Anda di halaman 1dari 3

1.

4 Aplikasi Pemantulan Cahaya pada Permukaan Bola


Salah satu penerapan pemantulan cahaya pada permukaan bola adalah
cermin pada tikungan jalan seperti pada gambar berikut :

Gambar 1.4 Cermin pada tikungan jalan


(Sumber : http://3.bp.blogspot.com/Reflektor+Bundar.jpg/)

Untuk kasus pemantulan cahaya pada permukaan bola dengan contoh


cermin cembung yang berada di tikungan jalan merupakan perpaduan antara
pemantulan cahaya pada permukaan bola dengan pemantulan cermin cembung.
Karena berbentuk cembung, maka cermin cembung dapat memantulkan cahaya
melengkung ke luar. Sifat lain yang dimiliki oleh cermin cembung adalah dapat
menyebarkan cahaya (divergen) karena berkas cahaya yang datang mengenai
permukaan cermin cembung sehingga cahaya tersebut akan dipantulkan kembali
dari satu titik dan menyebar. Dengan demikian, jika terdapat berkas-berkas cahaya
sejajar mengenai permukaan cermin cembung, maka berkas-berkas cahaya
pantulnya akan disebarkan dari satu titik yang sama. Hal ini yang menyebabkan
area pandangan pada cermin di tikungan jalan lebih luas dibandingkan dengan
cermin datar. Hal tersebut dapat diperjelas melalui gambar berikut :

Gambar 1.5 Hasil pemantulan cahaya pada cermin ditikungan jalan


(Sumber : https://www.google.com/pemantulan-cahaya-pada-cermin-cembung/)
1.5 Aplikasi Pemantulan Cahaya pada Permukaan Parabola pada Antena
Parabola
Prinsip pemantulan pada dish parabola sebenarnya mengikuti hukum
pemantulan cahaya pada permukaan parabola dimana titik pantul pada permukaan
yang berpusat pada satu titik digunakan untuk memperkuat penangkapan sinyal.
Dimana prinsip-prinsip tersebut adalah :
1. Sinar sejajar dengan sumbu utama akan dipantulkan melalui titik fokus
2. Sinar melalui titik fokus akan dipantulkan sejajar dengan sumbu utama
3. Sinar yang melalui jari-jari kelengkungan cermin, akan dipantulkan
kembali melalui jari-jari kelengkungan cermin tersebut

Gambar 1.6 Apliakasi pemantulan cahaya pada permukaan parabola pada


antena parabola
(Sumber : https://belfis.wordpress.com/2014/12/16/cermin-cekung-parabola-dan-
hubungan-keduannya/)

Karena satelit terletak pada jarak sekitar 3.600 Km di atas permukaan laut,
hal sangat jauh bila dibandingkan dengan titik fokus antena parabola. Oleh sebab
itu, dapat dianggap bahwa jarak satelit ke cermin lebih besar daripada jarak titik
fokus ke cermin, sehingga jarak satelit dapat dianggap terletak pada jarak tak
terhingga. Hal ini menyebabkan sinyal dari satelit dapat digambarkan sebagai
sinar.
Benda yang memncarkan sinar dengan gelombang yang brefrekuensi tinggi
pada jarak yang tak terhingga akan sejajar dengan sumbu utama dish (sebagai
cermin cekung) sehingga berdasarkan prinsip cermin cekung bahwa sinar sejajar
dengan sumbu utama akan dipantulkan ke titik fokus. Dengan demikian, sinyal-
sinyal satelit akan terkumpul di titik fokus bila sumbu dish parabola sejajar
dengan sinyal satelit yang datang.

1.6 Apliakasi pemantulan cahaya pada permukaan parabola pada Hybrid


Solar Lighting (HSL)

Gambar 1.7 Hybrid Solar Lighthing (HSL)


(Sumber : Modul Fisika Dasar II Mikrajudin Abdullah, IPB Hlm 703 & Jurnal Rudi Susanto :
Studi tentang Pengumpulan Cahaya oleh Kolektor Surya Berbentuk Parabola untuk Hybrid Solar
Lighting (HSL))

Hybrid Solar Lighting (HSL) adalah salah satu teknologi yang


memanfaatkan energi surya dan berbentuk parabola sebagai pengumpul energi
matahari yang dibantu oleh fiber optik sebagai pembawa energi matahari tersebut.
Pengumpulan cahaya matahari dengan parabola membutuhkan cahaya yang
datang sejajar sumbu utama untuk mendapatkan efisiensi yang maksimum.
Sehingga dibutuhkan kolektor surya yang mengikuti arah pergerakan matahari
sehingga di dapatkan sumber yang sejajar dengan sumbu utama. Untuk itu,
kolektor surya dilengkapi dengan teknologi solar tracker sebagai pengerak
mengikuti pergerakan matahari. Permasalah yang didapatkan dari pengunaan
solar tracker adalah mahalnya teknologi ini dan peluang kerusakan sistem yang
cukup besar karena mengunakan komponen elektronik, yang pada akhirnya akan
berpengaruh pada efisiensi pengumpulan sinar matahari.