Anda di halaman 1dari 27

INHOUSE LAUNDRY MANAGEMENT

D I B A WA K A N DA L A M YA YA S A N P E N G E M B A N G A N M E NA J E M E N K E S E H A TA N ( P E R D H A K I ) M O N T H LY

S E M I NA R

 

H OT E L

B L U E

S K Y

J L .

R A D E N

S A L E H

R A YA

N O.

1 2

TELP. ( 0 2 1 )

3 9 0 5 2 0 5 2 0 5

 

JA K A RTA

2 9 N OV E M B E R

2 0 1 2

O L E H

:

RU S B E N S I DAU RU K ,

S E .

L AU N D RY M A S T E R

R S P I K JA K A RTA

Pertimbangan penggunaan Inhouse Laundry : • Kualitas Kebersihan dan higienistas terjaga • Biaya dapat terpantau

Pertimbangan penggunaan Inhouse Laundry :

Kualitas Kebersihan dan higienistas terjaga

Biaya dapat terpantau & terkendali

Waktu penyediaan semakin singkat dan mempermudah persiapan tindakan medis tertentu : terutama beberapa jenis linen yang dibutuhkan di kamar operasi dan harus disterilkan

ORGANISASI & TATA LAKSANA

LAUNDRY MASTER KEPALA KEPALA SHIPT SHIPT Crew Crew Crew Crew Crew Crew Crew Crew Crew
LAUNDRY MASTER
KEPALA
KEPALA
SHIPT
SHIPT
Crew
Crew
Crew
Crew
Crew
Crew
Crew
Crew
Crew
Crew

STRUKTUR ORGANISASI

DIREKSI RUMAH SAKIT Laundry Master Kepala Kepala Ship Ship
DIREKSI
RUMAH SAKIT
Laundry
Master
Kepala
Kepala
Ship
Ship

Crew

Crew

Crew

Crew

Crew

Crew

Crew

Crew

Crew

Crew

Laundry Master Kepala Kepala Ship Ship Crew Crew Crew Crew Crew Crew Crew Crew Crew Crew

PERALATAN

Mesin Cuci:

- Kapasitas 65 kg @ 2 unit

- Kapasitas 40 kg @ 1 unit (Infectius machine) (dapat memanfaatkan program komputer terpadu

yang memantau secara akurat: waktu,jenis linen,

jumlah chemical a temperatur)

• Mesin roll @ 1 unit; lebar 2,80 m

• Mesin setrika tangan uap @ 3 unit

• Mesin pengering kapasitas 40 kg @ 2 unit

• Chemicals dispencer @ 3 unit

• Wiremass trolly

• Canvass trolly /Acrylic trolly

• Hanger trolly

• Distribution trolly

• Tables

• Single/double sinks

• K3 (APD) Box

/Acrylic trolly • Hanger trolly • Distribution trolly • Tables • Single/double sinks • K3 (APD)

PENGGUNAAN CHEMICAL

Jenis chemical yang digunakan selama ini adalah :

- Detergen : untuk menghilangkan kotoran (noda darah, keringat, bekas muntah dll.)

- Alkali : Untuk memgangkat segala Jenis noda yang berifat Acid (asam )

- Cholorine Bleach : berfungsi untuk menghilangkan noda, memutihkan, dan membunuh bakteri

- Emulsifier : membersihkan segala jenis pengotor yang bersifat oils, grease, dan lemak

- Oxigen Bleach : membunuh bakteri, menghilangkan noda, agar warna lebih cemerlang ( khusus untuk linen yang berwarna )

- Neutralisir : untuk menghilangkan noda yang bersifat alkalies ( basah) dan mengatur pH pada pencucian akhir, mengangkat residu pada linen yang dicuci

- Softener/Parfume : melembutkan & mengharumkan linen yang dicuci

akhir, mengangkat residu pada linen yang dicuci - Softener/Parfume : melembutkan & mengharumkan linen yang dicuci

PERLENGKAPAN

Perlengkapan standar bagi crew laundry adalah :

(perlengkapan perlindungan diri (PPD)

Sarung tangan

Apron plastik

Goggles

Sepatu boot

laundry adalah : (perlengkapan perlindungan diri (PPD) • • • • Sarung tangan Apron plastik Goggles
: (perlengkapan perlindungan diri (PPD) • • • • Sarung tangan Apron plastik Goggles Sepatu boot
: (perlengkapan perlindungan diri (PPD) • • • • Sarung tangan Apron plastik Goggles Sepatu boot
SIRKULASI LINEN Collecting soiled linens (pengumpulan linen kotor) Transporting soiled linens to the laundry

SIRKULASI LINEN

Collecting soiled linens (pengumpulan linen kotor) Transporting soiled linens to the laundry (transportasi linen kotor) Sorting (penyortiran linen kotor) Washing (pencucian linen kotor)

Extracting (pemerasan linen yang sudah dicuci)

Finishing (penyelesaian berupa pengeringan, dan setrika) Folding (pengelipatan linen bersih) Storing (penyimpanan linen bersih ke dalam trolly bersih) Transferring linens to areas (pengiriman linen bersih ke area pemakai)

Use of linens (menggunakan linen)

         
linen bersih ke area pemakai) Use of linens (menggunakan linen)      
PENGUMPULAN LINEN KOTOR PADA R UANG LINEN KOTOR :  Kenakan alat pelindung untuk dipakai
PENGUMPULAN LINEN KOTOR PADA R UANG LINEN KOTOR :  Kenakan alat pelindung untuk dipakai

PENGUMPULAN LINEN KOTOR PADA R UANG LINEN

KOTOR :

Kenakan alat pelindung untuk dipakai

Siapkan seragam bersih untuk bekerja

Pisahkan jenis linen yang berbeda

Jangan mencampur lap/kain pel dengan seragam

berbeda  Jangan mencampur lap/kain pel dengan seragam karyawan atau linen pasien  Satukan lap/kain pel

karyawan atau linen pasien

Satukan lap/kain pel

Jangan menunda pencucian linen kotor sampai besok pagi

 Gunakan tolly khusus untuk pengambilan  Gunakan kantong yang berbeda untuk linen kotor, bersih

Gunakan tolly khusus untuk pengambilan

Gunakan kantong yang berbeda untuk linen kotor,

bersih dan linen terinfeksi

Jangan menyeret linen melebihi kapasitas trolly

Cuci kantong linen kotor seminggu sekali

Jaga kebersihan area dan hindarkan sisi tajam

melebihi kapasitas trolly  Cuci kantong linen kotor seminggu sekali  Jaga kebersihan area dan hindarkan
- Pisahkan linen menurut jenisnya dan tingkat pengotorannya - Pisahkan linen kotor yang bersifat infeksius

- Pisahkan linen menurut jenisnya dan tingkat pengotorannya

- Pisahkan linen kotor yang bersifat infeksius

- Pisahkan linen berdasarkan pola dan

dan tingkat pengotorannya - Pisahkan linen kotor yang bersifat infeksius - Pisahkan linen berdasarkan pola dan

fungsinya

- Masukkan linen - Sesuaikan waktu dan formula mesin dengan jenis linen yang dicuci -

- Masukkan linen

- Sesuaikan waktu dan formula mesin dengan jenis linen yang dicuci

- Kontrol suhu dan air panas setiap pencucian

jenis linen

waktu dan formula mesin dengan jenis linen yang dicuci - Kontrol suhu dan air panas setiap
waktu dan formula mesin dengan jenis linen yang dicuci - Kontrol suhu dan air panas setiap
waktu dan formula mesin dengan jenis linen yang dicuci - Kontrol suhu dan air panas setiap
- Own machine - Extracting Capabilities Tujuan : mempermudah pengeringan

- Own machine

- Extracting Capabilities Tujuan : mempermudah pengeringan

- Own machine - Extracting Capabilities Tujuan : mempermudah pengeringan
CUCI TANGAN SEBELUM MEMEGANG LINEN BERSIH DRYING : - Gunakan hanya trolly/kantong bersih untuk transportasi
CUCI TANGAN SEBELUM MEMEGANG LINEN BERSIH DRYING : - Gunakan hanya trolly/kantong bersih untuk transportasi

CUCI TANGAN SEBELUM MEMEGANG LINEN BERSIH

DRYING :

- Gunakan hanya trolly/kantong bersih untuk transportasi

- Pisahkan yang perlu dicuci ulang sebelum pengeringan

- Jangan mengeluarkan linen dari mesin pengering dalam keadaan panas

- Jangan terlalu kering

- Jangan memperpendek waktu “cool down”

- Jangan meletakkan linen panas dalam trolly, bisa terbakar

IRONING

- Sambil mengerol / menstrika lakukan perhatikan linen sobek, kancing,

tali dan noda pada linen

- Pastikan linen yang sudah dikerjakan tidak lembab

- Cuci ulang / spoting linen yang ada noda.

- Cuci tangan sebelum memegang linen bersih - Lipat dengan tangan bersih - Lipat linen

- Cuci tangan sebelum memegang linen bersih

- Lipat dengan tangan bersih

- Lipat linen sesuai dengan aturan yang ada

- Periksa linen bila sobek/terkena noda

- Jangan langsung menolak jika ada linen yang

sobek/bernoda, lakukan perbaikan/cuci ulang.

- Evaluasi % cucian ulang dengan cucian rata-rata setiap hari.

- Perhatikan linen yang sobek, lepas kancing, tali

dan label, ukuran (size) untuk : Nur-suite,

surgeon-gown, kimino, dll.

- Perhatikan linen yang sobek, lepas kancing, tali dan label, ukuran (size) untuk : Nur-suite, surgeon-gown,
- Perhatikan linen yang sobek, lepas kancing, tali dan label, ukuran (size) untuk : Nur-suite, surgeon-gown,
- Perhatikan linen yang sobek, lepas kancing, tali dan label, ukuran (size) untuk : Nur-suite, surgeon-gown,
- Cuci tangan sebelum memegang linen bersih - Linen wajib disimpan di tempat tertutup dan

- Cuci tangan sebelum memegang linen bersih

- Linen wajib disimpan di tempat tertutup dan terpisah dengan area kotor

- Rak harus bersih

- Letakkan linen sesuai dengan ukuran

- Lakukan system “LIFO”

dan terpisah dengan area kotor - Rak harus bersih - Letakkan linen sesuai dengan ukuran -
- Cuci tangan sebelum memegang linen bersih - Pastikan semua kasur dalam keadaan bersih dan

- Cuci tangan sebelum memegang linen bersih

- Pastikan semua kasur dalam keadaan bersih dan kering

- Jangan ambil lebih dari yang diperlukan

- Jangan meletakkan linen bersih pada

permukaan yang kotor/berdebu.

- Jaga linen supaya tidak jatuh kelantai

- Jangan menyalahgunakan linen

- Bersihkan bagian luar dan dalam trolly pengiriman. - Cuci tangan sebelum memegang linen bersih

- Bersihkan bagian luar dan dalam trolly pengiriman.

- Cuci tangan sebelum memegang linen bersih

- Kontainer/kereta/trolly pengambilan dan

pengiriman wajib dipisahkan

- Sesuaikan pengirian dengan jumlah “norm” dan bukan dengan jumlah bed yang ada.

- Kirim linen dengan kondisi

terbungkus/tertutup.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

HASIL CUCIAN

1.

TEMPERATUR

2.

PERALATAN / PROGRAM KOMPUTER

3.

PENGGUNAAN DAN KUALITAS CHEMICALS

4.

WAKTU

 1. TEMPERATUR 2. PERALATAN / PROGRAM KOMPUTER 3. PENGGUNAAN DAN KUALITAS CHEMICALS 4. WAKTU

PROBLEM

CAUSE

SOLUTION

Graying

Too little detergent wash cycle temperature too low poor sorting :

Increase amount of detergent; add bleach increase temperatura Rewas with increased detergent at hottest possible temperature. Use bleach suitable for fabric. Implement proper sorting procedures.

transfer of soiling occure

Color “bleeding”

 

Do not dry, rewast with detergent and bleach. Sort more carefully by color. Launder

new colored fabrics separetely the first few times.

In sufficient detergen

Yelloing

Wash cycle temperature too low . Use of chlorine bleach on wool, silk, or

Increase the amount detergent or use an enzyme product or bleach Increase wash temperature yellow itens cannot be restored. Avoid cholorine bleach on such item in the future.

Test items for color fastness before washing wash new itens separately use cooler water test item for colorfastness use oxigen bleach

Color fading

Unstable dye Water temperatur too hot Improper use of bleach

Use permanent press cycle ; cooler temperature in wash; remove items proptly from dryers and fold immediately. Do not overload Press cycle for 15 to 20 minutes;heat and cool-down time will remove wrinkles. Remove all items promptly.

Failure to use correct cycle

Wrinkling

Washer/dryer overloading Over drying

Increase amount Increase temperature Wash fewer items per load, sort properly and use the proper amount of detergent and

Too little detergent

water temperature

Poor soil reoval

Wash temperature too low Overoding washer

PENUTUP

- Untuk mengurangi terjadinya resiko kontaminasi silang dilingkungan rumah sakit, linen wajib diproses dan di tangani dengan baik karena linen kotor di lingkungan rumah sakit sangat rentan dengan mikroorganisme.

- Linen merupakan suatu aset rumah sakit yang cukup berarti serta mempunyai nilai rupiah yang tinggi.

- Efisiensi penggunaan linen dapat dicapai apabila proses pencucian dilakukan secara

optimal sesuai kaidah serta pemanfaatan chemical yang tepat.

- Menurut “Joan C Bronson and Margaret Lennox” di dalam bukunya yang berjudul :

Hotel, Hostel and Hospital Housekeeping foru Edition 1980 , dan pengalaman kami, linen (bed sheet/seprei) diganti setelah 230-240 kali pencucian (kurang lebih 2 tahun).

- Faktor manusia merupakan hal yang utama, karena :

Banyak menggunaan tenaga fisik

Situasi kerja yang kurang nyaman (panas dan bising)

Sehingga perlu penghayatan penuh terhadap pekerjaan.

MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INFONESIA NOMOR : 1204/MENKES/SK/X/2004
MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INFONESIA
NOMOR : 1204/MENKES/SK/X/2004
TENTANG
PERSYARATAN KESEHATAN LINGKUNGAN RUMAH SAKIT
DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL
PEMBERANTASAN PENYAKIT/MENULAR DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN
2004

PENGELOLAAN TEMPAT PENCUCIAN LINEN (LAUNDRY)

A. PENGERTIAN

Laundry rumah sakit adalah tempat pencucian linen yang dilengkapi dengan sarana penunjangnya berupa mesin cuci, alat dan disinfektan, mesin uap (steam boller), pengering, meja dan meja setrika.

B. PERSYARATAN

1. Suhu air panas untuk pencucian 70 0 C dalam waktu 25 menit atau 95 0 C dalam waktu 10 menit

2. Penggunaan jenis deterjen dan disinfektan untuk proses pencucian yang ramah lingkungan agar limbah cair yang dihasilkan mudah terurai oleh lingkungan.

3. Standar kuman bagi linen bersih setelah keluar dari proses tidak mengandung 6x10 3 spora spesies Bacilus per inci persegi.

C. TATA LAKSANA

1. Di tempat laundry tersedia kran air bersih dengan kualitas dan tekanan aliran yang

memadai, air panas untuk disinfeksi dan tersedia disinfektan.

2. Peralatan cuci dipasang permanen dan diletakkan dekat dengan saluran pembuangan air limbah serta tersedia mesin cuci yang dapat mencuci jenis-jenis linen yang tersedia mesin cuci yang dapat mencuci jenis-jenis linen yang berbeda.

3. Tersedia ruang dan mesin cuci yang terpisah untuk linen infektsius dan non infeksius.

PENGELOLAANTEMPATPENCUCIANLINEN (LAUNDRY)

4. Laundry harus dilengkapi saluran air limbah tertutup yang dilengkapi dengan pengolahan awal (pre- treatment) sebelum dialirkan ke instalasi pengolahan air limbah .

5. Laundry harus disediakan ruang - ruang terpisah sesuai kegunaannya yaitu ruang linen kotor, ruang linen bersih, ruang untuk perlengkapan kebersihan, ruang perlengkapan cuci, ruang kreta linen, kamar mandi dan ruang peniris atau pengering untuk alat - alat termasuk linen .

6. Untuk rumah sakit yang tidak mempunyai Laundry tersedniri, pencuciannya dapat bekerjasama dengan pihak lain dan pihak lain tersebut harus mengikuti persyaratan dan tatalaksana yang telah ditetapkan .

7. Perlakuan terhadap linen

a . Pengumpulan, dilakukan :

Pemilihan antara linen infeksius dan non - infeksius dimulai dari

sumber dan memasukkan linen ke dalam kantor plastik sesuai jenisnya serta

1)

2)

diberi label . Menghitung dan mencatat linen di ruangan .

b . Penerimaan

1)

dan

Mencatat linen yang diterima dan telah terpisah antara infeksius

2)

non - infeksius Linen dipilah berdasarkan tingkat kekotorannya .

c . Penerimaan 1 ) Menimbang berat linen untuk menyesuaikan dengan kapasitas mesin cuci dan

c . Penerimaan 1 ) Menimbang berat linen untuk menyesuaikan dengan kapasitas mesin cuci dan kebutuhan deterjen dan disinfektan . 2 ) Membersihkan linen kotor dan tinja, urin, darah, dan muntahan kemudian merendamnya dengan menggunakan disinfektan . d . Pengeringan

e. Penyertikaan

f. Penyimpanan 1 ) Linen harus dipisahkan sesuai jenisnya 2 ) Linen baru yang diterima ditempatkan di lemari bagian bawah 3 ) Pintu lemari selalu tertutup

g. Distribusi dilakukan berdasarkan kartu tanda terima dari petugas penerima,

kemudian petugas menyerahkan linen bersih kepada petugas ruangan seusai

kartu tanda terima

terima dari petugas penerima, kemudian petugas menyerahkan linen bersih kepada petugas ruangan seusai kartu tanda terima
terima dari petugas penerima, kemudian petugas menyerahkan linen bersih kepada petugas ruangan seusai kartu tanda terima
terima dari petugas penerima, kemudian petugas menyerahkan linen bersih kepada petugas ruangan seusai kartu tanda terima
terima dari petugas penerima, kemudian petugas menyerahkan linen bersih kepada petugas ruangan seusai kartu tanda terima
8 . Petugas yang bekerja dalam pengelolaan laundry linen harus menggunakan pakaian kerja khusus, alat

8 . Petugas yang bekerja dalam pengelolaan laundry linen harus menggunakan pakaian kerja khusus, alat pelindung diri dan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta dilanjutkan memperoleh imunisasi hepatitis B.

pelindung diri dan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta dilanjutkan memperoleh imunisasi hepatitis B.
pelindung diri dan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta dilanjutkan memperoleh imunisasi hepatitis B.
pelindung diri dan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta dilanjutkan memperoleh imunisasi hepatitis B.
pelindung diri dan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta dilanjutkan memperoleh imunisasi hepatitis B.

TERIMA KASIH

SAMPAI KETEMU LAGI