Anda di halaman 1dari 6

IKLAN PRODUK

Di Susun Oleh :
Nama : Elsi Sintia
Kelas : X Pemasaran 2
Pelajaran : Marketing Online

SMK NEGERI 1 TERBANGGI BESAR


LAMPUNG TENGAH
2017
KATA PENGANTAR

Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang mana atas karunia dan
nikmatnya, penulis dapat menyelesaikan tugas makalah ini. Sesuai dengan apa yang
diharapkan dan ditugaskan.
Olahraga merupakan salah satu kewajiban gaya hidup sehat dimana seseorang tanpa
berolahraga akan kehilangan keseimbangan hidup yang pada akhirnya akan membawa
penyakit pada diri seseorang karena adanya pengendapan racun dan hal buruk lainnya yang
sangat merugikan tubuh. Dalam hal ini penulis mengambil judul makalah Senam Irama.
Tidak lupa penulis ucapkan terimakasih pada semua pihak yang mambantu dalam
penyelesaian makalah ini.

Terbanggi Besar, 03 Februari 2017

Penyusun
A. Pengertian Senam Irama
Senam irama merupakan gerakan senam ataupun gerakan bebas yang dibarengi dengan
musik atau nyanyian sesuai dengan irama yang mengikutinya. Adapun unsur-unsur yang
terdapat dalam senam irama meliputi: keluwesan, kesinambungan gerakan, dan ketepatan
irama. Rangkaian senam irama dapat dilakukan dengan cara berjalan, berlari, melompat,
loncat, serta ayunan, dan putaran tangan.
Senam irama Senam irama atau disebut juga senam ritmik adalah gerakan senam yang
dilakukan dengan irama musik, atau latihan bebas yang dilakukan secara berirama.Senam
ritmik dapat dilakukan dengan menggunakan alat ataupun tanpa alat. Alat yang sering
digunakan adalah ganda, simpai,tongkat, bola, pita dan topi.

B. Unsur Unsur Senam Irama


Unsur-unsur yang diperlukan dalam senam irama adalah :
1. Kelentukan
2. Keseimbangan
3. Keluwesan
4. Fleksibilitas
5. Kontinuitas
6. Ketepatan
Dengan irama kita perlu menguasai teknik gerakan pada senam irama agar mencapai
gerakan yang serasi dan bermanfaat bagi jasmani dan rohani.Hal ini sesuai dengan tujuan
senam yaitu membentuk keindahan tubuh, kebugaran dan kekuatan. Ada tiga hal yang harus
ditekankan pada senam irama, yaitu:
a. Ketepatan musik/irama
b. Kelentukan (fleksibilitas)
c. Kontinuitas gerakan
C. Bentuk Gerakan Senam Irama

Pemanasan :

1. Gerakan pertama : kepala menengok ke kanan dan tangan kiri di pipi mendorong ke
kanan dan sebaliknya
2. Gerakan ke dua : tangan kanan diluruskan diarahkan ke kiri dan tangan kiri memegang
siku tangan kanan dan sebaliknya
3. Gerakan ke tiga : kaki agak dilebarkan , badan dibungkukkan kedua telapak tangan
bergandengan dan diluruskan ke bawah kemudian diarahkan ke belakang.
4. Gerakan ke empat : kaki agak dilebarkan , badan condong ke samping kanan dan telapak
tangan dibalik diangkat ke atas diarahkan ke atas serong kanan dan sebaliknya.
5. Gerakan ke lima : kaki kanan ditekuk lalu diangkat di depan perut dan kedua tangan
memegang betis kaki kanan dan sebaliknya.
Inti :

1. Gerakan ke satu : tangan ditekuk ke atas lalu kemudian diayun-ayunkan ke atas dan ke
bawah.
2. Gerakan ke dua : tangan kanan ditekuk dan diayun-ayunkan ke atas serong kanan dan
ke atas serong kiri secara bergantian
3. Gerakan ke tiga : kedua tangan ditekuk secara horizontal di depan dada dan ditarik ke
belakang kemudian ditarik lagi ke depan dada.
4. Gerakan ke empat : tangan ditekuksecara vertical kemudian disejajarkan dengan dada lalu
kedua tangan ditarik ke belakang dan ditarik lagi sejajar dengan dada.
5. Gerakan ke lima : tangan kanan diluruskan juga tangan kiri ditekuk diarahkan ke kanan
lalu kaki kanan diangkat ketika jatuh ditumpu oleh ujung kaki kanan dan sebaliknya
6. Gerakan ke enam : kedua telapak tangan ditekuk diayunkan ke depan dan kaki kanan di
langkahkan ke belakang secara bersamaan dan sebaliknya
7. Gerakan ke tujuh : tangan kanan ditekuk diarahkan ke depan perut sedangkan tangan kiri
ditekuk diarahkan ke belakang perut dan kaki kiri diangkat dan dijatuhkan ditumpu oleh
ujung kaki dan sebaliknya.
Pendinginan :

1. Gerakan pertama : kaki kanan ditekuk ke belakang kemudian tangan memegang kaki
ditarik dengan kuat dan sebaliknya.
2. Gerakan ke dua : kaki kiri ditekuk sedangkan kaki kanan lurus kemudian badan condong
ke kiri dan tangan kiri ditekuk ditaruh dipaha kaki kiri sedangkan tangan kanan lurus
menghadap ke atas agak condong dan sebaliknya.
3. Gerakan ke tiga : badan ditarik ke belakang lewat kiri sedangkan kedua tangan
bergandengan diletakkan sejajar dengan dada dan sebaliknya.
4. Gerakan ke empat : tangan kanan lurus , dibalik ke bawah lalu tangan kiri menarik
telapak tangan dari tangan kanan dan sebaliknya.
5. Gerakan ke lima : kepala ditekuk ke kiri sedangkan tangan kiri memegang kepala
kemudian sedikit ditarik dan sebaliknya.