Anda di halaman 1dari 29

KUMPULAN INDIKATOR MUTU

UNIT KERJA

RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA


2015
INSTALASI GAWAT DARURAT
Judul Indikator Persentase Respon Time Pasien Gawat Darurat
5 menit
Tujuan Peningkatan 1. Meningkatkan mutu pelayanan pasien
Mutu gawat darurat
2. Meningkatkan kepuasan pasien
Numerator Jumlah pelayanan pasien gadar dg respon time 5
menit
Denominator Total jumlah pelayanan pasien gadar yg diamati
Sumber data Formulir Respon Time Pasien Gadar
Penanggung Jawab Data Muhammad Hidayat (Spv. IGD)
Penanggung jawab dr. Safiqulatif Abdillah
Validasi Data
Alasan Pemilihan Kecepatan penanganan pasien gawat darurat
Indikator merupakan unsur critical dalam pelayanan pasien
gawat darurat.

Tipe Indikator Struktur Outcome


Proses Proses dan Outcome

Jenis indikator Rate based Persentase


Sentinel event Lainnya

Jangka Waktu laporan 3 bulan

Frekuensi penilaian Harian Bulanan


data Mingguan Lainnya ................

Metodologi Retrospektif
pengumpulan data Sensus Harian

Target Sample dan 30 sample/bulan


Sample Size
Area monitoring IGD
Nilai Ambang/ Standar 80%
Mekanisme 1. Supervisor membuat cek list pengamtan respon
Pengumpulan data dan time
analisisnya 2. Ada pasien gadar catat jam pasien masuk
3. Dokter memeriksa pasien catat jam mulai
pemeriksaan oleh dokter
4. Menghitung persentase kesesuaian respon time
5. Menulis dalam lembar monitoring indikator
6. Melihat tren/kecenderungan dalam 3 bulan
7. Menggali faktor penyebab
8. Membuat usulan perbaikan bersama
unit/tim/komite terkait
9. Membuat laporan ke Komite PMKP
Mekanisme Diseminasi 1. Presentasi Rapat Evaluasi Pelayanan
Data ke Staf 2. Poster
Nama Alat Audit/Nama Formulir Pengumpulan Data Indikator : Respon
File/Formulir Alat Audit Time Pelayanan Pasien Gadar
UNIT POLIKLINIK
Judul Indikator Ketepatan Jam Praktek Dokter Di Poliklinik
Tujuan Peningkatan 1. Meningkatkan kedisiplinan praktek dokter
Mutu sesuai jadwal
2. Meningkatkan kepuasan pasien
Numerator Jumlah praktek dokter tepat waktu
Denominator Jumlah total jam praktek yang diamati
Sumber data Absensi kehadiran dokter
Formulir Pencatatan Jam Kehadiran Dokter
Penanggung Jawab Data Dewi Wulandari, AMK (Spv. Poliklinik)
Penanggung jawab dr. Safiqulatif Abdillah
Validasi Data
Alasan Pemilihan Keterlambatan dokter praktek akan mengurangi
Indikator kepuasan pasien secara signifikan
Keerlambatan dokter praktek menyebabkan
tumpukan antrian di unit poliklinik dan unit lain,
khusunya unit penunjang

Tipe Indikator Struktur Outcome


Proses Proses dan Outcome

Jenis indikator Rate based Persentase


Sentinel event Lainnya

Jangka Waktu laporan 3 bulan

Frekuensi penilaian Harian Bulanan


data Mingguan Lainnya ................

Metodologi Retrospektif
pengumpulan data Sensus Harian

Target Sample dan Total sample


Sample Size
Area monitoring Poliklinik Rawat Jalan
Nilai Ambang/ Standar 90%
Mekanisme 1. Melakukan sampling
Pengumpulan data dan 2. Mengumpulkan absensi jam kehadiran
analisisnya dokter
3. Menuliskan data dalam formulir indikator
4. Menghitung angka ketepatan waktu
5. Menulis dalam lembar monitoring indikator
6. Melihat tren/kecenderungan dalam 3 bulan
7. Menggali faktor penyebab
8. Membuat usulan perbaikan bersama
unit/tim/komite terkait
9. Membuat laporan ke Komite PMKP
Mekanisme Diseminasi 1. Presentasi Rapat Evaluasi Pelayanan
Data ke Staf 2. Poster
Nama Alat Audit/Nama Formulir Pengumpulan Data Indikator : Ketepatan
File/Formulir Alat Audit Waktu Praktek Dokter Poliklinik
UNIT PEMELIHARAAN
Judul Indikator Waktu Tunggu Pelayanan Distribusi Gas Medis
10 menit
Tujuan Peningkatan 1. Melayani kebutuhan gas medis secepat
Mutu mungkin
2. Menurunkan komplain pelayanan gas medis di
rawat inap
Numerator Jumlah pelayanan gas medis dg waktu tunggu
10 menit
Denominator Total jumlah pelayanan gas medis rawat inap
Sumber data Formulir Waktu Tunggu Pelayanan Gas Medis
Penanggung Jawab Data Muhammad Asri (Spv. Pemeliharaan)
Penanggung jawab dr. Safiqulatif Abdillah
Validasi Data
Alasan Pemilihan Gas medis merupakan salah satu kebutuhan pasien
Indikator rawat inap yang penting.
Masih ditemukan adanya komplain waktu tunggu
pelayanan gas medis dari pelanggan internal

Tipe Indikator Struktur Outcome


Proses Proses dan Outcome

Jenis indikator Rate based Persentase


Sentinel event Lainnya

Jangka Waktu laporan 3 bulan

Frekuensi penilaian Harian Bulanan


data Mingguan Lainnya ................

Metodologi Retrospektif
pengumpulan data Sensus Harian

Target Sample dan Total sample


Sample Size
Area monitoring Unit Pemeliharaan dan Seluruh Unit yang
membutuhkan gas medis
Nilai Ambang/ Standar 80%
Mekanisme 1. Supervisor membuat cek list pelayanan gas
Pengumpulan data dan medis
analisisnya 2. Ada order gas medis catat jam order masuk
3. Order gas dilayani ke unit yang meminta
catat jam selesai pelayanan
4. Menghitung persentase kesesuaian wakyu
5. Menulis dalam lembar monitoring indikator
6. Melihat tren/kecenderungan dalam 3 bulan
7. Menggali faktor penyebab
8. Membuat usulan perbaikan bersama
unit/tim/komite terkait
9. Membuat laporan ke Komite PMKP
Mekanisme Diseminasi 1. Presentasi Rapat Evaluasi Pelayanan
Data ke Staf 2. Poster
Nama Alat Audit/Nama Formulir Pengumpulan Data Indikator : Waktu
File/Formulir Alat Audit Tunggu Pelayanan Gas Medis
UNIT PELAYANAN FARMASI RAWAT JALAN
Judul indikator Kesesuaian waktu tunggu (dispensing time)
farmasi rawat jalan
Tujuan peningkatan 1. Mengoptimalkan waktu tunggu pasien atas
mutu pelayanan obat di farmasi rawat jalan
2. Meningkatkan kepuasan pelanggan dalam
pelayanan farmasi rawat jalan
Numerator Jumlah resep yang respon time nya sesuai
(racikan < 25 menit, non racikan < 10 menit)
Denumerator Jumlah resep yang diamati
Sumber data Observasi lapangan
Penanggungjawab data Nurul Latifah (Supervisor pelayanan farmasi)
Penanggung jawab dr. Safiqulatif Abdillah
Validasi Data
Alasan pemilihan Waktu tunggu obat sangat mempengaruhi
indikator kepuasan pasien dalam pelayanan farmasi di
rumah sakit

Tipe Indikator Struktur Outcome


Proses Proses dan Outcome

Jenis indikator Rate based Persentase


Sentinel event Lainnya

Jangka Waktu laporan 3 bulan

Frekuensi penilaian Harian Bulanan


data Mingguan Lainnya ................

Metodologi Retrospektif
pengumpulan data Sensus Harian

Target sampel dan 30 resep/bulan


sample size
Area monitoring Farmasi Rawat Jalan
Nilai ambang/standar 90%
Mekanisme 1. Petugas farmasi melakukan pengukuran
pengumpulan data dan waktu tunggu pelayanan resep di farmasi
analisisnya rawat jalan
2. Hasil pengukuran dicatat dalam formulir
dispensing time
3. Menghitung jumlah resep yang waktu
tunggu nya sesuai
4. Membandingkan dengan jumlah resep
yang diamati
5. Melihat tren/kecenderungan dalam 3 bulan
6. Menggali faktor penyebab ketidaksesuaian
7. Membuat usulan perbaikan bersama
unit/tim/komite terkait
8. Membuat laporan ke Manjajer Mutu
Mekanisme Diseminasi Presentasi Rapat Evaluasi Pelayanan
Data ke Staf
Nama Alat Audit/Nama Formulir Pengumpulan Data Indikator :
File/Formulir Alat Audit Kesesuaian waktu tunggu (dispensing time)
farmasi rawat jalan
UNIT PELAYANAN FARMASI
Judul indikator Kesesuaian Penulisan Resep Terhadap Formularium
Tujuan peningkatan Meningkatkan kepatuhan dokter dalam menulis resep
mutu sesuai formularium rumah sakit
Numerator Jumlah resep yang sesuai dengan formularium
Denumerator Jumlah resep yang diamati
Sumber data Observasi lapangan
Penanggungjawab data Manajer Farmasi
Penanggung jawab dr. Safiqulatif Abdillah
Validasi Data
Alasan pemilihan Penulisan resep sesuai dengan formularium akan
indikator berpengaruh pada proses pelayanan. Obat di luar
formularium tidak disediakan di rumah sakit sehingga
membutuhkan proses yang lebih lama untuk obat
dapat diterima dan digunakan oleh pasien.
Penulisan resep di luar formularium menimbulkan
penyimpangan terhadap perencanaan pengadaan obat.

Tipe Indikator Struktur Outcome


Proses Proses dan Outcome

Jenis indikator Rate based Persentase


Sentinel event Lainnya

Jangka Waktu 3 bulan


laporan

Frekuensi penilaian Harian Bulanan


data Mingguan Lainnya ................

Metodologi Retrospektif
pengumpulan data Sensus Harian

Target sampel dan 30 resep/bulan Rawat Jalan, 30 resep/bulan Rawat


sample size Inap
Area monitoring Farmasi Rawat Jalan dan Farmasi Rawat Inap
Nilai ambang/standar 95%
Mekanisme 1. Petugas farmasi melakukan observasi
pengumpulan data dan kepatuhan dokter terhadap penulisan resep
analisisnya sesuai dengan formularium rs
2. Hasil pengukuran dicatat dalam formulir
kesesuaian formularium
3. Menghitung jumlah resep yang sesuai
formularium rs
4. Membandingkan dengan jumlah resep yang
diamati
5. Melihat tren/kecenderungan dalam 3 bulan
6. Menggali faktor penyebab ketidaksesuaian
7. Membuat usulan perbaikan bersama
unit/tim/komite terkait
8. Membuat laporan ke Manjajer Mutu
Mekanisme Diseminasi 1. Presentasi Rapat Evaluasi Pelayanan
Data ke Staf 2. Edaran/Maklumat
Nama Alat Formulir Pengumpulan Data Indikator : Kesesuaian
Audit/Nama Penulisan Resep Terhadap Formularium
File/Formulir Alat
Audit
UNIT LOGISTIK FARMASI
Judul indikator Nilai Stok Mati (Death Stock) Instalasi Farmasi
Tujuan peningkatan 1. Menurunkan nilai stok mati di Instalasi
mutu Farmasi
2. Meningkatkan efisiensi pengelolaan
perbekalan farmasi
3. Menurunkan biaya penyimpanan
Numerator Nilai perbekalan farmasi yang tidak ada transaksi
selama > 3 bulan
Denumerator Nilai Total Stok
Sumber data Cek list Observasi lapangan, SIM RS
Penanggungjawab data Manajer Farmasi
Penanggung jawab dr. Safiqulatif Abdillah
Validasi Data
Alasan pemilihan Nilai stok mati menggambarkan efisiensi
indikator pengelolaan perbekalan farmasi, semakin kecil
nilai stok mati maka pengelolaan perbekalan
farmasi semakin efisien
Nilai stok mati dapat menjadi masukan bagi
evaluasi formularium Rumah Sakit

Tipe Indikator Struktur Outcome


Proses Proses dan Outcome

Jenis indikator Rate based Persentase


Sentinel event Lainnya

Jangka Waktu laporan 3 bulan

Frekuensi penilaian Harian Bulanan


data Mingguan Lainnya ................

Metodologi Retrospektif
pengumpulan data Sensus Harian

Target sampel dan Total sampel


sample size
Area monitoring Unit Farmasi Rawat Jalan,Unit Farmasi Rawat
Inap, Unit Pnengelolaan Perbekalan Farmasi
Nilai ambang/standar < 10 % (unit farmasi rawat jalan dan rawat inap)
< 0,35 % (unit pengelolaan perbekalan farmasi)
Mekanisme 1. Petugas farmasi melakukan pengukuran stok
pengumpulan data dan mati dengan melihat kartu stok atau melalui
analisisnya SIM RS
2. Hasil pengukuran dicatat dalam formulir
pemantauan stok mati
3. Menghitung perbekalan farmasi yang
mengalami stok mati
4. Membandingkan dengan nilai Total stok
5. Melihat tren/kecenderungan dalam 3 bulan
6. Menggali faktor penyebab ketidaksesuaian
7. Membuat usulan perbaikan bersama
unit/tim/komite terkait
8. Membuat laporan ke Komite PMKP
Mekanisme Diseminasi Presentasi Rapat Evaluasi Pelayanan
Data ke Staf
Nama Alat Audit/Nama Formulir Pengumpulan Data Indikator :
File/Formulir Alat Audit Kartu stok dan formulir pemantauan perbekalan
farmasi death stock
UNIT LOGISTIK FARMASI
Judul indikator Nilai Obat Kadaluwarsa (Expired Date)Instalasi
Farmasi
Tujuan peningkatan 1. Menurunkan nilai obat kadaluwarsa di
mutu Instalasi Farmasi
2. Meningkatkan efisiensi pengelolaan
perbekalan farmasi
Numerator Nilai perbekalan farmasi yang kadaluwarsa
Denumerator Nilai Total Stok
Sumber data Observasi lapangan
Penanggungjawab data Dewi Noviyanti, S.Far, Apt (Manajer Farmasi)
Penanggung jawab dr. Safiqulatif Abdillah
Validasi Data
Alasan pemilihan Nilai obat kadaluwarsa menggambarkan efisiensi
indikator pengelolaan atau pengeluaran perbekalan farmasi,
semakin kecil nilai obat kadaluwarsa maka
pengelolaan perbekalan farmasi semakin efisien
dan semakin kecil kerugian Rumah Sakit.

Tipe Indikator Struktur Outcome


Proses Proses dan Outcome

Jenis indikator Rate based Persentase


Sentinel event Lainnya

Jangka Waktu laporan 3 bulan

Frekuensi penilaian Harian Bulanan


data Mingguan Lainnya ................

Metodologi Retrospektif
pengumpulan data Sensus Harian

Target sampel dan Total sampel


sample size
Area monitoring Unit Farmasi Rawat Jalan, Unit Farmasi Rawat
Inap, Unit Pengelolaan Perbekalan Farmasi
Nilai ambang/standar < 0,12 %
Mekanisme 1. Petugas farmasi melakukan pengecekan
pengumpulan data dan obat yang kadaluwarsa
analisisnya 2. Hasil pengukuran obat kadaluwarsa dicatat
dalam formulir pemantauan obat
kadaluwarsa
3. Menghitung nilai perbekalan farmasi yang
kadaluwarsa
4. Membandingkan dengan nilai Total stok
5. Melihat tren/kecenderungan dalam 3 bulan
6. Menggali faktor penyebab ketidaksesuaian
7. Membuat usulan perbaikan bersama
unit/tim/komite terkait
8. Membuat laporan ke Komite PMKP
Mekanisme Diseminasi Presentasi Rapat Evaluasi Pelayanan
Data ke Staf
Nama Alat Audit/Nama Formulir Pengumpulan Data Indikator :
File/Formulir Alat Audit Formulir pemantauan perbekalan farmasi
kadaluwarsa
UNIT LOGISTIK FARMASI
Judul indikator Nilai TOR Unit Pengelolaan Perbekalan Farmasi
Tujuan peningkatan 1. Menurunkan nilai perbekalan farmasi death
mutu stock
2. Meningkatkan perputaran modal untuk Rumah
Sakit
3. Menurunkan stok akhir dan biaya
penyimpanan
Numerator Persediaan awal, pembelian dan persediaaan akhir
Denumerator Persediaan rata-rata
Sumber data Data pembelian, Laporan stok opname
Penanggungjawab data Muhtar Wayudi, S.Si, Apt (Spv. Logistik Farmasi
)
Penanggung jawab dr. Safiqulatif Abdillah
Validasi Data
Alasan pemilihan Nilai TOR menggambarkan perputaran modal
indikator RS, semakin besar nilai TOR maka perputaran
barang/ modal semakin baik dan semakin efisien
pengelolaan barang

Tipe Indikator Struktur Outcome


Proses Proses dan Outcome

Jenis indikator Rate based Persentase


Sentinel event Lainnya

Jangka Waktu laporan 3 bulan

Frekuensi penilaian Harian Bulanan


data Mingguan Lainnya ................

Metodologi Retrospektif
pengumpulan data Sensus Harian

Target sampel dan Total sampel


sample size
Area monitoring Unit Pengelolaan perbekalan farmasi
Nilai ambang/standar TOR Gudang = >30x per tahun
TOR IFRS = > 24x per tahun
Mekanisme 1. Petugas unit pengelolaan perbekalan
pengumpulan data dan farmasi mencatat nilai pembelian dan
analisisnya nilai stok dari buku evaluasi logistik
farmasi
2. Membuat tabel dan menghitung total
pembelian selama 3 bulan
3. Menghitung Nilai TOR
4. Menulis dalam lembar monitoring
indikator
5. Melihat tren/kecenderungan dalam 3 bulan
6. Melihat Tren/kecenderungan dalam 1
tahun
7. Menggali faktor penyebab
8. Membuat usulan perbaikan bersama
unit/tim/komite terkait
9. Membuat laporan ke Komite PMKP
Mekanisme Diseminasi Presentasi Rapat Evaluasi Pelayanan
Data ke Staf
Nama Alat Audit/Nama Formulir Pengumpulan Data Indikator :
File/Formulir Alat Audit Buku evaluasi gudang farmasi
UNIT CSSD
Judul Indikator Persentase Kepatuhan Prosedur Pembersihan,
Desinfeksi dan Sterilisasi Instrumen
Tujuan Peningkatan 1. Menjamin pelaksanaan pembersihan,
Mutu desinfeksi, dan sterilisasi sesuai dengan SPO
2. Produk steril yang dihasilkan sesuai standar
Numerator Jumlah Skor pembersihan, desinfeksi, dan
sterilisasi
Denominator Total Skor maksimal pembersihan, desinfeksi, dan
sterilisasi
Sumber data Hasil Survey Kuesioner
Penanggung Jawab Data Ahsin Wajdaniyah (Spv. CSSD)
Penanggung jawab dr. Safiqulatif Abdillah
Validasi Data
Alasan Pemilihan Pembersihan, desinfeksi dan sterilisasi instrumen
Indikator yang sesuai dengan standar dapat menurunkan
risiko infeksi yang dapat ditimbulkan pada
petugas kesehatan dan pasien

Tipe Indikator Struktur Outcome


Proses Proses dan Outcome

Jenis indikator Rate based Persentase


Sentinel event Lainnya

Jangka Waktu laporan 3 bulan

Frekuensi penilaian Harian Bulanan


data Mingguan Lainnya ................

Metodologi Retrospektif
pengumpulan data Sensus Harian

Target Sample dan 60 sampel perbulan


Sample Size
Area monitoring Rawat Jalan, IGD, Bangsal, IBS, CSSD
Nilai Ambang/ Standar 80%
Mekanisme 1. Menyiapkan formulir audit kepatuhan
Pengumpulan data dan Pembersihan, desinfeksi dan sterilisasi
analisisnya 2. Melakukan observasi lapangan dan mengisi
formulir audit
3. Mengolah data hasil observasi
4. Menulis dalam lembar monitoring indikator
5. Melihat tren/kecenderungan dalam 3 bulan
6. Menggali faktor penyebab
7. Membuat usulan perbaikan bersama
unit/tim/komite terkait
8. Membuat laporan ke Komite PMKP
Mekanisme Diseminasi 1. Presentasi Rapat Evaluasi Pelayanan
Data ke Staf 2. Poster
Nama Alat Audit/Nama Formulir Audit Pembersihan, desinfeksi dan
File/Formulir Alat Audit sterilisasi instrumen
UNIT FISIOTERAPI
Judul Indikator Angka Kegagalan Pasien Menepati Program
Terapi
Tujuan Peningkatan 1. Meningkatkan efikasi tindakan fisioterapi
Mutu 2. Mengurangi kejadian gagal program terapi
Numerator Jumlah pasien yang tidak menyelesaikan program
terapi
Denominator Jumlah pasien yang menjalani program terapi
Sumber data Rekam Medis Pasien, Histori pelayanan
Fisioterapi (SIM RS), Kartu kontrol pasien
Penanggung Jawab Data Abdul Haris, A.Md. Fis
Penanggung jawab dr. Safiqulatif Abdillah
Validasi Data
Alasan Pemilihan Banyaknya pasien yang gagal program terapi akan
Indikator menurunkan performa klinik pelayanan
rehabilitasi pasien.
Kegagalan menepati program menggambarkan
minimnya edukasi yang diberikan petugas.

Tipe Indikator Struktur Outcome


Proses Proses dan Outcome

Jenis indikator Rate based Persentase


Sentinel event Lainnya

Jangka Waktu laporan 3 bulan

Frekuensi penilaian Harian Bulanan


data Mingguan Lainnya ................

Metodologi Retrospektif
pengumpulan data Sensus Harian

Target Sample dan Total sample


Sample Size
Area monitoring Fisioterapi
Nilai Ambang/ Standar 5%
Mekanisme 1. Mencatat program terapi dan pelaksanaan
Pengumpulan data dan program terapi di RM pasien
analisisnya 2. Sensus kunjungan pasien melalui histori
kunjungan di SIM RS
3. Merekap waktu pelaksanaan program terapi di
lembar pencatatan angka kegagalan pasien
4. Menghitung persentase angka kegagalan
5. Menulis dalam lembar monitoring indikator
6. Melihat tren/kecenderungan dalam 3 bulan
7. Menggali faktor penyebab
8. Membuat usulan perbaikan bersama
unit/tim/komite terkait
9. Membuat laporan ke Komite PMKP
Mekanisme Diseminasi 1. Presentasi Rapat Evaluasi Pelayanan
Data ke Staf 2. Poster
Nama Alat Audit/Nama Formulir Pengumpulan Data Indikator : Angka
File/Formulir Alat Audit Kegagalan Pasien Menepati Program Terapi
UNIT ADMISI/PENDAFTARAN PASIEN
Judul Indikator Respon Time Distribusi Berkas Rekam Medis
Tujuan Peningkatan 1. Tersedianya berkas rekam medis secara cepat
Mutu 2. Minimalisasi duplikasi rekam medis
3. Optimalisasi pendokumentasian data klinis
Numerator Jumlah RM terdistribusi tepat waktu ( 10 menit)
Denominator Jumlah total sampel yang diamati
Sumber data Catatan Waktu Tunggu Rekam Medis
Penanggung Jawab Data Edy Supriyanto (Spv Admisi)
Penanggung jawab dr. Safiqulatif Abdillah
Validasi Data
Alasan Pemilihan Kecepatan penyediaan berkas RM mempengaruhi
Indikator kualitas dokumentasi pelayanan
Banyaknya duplikasi lembar RM karena lama
menunggu berkas RM
Minimnya pendokumentasian pelayanan pasien di
poliklinik/IGD karena saat pelayanan selesai,
berkas RM kadang belum sampai di tempat

Tipe Indikator Struktur Outcome


Proses Proses dan Outcome

Jenis indikator Rate based Persentase


Sentinel event Lainnya

Jangka Waktu laporan 3 bulan

Frekuensi penilaian Harian Bulanan


data Mingguan Lainnya ................

Metodologi Retrospektif
pengumpulan data Sensus Harian

Target Sample dan 50 berkas RM/bulan


Sample Size
Area monitoring Unit Filling, Admisi, Poliklinik Rawat Jalan dan
IGD
Nilai Ambang/ Standar 90%
Mekanisme 1. Melakukan sampling
Pengumpulan data dan 2. Mengumpulkan data respon time dimulai dari
analisisnya saat berkas RM diminta oleh bagian admisi
sampai berkas RM diserahkan ke
poliklinik/IGD
3. Menuliskan data dalam formulir indikator
4. Menghitung angka ketepatan waktu
5. Menulis dalam lembar monitoring indikator
6. Melihat tren/kecenderungan dalam 3 bulan
7. Menggali faktor penyebab
8. Membuat usulan perbaikan bersama
unit/tim/komite terkait
9. Membuat laporan ke Komite PMKP
Mekanisme Diseminasi 1. Presentasi Rapat Evaluasi Pelayanan
Data ke Staf 2. Poster
Nama Alat Audit/Nama Formulir Pengumpulan Data Indikator : Ketepatan
File/Formulir Alat Audit Waktu Distribusi Berkas Rekam Medis
UNIT GIZI
Judul Indikator Kesesuaian Diet Pasien Rawat Inap
Tujuan Peningkatan Meningkatkan kesesuaian antara kondisi pasien
Mutu dengan diet yang disediakan
Menurunkan angka kesalahan pemberian diet
pasien rawat inap
Numerator Jumlah diet yang sesuai
Denominator Total jumlah diet pasien yang diamati
Sumber data Ceklist diet pasien rawat inap
Penanggung Jawab Data Hastuti Pelitawati, S.Si.T ( Spv Gizi)
Penanggung jawab dr. Safiqulatif Abdillah
Validasi Data
Alasan Pemilihan Pemberian diet yang tepat dan sesuai kondisi
Indikator pasien akan membantu pasien memperoleh asupan
gizi yang optimal dan menunjang proses
penyembuhan pasien

Tipe Indikator Struktur Outcome


Proses Proses dan Outcome

Jenis indikator Rate based Persentase


Sentinel event Lainnya

Jangka Waktu laporan 3 bulan

Frekuensi penilaian Harian Bulanan


data Mingguan Lainnya ................

Metodologi Retrospektif
pengumpulan data Sensus Harian

Target Sample dan 50 diet pasien /bulan


Sample Size
Area monitoring Unit Gizi dan Rawat Inap
Nilai Ambang/ Standar 100%
Mekanisme 1. Melakukan sampling
Pengumpulan data dan 2. Mengumpulkan data kesesuaian diet dengan
analisisnya ceklist
3. Menuliskan data dalam formulir indikator
4. Menghitung angka kesesuaian diet
5. Menulis dalam lembar monitoring indikator
6. Melihat tren/kecenderungan dalam 3 bulan
7. Menggali faktor penyebab
8. Membuat usulan perbaikan bersama
unit/tim/komite terkait
9. Membuat laporan ke Komite PMKP
Mekanisme Diseminasi 1. Presentasi Rapat Evaluasi Pelayanan
Data ke Staf 2. Poster
Nama Alat Audit/Nama Formulir Pengumpulan Data Indikator : Ceklist
File/Formulir Alat Audit Kesesuaian Diet Pasien Rawat Inap
UNIT LINEN LAUNDRY
Judul Indikator Angka Hasil Cuci Tidak Sesuai Standar Linen
Bersih
Tujuan Peningkatan Meningkatkan kualitas proses dan hasil cuci
Mutu Menurunkan kejadian gagal cuci
Numerator Berat linen hasil cuci tidak sesuai standar
Denominator Total berat linen yang dicuci
Sumber data Catatan harian jumlah linen dicuci
Catatan linen hasil cuci tidak sesuai standar
Penanggung Jawab Data Wiyadi, ST (Supervisor Linen & Laundry)
Penanggung jawab dr. Safiqulatif Abdillah
Validasi Data
Alasan Pemilihan Masih ditemukan linen kotor berat yang tidak
Indikator optimal proses pencuciannya. Jumlah gagal cuci
yang tinggi akan menurunkan efisiensi
penggunaan linen di RS

Tipe Indikator Struktur Outcome


Proses Proses dan Outcome

Jenis indikator Rate based Persentase


Sentinel event Lainnya

Jangka Waktu laporan 3 bulan

Frekuensi penilaian Harian Bulanan


data Mingguan Lainnya ................

Metodologi Retrospektif
pengumpulan data Sensus Harian

Target Sample dan Total sample/ semua linen hasil cuci tidak sesuai
Sample Size standar
Area monitoring Unit Linen dan Laundry
Nilai Ambang/ Standar 5%
Mekanisme 1. Petugas mensortir linen hasil cuci tidak sesuai
Pengumpulan data dan standar/linen gagal cuci
analisisnya 2. Petugas menimbang linen gagal cuci
3. Mencatat data dalam formulir pengumpulan
data
4. Menghitung persentase gagal cuci
5. Menulis dalam lembar monitoring indikator
6. Melihat tren/kecenderungan dalam 3 bulan
7. Menggali faktor penyebab
8. Membuat usulan perbaikan bersama
unit/tim/komite terkait
9. Membuat laporan ke Komite PMKP
Mekanisme Diseminasi 1. Presentasi Rapat Evaluasi Pelayanan
Data ke Staf 2. Poster
Nama Alat Audit/Nama Formulir Pengumpulan Data Indikator :
File/Formulir Alat Audit Pengumpulan Data Gagal Cuci
FORM.
LAPORAN VALIDASI DATA
BULAN ....................................
TAHUN ...............

Judul indikator
Numerator
Denominator
Sumber data
Capaian indikator
Jumlah sampel
Justifikasi perlu validasi
Metode validasi
Hasil validasi
Hasil analisis
Kesimpulan
Rencana tindak lanjut

Penanggung jawab validasi data

................................