Anda di halaman 1dari 16

Buatlah ini sebagai permainan sebelum bercerita.

Cara main: Beberapa anak disuruh mengambil potongan kertas (sambil tutup mata) dari
amplop yang disiapkan guru. Mereka disuruh mengambil potongan kertas yang ada angka 10.
Tetapi anak-anak tidak bisa mengambilnya. Lalu suruhlah anak yang tampak taat selama
ibadah, salami dia dan suruh ambil angka 10. Ternyata dia berhasil. Berilah dia reward untuk
contoh yang lainnya. Kemudian katakan bahwa Tuhan tidak pernah salah pilih. Ia sudah
memilih kita dan menjadikan kita anak-anakNya, ahli waris Kerajaan Sorga.
Lanjutkan dengan bercerita.....

Rahasia:Amplop itu sebenarnya ada dua tetapi telah disatukan. Cara membuatnya ikuti
gambar

Waktu memainkan: Ketika beberapa anak yang disuruh maju siap mengambil, bukalah
amplop 2 dan rapatkan salah satu sisinya pada amplop satu. Ketika anak yang 'dipilih' maju,
segera rapatkan amplop 2 dan buka amplop 1, maka dengan mudah ia akan mendapatkan
angka 10, karena semua berisi angka 10 he he he... Selamat Mencoba. (Pakailah juga untuk
meramaikan acara Ultah anak2 Sekolah Minggu Anda). GBU All
SULAP ROHANI: IBLIS TAK KAN MAMPU MELUKAI JIWA KITA

Bahan/alat yang dipakai dalam sulap rohani kali ini adalah:


1. Saputangan (kalau bisa yang berwarna gelap)
2. korek gas

Waktu bermain:
Sambil bercerita kepada anak-anak tunjukkan sapu tangan (gambaran anak Tuhan). Anak
Tuhan yang taat dan dekat pada Tuhan akan selalu diberi kekuatan dalam menghadapi
tantangan dan ujian hidup, bahkan serangan dari si Iblis. Memang iblis ibarat nyala api yang
besar dan siap menghanguskan (nyalakan korek gas). Tetapi Iblis tidak bisa melukai jiwa kita
(bentangkan saputangan dan nyalakan korek gas, lalu jalankan korek gas melintasi sapu
tangan sampai apinya menembus sapu tangan). Tunjukkan pada anak-anak, ini contoh anak
Tuhan yang taat dan dekat pada Tuhan, Iblis memang menyerangnya, masalah datang
membakarnya, ujian datang menimpanya...tapi jiwanya tetap utuh, tidak terbakar/terlukai
olehnya....

Teruskan dengan cerita AYUB (baca kitab Ayub)

Rahasia:
Sebelum bermain, ubahlah setingan untuk memperbesar keluarnya gas menjadi lebih besar
dari setingan pabrik. Caranya: buka penutup korek/gas bagian atas yang biasanya terbuat dari
lempengan besi. Di bawah lubang keluarnya gas ada bagian yang bisa digerakkan ke kanan
dan ke kiri. Geser pada posisi maximum. Tarik ke atas sehingga terlepas, geser pada bagian
minimum, pasang lagi sampai rapat, lalu geser lagi pada posisi maximum. Pasang kembali
penutupnya. Coba deh, pasti apinya lebih besar(kalau nggak bisa, minta yang jualan biasanya
bisa)

Waktu memainkan, posisi korek harus menempel tepat di bawah sapu tangan (jangan ada
jarak sedikitpun)

Mengapa begitu? karena pada bagian itu tidak keluar api, tetapi gas. Coba dengan jari,
lewatkan jari saat korek menyala, di bagian api yang biru (di tengah api) pasti nggak
panas/terbakar.
CATATAN: JANGAN LUPA PERINGATKAN ANAK "JANGAN COBA INI DI RUMAH"
Selamat mencoba
SULAP ROHANI: IBLIS TAK KAN MAMPU MELUKAI JIWA KITA

Bahan/alat yang dipakai dalam sulap rohani kali ini adalah:


1. Saputangan (kalau bisa yang berwarna gelap)
2. korek gas

Waktu bermain:
Sambil bercerita kepada anak-anak tunjukkan sapu tangan (gambaran anak Tuhan). Anak
Tuhan yang taat dan dekat pada Tuhan akan selalu diberi kekuatan dalam menghadapi
tantangan dan ujian hidup, bahkan serangan dari si Iblis. Memang iblis ibarat nyala api yang
besar dan siap menghanguskan (nyalakan korek gas). Tetapi Iblis tidak bisa melukai jiwa kita
(bentangkan saputangan dan nyalakan korek gas, lalu jalankan korek gas melintasi sapu
tangan sampai apinya menembus sapu tangan). Tunjukkan pada anak-anak, ini contoh anak
Tuhan yang taat dan dekat pada Tuhan, Iblis memang menyerangnya, masalah datang
membakarnya, ujian datang menimpanya...tapi jiwanya tetap utuh, tidak terbakar/terlukai
olehnya....

Teruskan dengan cerita AYUB (baca kitab Ayub)

Rahasia:
Sebelum bermain, ubahlah setingan untuk memperbesar keluarnya gas menjadi lebih besar
dari setingan pabrik. Caranya: buka penutup korek/gas bagian atas yang biasanya terbuat dari
lempengan besi. Di bawah lubang keluarnya gas ada bagian yang bisa digerakkan ke kanan
dan ke kiri. Geser pada posisi maximum. Tarik ke atas sehingga terlepas, geser pada bagian
minimum, pasang lagi sampai rapat, lalu geser lagi pada posisi maximum. Pasang kembali
penutupnya. Coba deh, pasti apinya lebih besar(kalau nggak bisa, minta yang jualan biasanya
bisa)

Waktu memainkan, posisi korek harus menempel tepat di bawah sapu tangan (jangan ada
jarak sedikitpun)

Mengapa begitu? karena pada bagian itu tidak keluar api, tetapi gas. Coba dengan jari,
lewatkan jari saat korek menyala, di bagian api yang biru (di tengah api) pasti nggak
panas/terbakar.
Setelah bercerita tentang perlombaan Kura-kura dan Kelinci (Tentang Kesombongan dan
Ketekunan), anak-anak bisa diajak membuat kura-kura dari bahan-bahan bekas.

Bahan:

1. Sebuah mangkuk plastik besar (bisa juga mangkuk styrofoam) 2. Lakban Kertas (supaya
bisa diwarnai) 3. Gelas kertas/plastik (bekas teh gelas atau bekas minuman dari Mc Donald)
4. Cat air atau spidol 5. 5 buah karton bekas rol tisu gulung

Balik mangkuk dan tempelkan 4 tabung tisu gulung ke sisi-sisi bagian dalam mangkuk plastik
dengan lakban kertas untuk membentuk kaki kura-kura.
Untuk membuat leher kura-kura, potong sedikit salah satu sisi mangkuk, lalu rekatkan 1
tabung tisu gulung ke bagian pinggir mangkuk plastik yang dipotong tadi, hingga menyerupai
leher kura-kura. Setelah kaki dan leher selesai dibuat, kura-kura siap untuk didekorasi. Tutupi
seluruh permukaan kura-kura dengan lakban kertas.

Gunakan gelas kertas/plastik untuk dijadikan bagian kepala kura-kura. Tempelkan gelas
kertas pada ujung leher, setelah itu tutupi permukaan kepalanya dengan selotip.Bisa juga
dengan menggulungkan lakban sebanyak-banyaknya hingga menyerupai bola/kepala dan
rekatkan ke bagian ujung leher kura-kura hingga menyerupai kepala kura-kura. Gunakan
gunting untuk membentuk bagian mulut kura-kura.

Selanjutnya kita bebas untuk memberi warna atau menggambari badan kura-kura dengan
gambar apapun, sesuai selera kita. Bisa juga dicat atau ditempeli kertas warna sesuai
kreatifitas kita. Jangan lupa tambahkan gambar mata, mulut dan kuku pada kaki kura-kuranya
yaa..

Selamat Berkreasi...
Share this article :
BINATANG DARI BULATAN: BABI

Yuk kita membuat kreatifitas, binatang ciptaan Tuhan. Kali ini kita akan membuat babi (pig)
dari bentuk dasar bulatan. Silahkan lihat polanya dan tinggal dicoba...dan ajak-ajak di kelas
membuatnya. Selamat melayani.
MEMBUAT KOTAK PERSEMBAHAN

Kreatifitas kali ini, kita akan membuat kotak persembahan


Bahan :

Kotak bekas sepatu ukuran 10X10X28 cm, buaang bagian tutupnya, untuk badan
gereja

Karton tebal untuk penampang gereja, bagiaan depan dan belakang

Karton tebal ukuran 24X30 cm, untuk atap

2 warna kertas asturo tebal, untuk melapiss atap dan dinding gereja

beberapa kertas warna untuk menempel jendeela, salib, pintu

Karton duplex untuk pintu

beberapa gambar anak anak, bisa di ambil ddari majalah/koran

Cara membuat:

Pasang penampang gereja di badan gereja, lapis dengan kertas asturo seluruh badan
gereja
Lapiskan kertas Asturo pada atap gereja, beri lubang untuk memasukkan uang, di sisi
kanan dan kiri atap

Pasang Atap ke badan gereja

Tempel Jendela, salib dan pintu

Tambahkan hiasan hiasan lain, sesuai kreasi anda, misalkan, rumput dan bunga
mengelilingi dinding gereja bagian bawah

Untuk kelas Batita dan Balita


Latar Belakang Ide:

Jumlah kehadiran murid di kelas saya, antara 25-35 orang anak

Sarana yang dipakai adalah 1 kantong persembahan (model konvensional, dengan 2


pegangan kanan kiri)

Acara persembahan, merupakan salah satu acara favorit di kelas, dan tiap anak
berusaha terlibat memberi atau bahkan mengumpulkan persembahan
Karena hanya 1 kantong saja, anak anak berebut ingin membantu mengumpulkan
persembahan, sampai satu kantong itu di pegang oleh 4 anak, yaitu 2 di kanan, 2 di
kiri

Karena hanya 1 kantong, acara persembahan bisa terlalu lama dan membosankan bagi
anak yang tidak kebagian pegang kantong

Jika membeli kantong lagi, paling tidak 2 buah kantong, dan harga relatif mahal
(tempo hari 30 ribuan), dan modelnya ya...begitu begitu saja

Muncul ide membuat wadah persembahan murah dan menarik, tidak harus berupa
kantong, dalam jumlah banyak

Wadah Persembahan:

Di buat dari tabung bekas tempat potato chips (mister potato atau pringles) atau bisa
juga gunakan tempat lain, yang "mulutnya" tidak terlalu besar

Wadah ini di balut dengan kertas asturo sebagai warna dasar. buat beberapa wadah
dengan berbagai warna dasar

Hiasi dengan pola hias misalkan bunga, burung, pemandangan di Golgota (bukit dan
salib), siluet anak berdoa dan lain sebagainya

Sharing Penggunaan:

Anak senang dengan wadah baru ini, dan lebih banyak anak bisa menjadi petugas
pengumpul persembahan

Anak yang akan memberi persembahan, bisa memilih, memasukan uang nya di wadah
yang merah...biru...hijau...atau mana saja pilihannya
Acara ini dapat dipakai mengenalkan warna pada anak-anak

Ada anak yang sangat pemalu dan pendiam, selama ini tidak pernah mau terlibat
kegiatan apapun di kelas (menyanyi ke depan, memperagakan cerita, ikut gerakan saat
menyanyi dsb). Saya coba "rayu" dia menjadi petugas pengumpul persembahan ini. Ia
memang Cuma berdiri di tempatnya sambil pegang wadah, teman2nya yang datang
padanya memberi persembahan. Dia juga tetap tidak mau maju kedepan ketika akan
doa persembahan. :-( Minggu berikutnya, mamanya memberitahu saya, hari itu
anaknya ngotot minta pakai baju merah lagi, katanya di suruh oleh kak... :-)
ah....kesempatan memotivasinya lebih banyak ikut dalam kegiatan di kelas
AKTIFITAS ABSENSI

Absensi di sekolah minggu, dilakukan dengan tujuan:


1. Dapat memantau kehadiran anak anak di kelas
2. Lebih cepat mengenal anak dengan absensi (memanggil nama tiap minggu)
3. Mengukur kerajinan (kehadiran) anak di kelas
4. Aktivitas rutin yang menyenangkan (bagi anak batita dan balita)
Cara-cara absensi yang dilakukan sesuai dengan kelompok umur anak anak, antara lain:

Cara manual, dengan buku Absensi (anak umur 7 tahun ke atas):


Buat buku absen ASM diprint ditulis nama semua ASM satu kelas (pake excel). Buku
absennya perkelas. Satu halaman itu bisa untuk 3 bulan (12 minggu ), anak -anak di absen,
dipanggil namanya satu persatu .... Buku absen anak ini gampang dianalisa. bisa dilihat, hari
ini total hadir brapa anak, truss setiap semester bisa dilihat siapa yg paling rajin, bila ada
hadiah boleh juga....

Kalo punya kamera digital, bagus juga di buat absensi dengan menggunakan foto, langsung
diprint jadi satu dengan kolom absen, dan data anak. Lalu absen ini dipegang oleh guru, dan
diisi oleh guru. (ide dari......) tolong di carikan...siapa ya?

Absensi stiker (anak umur 6-7 tahun)


Setiap hadir, anak di beri sticker yang ditempel di buku anak ( setiap anak pegang buku ).
Ide ini muncul karena sekalian di buku tsb dikasi PR menghapal ayat atau PR untuk aktivitas
minggu depannya (mirip Agenda :)) kendalanya, kalo anak lupa bawa buku SM nya .. Belum
lagi bukunya hilang.. wah puyeng deh ...hehe ...

Absensi Aktivitas (anak Batita-Balita)


Waktu absensi, merupakan suatu kegiatan favorit anak anak kecil. mereka sangat senang
mendengar namanya di panggil, karena mereka diberi tugas memajang absennya di media
yang disediakan. Acara ini dapat mengajak anak melakukan kerja sama yang bagus diantara
mereka. Misalkan anak setahun yang motoriknya belum terlalu bagus, sehingga kadang tidak
bisa menaruh absensinya dengan baik, di bantu oleh anak yang lebih besar. kalau anak yang di
panggil tidak mendengar, temannya yang dekat dengan GSM, mengambilkan dan
menyerahkan absensi tersebut ke temannya.

Absensi sebaiknya dibikin yang awet dan bagus (dan murah), karena tidak sedikit anak anak
yang termotivasi menyimpannya, atau menempelkan di kamarnya. Bahannya, dibuat dari
kertas berwarna, trus dilaminating. atau dari busa warna warni (busa karet tipis). Bahan yang
digunakan tidak membahayakan anak anak, misalnya dari bahan yang tajam.
Absensi dapat disesuaikan dengan tema satu triwulan atau semester. Bisa aja dalam setahun,
ganti absensi 4 kali. Bisa juga diambil salah satu cerita dalam beberapa bulan itu sebagai ide
membuat absensi.

BUNGA dan KUPU-KUPU


Teman cerita penciptaan, dapat di buat absensi berbentuk bunga dan kupu kupu, yang diberi
stick ice cream, dan di tancap di "lahan" dari styrofoam, lengkap dengan rumput2an. Anak
yang sudah menerima absennya, menancapkan pada lahan tsb.
ANAK LAKI DAN PEREMPUAN
Gambar anak laki dan perempuan, dengan media penempelan berupa Papan Flanel/Felt bisa
juga papan flanel dengan aplikasi gereja besar. Idealnya, absensi ini menggunakan foto anak
anak tersebut. Dibalik gambar anak, dapat di pasangi sepotong velcro atau amplas, agar dapat
menempel di papan flanel.

SILUET ANAK BERDOA


Masa Pra-Paskah, dapat digunakan absensi berbentuk siluet anak berdoa, dari kertas
berwarna, yang diberi sedotan bekas air minum, media meletakkan absensi, dapat di buat
bukit dari Styrofoam, di puncak bukit, di pasang salib.
LILIN
Absensi berbentuk Lilin, bisa dipakai pada masa-masa menjelang natal. Media yang
digunakan untuk menancapkan Lilin, yaitu papan styrofoam.

POHON BUAH-BUAHAN
Absensinya berbentuk buah buahan, dengan media dari kain Felt, yang di bikin aplikasi
bentuk pohon besar, di tempel dengan jahit tangan, menggunakan tusuk Veston.
Untuk mendapat gradasi warna dari batang pohon......ssstttt.....saya gunakan eye shadow
powder. Apa boleh buat...karena nggak bisa menemukan alat pewarna untuk kain Felt yang
lain.
Buah di buat dengan kertas berwarna, dan di belakangnya di tempeli Velcro atau amplas agar
dapat menempel pada 'pohon'. Label nama anak, juga di tempel di bagian belakang buah.

Ada anak yang berfantasi...dengan meletakkan buahnya di bawah...yang katanya sedang jatuh.
Ada yang meletakkan jauh tinggi, silakan di pancing...kenapa? banyak jawaban
lucu...polos...yang keluar dari mulut anak anak