Anda di halaman 1dari 4

B.

Maksud dan Tujuan

1. Maksud Percobaan

Maksud dari percobaan ini adalah untuk menegtahui dan

memahami cara pemeriksaan mikroskopik sediaan jamu.

2. Tujuan Percobaan

Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengidentifikasi

simplisia penyusun suatu sediaan jamu secara organoleptik dan

membuat pengelompokan simplisia sediaan jamu berdasarkan jenis

dan khasiatnya.

C. Prinsip Percobaan

Prinsip percobaan kali ini adalah pemeriksaan makroskopik dari

dari suatu simplisia berdasarkan pemeriksaan bau, rasa, warna, dan sifat

makroskopik dari simplisia tersebut berdasarkan haksel pembanding yang

telah teridentifikasi.
BAB III

PRSEDUR KERJA

A. Alat dan Bahan

1. Alat yang digunakan

1. Timbangan

2. Kertas Koran

2. Bahan yang digunakan

1. Jamu godok pegelinu

2. Haksel pembanding

B. Cara Kerja

1. Dikeluarkan seluruh bahan jamu dari kemasan kemudian ditimbang berat

totalnya.

2. Diamati satu persatu simplisia yang ada dengan dipisahkan menurut jenis

simplisianya serta ditimbang beratnya masing-masing.

3. Dibandingkan hasil pengamatan dengan haksel pembanding

4. Digambar hasil pengamatan sample

5. Dihitung persentase masing-masing simplisia dari jamu

6. Ditulis klasifikasi, kandungan kimia dan khasiat dari masing-masing

simplisia yang ada pada sample.


5. Ukuran : Panjang , lebar, dan diameter dalam satuan mm,

cm,inci, dan mesh.

Dari hasil pengamatan diperoleh beberapa simplisia, yaitu batang

sambiloto yang berbentuk panjang, tidak berbau, berwarna hijau tua, dan

berasa pahit. Kandungan kimianya yaitu terpen. Ini berguna sebagai obat

gatal dan diuretik. Biji kedaung yang bentuknya lonjong tidak berbau, warna
hitam, kandungan kimianya glikosida dammar, dan tannin, tidak berasa

berguna untuk penyakit berak darah. Cabe jawa yang bentuknya seperti

batang, tidak berbau, berasa pahit pedas, dan warnanya hitam, kandungan

kimianya yaitu alkaloid berguna untuk antiseptic, kemudian ditemukan juga

brotowali yang bentuknya panjang bulat dan dan memiliki tonjolan-tonjolan

pada permukaan batangnya, bau khas aromatic, rasa pahit, berwarna coklat,

berguna untuk obat diare dan demam. Kunyit, yang bentuknya bulat dengan

warna kuning pucat, rasa dan bau aromatic, yang mengandung curcuminoid ,

yang berguna sebagai anti bakteri dan memperbaiki fungsi pencernaan

lambung.Kayu sappan, yang bentuknya panjang, berkayu, warnanya oranye,

tidak berbau dan tidak berasa.

Untuk menggunakan atau mengkomsumsi jamu ini, sediaan jamu

direbus dengan air secukupnya, lalu biarkan mendidih. Setelah hangat

kemudian diminum tiap pagi dan malam hari masing-masing satu gelas.