Anda di halaman 1dari 7

PENGARUH TEKNOLOGI KOMUNIKASI TERHADAP PERILAKU MASYARAKAT

Teknologi, diartikan sebagai penerapan ilmu pengetahuan dalam suatu bidang. Teknologi
komunikasi merupakan suatu penerapan ilmu pengetahuan untuk memecahkan masalah-
masalah yang berkaitan dengan komunikasi.Komunikasi adalah upaya untuk menciptakan
kebersamaan. Maka Teknologi komunikasi merupakan penerapan ilmu pengetahuan guna
melancarkan upaya untuk mencapai kebersamaan dalam makna antar orang dalam
masyarakat.

Teknologi komunikasi merupakan proses yang selain kompleks juga meliputi banyak, (1986)
mendefinisikan teknologi komunikasi sebagai alat perangkat keras, struktur organisasi dan
nilai-nilai sosial yang digunakan untuk mengumpulkan,memproses dan mempertukarkan
informasi dengan orang lain. Teknolohgi elektronika dewasa ini memungkin kita untuk
menciptakan alat komunikasi apa pun yang kita idamkan,asal mau membayar biayanya.

Perkembangan riset mengenai pebngaruh komunikasi menjadi makin menarik karena efek
kombinasi,atau interaksi dari berbagai kompenen.

Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat

Perhatian secara sistematis terhadap komunikasi, termasuk media massa ,berapapun besarnya
pengaruh pers tidak akan mampu berperan sebagai pengganti lembaga-lembaga (yang menopang
demokrasi) Joseph Klapper mengatakan bahwa komunikasi massa tidak harus mutlak
berkemampuan menjadi penyebab dari efek klahayak, penelitian-penelitian mutakhir banyak yang
menolak anggpan berlabihan mengenai kemampuan teknologi komunikasi dalam mempengaruhi
atau membentuk sikap dan prilaku. Studi yang dilakukan robinson dan davis (1990) .

Hasilnya menunjukan bahwa televisi merupakan cara yang relatif kurang efektif untuk memperoleh
informasi warta berita.

Kritik Terhadap Kebudayaan Massa

Teknologi komunikasi termasuk media massa, mempunyai kekuatan pengaruh yang besar, terutama
meid pers yang dianggap terlalu berkuasa, yang dikontrol oleh orang-orang yang berkuasa pula.
Memang benar kalau dikatakan bahwa pengaruh cukup besar, tetapi sifat dan besar kecilnya
pengaruh inilah justru yang harus didefinisikan secara lebih berhati-hati. Khawatir, media masa
dengan pengaruhnya yang demikian besar akan mencairkan bahkan menghancurkan kebudayaan
tinggi atau halus. Berita-berita dan pandangan-pandangan yang kurang didukung bukti yang sahih,
perilaku kejam dan cinta murahan serta politik kekuasaan yang sering disuguhkan secara luas dan
beruntun oleh sebagian media massa.

Pandangan Makin Terfokus Secara Rinci

Isi komunikasi yang menekankan kejadian (event), berbeda pengaruhnya daripada isi komunikasi
yang mementingkan sifat editorial atau interpretatif (penafsiran). Khalayak pun terdiri dari banyak
segmen, masing-masin memberikan tanggapan dan sikap berlainan terhadap pesan yang sama. Hasil
dari berbagai penelitian selama ini belum dapat memberikan penegsan secara konsisten mengenai
pengaruh langsung dari teknologi komunikasi terhadap perubahan sikap atau perilaku. Hasilnya
menunjukan bahwa sebagian pemilih, paling sedikit para pemilih yang belum dapat menentukan
sikap atau keputusan terhadap berita pollitik yang berasal dari sumber. Jadi bukan hanya yang
berasal dari sumber komunikasi masa yang disponsori oleh calonnya.

Pengaruh Dalam Situasi Abnormal

Efek teknologi komunikasi massa yang lebih luas dan menyangkut tidak hanya kognisi tetapi juga
sikap dan perilaku khalayak dapat kita temukan barangkali hanya dalam situasi komunikasi dan
kondisi sosial yang sangat khusus bahkan abnormal. Statsiun-statsiun radiol dikalangan masyarakat
buruh pertambangan ini dikelola dan dibiayai oleh merka sendiri sebagai lembaga komunikasi massa
yang berfungsi informasi pendidikan, hiburan, sosial bahkan politik.

Yang mereka siarkan bukan hanya warta berita, musik, drama, tetapi sering juga disisipkan
pengumuman-pengumuman tentang rapat para pimpinan setempat,lulusan sekolah dan acara
wisuda, olahraga, pertemuan dan pesta sosial.

Jadi, siaran radio sebagai satu perangkat teknologi komunikasi merupakan instrumen yang mutlak
bagi kelangsungan hidup dan eksitensi masyarakat buruh pertambangan, dll.

Penerapan Teknologi Dalam Pendidikan

Dewasa ini tercatat sudah ada 377, 700 alat video tape (VCR) di 102,719 sekolah negeri dan swasta
perguruan tinggi diseluruh negeri memiliki lebih dari 50.000 unit. Jumlah video tape sudah mencapai
lebih dari 1,5 juta buah dan dipergunakan sebagai medium instruksional.

Momentun untuk aplikasi komputer dalam pendidikan sekolah terus meningkat. Asosiasi pendidikan
nasional menegaskan komitmennya utuk menjadikan komputer sebagai bagian mutlak dari
kurikulum dan pengelolaan pendidikan sekolah dengan maksud untuk merestruktur lingkungan
pendidikan. Hampir separuh negara bagian mengharuskan pengajar komputer dalam program
pendidikan guru, antara komunikasi dan edukasi (pendidikan) banyak persamaan dan titik temunya.
Namun, perbedaan yang menyolok ialah, bahwa dalam wilayah oendididkan halayaknya jauh lebih
terseleksi sehingga isi dan penyiarannya lebih fokus, sedangkan monitoring dan evaluasi merupakan
siuatu keharusan (misalnya, ujian) dan diselenggarakannya mekanisme yang lebih efektif dengan
frekuuensi jauh lebih tinggi.

Teknologi Komunikasi Di Indonesia

Hampir selama 20 tahun terakhir, teknologi komunikasi di Indonesia telah mencapai kemajuan yang
sangat pesat, berkat pembangunan nasional. Kemajuannya ditopang dengan Satelit Palapa dan
forum komuniikasi seperti kelompencapir. Namun tingakatannya masih rendah, upaya untuk
meningkatkannya lebih tinggi dari keadaan sekarang tentunya tidak ringan karena kemajuan dan
kemampuan teknologi komunikasi tidak terlepas dari kemajuan dan kemampuan ekonomi, ilmu
pengetahuan dan teknologi serta industri bangsa Indonesia. Upaya untuk meningkatkanya lebih
tinggi dari keadaan sekarang tidak ringan karena harus di imabangi dengan kemajuan ekonomi, ilmu
pengetahuan dan teknologi industri indonesia. Pengembangan teknologi komunikasi Indonesia
masih berkisar pada aspek perangkat keras dan secara terbatas pada perangkat lunak. Namun ada
beberapa hal positif dalam sistem komunikasi Indonesia misalnya Penggalakan Radio Swasta
(Nasional), Pers atau surat kabar masuk desa. Menurut pendapat penulis, kehadiran tiga unsur
komunikasi sangat penting dan merupakan potensi bagi tumbuhnya komunikasi timbal balik. Apakah
prosesnya akan menciptakan komunikasi 2 arah yang berakar pada budaya dan aspirasi masyarakat,
dan bisa mendorong khalayak untuk berfikir secara dinamis tentang rencana-rencana dan gagasan-
gagasan yang relevan dan realistik baginya.

Pengaruhnya Terhadap Perubahan Perilaku Masyarakat Indonesia

Prosese dinamika sosial terus berjalan,yang sebagian besar karena pembangunan itu
sendiri,termasuk suguhan komunikasi informasi,dan pendidikan yang dengan gencar kita tayangkan
melalaui berbagai media,

Dalam hubungan ini<teknologi komukasi dapat berbuat banyak,meskipun tidak dapat menyelesaikan
permasalan,namun teknologi komunikasi dapat memaksimalkan,pengaruhnya bagi perubahan
masyarakat secara positif,jika kita dapat menyusun agenda setting yang dinamis yang terbuka,dalam
arti lain cukup peka dan resefti terhadap aspirasi masyarakat yang terusa berkembang,dan terus
mencari tujuan,dan bentuknya dia anggap paling relevan baginya.

Media komunikasi massa yang meskipun tetap hadir (prevalen) namun peranannya tidak pernah
runtut tetapi selalu terputus-putus (intermittent) dan tidak pernah ada (dan tidak perlu) tuntas
(exhaustive). Memang fungsi pokok media massa hanyalah memberikan penyadaran (awareness)
dan pengetahuan awal. Bimbingan dan tuntutan para pemimpin formal dan informal secara
demokratis, kekeluargaan dan terbuka, akan menciptakan jaringan komunikasi melalui jalur-jalur
suprastruktur dan infrastruktur sosial dalam masyarakat kita yang berfungsi dengan baik dan efektif
demi perubahan perilaku masyarakat yang kita inginkan. Komunikasi sosial yang tercipta karenanya,
benar-benar akan merupakan komunikasi sosial yang terbuka,jujur, dan bertanggung jawab. Terbuka
karena sudah dewasa, tidak takut perbedaan,tidak takut pada pikiran-pikiran yang berbahaya. Jujur
karena sempat dikaji oleh kontrol dewasa yang terpercaya serta bertanggungjawab. Proses
dinamika sosial terus berjalan, serta daya kritis masyarakat terus bertambah, yang sebagian besar
karena pembangunan itu sendiri, termasuk suguhan komunikasi informasi.

Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat

Komunikasi sosial yang tercipta karenaya,benar benar akan meru[pakan,komuikasi sosial yang
terbuka,jujur dan bertanggung jawab. erbuka karena sudah dewasa,tidak takiut pada
perbedaan,tidak takut pada pikiran-pikiran berbahaya.jujur karena sempat di kaji oleh kontrol
sosial,dewasa dan terpercaya.dan bertanggung jawab dalam arti memberikan kesempatankepada
hal layak untuk,memberikan memeberikan pilihanya secara mandiri.

Peranan teknologi komunikasi yang sangat besar dan real agaknya tampak dalam bidang
pendidikan.keterlibatan media komunikasi,baik media cetak ataupun elektronik,dalam pendidikan
melahirkan,profesi teknologi pendididkan,yang berkembang dengan kuat,pesat dan sangat
bergairah,di topang komitmen tinggi unjtuk meningkatkann pendidikan,serta mendukung stabiltas
ekonomi ilmu dan teknologi,serta industri.

Masyarakat indonesia masih jauh dari statusnya sebagai masyrakat informasi,bahkan sebagian
masyarakat masih belum bisa membaca.adanya teknologi komunikasi,di topang dengan teknologi
elektronik,apalagi dalam keadaan yang terbatas,belum menjamin bahwa,sudah ada budaya
informasi.

Teknologi komunikasi dapat memberikan perananya dalam perubahan,perilaku masyarakat


indonesia,jika agenda setting media massa terintegrasi dan di topang oleh,sisitem dukungan sosial
yang terbuka,dinamis dan di berikan kesempatan untuk ikut bertangungg jawab.

Dampak perkembangan Teknologi Komunikasi Terhadap


Budaya dan Kehidupan Sosial Masyarakat di Indonesia

Komunikasi adalah aktivitas yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia sehari
hari. Kegiatan ini sering berlangsung di antara individu individu yang berlainan latar
belakang dan budaya.

Komunikasi dan budaya secara timbal balik saling berpengaruh satu sama lain. Budaya
dimana secara individu-individu disosialisasikan, akan berpengaruh terhadap cara
mereka dalam berkomunikasi. Dan cara bagaimana individu-individu itu berkomunikasi,
dapat mengubah budaya yang mereka miliki dari waktu ke waktu. Hanya saja,
kebanyakan analisis tentang komunikasi antarpribadi mengabaikan hubungan ini dan
aspek budaya menjadi kosong dalam studi komunikasi. Sebaliknya, studi-studi tentang
komunikasi lintas budaya, menguji pengaruh budaya terhadap komunikasi. Kebanyakan
analisis tentang komunikasi lintas budaya membandingkan dan mempertentangkan pola-
pola komunikasi dari berbagai macam budaya.

Bagi orang yang melihat budaya sebagai hal yang adaptif, mereka memiliki
kecenderungan untuk melihat budaya sebagai hal yang menyatukan orang-orang untuk
sistem ekologi dimana mereka hidup. Harris (1968), misalkan, berpendapat bahwa
budaya menurun kepada pola prilaku yang diasosiasikan dengan kelompok orang
tertentu, yaitu untuk kebiasaan atau untuk prinsip hidup seseorang.

Perkembangan teknologi komunikasi kini sudah semakin pesat, dan kemajuan teknologi
secara sadar ataupun tidak sadar telah banyak mengubah pola kehidupan masyarakat.
sesuai dengan asumsi dasar dari teori technology deternimism bahwa pola kehidupan
masyarakat manusia khususnya aspek interaksi sosial diantara mereka ditentukan oleh
perkembangan dan jenis teknologi yang dikuasai masyarakat yang bersangkutan.

Seperti yang telah diramalkan McLuhan juga pada saat awal masuknya dunia
pertelevisian di Amerika, yaitu McLuhan menyatakan bahwa nantinya dunia akan
menjadi satu kampung global, dimana produk budaya akan sama dimana saja.

Kini hal yang pernah diramalkan McLuhan tersebut menjadi kenyataan. Kampung global
yang dimaksud McLuhan diatas adalah adanya penyamaan budaya melalui media massa.
Seperti kita ketahui dengan adanya TV kabel ataupun TV streaming melalui internet
yang bisa diakses oleh semua orang diseleruh dunia ini dapat mempermudah orang
dibelahan manapun untuk mengetahui apa yang sedang menjadi topik pembicaraan
utama dibelahan dunia yang lain. Dari situ juga tidak menutup kemungkinan akan
adanya imitasi kebudayaan oleh seeorang saat menonton acara tv yang bukan disiarkan
dari budayanya. Salah satu contohnya dengan adanya tayangan K-pop, dari mulai drama
ataupun group musiknya yang kini sedang naik daun seperti boyband dan girlband ini
membuat masyarakat yang menonton acara tersebut meskipun bukan orang Korea tapi
akhirnya mereka mulai mengikuti gaya atau style ala-ala Korea atau yang kini sering
disebut sebagai fenomena Korean wave dan hal itupun terjadi di Indonesia. Bisa kita
lihat sekarang dengan menjamurnya jumlah boyband dan girlband yang ada di Indonesia
yang mengadopsi style ala Korea. Dari contoh ini kita bisa melihat meski berbeda tempat
tetapi dengan adanya media massa membuat ada beberapa penyamaan budaya.

Tiga dekade setelah McLuhan menyatakan ramalannya, Manuel Castells memberikan


pendapat yang berbeda, menurutnya: bukan satu kampung global yang seragam,
melainkan masyarakat dalam jaringan global yang saling terhubung, the network
society.Teknologi jaringan (network technology) makin berkembang di penghujung
dekade 1990-an dengan perangkat lunak yang memungkinkan komunikasi antara
komputer dengan telepon genggam.

Lagi-lagi perubahan teknologi ini juga mempengaruhi pola hidup atau cara hidup
manusia sesuai dengan yang dijelaskan teori technologi determinism sebelumnya. Saat
ini semua informasi yang ada dari belahan dunia manapun dapat dengan mudah
tersebar ke seluruh penjuru dunia dengan adanya network technology. Era digital yang
menghubungkan manusia dengan sistem internet ini membuat dunia sempit, karena
dengan mudah dan cepatnya suatu informasi tersebar melalui internet. Contohnya media
sosial twitter dan facebook yang selalu meng-update segala informasi dalam hitungan
menit ini membuat masyarakat akhirnya mulai ketergantungan untuk selalu mengecek
account twitter dan facebooknya agar tetap up to date dalam mendapatkan informasi.

Tidak dapat kita pungkiri perubahan teknologi komunikasi ini memiliki beberapa dampak
terhadap kehidupan masyarakat. Dilihat dari sudut pandang Budaya, perubahan ini
memiliki beberapa dampak positif dan juga negatif. Dampak positif dari perkembangan
teknologi ini adalah dengan mudahnya penyebaran informasi dari sini kita bisa belajar
hal-hal positif dari budaya lain misalnya saja kebiasaan jam karet yang sering dilakukan
orang Indonesia, dengan perkembangan teknologi komunikasi yang begitu pesat ini kita
dapat belajar dari negara-negara maju tentang bagaimana mereka menerapkan etos
kerja yang tinggi dan displin yang nantinya dapat perdampak memajukan bangsa kita
sendiri.

Selain dampak positif, perkembangan teknologi komunikasi juga memiliki dampak


negatif dari sudut pandang budaya. Dampak negatif itu adalah adanya penurunan rasa
cinta terhadap budaya sendiri, misalnya saja banyak masyarakat Indonesia sekarang
yang lebih bangga berbicara menggunakan bahasa asing ketimbang menggunakan
bahasa Indonesia yang sebenarnya adalah salah satu identitas bangsa. Tak sedikit juga
kalangan remaja yang lebih senang belajar budaya asing seperti tarian-tarian break
dance, suffle dance, dan jenis tarian asing lainnya dari pada tarian tradisional seperti
jaipong dan lain - lain. Tidak hanya itu saja, dengan adanya perkembangan teknologi
komunikasi ini apabila digunakan dengan tidak bijak juga akan mengakibatkan
penurunan moral, karena seperti kita ketahui budaya timur sangat mengedepankan
sopan santun dan tata krama, tetapi tidak seperti bangsa barat yang lebih
mengutamakan kebebasan, hal itu membuat meningkatnya angka kehamilan yang
dilakukan diluar pernikahan dan juga dengan gaya berpakaian yang kebarat-baratan dan
terkesan kurang sopan untuk bangsa timur.

Pengaruh perubahan itu juga berdampak pada kehidupan sosial masyarakat. Dampak
postif dari perkembangan teknologi komunikasi ini adalah kemudahan kita dalam
berkomunikasi dengan kerabat yang jaraknya sangat jauh sekalipun. Dengan adanya
network technology membuat kita dapat mengakrabkan diri kembali dengan teman-
teman lama, dan juga sanak saudara lainnya. Yang biasa dikenal dengan istilah
mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat.

Dengan adanya kemudahan ini tak perlu menunggu waktu yang lama untuk mengetahui
kabar atau kejadian apa saja yang sedang dialami oleh saudara atau teman kita yang
jauh seperti dahulu, karena harus menggunakan surat yang memerlukan waktu yang
lama dalam proses pengirimannya. Tapi kini dengan menggunakan aplikasi chat, email,
telephone, dan media sosial kita dapat saling bertukar informasi dalam hitungan detik.
Selain itu dampak positif lainnya adalah masyarakat akan lebih mudah untuk
menyebarkan kebaikan antar umat manusia, misalnya saja ada sebuah organisasi atau
orang tertentu yang mengadakan penggalangan dana untuk biaya operasi seseorang
yang kurang mampu melalui internet, melalui media ini seseorang atau organisasi
tersebut akan dengan mudah menyebarkan informasinya yang nantinya juga akan
mempermudah untuk melakukan pengumpulan donasi kepada orang yang
membutuhkan tersebut. Seperti kita ketahui sekarang jaringan internet sudah begitu
luas bahkan tidak hanya di daerah perkotaan saja tetapi juga di pedesaan.

Meskipun perubahan teknologi komunikasi ini membawa dampak positif kepada


masyarakat dalam hal kehidupan sosial, hal ini juga menimbulkan dampak negatif.
Dampak negatif dengan adanya perkembangan teknologi dan informasi ini adalah
semakin menurunnya kepekaan masyarakat terhadap orang-orang yang ada
disekitarnya. Tak jarang kita temui sekumpulan orang yang ada di sebuah restaurant
berada di meja yang sama tetapi tidak saling berbincang, mereka malah sibuk dengan
smartphonenya masing-masing untuk bercengkrama dengan seseorang yang jaraknya
lebih jauh dibanding teman atau keluarganya yang sedang berada di dekatnya istilah
dari fenomena ini biasanya disebut dengan mendekatkan yang jauh dan menjauhkan
yang dekat. Bisa dibilang generasi muda saat ini adalah generasi menunduk, seperti
salah satu ungkapan yang ada di film Republik Twitter, karena setiap orang lebih asik
berautis ria dengan smartphonenya dan sibuk mengurusi orang-orang yang maya
dibandingkan dengan orang-orang yang benar-benar sedang berada di sekitar mereka.

Hal ini selain menimbulkan dampak buruk dalam berinteraksi interpersonal secara
langsung juga merusak psikologis seseorang tersebut, lama kelamaan seseorang akan
sulit menjalin komunikasi dan membangun relasi dengan orang-orang disekitarnya. Bila
hal tersebut tidak segera ditanggulangi akan menumbulkan dampak yang sangat buruk,
yang dimana manusia lama kelamaan akan sangat individualis dan tidak akan ada lagi
interaksi ataupun sosialisasi yang dilakukan di dunia nyata.

Oleh karena itu kita harus bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi
komunikasi yang ada saat ini. Tidak perlu terlalu takut juga akan dampak-dampak
negatif yang akan ditimbulkan, karena banyak juga manfaat-manfaat yang dapat kita
petik dari perkembangan teknologi komunikasi ini yang dapat membantu mempermudah
kita dalam menjalani aktivitas. Mungkin disini peran pemerintah sangatlah penting,
sebagai lembaga yang dapat membuat peraturan yang bertujuan untuk kebaikan
masyarakatnya. Selain itu peran orang tua dalam menanamkan pendidikan agama pada
anak-anaknya juga termasuk hal yang penting untuk menanamkan nilai-nilai dan
norma-norma mana yang baik dan tidak baik, agar pemanfaatan teknologi komunikasi
itu sendiri lebih tepat.