Anda di halaman 1dari 3

MEMO

Kepada

: Hj. Nurhayanti S.H., M.M., M.Si. (Bupati Kabupaten Bogor)

Dari

: Yehia Ayasha Rafidhah (Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota, ITSB)

Tanggal

: 25 Oktober 2017

Perihal

: Evaluasi Capaian Pemerintah Kabupaten Bogor

Lampiran

: Tabel Target Capaian Setiap Tahun, Tabel Indikator dan Tabel Data

Dengan Hormat,

Ibu Hj. Nurhayanti S.H., M.M., M.Si.

Di Tempat

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Perkenalkan saya Yehia Ayasha Rafidhah, mahasiswa jurusan perencanaan wilayah dan kota ITSB. Sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan Bupati Kabupaten Bogor pada tahun 2018, maka perkenankan saya untuk menyampaikan hasil pengamatan saya tentang visi ibu sebagai Bupati Kabupaten Bogor yaitu KABUPATEN BOGOR MENJADI KABUPATEN TERMAJU DI INDONESIA . Dimana salah satu sasaran visi tersebut yaitu meningkatkan daya saing perekonomian masyarakat dan pengembangan usaha berbasis sumberdaya alam dan pariwisata. Saya sudah melihat data Pariwisata pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dimana dalam mewujudkan sasaran terdapat beberapa indikator yang sudah ditetapkan dan juga data target yang ingin tercapai beberapa tahun yang akan datang. Disini saya mengambil 3 indikator pada sasaran meningkatkan daya saing perekonomian masyarakat dan pengembangan usaha berbasis sumberdaya alam dan pariwisata, data tersebut yaitu data jumlah kunjungan wisata, data jumlah restoran dan data jumlah penginapan (hotel). Pada RPJMD data kunjungan wisata pada awal tahun 2013 yaitu 4.130.125 lalu target kunjungan wisata pada tahun 2015 yaitu 4.991.407 dan tahun 2016 yaitu 5.490.548 lalu saya melihat data kunjungan wisata pada Kabupaten Bogor dalam angka pada tahun 2015 yaitu 5.082.838 dan tahun 2016 yaitu 8.791.300 dimana data tersebut mengalami kenaikan yang cukup dratis sehingga dapat disimpulkan bahwa target kunjungan wisata pada tahun 2015 dan 2016 sudah tercapai sesuai target yang telah ditentukan. Saya berharap pemerintah bisa mempertahankan prestasi tersebut. Selanjutnya saya ingin mengevaluasi data jumlah restoran pada RPJMD awal tahun 2013 yaitu 235 restoran dan memiliki target pada tahun 2015 yaitu sebanyak 275 restoran dan tahun 2016 sebanyak 300 restoran namun saya melihat data jumlah restoran pada Kabupaten Bogor Dalam Angka pada tahun 2015 hanya sebanyak 148 restoran dan tahun 2016 sebanyak 150 restoran. Disini perlu

dipahami bahwa data restoran yang sudah ada di Kabupaten Bogor ini belum mencapai target, mungkin sebaiknya pemerintah tidak menyulitkan perihal perizinan untuk membangun bangunan di Kabupaten Bogor khusus nya restoran yang mendukung untuk pariwisata yang ada di Kabupaten Bogor. Dan juga pemerintah harus lebih teliti dalam pendataan restoran yang ada di Kabupaten Bogor, cukup dikhawatirkan jika masih ada restoran yang dibangun tanpa perizinan yang jelas maupun menyalahgunakan atau mengganti guna lahan yang sudah ada diperizinan tersebut. Sehingga pemerintah harus lebih teliti dalam pendataan ulang restoran yang sudah di Kabupaten Bogor. Selanjutnya saya ingin mengevaluasi data jumlah penginapan atau hotel, data awal tahun 2013 pada RPJMD yaitu sebanyak 200 penginapan dan memiliki target pada tahun 2015 sebanyak 210 penginapan dan target pada tahun 2016 yaitu sebanyak 215 penginapan. Sedangkan saya melihat data jumlah pnginapan yang ada pada Kabupaten Bogor Dalam Angka pada tahun 2015 sebesar 121 penginapan dan pada tahun 2016 sebanyak 124 penginapan. Dimana target pada RPJMD yang sudah dibuat belum mencapai target jika dilihat dari data Kabupaten Bogor Dalam Angka, sebaiknya pemerintah lebih mempermudah perihal perizinan, jika perizinan dipersulit maka investor-investor yang ingin membangun penginapan disekitar kawasan pariwisata akan memilih untuk membatalkan pembangunan tersebut. Sedangkan penginapan merupakan salah satu sarana akomodasi yang sangat dibutuhkan oleh para wisatawan. Lalu pemerintah juga harus lebih banyak menyiapkan lahan untuk penginapan para wisatawan agar target yang sudah dicantumkan pada RPJMD dapat terealisasi pada tahun tahun yang sudah ditentukan. Pemerintah juga harus melihat daerah-daerah lain yang memiliki potensi wisata, sehingga pariwisata yang ada di beberapa daerah pelosok di Kabupaten Bogor dapat dikembangkan dan juga dibangun infrastruktur pendukung agar dapat menjadi pariwisata yang baru, sehingga menambah data pariwisata yang ada di Kabupaten Bogor, sehingga pembangunan penginapan tidak hanya ada di pariwisata yang sudah ter-expose saja melainkan di daerah pariwisata yang baru. Demikian yang ingin saya sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga dapat meningkatkan kinerja pemerintah dalam menjalankan program-program yang sudah tercantum. Semoga pemerintah bisa menjalankan program-program yang sudah dijanjikan kepada masyarakat dan sudah dituliskan pada beberapa rencana yang ada. Semoga Kabupaten Bogor bisa menjadi Kabupaten yang lebih baik di masa depan.

Sekian tulisan ini saya sampaikan, saya mengucapkan permintaan maaf jika ada salah kata.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hormat Saya

Yehia Ayasha Rafidhah

LAMPIRAN

Data Menurut Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Capaian Kinerja

Target

Sasaran

Indikator

Kondisi awal tahun 2013

2015

2016

Berkembangnya

pariwisata

andalan disertai

dengan

meningkatnya

kunjungan wisata

Jumlah Kunjungan Wisata

4.130.125

4.991.407

5.490.548

Jumlah Restoran

235

275

300

Jumlah Penginapan (Hotel)

200

210

215

Data menurut Kabupaten Bogor Dalam Angka tahun 2017

   

Target

Data menurut KDA

Sasaran

Indikator

   

Tahun

Tahun

2015

2016

2015

2016

Jumlah Kunjungan Wisata

4.991.407

5.490.548

5.082.838

8.791.300

Berkembangnya

         

pariwisata

andalan disertai

Jumlah Restoran

275

300

148

150

dengan

meningkatnya

         

kunjungan wisata

         

Jumlah Penginapan (Hotel)

210

215

121

124

Sumber data : RPJMD Kabupaten Bogor

Kabupaten Bogor Dalam Angka tahun 2017

Beri Nilai