksikan apakah metagenesis lumut dapat terjadi tanapa
fase sporofit ataupun sebaliknya dan mengapa fase gametofit
berlangsung lebih lama dan sproofit pada lumut
Level Kognitif : C4

Rumusan Butir Soal


Metagenesis / Proses peralihan pertumbuhan lumut terjadi melalui fase gametofit dan sporofit .

Perhatikan bentuk gametofit dan sporofit pada gambar berikut

Apakah fase sporofit dapat terjadi tanpa fase gametifit ? dan Mengapa fase gametofit pada
lumut lebih lama dari fase sporofit Dapatkah fase sprofit lebih lama dari fase gametofit ?
Jelaskan

Pedoman Penskoran/Rubrik Penilaian :

No Kata Kunci Skor

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan Menengah


21
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

1 Fase perkembangbiakan lumut terdiri dari fase gametofit ( 2


seksual ) dan sporofit ( aseksual ) . Spora terbentuk karena ada
pertemuan antara arkegonium dan anteridium. . sporofit terjadi
karena ada pertemuan gamet tanpa pertemuan gamet tidak
terjadi spora.
2 Fase gametofit lebih lama karena terjadi proses peralihan dari 2
alat kelamin jantan( anteridium) dan alat kelamin betina (
arkegonium) sebelum terbentuk sporagium terjadi proses
fertilisasi dan pembentukan zygot sedangkan . fase sporoofit
tidak akan berlangsung lama karena dari pembentukan spora
terebntuklah protonema .
SKOR MAKSIMUM 4


Nilai = 0,04

Keterangan:

1. Hasil Analisis Kualitatif:


Diterima tanpa perbaikan
Diterima dengan perbaikan
Ditolak

*) Isikan tanda centang () pada kolom sesuai dengan hasil analisis!

2. Hasil Analisis Kuantitatif:

Daya Pembeda (DP)


Tingkat Kesukaran (TK)
Keberfungsian Pengecoh

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan Menengah


22
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

Lampiran 3 : Penilaian Ketrampilan : Unjuk Kerja ( laporan pengamatan )

Penilaian Laporan hasil pengamatan

Aspek yang di Skor Kriteria Komentar


nilai
Lay out laporan 6- 10 Sangat baik : Cover depan , nama
diskripsi jelas, kelas, judul pengamatan ,
tanggal , bulan dan tahun (diketik)
original.
1-5 Kurang baik : Cover depan : tidak
memenuhi salah satu unsure
diatas
Isi laporan 60 80 Sangat baik-Sempurna : sesuai
dengan sistematka : judul , tanggal
pelaksanaan , tujuan percobaan ,
dasar teori , alat bahan . langkah
kerja ,hasil pengamatan dan
pembahasan , kesimpulan . daftar
pustaka
40 59 Cukup-baik : cukup : jika tidak
ada daftar pustaka

20 39 Sedang Cukup : jika tidak ada


kesimpulan dan daftar pustaka
10 - 19 Sangat kurang- Kurang : Tidak
sesuai dengan sistematika
pelapora
Teknik 6-10 Sangat baik- Sempurna : font,
pengetikan spasi dan margin sesuai criteria

1-5 Kurang Baik : font, spasi dan


margin tidak sesuai criteria

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan Menengah


23
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

Lampiran 4 : Penilaian sikap : Presentasi kerja kelompok

INSTRUMEN PENILAIAN KERJA KELOMPOK


Materi ;
Kelas/Semester : X- MIPA -2 /2
Hari/Tanggal : .........................................................

Tanggungjawa
Kepedulian
Kerjasama

Kejujuran
Jumlah
Disiplin

No. Nama Nilai

b
Skor

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan Menengah
24
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

30
31
32
33
34
35
36

INSTRUMEN PENILAIAN PRESENTASI


Topik : :
Hari/ tanggal : .
Kelas / Semester : X- MIA -2 / 2
Jumlah Siswa : . orang.
Menyampaikan Menanggapi Mempertahankan Jlh Nilai
No Nama siswa pendapat (1) (2) argumentasi (3) score
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 (4)
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan Menengah


25
RPP Mata Pelajaran Biologi Kelas X

27
28
29
30
31
32
33

Ketentuan skor ;
SKOR KETERANGAN
1 jika peserta didik sangat kurang konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam
indikator ( SKK)
2 jika peserta didik kurang konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam indikator,
tetapi belum konsisten ( KK)
3 jika peserta didik mulai konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam indikator ( MK)
4 jika peserta didik konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam indikator ( K )
5 jika peserta didik selalu konsisten memperlihatkan perilaku yang tertera dalam indikator ( SK)

FORMAT PENILAIAN SIKAP KERJA KELOMPOK

Nilai = Jumlah Skor X 100


Skor perolehan

@2017, Dit. Pembinaan SMA, Ditjen. Pendidikan Dasar dan Menengah


26

Anda mungkin juga menyukai