Anda di halaman 1dari 3

ANALISA SINTESA TINDAKAN KEPERAWATAN

Initial klien : An. M.H


Diagnosa medis : Thalasemia Beta
No RM : 136-99-XX

1. Tindakan keperawatan yang dilakukan: Pemberian tranfusi darah (PRC)


2. Diagnosa keperawatan: Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer b.d penurunan konsentrasi
hemoglobin darah
3. Prinsip-prinsip tindakan dan rasional:
1. Melakukan verifikasi data, Rasional :Memastikan identias pasien
2. Mencuci tangan, Rasional : Mencegah penyebara mikroorganisme melalui tangan
3. Menanyakan nama pasien & riwayat alergi pasien, Rasional : Memastikan benar
identias untuk dilakukan tindakan & menetahui riwayat alergi pasien
4. Informasikan kepada pasien & keluarga tentang tujuan prosedur tindakan, Rasional :
Agar pasien/keluarga memahami tindakan yang akan di lakukan
5. Menjelaskan efek samping yang akan muncul saat transfusi, Rasional: Agar pasien atau
keluarga memahami jika terjadi efek samping & melaporkannya dengan perawat
6. Melakukan pengukuran TTV sebelum transfusi, Rasional : Agar mengetahui TTV
pasien sebelum dilakukan transfusi
7. Pilih saluran IV yang paten & pastikan no jarum sudah sesuai (no 18, 20, 22) , Rasional
: Agar tranfusi darah lancar
8. Periksa kantong darah dengan teliti, cek nama, umur, golongan darah, no darah, resus &
tanggal kadaluarsa, Rasional : Melakukan pengecekan darah agar tidak erjadi kesalahan
& sesuai yg dibuuhkan pasien
9. berikan tetesan pertama secara perlahan & observasi pasien selama pemberian tranfusi
pada 15 menit pertama, Rasional : Memberikan tetesan darah & observasi keadaan
pasien selama pemberian
10. Bila darah yang di transfusi sudah habis, maka ganti dengan cairan Nacl 0,9% sampai
bersih setelah itu lanjutkan dengan terapi airan lain yang sesuai order dokter, Rasional :
Setelah darah habis lakukan pembilasan dengan cairan Nacl 0,9% dan ganti cairan
sesuai order dokter
11. Melakukan evaluasi tindakan & mencatat hasil, Rasional :Untuk mengetahui kondisi
pasien setelah dilakukan tindakan
12. Mencatat kegiatan & hasil di lembar catatan perawat, Rasional : Pendokumentasian
4. Bahaya-bahaya yang mungkin terjadi akibat tindakan tersebut dan cara pencegahannya:
a. Reaksi alergi disebabkan karena pemindahan alergin donor pada penderita atau reaksi
penderita pada plasma donor.
b. Febris disebabkan karena pembuatan larutan anticoagulans dan set yang kurang steril
atau reaksi antibody terhadap leukosit dan trombosit.
c. Reaksi kontaminasi bakteri : terjadi pada waktu pengambilan darah atau terlalu lama
dalam suhu kamar gram negative. Gejala : Terjadi pada waktu transfusi atau beberapa
hari sesudahnya, panas tinggi, nyeri kepala, menggigil, vomit, nyeri perut, buang air
darah.
d. Kelebihan volume cairan Terjadi karena pemberian tranfusi yang terlalu cepat dan
terlalu banyak sehingga menyebabkan gagal jantung akut
e. Kelebihan zat besi Terjadi pada pemberian tranfusi yang berulang dan dalam jangka
waktu yang lama
f. Emboli darah : Karena kesalahan teknik terjadi hypotensi sehingga menyebabkan
syncope dan cyanosis.
g. Infeksi Resiko infeksi pada pemberian tranfusi adalah infeksi virus (HIV, HBC, HCV).
h. Pencegahan dapat dilakukan dengan selalu mengobservasi keadaan umum pasien
selama tranfusi berlangsung, menghentikan tranfusi jika ditimbul reaksi alergi,
menganjurkan kompres air hangat jika timbul reaksi demam dan pemberian obat
antipiretik.
5. Tujuan tindakan tersebut dilakukan:
1. Meningkatkan jumlah sel darah merah dan untuk mempertahankan kadar hemoglobin
pada klien anemia
2. Memperbaiki kekebalan dalam tubuh. Pemberian transfusi darah dapat meningkatkan
sistem kekebalan tubuh kita, hal ini karena dalam darah mempunyain komponen
leukosit yang berperan sebagai makrofag (pemakan antigen atau zat asing
3. Memperbaiki volume darah tubuh
4. Memperbaiki masalah pembekuan. Pemberian transfusi dapat meningkatkan fungsi
trombosit yang berperan penting dalam pembekuan darah, sehingga dapat mencegah
terjadinya perdarahan.
6. Hasil yang di dapat dan maknanya:
Setelah dilakukan tranfusi darah kadar HB meningkat dalam batas normal dari 6,4 g/dl
menjadi 11,5 g/dl.
7.Identifikasi tindakan keperawatan lainnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah/
diagnosa
tersebut. (mandiri dan kolaborasi):
Mandiri
1. Menganjurkan makan makanan yang banyak mengandung zat besi seperti daging,
sayuran hijau.
Kolaborasi
1. Mengkonsumsi suplement penambah HB