Anda di halaman 1dari 5

KEJAKSAAN NEGERI TUBAN P - 29.

UNTUK KEADILAN

SURAT DAKWAAN
NO. REG. PERK. PDM- /TBN/III/2012.

A. IDENTITAS TERDAKWA :

1. Nama Lengkap : NARSITO bin NGATJI.


Tempat lahir : Tuban.
Umur/Tgl. Lahir : 32 tahun / Tahun 1980.
Jenis kelamin : Laki-laki.
Kebangsaan : Indonesia.
Tempat tinggal : Desa Gemulung, Kec. Kerek, Kab. Tuban
Agama : Islam.
Pekerjaan : Tani.

2. Nama Lengkap : ANDOKO bin WASIMAN.


Tempat lahir : Tuban.
Umur/Tgl. Lahir : 22 tahun / Tahun 1980.
Jenis kelamin : Laki-laki.
Kebangsaan : Indonesia.
Tempat tinggal : Desa Wolutengah, Kec. Kerek, Kab. Tuban
Agama : Islam.
Pekerjaan : Tani.

B. PENAHANAN :

- Di Rutan oleh Penyidik sejak tanggal 18 Januari 2012 s/d 6 Pebruari 2012.
- Perpanjangan Penahanan Penuntut Umum sejak tanggal 7 Pebruari 2012 s/d 26
Pebruari 2012.
- Di Rutan oleh Jaksa Penuntut Umum sejak tanggal ..................................
s/d .........................

C. DAKWAAN :

PRIMAIR :
--------- Bahwa terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN, secara bersama-sama atau masing-masing bertindak sendiri-sendiri pada
hari Selasa, tanggal 17 Januari tahun 2012, sekitar jam 21.00 WIB atau setidak-
tidaknya pada waktu-waktu lain dalam bulan Januari tahun 2012, bertempat di Desa
Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, atau setidak-tidaknya di tempat-
tempat tertentu yang termasuk dalam Daerah Hukum Pengadilan Negeri Tuban,
sebagai yang melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan dengan
sengaja dan dengan rencana terlebih lebih dahulu merampas nyawa orang lain,
perbuatan tesebut dilakukan oleh para terdakwa dengan cara sebagai berikut :

Bahwa pada mulanya terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN terlebih dahulu memiliki rencana untuk melakukan pembunuhan terhadap
korban LESTARI bin LAKID karena terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2.
ANDOKO bin WASIMAN sebelumnya memiliki dendam terhadap LESTARI karena
LESTARI pernah membacok tangan terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI hingga putus,
sedangkan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN pernah ditantang berkelahi dan
dipukul oleh LESTARI. Kemudian pada hari Selasa, tanggal 17 Januari tahun 2012,
sekitar pukul 20.00 WIB, pada saat terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI sedang duduk-
duduk di bawah pohon Bedrak, turut Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten
Tuban, tiba-tiba terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN datang dengan mengendarai
sepeda motor dan memberitahukan kepada terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI bahwa
korban LESTARI sedang berada di warung milik DASMI binti KAIMAN, selanjutnya
terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN pulang
kerumahnya masing-masing untuk mengambil sebilah pedang dan kemudian
terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dengan dibonceng oleh terdakwa 2. ANDOKO bin

SURAT DAKWAAN
1
WASIMAN dengan mengendarai sepeda motor menghampiri korban LESTARI di
warung milik DASMI binti KAIMAN. Pada saat itu terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN
memakai helm dan jaket warna hitam dengan membawa sebilah pedang, sedangkan
terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI menggunakan zibo (penutup kepala) dan sebilah
pedang. Setelah sampai di warung milik DASMI binti KAIMAN, selanjutnya terdakwa 1.
NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN membacok korban
LESTARI di bagian kepalanya masing-masing sebanyak 4 (empat) kali, mendapatkan
serangan dari terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN, LESTARI berusaha melarikan diri, namun karena dalam kondisi terluka
parah, LESTARI bin LAKID akhirnya terjatuh dalam posisi terlungkup, melihat hal itu
terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI kembali membacok tangan dan kepala LESTARI bin
LAKID hingga berdarah sedangkan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN membacok
kepala LESTARI bin LAKID sebanyak 2 (dua) kali. Setelah mengetahui LESTARI tidak
bergerak kemudian terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN meninggalkan LESTARI, dan pulang kerumahnya.

Bahwa tidak lama kemudian Petugas Kepolisian Polsek Kerek mendapatkan informasi
dari masyarakat bahwa di Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban
telah terjadi pembunuhan, sehingga anggota Polsek Kerek yang bertugas yakni
SUPRIYADI dan ALBERTUS mendatangi lokasi tersebut, ketika berada di Desa
Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, SUPRIYADI dan ALBERTUS
mendapati korban LESTARI dalam keadaan terlungkup dan bersimbah darah,
selanjutnya SUPRIYADI dan ALBERTUS membawa korban LESTARI ke Puskesmas
Gaji untuk mendapatkan perawatan, namun ketika menjalani perawatan di
Puskesmas Gaji, korban LESTARI meninggal dunia sebagaiamana Visum At Repertum
sebagaimana Jenazah Nomor 445/165/414.109/2012 tanggal 18 Januari 2012 yang
dibuat dan ditandatangani Dr. Hj. INDRASWARI. S. MM. Kes, dokter pada Rumah
Sakit Umum Daerah Dr.Koesma Tuban dengan hasil kesimpulan bahwa korban
LESTARI meninggal dunia akibat bersentuhan dengan benda tajam.

Perbuatan terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN
sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 340 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1)
ke- 1 KUHP. -------------------------------------------------------------------------------------------

SUBSIDIAIR :
--------- Bahwa terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN, secara bersama-sama atau masing-masing bertindak sendiri-sendiri pada
hari Selasa, tanggal 17 Januari tahun 2012, sekitar jam 21.00 WIB atau setidak-
tidaknya pada waktu-waktu lain dalam bulan Januari tahun 2012, bertempat di Desa
Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, atau setidak-tidaknya di tempat-
tempat tertentu yang termasuk dalam Daerah Hukum Pengadilan Negeri Tuban,
sebagai yang melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan dengan
sengaja merampas nyawa orang lain, perbuatan tesebut dilakukan oleh para terdakwa
dengan cara sebagai berikut :

Bahwa pada mulanya terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN sedang berada di warung milik DASMI binti KAIMAN. Setelah berada di
warung milik DASMI binti KAIMAN, terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2.
ANDOKO bin WASIMAN melihat LESTARI sedang duduk di sebelah timur menghadap
barat, melihat hal tersebut timbul niat terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan
terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN untuk membacok korban LESTARI, karena
sebelumnya terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN memiliki dendam dengan korban LESTARI, sebab korban LESTARI pernah
membacok tangan terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI hingga putus, sedangkan
terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN pernah ditantang berkelahi dan dipukul oleh
LESTARI. Selanjutnya terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dengan diboncengkan
terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN membacok korban LESTARI di bagian kepalanya
masing-masing sebanyak 4 (empat) kali, mendapatkan serangan dari terdakwa 1.
NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN, LESTARI berusaha
melarikan diri, namun karena dalam kondisi terluka parah, LESTARI bin LAKID
akhirnya terjatuh dalam posisi terlungkup, melihat hal itu terdakwa 1. NARSITO bin
NGATJI kembali membacok tangan dan kepala LESTARI bin LAKID hingga berdarah

SURAT DAKWAAN
2
sedangkan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN membacok kepala LESTARI bin LAKID
sebanyak 2 (dua) kali. Setelah mengetahui LESTARI tidak bergerak kemudian
terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN
meninggalkan LESTARI, dan pulang kerumahnya.

Bahwa tidak lama kemudian Petugas Kepolisian Polsek Kerek mendapatkan informasi
dari masyarakat bahwa di Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban
telah terjadi pembunuhan, sehingga anggota Polsek Kerek yang bertugas yakni
SUPRIYADI dan ALBERTUS mendatangi lokasi tersebut, ketika berada di Desa
Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, SUPRIYADI dan ALBERTUS
mendapati korban LESTARI dalam keadaan terlungkup dan bersimbah darah,
selanjutnya SUPRIYADI dan ALBERTUS membawa korban LESTARI ke Puskesmas
Gaji untuk mendapatkan perawatan, namun ketika menjalani perawatan di
Puskesmas Gaji, korban LESTARI meninggal dunia sebagaiamana Visum At Repertum
sebagaimana Jenazah Nomor 445/165/414.109/2012 tanggal 18 Januari 2012 yang
dibuat dan ditandatangani Dr. Hj. INDRASWARI. S. MM. Kes, dokter pada Rumah
Sakit Umum Daerah Dr.Koesma Tuban dengan hasil kesimpulan bahwa korban
LESTARI meninggal dunia akibat bersentuhan dengan benda tajam.

Perbuatan terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN
sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1)
ke- 1 KUHP. -------------------------------------------------------------------------------------------

LEBIH SUBSIDIAIR :

--------- Bahwa terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN, secara bersama-sama atau masing-masing bertindak sendiri-sendiri pada
hari Selasa, tanggal 17 Januari tahun 2012, sekitar jam 21.00 WIB atau setidak-
tidaknya pada waktu-waktu lain dalam bulan Januari tahun 2012, bertempat di Desa
Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, atau setidak-tidaknya di tempat-
tempat tertentu yang termasuk dalam Daerah Hukum Pengadilan Negeri Tuban,
sebagai yang melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan dengan
sengaja melakukan penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih
dahulu sehingga menyebabkan kematian, perbuatan tesebut dilakukan oleh para
terdakwa dengan cara sebagai berikut :

Bahwa pada mulanya terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN terlebih dahulu memiliki rencana untuk melakukan penganiayaan terhadap
korban LESTARI bin LAKID karena terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2.
ANDOKO bin WASIMAN sebelumnya memiliki dendam terhadap LESTARI karena
LESTARI pernah membacok tangan terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI hingga putus,
sedangkan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN pernah ditantang berkelahi dan
dipukul oleh LESTARI. Kemudian pada hari Selasa, tanggal 17 Januari tahun 2012,
sekitar pukul 20.00 WIB, pada saat terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI sedang duduk-
duduk di bawah pohon Bedrak, turut Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten
Tuban, tiba-tiba terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN datang dengan mengendarai
sepeda motor dan memberitahukan kepada terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI bahwa
korban LESTARI sedang berada di warung milik DASMI binti KAIMAN, selanjutnya
terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN pulang
kerumahnya masing-masing untuk mengambil sebilah pedang dan kemudian
terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dengan dibonceng oleh terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN dengan mengendarai sepeda motor menghampiri korban LESTARI di
warung milik DASMI binti KAIMAN. Pada saat itu terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN
memakai helm dan jaket warna hitam dengan membawa sebilah pedang, sedangkan
terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI menggunakan zibo (penutup kepala) dan sebilah
pedang. Setelah sampai di warung milik DASMI binti KAIMAN, selanjutnya terdakwa 1.
NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN membacok korban
LESTARI di bagian kepalanya masing-masing sebanyak 4 (empat) kali, mendapatkan
serangan dari terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN, LESTARI berusaha melarikan diri, namun karena dalam kondisi terluka
parah, LESTARI bin LAKID akhirnya terjatuh dalam posisi terlungkup, melihat hal itu
terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI kembali membacok tangan dan kepala LESTARI bin

SURAT DAKWAAN
3
LAKID hingga berdarah sedangkan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN membacok
kepala LESTARI bin LAKID sebanyak 2 (dua) kali. Setelah mengetahui LESTARI tidak
bergerak kemudian terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN meninggalkan LESTARI, dan pulang kerumahnya.

Bahwa tidak lama kemudian Petugas Kepolisian Polsek Kerek mendapatkan informasi
dari masyarakat bahwa di Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban
telah terjadi pembunuhan, sehingga anggota Polsek Kerek yang bertugas yakni
SUPRIYADI dan ALBERTUS mendatangi lokasi tersebut, ketika berada di Desa
Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, SUPRIYADI dan ALBERTUS
mendapati korban LESTARI dalam keadaan terlungkup dan bersimbah darah,
selanjutnya SUPRIYADI dan ALBERTUS membawa korban LESTARI ke Puskesmas
Gaji untuk mendapatkan perawatan, namun ketika menjalani perawatan di
Puskesmas Gaji, korban LESTARI meninggal dunia sebagaiamana Visum At Repertum
sebagaimana Jenazah Nomor 445/165/414.109/2012 tanggal 18 Januari 2012 yang
dibuat dan ditandatangani Dr. Hj. INDRASWARI. S. MM. Kes, dokter pada Rumah
Sakit Umum Daerah Dr.Koesma Tuban dengan hasil kesimpulan bahwa korban
LESTARI meninggal dunia akibat bersentuhan dengan benda tajam.

Perbuatan terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN
sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 355 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55
ayat (1) ke- 1 KUHP. ---------------------------------------------------------------------------------

LEBIH SUBSIDIAIR LAGI :

--------- Bahwa terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN, secara bersama-sama atau masing-masing bertindak sendiri-sendiri pada
hari Selasa, tanggal 17 Januari tahun 2012, sekitar jam 21.00 WIB atau setidak-
tidaknya pada waktu-waktu lain dalam bulan Januari tahun 2012, bertempat di Desa
Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, atau setidak-tidaknya di tempat-
tempat tertentu yang termasuk dalam Daerah Hukum Pengadilan Negeri Tuban,
sebagai yang melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan dengan
sengaja melakukan penganiayaan yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu
sehingga menyebabkan kematian, perbuatan tesebut dilakukan oleh para terdakwa
dengan cara sebagai berikut :

Bahwa pada mulanya terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN terlebih dahulu memiliki rencana untuk melakukan penganiayaan terhadap
korban LESTARI bin LAKID karena terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2.
ANDOKO bin WASIMAN sebelumnya memiliki dendam terhadap LESTARI karena
LESTARI pernah membacok tangan terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI hingga putus,
sedangkan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN pernah ditantang berkelahi dan
dipukul oleh LESTARI. Kemudian pada hari Selasa, tanggal 17 Januari tahun 2012,
sekitar pukul 20.00 WIB, pada saat terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI sedang duduk-
duduk di bawah pohon Bedrak, turut Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten
Tuban, tiba-tiba terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN datang dengan mengendarai
sepeda motor dan memberitahukan kepada terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI bahwa
korban LESTARI sedang berada di warung milik DASMI binti KAIMAN, selanjutnya
terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN pulang
kerumahnya masing-masing untuk mengambil sebilah pedang dan kemudian
terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dengan dibonceng oleh terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN dengan mengendarai sepeda motor menghampiri korban LESTARI di
warung milik DASMI binti KAIMAN. Pada saat itu terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN
memakai helm dan jaket warna hitam dengan membawa sebilah pedang, sedangkan
terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI menggunakan zibo (penutup kepala) dan sebilah
pedang. Setelah sampai di warung milik DASMI binti KAIMAN, selanjutnya terdakwa 1.
NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN membacok korban
LESTARI di bagian kepalanya masing-masing sebanyak 4 (empat) kali, mendapatkan
serangan dari terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN, LESTARI berusaha melarikan diri, namun karena dalam kondisi terluka
parah, LESTARI bin LAKID akhirnya terjatuh dalam posisi terlungkup, melihat hal itu
terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI kembali membacok tangan dan kepala LESTARI bin

SURAT DAKWAAN
4
LAKID hingga berdarah sedangkan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN membacok
kepala LESTARI bin LAKID sebanyak 2 (dua) kali. Setelah mengetahui LESTARI tidak
bergerak kemudian terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin
WASIMAN meninggalkan LESTARI, dan pulang kerumahnya.

Bahwa tidak lama kemudian Petugas Kepolisian Polsek Kerek mendapatkan informasi
dari masyarakat bahwa di Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban
telah terjadi pembunuhan, sehingga anggota Polsek Kerek yang bertugas yakni
SUPRIYADI dan ALBERTUS mendatangi lokasi tersebut, ketika berada di Desa
Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, SUPRIYADI dan ALBERTUS
mendapati korban LESTARI dalam keadaan terlungkup dan bersimbah darah,
selanjutnya SUPRIYADI dan ALBERTUS membawa korban LESTARI ke Puskesmas
Gaji untuk mendapatkan perawatan, namun ketika menjalani perawatan di
Puskesmas Gaji, korban LESTARI meninggal dunia sebagaiamana Visum At Repertum
sebagaimana Jenazah Nomor 445/165/414.109/2012 tanggal 18 Januari 2012 yang
dibuat dan ditandatangani Dr. Hj. INDRASWARI. S. MM. Kes, dokter pada Rumah
Sakit Umum Daerah Dr.Koesma Tuban dengan hasil kesimpulan bahwa korban
LESTARI meninggal dunia akibat bersentuhan dengan benda tajam.

Perbuatan terdakwa 1. NARSITO bin NGATJI dan terdakwa 2. ANDOKO bin WASIMAN
sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 353 ayat (3) KUHP Jo Pasal 55
ayat (1) ke- 1 KUHP. ---------------------------------------------------------------------------------

Tuban,

JAKSA PENUNTUT UMUM

AKHMAD MISJOTO, SH, MH


JAKSA MUDA NIP. 19661219 198811 1 003

SURAT DAKWAAN
5