Anda di halaman 1dari 13

BAB 1

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Kita yang hidup dalam bermasyarakat tentu tidak lepas dari komunikasi

yang mengandung kalimat bermacam-macam. Dalam bahasa Indonesia

kalimat dibagi menjadi bermacam-macam. Begitupun dalam bahasa arab,

kalimat juga dibagi menjadi beberapa macam. Diantaranya ada yang menurut

jenisnya. Oleh karena itu, penting bagi umat islam mengetahui Bahasa arab.

Al-Quran turun dengan bahasa Arab dikarenakan Rasulullah shallallahu

alaihi wasallam dan para Mukhatab pertamanya menggunakan bahasa

tersebut. Dan Jikalau kami jadikan Al Quran itu suatu bacaan dalam bahasa

selain Arab, tentulah mereka mengatakan: Mengapa tidak dijelaskan ayat-

ayatnya? apakah (patut Al Quran) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah

orang) Arab? [Fushilat: 44 ].

B. Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah :

1. Apakah pengertian dari mudzakar?

2. Apakah pengertian dari muannats?

3. Bagaimana cara membedakan kata benda mudzakar dan muannats?

4. Apakah Isim yang sama untuk mudzakar dan muannats?

1
BAB II

PEMBAHASAN

Pengertian

Dalam tata bahasa Arab, dikenal adanya penggolongan Isim ke dalam

Mudzakkar (laki-laki) atau Muannats (perempuan). Penggolongan ini ada yang

memang sesuai dengan jenis kelaminnya (untuk manusia dan hewan) dan adapula

yang merupakan penggolongan secara bahasa saja (untuk benda dan lain-lain).

1. MUDZAKKAR

Mudzakkar adalah isim yang dapat ditunjukkan dengan lafal isyarah

seperti:

- : orang laki-laki

- : kuda / keledai

- : rembulan

- : buku/kitab

Isim mudzakkar ini dapat berupa mudzakkar hakiki dan dapat berupa

mudzakkar majazi.

a. Mudzakkar Hakiki adalah lafal yang menunjukkan atas jenis kelamin laki-

laki, baik berupa manusia atau binatang, Seperti :

- : orang laki-laki

-
: anak laki-laki

- : singa

- : unta

2
b. Mudzakkar Majazi adalah lafal yang menunjukkan atas sesuatu yang di

berlakukan atau digolongkan seperti lelaki walaupun sebenarnya bukan

lelaki, Seperti :

- : pintu

- : malam

- : purnama

2. MUANNATS

Muannats adalah isim yang dapat ditujuki dengan lafal isyara seperti:

- : unta

- : orang perampuan

-
: matahari

- : kampung/rumah

Isim muannats ini ada empat macam yaitu : muannats lafzihi, muannats

hakiki, muannats maknawi, dan muannats majazi.

a. Muannats lafzihi adalah lafal yang ada tanda-tanda kemuannatsannya

(tanits), baik lafal itu menunjukkan perempuan seperti:

Maupun menunjukkan lelaki seperti , ,


, ,

b. Muannats hakiki adalah lafal yang menunjukkan perempuan, baik manusia

atau binatang seperti :, ,

c. Muannats maknawi adalah lafal yang menunjukkan perempuan akan tetapi

tidak ada tanda perempuan (tanits ) pada lafal tersebut seperti :

muannats maknawi ini adalah termasuk golongan muannats hakiki

3
(muannnats maknawi pasti muannats hakiki ), sedangkan muannats hakiki

belum pasti muannats maknawi.

d. Muannats majazi adalah lafal yang diberlakukan seperti muannats walaupun

sebenarnya bukan muannats ( binatang atau manusia ) seperti :

-
: matahari

- : rumah

-
: mata

- : kaki

Ada beberapa isim yang dapat digolongkan mudzakkar dan dapat pula

digolongkan muannats seperti :

- : timba


- : pisau

-
: jalan

: jalan
-

- : pasar

- : lisan/lidah

- : dzira

-
: pedang

- : shaa

- : leher

- : tuak/arak

4
Dan sebagian lagi ada isim mempunyai tanda muannats (tanits) akan tetapi

isim tersebut bisa digolongkan lelaki (mudzakkar) dan bisa pula digolongkan

perempuan (muannats) seperti:

-
: anak kambing

- : kambing

- : ular

- : yang sedang

3. Cara membedakan kata benda mudzakar dan muannats

a. Ciri hakiki, yaitu dengan melihat jenis kelamin (manusia, binatang).

Contoh:

Seorang wanita Muhammad


Fatimah
Seorang laki-laki

Ayam betina Ayam jantan

b. Ciri Majazi, yaitu dengan mengelompokkan bahasa. Untuk Muannats

biasanya ditandai dengan beberapa hal berikut ini.

Diakhiri dengan huruf ta marbuthoh () , contoh:


Fatimah Ayam betina

Aisyah Seorang wanita

Ruqayah Sepeda

Khadijah
sekolahan

Berpasang-pasangan

Neraka
Pasangannya Surga

Langit bumi
pasangannya

5
TANDA-TANDA TANITS

Ada 3 (tiga) tanda yang menunjukkan bahwa suatu isim itu termasuk muannats,

yaitu :

1. Tamarbuthah ( )seperti
:

2. Alif tanits maqshurah seperti :


3. Alif tanits mamdudah seprti :


Tamarbuthah adalah ta yang berada pada isim shifat yang membedakan antara

muannats dan mudzakkar seperti :

No Muannats Mudzakkar Artinya

1. Seorang lelaki/perempuan

yang menjual

2. Seorang lelaki/perempuan

yang alim
3. Seorang lelaki/perempuan

yang terpuji

Apabila ta marbuthah tersebut berada pada selain isim shifat, mak pemakaian

tersebut hanya mengikuti dan meneruskan apa yang ada saja (samaiy)

seperti: ,"
,

Isim shifat yang khusus untuk perempuan tidak perlu memakai tamarbuthah

(kecuali samaiy) seperti :

6
No Lafal Artinya

1. Yang haidl

2. Yang dicerai

Yang janda

3.

Yang punya anak

4. kecil

Pada dasarnya keberadaan tamarbuthah pada kalimat isim adalak untuk

membedakan antaran muannats dan muzakkar. Hal ini banyak terjadi pada isim

shifat, seperti :

- dan = yang mulia (lk/pr)

dan
- = yang utama (lk/pr)

dan sedikit yang berada pada selain isim shifat seperti :

- Dan = seseorang (lk/pr)

Dan
- = manusia (lk./pr)

- Dan
= seorang remaja (lk/pr)

- Dan = seorang pemuda (lk/pr)

- Dan = seseorang (lk/pr)

Pemakai tamarbuthah juga sering digunakan untuk menunjukkan salah satu

dari jenis benda (makhluk) seperti:

7
- : buah

- : buah kurma

- : pohon kurma

-
: pohon

- : satu buah

- : satu buah kurma

- : satu batang pohon kurma

-
: satu batang pohon

Begitupun pula dipakai untuk menunjukkan salah satu dari jenis hasil industri

(sama dengan makhluk) seperti:

- : batu kapur

- : batui bata

-

: perahu

- : sebuah batu kapur

- : sebuah batu bata

-
: sebuah perahu

Adakalanya tamarbuthah ini dipakai untuk mendatangkan arti mubalaghah

(sangat) Seperti :

-
= yang sangat alim

- = yang sangat paham

- = yang sering melancong

8
Ta ini juga sebagai huruf pengganti dari :

a. Ya nya wazan :seperti lafal



Menjadi

.hal ini

sering terjadi pada isim muarrab yaitu isim yang berasal dari bukan bahasa

Arab (diarabkan) seperti : Menjadi

b. Ya nisbat, seperti :

No. Asal Jadian Artinya

1.

Bangsa damaskus

2. Pengikut madzhab

imam ahmad bin

hambal
3. Bangsa timur

4. Bangsa barat

c. 1. Huruf depan suatu kalimat (fa kalimay) yang di buang seperti lafal

yang berasal dari

d. 2. Huruf tengah suatu kalimat (ain kalimat) yang dibuang seperti lafal

Yang berasal dari

e. 3. Huruf akhir suatu kalimat (lam kalimat) yang dibuang seperti lafal

Yang berasal dari "

9
4. ISIM YANG SAMA UNTUK MUDZAKKAR DAN MUANNATS

Isim yang dapat dipakai untuk mudzakkar dan muannats adalah isim shifat

yang mengikuti wazan-wazan sebagai berikut :

No. Wazan Contoh Artinya

1 Yang gagah berani

2 Yang baik ucapan nya

3 Yang selalu berbau harum

4 Yang baik ucapannya

5 Yang selalu berbau harum

6
Yang banyak mabuk

Di samping wazan-wazan yangb terdapat pada kolom di atas, masih terdapat

beberapa wazan; yaitu :

- Yang mempunyai makna seperti

Contoh:


= lelaki atau perempuang yang cemburu


= lelaki atau perempuan yang sabar

10
- Yang mempunyai makna seperti

Termasuk isim yang sama untuk mudzakkar dan muannats adalah mushdar

yang dimaksud sebagai shifat seperti


= yang adil =yang hak

Lafal-lafal tersebut dapat berlaku mudzakkar dan muannats sehingga tidak

perlu tanits untuk membedakan yang yang muannats dari yang mudzakkar.

Bentuk atau wazan tersebut diatas ada juga ta tanits namun ini termasuk

syadz (menyimpang).

Walaupun ada yang tidak memakai tanits seperti firman Allah :

Artinya:sesungguhnya rahmat Allah itu amat dekat kepada orang-orang

yan berbuat baik(al-aarf :56)

Apabila wazan mempunyai makna

Dan sebagai shifat dari mushuf yang sudah jelas , maka pada ghalibnya

tidak memakai tanits untuk yang muannats seperti:

=
- :(wanita yang luka)

- = :(wanita yang terbunuh)

11
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

1. Mudzakkar adalah isim yang dapat ditunjukkan dengan lafal isyaroh

2. Isim mudzakkar dapat dibagi menjadi dua yaitu :

a. Mudzakkar Hakiki;

b. Mudzakkar Majazi.

3. Muannats adalah isim yang dapat ditunjukkan dengan lafal isyaroh

4. Isim muannats dapat dibagi menjadi empat yaitu :

a. Muannats lafdzi

b. Muannats hakiki

c. Muannats maknawi

d. Muannats majazi

5. Tanda-tanda Tanits yang menunjukkan bahwa suatu isim itu

termasuk muannats ada tiga, yaitu :

a. Ta marbuthah

b. Alif tanits maqshurah

c. Alif tanits mamdudah

6. Isim-isim yang dapat dipakai untuk mudzakkar dan muannats adalah isim

sifat,dan isim mushdar.

B. Saran

Sebaiknya pembaca melihat referensi lain sebagai tambahan bila terdapat

kekurangan maupun kesalahan dalam makalah ini.

12
DAFTAR PUSTAKA

Mahmud Yunus, Kamus Arab-Inadonesia, Jakarta: Yayasan Penyelenggara


Penterjemah Penafsir Al-Qur'an, 1973.

Sayyid Ahmad al-Hasyimiy, Qawaid al-Asasiyyat li al-Lugat al-


Arabiyyat, Mishr: Saadat, 1936. M /1355.

H. Hanafi Bik, Kitab Qawaid al-Lugat al-Arabiyyat Li ullab al-Madaris al-


anawiyyat, Surabaya : Syarikat Maktabat Nabhan Wa Auladuhu.

Ibn Aqil, Baha al-Din, Syrah Ibni Aqil Ala Alfiyyat Ibni Malik, Jilid. I, Juz.
II,Beirut: Dar al-Fikr, 1989.

George Merry, Mujam Qawaid al-Lughat al-Arabiyyat Fiy Jadwalin wa


Lughatin, Libnan Beirut: Sanat Riyadh al-Shulh, 1989.

Mustafa M. Nuri, Pelajaran Qawaid Elementary II, Cet.I, Ujung Pandang:


Lembaga Bahasa IAIN Alauddin, 1976.

Firwan. 2013. http://firwanintianur93.blogspot.co.id/2013/04/makalah-


mudzakkar-dan-muannats.html

13