Anda di halaman 1dari 17

LAPORAN

ILMIAH
SEJARAH BERDIRINYA CANDI BOROBUDUR

Di Susun Oleh :
Nama : Yuliana Ade Safni
NIS : 8368
Kelas : XII (Dua Belas)
P. Keahlian : Pemasaran 3

SMK NEGERI 1 TERBANGGI BESAR


BIDANG STUDI KEAHLIAN : BISNIS DAN MANAJEMEN
TAHUN AJARAN 2016/2017
MOTTO

Pendidikan merupakan perlengkapan baik untuk hari tua.


Tidak ada kekayaan yang melebihi akal, dan tidak ada kemelaratan yang
melebihi kebodohan.
Cintailah kekasihmu secara wajar, bisa jadi akan menjadi musuhmu di hari
lain, bencilah orang yang kau benci secara wajar, bisa jadi di hari lain akan
menjadi cintamu
Jangan hina pribadi anda dengan kepalsuan karena dialah mutiara diri anda
yang tak ternilai

II
KATA PENGANTAR

Puji Syukur kehadirat Allah SWT, Karena berkat rahmat dan hidayahnya
penulis dapat menyelesaikan laporan kegiatan ilmiah ini. Laporan kegiatan ilmiah
ini. Laporan kegiatan ilmiah ini membehas tentang sejarah berdirinya Candi
Borobudur, yang merupakan salah satu keajaiban dunia.
Tak lupa penulis ucapkan terima kasih kepada teman-teman yang telah
memberikan motivasi dan guru pembimbing karena berkat bimbingan dan
arahannya penulis dapat menyelesaikan laporan kegiatan ilmiah ini.
Penulis menyadari masih banyak kekurangan dari laporan kegiatan ilmiah
ini untuk itu diharapkan saran dan kritik dari pembaca agar kedepannya penulis
dapat memperbaikinya. Penulis berharap semoga laporan kegiatan ilmiah ini
bermanfaat bagi penulis dan pembaca.

III
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ...................................................................................... I
HALAMAN MOTTO .................................................................................... II
KATA PENGANTAR .................................................................................... III
DAFTAR ISI ................................................................................................... IV
DAFTAR GAMBAR ...................................................................................... V
ABSTRAK ...................................................................................................... VI

BAB I PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang Masalah ....................................................................... 1
1.2.Identifikasi Masalah ............................................................................. 2
1.3.Pembatasan Masalah ............................................................................ 2
1.4.Rumusan Masalah ................................................................................ 2
1.5.Tujuan dan Manfaat ............................................................................. 3

BAB II KAJIAN PUSTAKA


2.1. Teori Para Ahli ................................................................................... 4

BAB III Metode


3.1.Metode Deskriptif ................................................................................ 5
3.2.Metode Biografi ................................................................................... 5
3.3.Metode Observasi................................................................................. 5
3.4.Informasi dari Masyarakat sekitar Candi ............................................. 5

BAB IV PEMBAHASAN
4.1.Objek yang terdapat pada Candi Borobudur ........................................ 7
4.2.Patung atau arca pada candi Borobudur ............................................... 7
4.3.Patung singa pada candi Borobudur ..................................................... 7
4.4.Stupa pada candi Borobudur ................................................................ 8
4.5.Relief pada candi borobudur ................................................................ 8
4.6.Nama-nama arca di candi Borobudur .................................................. 9
4.7.Tahapan pembangunan borobudur ....................................................... 9

BAB V PENUTUP
5.1.Kesimpulan .......................................................................................... 10
5.2.Saran-Saran .......................................................................................... 10

DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 11

IV
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Candi Borobudur .......................................................................... 6


Gambar 1.2 Stupa Candi Borobudur ................................................................ 8

V
ABSTRAK

Banyak buku-buku yang menuliskan tentang Candi Borobudur akan tetapi


kapan Candi Borobudur itu didirikan tidaklah dapat di ketahui secara pasti namun
suatu perkiraan dapat di peroleh dengan tulisan singkat yang di pahatkan di atas
pigura relief kaki asli Candi Borobudur, (Karwa Wibhangga) menunjukkan huruf
sejenis dengan yang di dapatkan dan prasasti di akhir abad ke -8 sampai abad ke -
9.
Candi Borobudur di bangun oleh Wangsa Syailendra yang terkenal dalam
sejarah, karena udaha untuk menjunjung tinggi dan mengagungkan agama Budha
Mahayana.
Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai
tempat suci untuk memuliakan Budha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah
untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju
pencerahan dan kebijakan suatu ajaran Budha.
Candi Borobudur merupakan tiruan dari kehidupan pada alam semesta
yang terbagi dalam tiga bagian besar diantaranya yaitu Kamandhatu (Ranah Hawa
Nafsu), Rupadhatu (Ranah Berwujud), dan Arophadatu (Ranah tak berwujud)
Borobudur kini masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan tiap
tahun umat Budha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara
berkumpul di Borobudur untuk memperingati trisuci waisak.

VI
BAB I
PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang
Candi Borobudur yang merupakan candi kebanggan ini ditingkatkan daya
tariknya agar masyarakat indonesia berminat mengunjungi candi untuk
mengetahui sejarah yang ada di negeri sendiri.
Candi borobudur terletak di desa Borobudur, kabupaten magelang, Jawa
Tengah Candi Borobudur merupakan candi Budha terbesar setelah Candi
Angkor Wat
Candi Borobudur didirikan oleh penganut agama Budha Mahayana sekitar
800-an Masehi pada masa pemerintahan Wangsa Syailendra.
Lokasi Candi kurang lebih 100 km di sebelah Barat Daya Semarang dan
40 Km disebelah Barat Laut Yogyakarta,
Arti atau makna Candi Borobudur secara filosofis merupakan lambang
dari alam semesta atau dunia COSMOS. Dddan candi ini juga digunakan
sebagai tempat penganut Budha atau sebagai salah satu kepercayaan orang-
orang Budha terhadap Tuhannya.
Tetapi akhir-akhir ini perkembangan candi di Indonesia belum
menampakkan hasil yang menggembirakan dengan jumlah pengunjung yang
selalu menurun setiap tahunnya. Daya tarik pada candi terus menurun dengan
sarana dan prasarana serta kebersihan lingkungan candi Borobudur yang
kurang terawat menjadi salah satu penyebab menurunnya minat masyarakat
domestik dan internasional.
Agar pengembangan candi terus meningkat hal yang perlu ditingkatkan
yaitu tentang pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya
pengetahuan sejarah masa lalu, serta kebersihan dan kelestarian tetap
terpelihara.
Dalam hal ini pemerintah pusat dan daerah perlu berjuang keras agar candi
Nasional menjadi tujuan objek wisata / pariwisata bagi masyarakat domestik
dan internasional untuk mengetahui sejarah nasional dan dunia.

1
1.2.Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas diidentifikasikan topik topik permasalahan
yang berhubungan dengan candi Borobudur, yaitu sebagai berikut :
a. Bagaimana sejarah candi Borobudur?
b. Apa saja objek yang terdapat pada candi Borobudur?
c. Benda-benda apa yang terdapat di Candi Borobudur?
d. Bagaimana tahap pembangunan Borobudur?
e. Seberapa besar minat masyarakat untuk mengunjungi tempat tempat
bersejarah di Indonesia?
f. Bagaimana daya tarik candi Borobudur meningkat wisata domestik dan
mancanegara?
g. Bagaimana kesadaran masyarakat terhadap partisipasi dalam menjaga
Candi Borobudur agar tetap terpelihara?

1.3.Pembatasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah diatas, maka penulis membatasi masalah
yang akan penulis bahas pada poin C, yaitu Benda-benda apa yang terdapat di
Candi Borobudur?

1.4.Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas dapat dirumuskan permasalah sebagai
berikut :
a. Apa saja objek yang terdapat pada Candi Borobudur?
b. Benda-benda apa yang terdapat di Candi Borobudur?
c. Bagaimana tahap pembangunan Borobudur?

1.5.Tujuan dan Manfaat


a. Tujuan penelitian
1. Mengetahui peranan candi Borobudur sebagai objek wisata.

2
2. Untuk mengetahui dan menghayati sejarah berdirinya candi
Borobudur.
3. Memberikan pengetahuan kepada siswa betapa pentingnya sejarah
masa lalu khususnya Candi Borobudur.
4. Mengetahui benda-benda apa yang ada di Candi Borobudur.
b. Manfaat Penelitian
1. Supaya dapat menggali ilmu pengetahuan lebih dalam dan
mengembangkannya.
2. Menambah pengetahuan tentan sejarah zaman dahulu.
3. Dapat menambah wawasan tentang candi Borobudur.
4. Dapat melestarikan kebudayaan yang telah di wariskan oleh leluhur.

3
BAB II
KAJIAN PUSTAKA

2.1.Teori yang di kemukaan oleh para ahli


1926 Borobudur di pagar kembali, tetapi berhenti pada tahun 1940
akibat krisis malaise dan perang dunia II.
21 Januari 1985 Terjadi serangan bom yang merusak beberapa stupa di
candi Borobudur yang kemudian segera di perbaiki.
10 Agustus 1973 Presiden Soeharto meresmikan di mulainya pemugaran
Borobudur, pemugaran selesai pada tahun 1984.
1991 Borobudur di tetapkan sebagai warisan dunia UNESCO
(Kompas,2000)

4
BAB III
METODE

Sumber sumber bahasan yang digunakan untuk pembuatan laporan ilmiah ini
adalah sebagai berikut :
3.1.Metode Deskriptif
Yaitu yang menggambarkan masalah yang ada pada masa sekarang
3.2.Metode Biografi
Yaitu metode dengan cara meneliti batu-batu majalah dan media lainnya.
3.3.Metode Observasi
Yaitu penulis terjun langsung untuk penelitian agar mudah mendapatkan data
data.
3.4.Dan informasi dari beberapa tokoh masyarakat di sekitar candi Borobudur.

5
BAB IV
PEMBAHASAN

4.1.Objek pada Candi Borobudur

Gambar 1.1 Candi Borobudur


Candi Borobudur di bangun menggunakan batu adhesi sebanyak 55.000
m3, bangunan candi Borobudur terbentuk limas yang berundak-undak dengan
tangga naik pada ke-4 sisinya (Utara, Timur, Selatan, dan Barat), pada candi
tidak ada ruangan dimana orang tidak bisa masuk melainkan hanya bisa naik
keatas saja.
Lebar bangunan Candi Borobudur 123 m
Panjang bangunan Candi Borobudur 123 m
Pada sudut yang membelok 113 m
Dan tinggi candi Borobudur 30,5 m
Pada kaki yang asli di tutup oleh batu adhesit sebanyak 12.750 m3 sebagai
selasar. Candi Borobudur merupakan tiruan dari kehidupan pada alam semesta
yang terbagi tiga bagian besar diantaranya
1. Kamandhatu
Sama dengan alam bawah atau dunia hasrat dalam dunia ini manusia
terikat pada hasrat bahkan di kusai oleh hasrat kemauan dan hawa
nafsu relief-relief ini terdapat pada bagian kaki candi asli yang

6
menggambarkan adegan-adegan karwabibangga yang melukiskan
hukum sebab akibat.
2. Ruphadatu
Sama dengan alam semesta antara dua rupa dalam hal manusia telah
meninggalkan segala urusan keduniawian dan meninggalkan hasrat
dan kemauan, bagian ini terdapat pada lorong satu sampai lorong
empat.
3. Aruphadatu
Sama dengan alam atau dunia tanpa keraguan yaitu tempat para dewa
bagian ini terdapat teras bundar tingkat I, II, III beserta stupa Induk.
4.2.Patung / Arca pada Candi Borobudur
Demikian bangunan Budha terdapat patung patung Budha berjumlah 504
buah, diantaranya sebagai berikut :
Patung Budha yang terdapat pada relung relung : 432 Buah
Sedangkan pada teras-teras I, II, III berjumlah : 72 Buah
Jumlah : 504 Buah
Agar lebih jelas susunan patung Budha sebagai berikut :
1. Langkah I terdapat : 104 patung
2. Langkah II terdapat : 104 patung
3. Langkah III terdapat : 88 patung
4. Langkah IV terdapat : 22 patung
5. Langkah V terdapat : 64 patung
6. Teras bundar I terdapat : 32 patung
7. Teras bundar II terdapat : 24 patung
8. Teras bundar III terdapat : 16 patung
4.3.Patung Singa pada Candi Borobudur
Pada candi Borobudur selain terdapat patung Budha juga terdapat patung
singa, seharusnya tidak kurang dari 32 buah akan tetapi dihitung sekarang
jumlah nya berkurang, karena berbagai sebab satu satunya patung singa besar
berapa pada halaman sisi barat yang juga mengahadap barat seolah-olah
sedang menjaga bangunan candi Borobudur.

7
4.4.Stupa pada candi Borobudur

Gambar 1.2 Stupa Candi Borobudur


1. Stupa Induk
Berukuran lebih besar dari stupa-stupa lainnya dan terletak di tengah-
tengah paling atas yang merupakan mahkota dari seluruh monumen
bangunan candi Borobudur, garis tengah stupa induk kurang lebih 9.90 m
2. Stupa berlubang/terawang
Yang di maksud stupa berlubang atau terawang ialah stupa yang terdapat
pada teras I, II, III.
Di candi Borobudur jumlah stupa berlubang seluruhnya 72 buah.
3. Stupa kecil
Stupa kecil berbentuk hampir sama dengan stupa lainnya, hanya saja
perbedaan yang menonjol adalah ukurannya yang lebih kecil dari stupa
yang lainnya. Keberadaan stupa ini menempati relung-relung pada
langkah-langkah ke II sampai ke IV, sedangkan langkah ke I berupa keben
dan sebagian berupa stupa kecil, jumlah stupa kecil ada 1972 buah.
4.5.Relief pada Candi Borobudur
Relief Karmawibangga yang terdapat pada bagian Kamadhatu berjumlah 160
buah pigura yangg secara jelas menggambarkan tentang hawa nafsu dan
kenikmatan serta akibat perbuatan dosa dan juga hukuman yang diterima
tetapi juga perbuatan serta pahalanya.
4.6.Nama-nama arca di candi Borobudur

8
Secara sepintas semua arca Budha ini terlihat serupa, akan tetapi terdapat
perbedaan halus diantaranya, yaitu pada mudra atau posisi sikap tangan,
terdapat lima golongan mudra : Utara, Timur, Selatan, Barat dan tengah,
kesemuanya berdasarkan lima arah utama kompas menurut agama mahayana,
keempat pagar langkan memiliki empat mudra : utara, timur, selatan, dan
barat, dimana masing-masing arca Budha pada pagar langkan kelima dan arca
Buddha di dalam 72 stupa berterawang diperalatan atas menampilkan mudra
:Tengah atau pusat, masing-masing mudra melambangkan lima Dhyani
Budha. Masing-masing dengan makna simbolisnya terdiri :
NO ARCA MUDRA MELAMBANGKAN
1 Arca Bhumi Sparca mudra Memanggil bumi
2 Arca Wara mudra Kedermawanan
3 Arca Dhyana mudra Semadi atau Meditasi
4 Arca Abhaya mudra Ketidakgentaran
5 Arca Witarka Akal Budi
6 Arca Dharma chakra mudra Pemutaran roda dharma
4.7.Tahapan pembangunan Borobudur
Tahap Pertama
Masa pembangunan Borobudur tidak di ketahui pasti (diperkirakan
antara 750 dan 850 m) pada awalnya di bangun tata susun bertingkat.
Seperti dirancang sebagai piramia berundak tetapi kemudian diubah.
Sebagai bukti ada tata susun yang di bongkar.
Tahap Kedua
Pondasi Borobudur di perlebar, di tambah dengan dua undaj
persegi dan satu undak lingkaran yang berlangsung di berikan stupa induk
besar.
Tahap ketiga
Undak atas lingkaran dengan stupa induk besar dibongkar dan
dihilangkan dan diganti tiga undak lingkaran.
Tahap keempat
Ada perubahan kecil seperti pembuatan relief perubahan tangga
dan lengkung atas pintu.

9
BAB V
PENUTUP

5.1.Kesimpulan
Dari semua masalah tentang sejarah candi Borobudur ini ternyata dapat
diambil kesimpulan sebagai berikut :
Waktu didirikannya candi Borobudur tidaklah dapat diketahui secara pasti
namun suatu perkiraan dapat diperoleh dengan tulisan singkat yang dipahatkan
diatas pigura relief kaki candi Borobudur (Kanwa Wibangga) menunjukkan
huruf sejenis dengan yang didapatkan dari prasasti diakhir abad ke-8 sampai
abad ke-9.
Candi Borobudur merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang
sampai saat ini menjadi pusat perhatian masyarakat dunia, baik dari segi
keparawisataan, arkeologi, dan pengetahuan. Maka dari itu kita harus
menjaga dan mengenal lebih jauh.

5.2.Saran Saran
1. Penulis berharap para generasi muda dapat lebih mencintai kekayaan
alam terutama candi Borobudur.
2. Kita sebagai warga negara Indonesia, harus bisa mencintai dan
menghargai budaya Indonesia.
3. Kita sebagai warga negara harus bisa menjaga dan melestarikan
budaya bangsa seperti menjaga tempat tempat bersejarah.

10
DAFTAR PUSTAKA
1. Moetjipto, Drs. Borobudur,pawon dan mendut, kanisus Yogyakarta 1993
2. Soediman, Drs. Borobudur salah satu keajaiban Dunia Gramedia
Yogyakarta 1980

11