Anda di halaman 1dari 11

Selasa, 27 Maret 2012

PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS dan FORMAT


PENGKAJIAN KEPERAWATAN KOMUNITAS
PROSES KEPERAWATAN KOMUNITAS

Setelah klien (individu, keluarga, masyarakat) kontak dengan pelayanan kesehatan ( di rumah,
di puskesmas), perawat melakukan praktik keperawatan dengan menggunakan Proses keperawatan.
Dengan menggunakan PROSKEP komunitas perawatan memakai latar belakang pengetahuan
yang komprehensif untuk mengkaji status kesehatan komunitas, mengidentifikasi masalah dan diagnosis,
merencanakan intervensi, mengimplementasikan dan mengevaluasi intervensi keperawatan.
Sesuai dengan teori Neuman, kelompok atau komunitas dilihat sebagai klien yang dipengaruhi
oleh 2 (dua) faktor utama yaitu :
1. komunitas yang merupakan klien
2. penggunaan proses keperawatan sebagai pendekatan, yang terdiri dari 5 tahapan :

PENGKAJIAN

Dalam pengkajian yang perlu dikaji pada kelompok atau komunitas adalah :
a. CORE atau inti, data demografi kelompok atau komunitas yang terdiri dari : umur,
pendidikan, jenis kelamin, pekerjaan, agama, nilai-nilai, keyakinan, serta riwayat timbulnya
kelompok komunitas.

b. 8 ( Delapan ) subsitem yang mempengaruhi komunitas


1) Perumahan, yang dihuni oleh penduduk, penerangan, sirkulasi, kepadatan,
2) Pendidikan : apakah ada sarana pendidikan yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan
3) Keamanan dan keselamatan di lingkungan tempat tinggal : apakah tidak menimbulkan stres
4) Politik dan kebijakan pemerintah terkait kesehatan ; apakah cukup menunjang sehingga memudahkan
komunitas mendapat pelayanan diberbagai bidang termasuk kesehatan
5) Pelayanan kesehatan yang tersedia untuk melakukan deteksi dini gangguan atau merawat atau
memantau apabila gangguan sudah terjadi
6) Sistem komunikasi ; sarana komunikasi apa saja yang dapat dimanfaatkan di komunitas tersebut untuk
meningkatkan pengetahuan terkait dengan gangguan nutrisi (misal televisi, radio, koran, atau liflet yang
diberikan kepada komunitas)
7) Ekonomi : tingkat sosial ekonomi komunitas secara keseluruhan pakah sesuai dengan Upah Minimum
Regional (UMR), sehingga upaya kesehatan yang diberikan dapat terjangkau (misalnya anjuran untuk
konsumsi jenis makanan sesuai status ekonomi tersebut
8) Rekreasi : apakah tersedia sarana, kapan saja dibuka, apakah biaya terjangkau oleh masyarakat
(komunitas). Rekreasi ini hendaknya dapat digunakan komunitas untuk mengurangi stres.

FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN KOMUNITAS


NAMA KK : ____________________________________
ALAMAT : _______________________No___________
RT____________RW______KEL__________
PETUNJUK PENGISIAN
1. Isilah Label komposisi keluarga dengan benar
2. pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda
3. Jawaban dapat lebih dari satu untuk pertanyaan menulis.
4. mengisi titik-titik sesuai pertanyaan.

A. KOMPOSISI KELUARGA

Hub. Tingkat Agama


No Nama Umur L/P Pekerjaan Ket.
Dgn KK Pendidikan

1. Anggota keluarga yang meninggal 5 bulan terakhir ________________________


2. Penyebab kematian _________________________________________________
3. Umur ____________________________________________________________
B. BILA DALAM KELUARGA TERDAPAT PUS (PASANGAN USIA SUBUR)
1. Berapa usia PUS saat ini :
( ) < 20 tahun ( ) 20-25 tahun ( ) 25-30 tahun ( )30-35 tahun
( ) 35-40 tahun ( ) 40-45 tahun ( ) >45 tahun
2. Saat ini apakah PUS menggunakan alat kontrasepsi :
( ) Ya ( ) Tidak
3. Bila ya, alat kontrasepsi apa yang digunakan :
( ) IUD ( ) Pil ( ) Suntik
( ) Implant (susuk) ( ) lain-lain, sebutkan ____________________________
4. Bila tidak apa alasan PUS tidak menggunakan alat kontrasepsi :
( ) tidak tahu ( ) tidak nyaman ( ) mahal ( ) dilarang oleh agama
5. Dari mana PUS mendapatkan informasi tentang KB :
( ) petugas kesehatan ( ) orang lain
( ) Media elektronik ( ) media massa
6. Bagaimana kondisi kesehatan PUS saat ini :
( ) Sehat ( ) Sakit
7. Bila sakit, tindakan apa yang sudah dilakukan untuk mengatasi keluhan tersebut.
( ) Ke pelayanan kesehatan ( ) didiamkan saja
( ) Obat warung ( ) Alternatif
8. Bila PUS sakit, apa keluhan/Diagnosis medisnya : __________________________

C. BILA DALAM KELUARGA TERDAPAT IBU HAMIL (BUMIL)


1. berapa usia kehamilan ibu saat ini :
( ) 1-3 bulan ( ) 3-6 bulan ( ) 6-9 bulan
2. Berapa peningkatan berat badan (BB) selama kehamilan saat ini (Khusus Trimester
III)
( ) < 9 kg ( ) 9-12 Kg ( ) > 12 Kg
3. Berapa kali ibu makan setiap hari :
( ) 3 kali makanan pokok + selingan ( ) < 3 kali dan tanpa selingan
( ) 3 kali makanan pokok tanpa selingan
4. Apakah ibu memeriksakan kehamilan saat ini :
( ) Ya ( ) Tidak
5. Bila Ya, dimana ibu memeriksakan kehamilan :
( ) Bidan ( ) Dokter ( ) dokter spesialan Kandungan/DSOG)
( ) dukun terlatih ( ) lain-lain, sebutkan ___________________________
6. Berapa kali ibu memeriksakan kehamilan :
( ) 1 kali ( ) 2 kali ( ) 3 kali ( ) 4kali ( ) >4 kali
7. Bila tidak, apa alasan ibu tidak memeriksakan kehamilan :
( ) jauh ( ) Takut ( ) tidak tahu ( ) malas ( ) mahal
8. Apakah ibu hamil mendapat imunisasi TT (tetanus toxoid) selama kehamilan :
( ) Ya ( ) Tidak
9. Bila Ya, berapa kali ibu mendapat imunisasi TT :
( ) 1 kali ( ) 2 kali
10.Bila tidak apa yang menyebabkan ibu tidak imunisasi TT :
( ) Jauh ( ) Takut ( ) tidak tahu ( ) malas ( ) mahal
11.Bagaimana Kondisi Ibu hamil saat ini :
( ) Sehat ( ) Sakit
12.Bila Ibu hamil sakit, apa keluhan /diagnosis medisnya _____________________

D. BILA DALAM KELUARGA TERDAPAT IBU NIFAS


1. Dibantu oleh siapa ibu saat melahirkan :
( ) Bidan ( ) Dokter ( ) Dokter spesialis /DSOG
( ) Dukun terlatih ( ) Lain-lain, sebutkan ___________________________
2. Apakah ibu mendapatkan informasi tentang perawatan Fase Nifas :
( ) Ya ( ) Tidak
3. Bila Ya, informasi apa yang didapatkan :
( ) Kebersihan diri ( ) Perawatan payudara ( ) cara memandikan bayi
( ) perawatan alat kelamin ( ) Perawatan tali pusat
4. Bagaimana Kondisi ibu nifas (Bufas) saat ini :
( ) Sehat ( ) Sakit
5. Bila Ibu nifas dalam kondisi sakit, apa keluhannya/diagnosis medisnya _____________

E. BILA DALAM KELUARGA TERDAPAT IBU MENYUSUI


1. Apakah ibu mendapatkan informasi tentang cara menyusui pemberian ASI :
( ) Ya ( ) Tidak
2. Bila ya, jenis informasi apa yang ibu dapatkan :
( ) perawatan payudara ( ) manfaat ASI ( ) Teknik menyusui
3. Apakah ibu pernah memberi kolostrum/susu pertama kali keluar pada bayi segera
setelah melahirkan
( ) Ya ( ) Tidak
4. Sampai usia berapa anak diberi ASI eksklusif :
( ) < 4 bulan ( ) 4 bulan ( ) 6 bulan
5. Sampai usia berapa anak diberi ASI :
( ) 6 bulan ( ) 6-12 bulan ( ) 12-18 bulan ( ) 18-24 bulan
6. Keluhan ibu/Diagnosis medis terkait dengan masalah menyusui (jika ada) ___________

F. BILA DALAM KELUARGA TERDAPAT BALITA (0-5 TAHUN)


Penjelasan
N = normal T = Tidak Normal H. Garis Hijau M = Garis Merah
K = Garis Kuning O = Overweight (garis kuning diatas garis hijau)

TL = Tidak lengkap BL = Belum lengkap (usia belum mencukupi) L = Lengkap

1. Apakah keluarga melakukan penimbangan Balita :


( ) Ya ( ) Tidal
2. Bila tidak, apa alasannya :
( ) Jauh ( ) Malas ( ) repot ( ) tidak tahu
3. Apakah setiap hari anak mendapatkan makanan selingan di antara waktu makan :
( ) Ya ( ) kadang-kadang ( ) Tidak
4. Bagaimana kondisi Balita saat ini :
( ) Sehat ( ) Sakit
5. Bila balita sakit, apa yang dikeluhkan/diagnosis medianya _______________________
6. Apa yang telah dilakukan keluarga terhadap kondisi Balita yang sakit ______________

No. Nama Umur BB N/T M K H O Jenis Imunisasi Ket.


Anak
B D D D P P P P C H H H -TL
C P P P O O O O A E E E -BL
G T T T L L L L M P P P -L
1 2 3 I I I I P A A A
O O O O A T T T
1 2 3 4 K I I I
T T T
I I I
S S S
1 2 3

G. BILA DALAM KELUARGA TERDAPAT ANAK PRASEKOLAH DAN USIA SEKOLAH (5-12 TAHUN)
1. Berapa kali anak melakukan kebersihan gigi dalam sehari :
( ) 1 kali ( ) 2 kali ( ) 3 kali

2. Bagaimana kondisi gigi anak saat ini :


( ) Berlubang dan hitam ( ) Gusi bengkak dan berdarah
( ) Sariawan ( ) Bersih dan sehat
3. Apakah anak terbiasa mencuci tangan sebelum dan sesudah makan :
( ) Ya ( ) Tidak
4. Apakah anak terbiasa memakai alas kaki saat bermain :
( ) Ya ( ) Tidak
6. Bagaimana kondisi anak saat ini :
( ) Sehat ( ) Sakit
7. Bila sakit apa yang dikeluhkan/Diagnosis medisnya___________
8. terhadap anak yang sakit dibawa berobat kemana/diberi perawatan apa?, sebutkan____
_____________

H. BILA DALAM KELUARGA TERDAPAT ANAK REMAJA (12-18 TAHUN)


1. Apakah anak remaja sekolah ?
( ) Ya ( ) Tidak
2. Kegiatan yang dilakukan remaja di luar jam sekolah ____________________________
3. Apa yang dilakukan remaja jika ada masalah __________________________________
4. Bagaimana kondisi remaja saat ini :
( ) Sehat ( ) Sakit
5. Bila sakit, apa yang dikeluhkan/diagnosis medisnya ____________________________

I. BILA DALAM KELUARGA TERDAPAT USIA DEWASA (18-55 TAHUN)


1. Kegiatan yang dilakukan oleh usia dewasa setelah lulus sekolah ___________________
2. Bagaimana kondisi usia dewasa saat ini :
( ) Sehat ( ) Sakit
3. Bila sakit, apa yang dikeluhkan usia dewasa/diagnosis medisnya__________________

J. BILA DALAM KELUARGA TERDAPAT LANSIA/ LANJUT USIA (> 55 TAHUN)


1. Berapa jumlah lansia dalam rumah saat ini :
( )1 ( )2 ( )>2
2. Adakah penyakit keturunan dalam keluarga
( ) jantung ( ) Hipertensi ( ) Asma ( ) Diabetes
3. Pernahkah melakukan pemeriksaan gula darah dalam 3 bulan terakhir :
( ) pernah ( ) tidak
4. Bila pernah sebutkan /berapa hasil pemeriksaannya_____________________________
5. Bagaimana kondisi lansia saat ini :
( ) Sehat ( ) Sakit
6. Bila sakit, apa yang dikeluhkan lansia/diagnosis medisnya ______________________
7. Apa yang telah dilakukan untuk mengatasi penyakit lansia ______________________
( ) Ke pelayanan kesehatan ( ) didiamkan saja
( ) Minum obat warung ( ) Alternatif
8. Apakah kegiatan lansia sehari-hari __________________________________________
9. Apakah perlu dibentuk lansia (atau posyandunya sudah ada, jelaskan ______________
( ) ya, alasannya ______________________________________________________
( ) Tidak, alasannya ___________________________________________________

K. PENGKAJIAN PSIKOSOSIAL
1. Apakah dalam keluarga ada yang mengalami gangguan jiwa :
( ) Ya ( ) Tidak
2. Bila ya, kondisinya saat ini ________________________________________________
3. Apa yang telah dilakukan untuk mengatasinya :
( ) Ke pelayanan kesehatan ( ) didiamkan saja ( ) Alternatif

L. KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PERILAKU KESEHATAN KELUARGA


1. Cara keluarga mengolah sayuran sebelum dimasak
( ) dipotong baru dicuci ( ) dicuci baru dipoting
2. Cara keluarga menyajikan makanan yang telah dimasak
( ) tertutup ( ) terbuka
3. Adakah kebiasaan keluarga menggantung pakaian setelah dipakai
( ) Ya ( ) Tidak
4. Bagaimana cara keluarga membuang sampah (limbah rumah tangga)
( ) dibakar ( ) diambil petugas ( ) ditimbun ( ) dibuang sembarangan
( ) dibuang ke sungai
5. Bagaimana keluarga membuang limbah WC :
( ) Septik tank ( ) Got ( ) Sungai ( ) lain-lain, sebutkan_________
6. Dari mana keluarga mendapatkan sumber air bersih (SAMI=sumber air minum)
( ) PAM Ledeng ( ) Sumur ( ) Sungai ( ) pompa air listrik
7. Bila menggunakan sumur, apakah sumur sudah memiliki cincin semen:
( ) Ya ( ) Tidak
8. Berapa jarak sumber air (Sumur) dengan septik tank :
( ) < 5 meter ( ) 5-7 meter ( ) 7-10 meter ( ) >10 meter
9. Bagaimana keadaan air rumah :
( ) Berasa ( ) Berwarna ( ) Berbau ( ) Ada endapan
( ) tidak berasa, tidak berbau, dan tidak berbau ( ) lain-lain jelaskan _____________
10. Kebiasaan keluarga mandi :
( ) < 2 kali ( ) > 2 kali
11. Kebiasaan keluarga menggunakan handuk :
( ) Sendiri-sendiri ( ) bersama-sama
12. Kebiasaan keluarga menggunakan bak mandi/tempat penampungan air :
( ) < Seminggu ( ) 1 minggu sekali ( ) > seminggu
13. Bagaimana kondisi lantai WC :
( ) Licin ( ) Tidak licin
14. Apakah tempat penampungan air untuk keperluan memasak ditutup :
( ) Ya, ditutup ( ) Tidak
15. Apakah sinar matahari masuk ke dalam rumah :
( ) Ya ( ) Tidak
16. Bagaimana pencahayaan di dalam rumah :
( ) Terang ( ) Kurang terang ( ) Tidak terang
17. Bagaimana kondisi penataan rumah :
( ) Rapi ( ) Berantakan
18. Bagaimana kebersihan rumah :
( ) bersih ( ) Tidak bersih
19. Bagaimana kondisi lantai rumah :
( ) licin ( ) tidak licin

20. tipe rumah :


( ) Permanen ( ) semi permanen ( ) Papan ( ) gribik
21. Lantai rumah :
( ) semen ( ) tanah ( ) lain-lain, sebutkan _____________________
22. Atap rumah :
( ) Seng ( ) Genting ( ) multiroof ( ) lain-lain sebutkan _________
23. Adakah sumber pencemaran lingkungan :
( ) Ya ( ) Tidak, ( ) bila ada sebutkan _____________________________
24. Pemanfaatan pekarangan rumah ___________________________________________
( ) Ya ( ) Tidak ( ) bila ada sebutkan, _____________________________
Daftar Kesenjangan
Setelah dilakukan pengkajian yang sesuai dengan data-data yang dicari, kemudian dikelompokkan,
dibuat perkiraan awal kesenjangan masalah antara kondisi kesehatan ideal dengan yang ditemui di
lapangan. misalnya : pada data ditemukan bahwa sedikit sekali anak balita yang diimunisasi lengkap,
sedikit sekali ibu-ibu PUS yang menjadi akseptor KB aktif.
maka kesenjangan yang ditemukan adalah :
1. Masih rendahnya Balita yang mendapat imunisasi lengkap
2. Masih rendahnya PUS yang menjadi akseptor KB aktif. dan lain-lain.

DIAGNOSA KEPERAWATAN

Setelah dilakukan pengkajian yang sesuai dengan data-data yang dicari, kemudian
dikelompokkan dan dianalisis seberapa besar stresor yang mengancam masyarakat dan seberapa berat
reaksi yang timbul pada masyarakat tersebut.
Berdasarkan hal tersebut diatas dapat disusun diagnosis keperawatan komunitas yang terdiri dari
:
1. masalah kesehatan,
2. karakteristik populasi,
3. karakteristik lingkungan
Contoh Format : Analisis data komunitas :
Analisis Data Komunitas

No. Data Masalah


Masalah Kesehatan :

Masalah Keperawatan :

Masalah Kesehatan :

Masalah Keperawatan :

Contoh Lain Format : Analisis Data Komunitas

No. Data Masalah


Masalah Kesehatan :
Masalah Keperawatan :

Masalah Kesehatan :

Masalah Keperawatan :

Contoh penyusunan Prioritas Masalah Komunitas

PRIORITAS MASALAH KOMUNITAS

No. Masalah A B C D E F G Ketersediaan Sumber


Kesehatan
H I J K L

Keterangan Huruf :
A = Sesuai dengan peran CHN H = Tempat
B = Sesuai dengan program pemerintah I = Dana
C = Sesuai dengan intervensi Pendidikan Kesehatan J = Waktu
D = Risiko terjadi K = Fasilitas
E = Risiko parah L = Petugas
F = Minat Masyarakat
G = Kemudahan untuk diatasi

Keterangan Angka :
1 = Sangat rendah
2 = Rendah
3 = Cukup
4 = Tinggi
5 = Sangat Tinggi
Diagnosis ditegakkan berdasarkan tingkat reaksi komunitas terhadap stressor yanga ada.
Selanjutnya dirumuskan dalam tiga komonen yaitu :
1. Problem ( masalah )
2. Etiologi (penyebab masalah)
3. dan Manifestasi (data penunjang)
Contoh Diagnosa keperawatan Komunitas :

Risiko gangguan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh pada komunitas di RW 04 kelurahan
Kampung Melayu yang berhubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang
pemenuhan nutrisi bagi tubuh.

PERENCANAAN

Strategi yang digunakan mencakup proses kelompok, pendidikan kesehatan, dan kerjasama
serta keterlibatan PSM (peranserta masyarakat) dalam memecahkan masalah kesehatan yang dihadapi
diperlukan pengorganisasian komunitas yang dirancang untuk membuat suatu perubahan. Pendekatan
ini dirancang untuk mengembangkan masyarakat berdasarkan sumber daya dan sumber dana yang
dimiliki serta kemampuan mengurangi hambatan yang ada. Selain itu untuk menumbuhkan kondisi,
kemajuan sosial, dan ekonomi masyarakat dengan partisipasi aktif masyarakat dan dengan penuh
percaya diri dalam memecahkan masalah-masalah kesehatan yang dihadapi.
Didalam pelaksanaan pengembangan masyarakat dilakukan melalui tahapan sebagai berikut :
1. Tahap persiapan. Dengan melakukan pemilihan daerah yang menjadi prioritas
menentukan cara untuk berhubungan dengan masyarakat, mempelajari dan bekerja sama
dengan masyarakat.

2. Tahap pengorganisasian. Dengan persiapan pembentukan kelompok kerja kesehatan


untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan dalam masyarakat.

3. Tahap Pendidikan dan latihan.


kegiatan pertemuan teratur dengan kelompok masyarakat
melakukan pengkajian
membuat program berdasarkan masalah atau diagnosis keperawatan
melatoh kader
keperawatan langsung terhadap individu, keluarga, dan masyarakat

4. Tahap Formasi Kepemimpinan. Pada tahap ini peserta diberi dukungan, latihan, dan mengembangkan
keterampilan kepemimpinan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan
pengawasan terhadap kegiatan pemeliharaan kesehatan.
5. Tahap koordinasi intersektoral. Kerja sama dengan sektor terkait dalam upaya memandirikan
masyarakat.
6. tahap akhir. Dengan melakukan supervisi atau kunjungan bertahap untuk mengevaluasi serta memberi
umpan balik untuk perbaikan kegiatan kelompok kerja kesehatan lebih lanjut.

Contoh Format :
PERENCANAAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

Diagnosis Tujuan Intervensi Tanggal Tempat Penang- Sasaran Evaluasi


Keperawatan Jangka Jangka / gung Kriteria Standar
Panjang Pendek Waktu Jawab

Untuk lebih singkatnya perencanaan kegiatan dapat diperoleh dengan tahapan sebagai berikut :
1. pendidikan kesehatan tentang gangguan nutrisi
2. demonstrasi pengolahan dan pemilihan makanan yang baik
3. melakukan deteksi dini tanda-tanda gangguan kurang gizi melalui pemeriksaan fisik dan
laboratorium
4. bekerjasama dengan aparat pemerintah daerah untuk mengamankan lingkungan atau
komunitas bila stresor dari lingkungan.
5. rujukan ke rumah sakit bila diperlukan.

IMPLEMENTASI

Perawat bertanggung jawab untuk melaksanakan tindakan yang telah direncanakan yang
meliputi :
1. Bantuan untuk mengatasi masalah kurang nutrisi, mempertahankan kondisi seimbang
atau sehat, dan meningkatkan kesehatan.
2. mendidik komunitas tentang perilaku sehat untuk mencegah kurang gizi
3. sebagai advokat komunitas (pendamping, pendukung, inovator, fasilitator dll) untuk
sekaligus memfasilitasi terpenuhnya kebutuhan komunitas.

Pada kegiatan praktik keperawatan komunitas berfokus pada tingkat pencegahan yaitu ;
1. Pencegahan Primer. Yaitu Pencegahan sebelum sakit dan difokuskan pada populasi
sehat, mencakup kegiatan kesehatan secara umum, dan perlindungan khusus terhadap
penyakit. Contoh : imunisasi, penyuluhan gizi, simulasi, dan bimbingan dini dalam kesehatan
keluarga.

2. Pencegahan Sekunder. Yaitu kegiatan yang dilakukan pada saat terjadinya perubahan
derajat kesehatan masyarakat dan ditemukan masalah kesehatan. Pencegahan sekunder ini
menekankan pada diagnosa dini dan tindakan untuk menghambat proses penyakit. Contoh
mengkaji keterbelakangan tumbuh kembang anak, memotivasi keluarga untuk melakukan
pemeriksaan kesehatan seperti mata, gigi, telinga dll.

3. Pencegahan Tersier. Yaitu kegiatan yang menekankan pengembalian individu pada


tingkat berfungsinya secara optimal dari ketidakmampuan keluarga. Contoh : membantu
keluarga yang mempunyai anak dengan risiko kekurangan gizi untuk melakukan
pemeriksaaan secara teratur ke Posyandu.

EVALUASI

Evaluasi merupakan penilaian terhadap program yang telah dilaksanakan dibandingkan dengan
tujuan semula dan dijadikan dasar untuk memodifikasi rencana berikutnya. Evaluasi yang dilakukan
dengan menggunakan konsep :
1. Evaluasi struktur
2. Evaluasi proses
3. Evaluasi hasil

Sedangkan fokus dari evaluasi pelakasanaan askep komunitas adalah :


1. relevansi atau hubungan antara kenyataan yang ada dengan target pelaksanaan
2. perkembangan atau kemajuan proses ; kesesuaian dengan perencanaan, peran staf
atau pelaksana tindakan, fasilitas dan jumlah peserta
3. efisiensi biaya. Bagaimanakah pencarian sumber dana dan penggunaannya serta
keuntungan program.
4. efektivitas kerja. Apakah tujuan tercapai dan apakah klien atau masyarakat puas
terhadap tindakan yang dilaksanakan
5. Dampak. Apakah status kesehatan meningkat setelah dilaksanakan tindakan, apa
perubahan yang terjadi dalam 6 bulan atau 1 tahun.

Secara garis besar, Proses evaluasi meliputi :

1. menilai respons verbal dan nonverbal komunitas setelah intervensi dilakukan.


2. mencatat adanya kasus baru yang dirujuk ke rumah sakit. q

Contoh Format :

FORMAT CATATAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

No Tanggal Diagnosis Keperawatan Pelaksanaan Evaluasi