Anda di halaman 1dari 6

PERJANJIAN KERJA SAMA

ANTARA

DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWATIMUR

Nomor : 5154/ 5264 / 101.4/2013

DENGAN

KANTOR WILAYAH

KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI JAWA TIMUR

Nomor : 440 tahun 2013

TENTANG
MEKANISME PEMANFAATAN BUKU PINTAR KIA BAGI CALON
PENGANTIN SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG TERCAPAINYA MDGS 4&5

Pada hari ini Senin, tanggal tiga Juni tahun dua ribu tiga belas telah mengadakan
perjanjian kerja sama antara:

1. Nama : Dr. HARSONO


Jabatan : Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Alamat : Jl/ A. Yani 118 Surabaya 60231

Selanjutnya dalam kesepakatan ini disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

2. Nama : Drs. H. SUDJAK, M. Ag


Jabatan : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur
Alamat : Jl. Raya Juanda II Surabaya

Selanjutnya dalam kesepakatan ini disebut sebagai PIHAK KEDUA.


Selanjutnya PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA disebut sebagai PARA PIHAK,
menerangkan terlebih dahulu hal-hal sebagai berikut:

1. Bahwa, Program Kesehatan Ibu dan Anak secara eksplisit telah dimasukkan
dalam target Milleniun Development Goals (MDGS), khususnya Goal 4a
(menurunkan angka kematian anak balita) dan Goal 5a (menurunkan angka
kematian Ibu)

2. Bahwa penyebab kematian ibu meliputi penyebab langsung (perdarahan, pre


eklampsia/eklampsia, infeksi dan penyakit lain), penyebab tidak langsung (4T
(terlalu tua saat hamil, terlalu muda saat hamil, terlalu dekat jarak antar
kehamilan, terlalu banyak anak) dan status gizi), dan penyebab mendasar (sosial
ekonomi, geografi, pendidikan, dan budaya). Sehingga dalam mengatasi
kematian ibu dan bayi diperlukan dukungan multi pihak, dalam hal ini salah
satunya dari Kementrian Agama dan jajarannya.

3. Bahwa PIHAK PERTAMA adalah lembaga pemerintah yang bergerak dalam


bidang kesehatan, dengan visi: Masyarakat Jawa Timur Mandiri untuk
Hidup Sehat. Implementasinya diwujudkan dalam 5 misi yaitu: Menggerakkan
pembangunan berwawasan kesehatan, mendorong terwujudnya kemandirian
masyarakat untuk hidup sehat, Mewujudkan, memelihara dan meningkatkan
pelayanan kesehatan yang bermutu, merata, dan terjangkau, Meningkatkan
upaya pengendalian penyakit dan penanggulangan masalah kesehatan serta
Meningkatkan dan mendayagunakan sumberdaya kesehatan.

4. Bahwa PIHAK KEDUA adalah Lembaga Pemerintah yang bergerak di Bidang


Keagamaan, dengan visi Terwujudnya masyarakat Indonesia yang taat
beragama, maju, sejahtera dan cerdas serta saling menghormati antar
sesame pemeluk agama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Implementasinya diwujudkan dalam 7 misi yaitu: Meningkatlkan kualitas
bimbingan, pemahaman, pengamalan, dan pelayanan kehidupan beragama,
Meningkatkan pengkhayatan moral dan etika keagamaan, Meningkatkan kualitas
pendidikan umat beragama, Meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji,
Memberdayakan umat beragama dan lembaga keagamaan, Memperkokoh
kerukunan umat beragama dan Mengembangkan keselarasan pemahaman
keagamaan dengan wawasan kebangsaan Indonesia.

5. Bahwa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi Negara dan
abdi masyarakat Pihak Pertama dan Pihak Kedua memutuskan untuk sepakat
secara sendiri-sendiri dan atau bersama-sama mempercepat pencapaian
sasaran Millenium Development Goals di Provinsi Jawa Timur dengan
memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

Pasal 1
DASAR PERJANJIAN KERJA SAMA

1. Undang-Undang nomor: 1 tahun 1974 tentang perkawinan


2. Undang-Undang nomor: 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak
3. Undang-Undang nomor: 36 tahun 2009 tentang Kesehatan Nasional
4. Peraturan Menteri Agama RI Nomor: 11 Tahun 2007 tentang Pencatatan Nikah
5. Keputusan Menteri Agama Nomor: 3 Tahun 1999 tentang Gerakan Keluarga
Sakinah

Pasal 2
TUJUAN

Tuuan perjanjian kerja sama ini sebagai pedoman bagi kedua belah pihak dalam
rangka melakukan upaya secara terkoordinasi dan sinergis antara pelayanan
kesehatan dan dukungan program kesehatan ibu dan anak dari Dinas Kesehatan
Provinsi Jawa Timur dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur
demi mempercepat tercapainya sasaran MDGs di Provinsi Jawa Timur dengan:

1. Memaksimalkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan.


2. Memadukan kegiatan Pemeriksaan Nikah dengan kegiatan Program
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan
3. Peningkatan Kerjasama dan sinergis Program Kementerian Agama dan Program
Dinas Kesehatan dengan menggunakan Buku Pintar KIA bagi Calon Pengantin.

Pasal 3
Ruang Lingkup

1. Pengadaan Buku Pintar KIA bagi Calon Pengantin.


2. Sosialisasi Buku Pintar KIA bagi Calon Pengantin kepada jajaran Dinas
Kesehatan dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.
3. Pelaksanaan koordinasi antara Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan
jajarannya dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dan
jajarannya.
4. Monitoring dan evaluasi pemanfaatan Buku Pintar KIA bagi Calon Pengantin.
5. Penyempurnaan Buku Pintar KIA bagi Calon Pengantin (apabila diperlukan).

Pasal 4
Tugas dan Tanggung Jawab

Pihak pertama mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam hal:


1. Sosialisasi berjenjang kepada pengelola program KIA di pelayanan kesehatan
dasar dan jaringannya
2. Penyampaian Buku Pintar KIA Bagi Calon Pengantin ke Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota diteruskan ke Puskesmas untuk selanjutnya diserahkan ke KUA
agar dibagikan ke calon pengantin
3. Melakukan monitoring dan evaluasi.
Pihak Kedua mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam hal:
1. Sosialisasi berjenjang kepada Kanto Urusan Agama di Kabupaten/Kota dan
jajarannya
2. Penyampaian Buku Pintar KIA bagi Calon Pengantin kepada calon pegantin
melalui Pemeriksaan Nikah di KUA
3. KUA memberikan laporan secara tertulis setiap tribulan ke Puskesmas hasil
pendistribusian Buku Pintar KIA Bagi Calon Pengantin

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara bersama-sama bertugas dan


bertanggung jawab terhadap:
1. Melakukan sosialisasi Buku Pintar KIA bagi Calon Pengantin
2. Melakukan koordinasi dalam pelaksanaan penggunaan Buku Pintar KIA bagi
Calon Pengantin
3. Penyempurnaan Buku Pintar KIA bagi Calon Pengantin (apabila diperlukan).

Pasal 5
Sasaran

1. Sasaran pelaksanaan kerjasama ini ditujukan untuk calon pengantin Muslim


2. Sasaan calon pengantin terutama yang pernikahan pertama bagi pengantin
wanita atau pengantin pria

Pasal 6
Lain lain

1. Dengan adanya kesepakatan sebagaimana tercantum pada pasal tersebut di


atas, maka sejak tahun 2013 ini KUA Kecamatan akan memberikan dan
menjelaskan Buku Pintar KIA bagi Calon Pengantin kepada pasangan calon
pengantin.
2. Apabila dalam operasionalisasi penyampaian Buku Pintar KIA bagi Calon
Pengantin terjadi kendala yang belum atau tidak tercantum dalam kesepakatan
bersama ini akan diselesaikan secara bersama-sama oleh kedua belah pihak
secara musyawarah.
3. Kesepakatan ini sebagai acuan dan dapat dikembangkan di Kabupaten/Kota
masing-masing sesuai kondisi wilayah.

Demikian Kesepakan Bersama ini dibuat untuk disebarluaskan kepada pihak-pihak


terkait dan dilaksanakan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.

Surabaya, 3 Juni 2013

PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA

Drs. H. SUDJAK, M.Ag Dr. Harsono


NIP. 195402011979031002 NIP.195607031983 12 1 001

Anda mungkin juga menyukai