Anda di halaman 1dari 4

Hikmah Tahun Baru Islam Sejarah Tahun Baru

Perayaan tahun baru adalah hari libur tertua sepanjang sejarah.


Hari ini umat Islam memasuki Tahun baru Hijriyah 1433 H. Tahun baru pertama dirayakan di Babilonia kuno sekitar 4000 tahun
Beberapa hari lagi kita akan mengakhiri tahun 2012 M. Detik-detik yang lalu. Sekitar tahun 2000 SM, Tahun baru Babilonia dimulai pada
pergantian tahun selalu menjadi pusat perhatian hampir seluruh umat bulan baru (tepatnya pada bulan sabit pertama terlihat) setelah "Vernal
manusia. Sudah menjadi hal yang lumrah bila malam pergantian tahun Equinox" (hari pertama musim semi).
selalu meriah dengan acara yang semarak. Semaraknya malam
pergantian tahun bahkan telah melalaikan manusia akan makna waktu Awal musim semi adalah saat yang tepat merayakan tahun baru.
dan lalai terhadap mengingat Allah. Tetapi kita juga jumpai segelintir Disamping semua itu, saat itu merupakan saatnya "kelahiran kembali",
hamba Allah yang dengan penuh harap dan takut berhitung diri saat tumbuhnya pepohonan dan tanaman. Tanggal 1 Januari, di lain sisi,
(muhasabah) agar mendapatkan keberkahan dengan makin tidak memiliki arti astronomi maupun pertanian. Jadi bagi mereka
berkurangnya usia di dunia. tidaklah masuk akal untuk merayakan tahun baru pada hari itu. Tahun
baru babilonia berlangsung selama 11 hari. Tiap hari memiliki jenis
Pergantian tahun merupakan salah satu ukuran pergantian waktu perayaan yang berbeda dan unik.
yang tak dapat dielakkan. Waktu yang sudah bergerak tak dapat ditahan
dan diundurkan lagi. Setiap ruangan waktu memilki kejadiannya Setelah bangsa Babilonia, kemudian bangsa Romawi kemudian
sendiri. Dalam waktu terkandung jejak perjalanan manusia yang akan menetapkan tahun baru pada bulan Maret, tapi kemudia perhitungan
diputar ulang kelak di hadapan pencipta waktu, Allah SWT. kalender mereka tercampur aduk dengan kelender dari kerajaan-
kerajaan lain sehingga kemudia kalender tersebut tidak sejalan dengan
Banyak manusia yang dengan waktunya memperoleh kejayaan pergerakan matahari.
dan tidak sedikit yang merasa waktu yang dimilikinya sebagai duri
yang terus menusuk jiwanya. Orang yang memperoleh kejayaan adalah Tahun Baru Islam
orang yang menggunakan waktunya dengan melakukan amal sebanyak
dan sebaik mungkin. Detik, menit, jam dan hari yang dimiliki orang
sukses adalah jejak ikhtiar yang menjadi investasi kejayaannya. Di ajaran Islam, permulaan Tahun Baru Islam ditetapkan sejak
Sedangkan bagi manusia yang menderita adalah mereka yang waktu- masa Khalifah Umar bin Khattab. Khalifah Umar setelah
waktunya dilewatkan dengan melalaikan potensi dan momen yang bermusyawarah dengan sahabat Nabi SAW lainnya menetapkan Tahun
dimilikinya. Banyak nikmat yang tidak disyukuri dan banyak momen Baru Islam dimulai tanggal 1 Muharram. Tanggal 1 Muharram pada
yang terlewat sehingga mereka tidak mendapat apa-apa dari waktu yang Kalender Hijriyah merupakan tonggak bersejaran dimana Nabi
dimilikinya. Muhammad SAW beserta Sahabat dan pengikutnya melakukan hijarh
dari Mekah ke Madinah. Sejak peristiwa Hijarh iniliah Islam

1
mengalami perkembangan pesat dan penyebarannya meluas ke luar Rasulullah SAW bersabda, ''Tidaklah melangkah kaki seorang
Jazirah Arab. anak Adam di hari kiamat sebelum ditanyakan kepadanya empat
perkara: tentang umurnya untuk apa dihabiskan, tentang masa
Pada Kalender Hijriyah yang memakai perhitungan peredaran mudanya untuk apa digunakan, tentang hartanya dari mana
bulan, terkandung hitungan penentuan peribadahan kaum muslimin diperoleh dan ke mana dihabiskan, dan tentang ilmunya untuk apa
seperti penentuan 1 Muharram, Bulan Ramadlan, , Idul Fitri, dimanfaatkan.'' (HR Tirmidzi).
Pelaksanaan Haji Idul Adlha, Puasa sunnah. Selain itu sejarah
Rasulullah dan Shahabat dalam Sirah Nabawiyah tercatat dengan tepat Terkait dengan usia itu, Rasulullah SAW menjelaskan, ''Sebaik-
dalam hitungan Kalender Hijriyah. baik manusia ialah yang panjang umurnya dan baik amal
perbuatannya, sedangkan seburuk-buruk manusia adalah yang
Hakikat Waktu panjang umurnya tetapi buruk amal perbuatannya.'' (HR Tirmidzi).

Pergantian tahun mengingatkan kita bahwa jatah hidup kita di Al Quran juga menuntun kita agar tidak merugi ditelan waktu.
dunia ini semakin berkurang. Seorang ulama besar, Imam Hasan Al- Hanya orang yang beriman, beramal sholeh, saling menasehati dalam
Basri, mengatakan, ''Wahai anak Adam, sesungguhnya Anda bagian mentaati kebenaran dan menetapi kesabaranlah yang akan menikmati
dari hari, apabila satu hari berlalu, maka berlalu pulalah sebagian keberuntungan. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Ashr/103:1-3
hidupmu.''
Dengan makna seperti itu, seharusnyalah kalau pergantian tahun justru 1. Demi masa.
mesti kita manfaatkan untuk mengevaluasi (muhasabah) diri. Allah \2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
SWT berfirman, 3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal
saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan
''Wahai orang-orang beriman bertakwalah kalian kepada Allah, nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah disiapkan
untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah,
Hikmah Tahun Baru Islam
sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa-apa yang kalian kerjakan.''
(QS 59: 18).
Dengan mengingat hakikat waktu, seorang muslim diharapkan
semakin hati-hati memanfaatkan waktu yang tersedia. Tahun baru yang
Khalifah Umar bin Khathab menyatakan, ''Hitunglah diri merupakan bagian dari waktu perlu direnungi untuk mendapatkan
kalian sebelum kalian dihitung. Timbanglah amal-amal kalian pelajaran (ibrah) dalam rangka meningkatkan pemahaman dan amal.
sebelum ditimbang. Bersiaplah untuk menghadapi hari yang amat Beberapa hikmah yang dapat dipetik dari peristiwa pergantian Tahun
dahsyat. Pada hari itu segala sesuatu yang ada pada diri kalian Masehi sebagai berikut :
menjadi jelas, tidak ada yang tersembunyi.''
2
1. Senantiasa Mengingat waktu. Manawiyah. Hijrah makaniyah (hakiki) adalah berpindah secara fisik,
dari satu tempat ke tempat lain. Adapun hijrah secara manawiyah
Pergantian tahun baru pada hakikatnya adalah mengingatkan ditegaskan dalam firman Allah swt.
manusia tentang pentingnya waktu. Imam Syahid Hasan Al-Banna Dan berkatalah Ibrahim: Sesungguhnya aku senantiasa
berkata, ''Siapa yang mengetahui arti waktu berarti mengetahui arti berhijrah kepada Tuhanku; sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa
kehidupan. Sebab, waktu adalah kehidupan itu sendiri.'' lagi Maha Bijaksana.Al-Ankabut:26. Dan perbuatan dosa
tinggalkanlah. Al-Muddatsir:5
Dengan begitu, orang-orang yang selalu menyia-nyiakan waktu
dan umurnya adalah orang yang tidak memahami arti hidup. Ulama Bentuk-bentuk hijrah maknawiyah di antaranya Meninggalkan
kharismatik, Dr Yusuf Qardhawi, dalam kitab Al-Waqtu fi Hayatil kebiasaan mengacuhkan karunia Allah menjadi hamba yang pandai
Muslim menjelaskan tentang tiga ciri waktu. Pertama, waktu itu cepat bersyukur. Berpindah dari kehidupan jauh dari tuntunan agama kearah
berlalunya. Kedua, waktu yang berlalu tidak akan mungkin kembali kehidupan yang relijius dan Islami. Berpindah dari sifat-sifat munafik,
lagi. Dan ketiga, waktu itu adalah harta yang paling mahal bagi orang plin-plan, menjadi konsisten atau istiqomah. Berpindah dari cara-cara
beriman. haram dalam menggapai tujuan ke arah cara-cara jujur dan halal.

2. Memahami Pentingnya Peningkatan Diri Hijrah juga berarti berkomitmen kuat memegang pinsip
kebenaran dan keadilan dan meninggalkan kebatilan dan kezhaliman.
Meninggalkan perbuatan, makanan dan pakaian yang haram menjadi
Orang yang sukses senantiasa mengingat dan memperhitungkan hidup sehat dan produkif. Meninggalkan perbuatan buruk dan dosa
apakan hari ini telah dilewati dengan mendapatkan prestasi yang lebih menuju taat dan berbuat baik hanya kepada Allah swt.
baik dari kemarin atau tidak. Dengan demikian seorang muslim akan
terus meningkatkan diri untuk terus menambah keberuntungan
hidupnya agar tidak tertipu waktu apalagi celaka. Hijrah juga serius meninggalkan kedengkian, menjauhi korupsi,
tidak saling menjatuhkan sesama orang berima dan enggan saling
menghujat. Hijrah juga mermaknai meninggalkan kesia-siaan, merubah
Semoga kita termasuk golongan orang yang sukses yaitu amal kebiasaan hidup menjadi beban, dan tidak mau hidup dalam
hari ini lebih baik dari hari kemarin. Semoga kita terhindar menjadi kebohongan.
orang yang tertipu waktu dan celaka karena amal yang dikerjakan hari
ini sama saja bahkan lebih buruk dari hari kemarin.
Rasulullah saw. bersabda yang diriwayatkan Imam Bukhari:
Barangsiapa yang berhijrah untuk Allah dan Rasul-Nya maka
3. Merefleksikan Makna Hijrah dalam Kehidupan Sehari-hari hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang berhijrah
untuk dunia (untuk memperoleh keuntungan duniawi) dan untuk
Hijrah berarti berpindah atau meninggalkan. Dalam makna ini, menikahi wanita maka hijrah itu untuk apa yang diniatkan nya.
hijrah memiliki dua bentuk. Hijrah Makaniyah (fisik) dan Hijrah
3
Wallahualam.