Anda di halaman 1dari 22

Cara Membuat Musik Elektronik

4 Bagian : Komponen-Komponen Instrumen Musik Elektronik - Peralatan Produksi Musik


Elektronik - Pra Pembuatan Musik Elektronik - Memproduksi Musik Elektronik Anda Sendiri
Musik elektronik muncul pertama kali di pertengahan abad ke-19. Akan tetapi, instrumen-
instrumen musik elektronik pertama yang digunakan dalam komposisi-komposisi musik
adalahEtherophone dan Rhythmicon, diciptakan oleh Leon Theremin di abad ke-20. [1] Seiring
berkembangnya teknologi, perangkat-perangkat penyintesis musik (dikenal sebagaisynthesizer)
yang awalnya hanya ada di studio-studio rekaman musik kini dapat Anda miliki sendiri di
rumah. Anda juga dapat menggunakannya bersama band Anda, sebagai bagian dari komposisi
musik Anda. Kini, Anda dapat melewati proses aransemen dan rekaman musik elektronik dengan
lebih mudah. Tidak hanya dapat dilakukan di studio musik, Anda juga bahkan dapat
melakukannya saat bepergian dengan mobil atau pesawat.

Langkah

Bagian 1 dari 4: Komponen-Komponen Instrumen Musik Elektronik

1. image: http://pad1.whstatic.com/images/thumb/c/cc/Make-Electronic-Music-Step-
1.jpg/670px-Make-Electronic-Music-Step-1.jpg
Gunakan synthesizer untuk menciptakan musik elektronik. Meskipun
istilah synthesizer sering kali dianggap sebagai sinonim dari instrumen musik elektronik,
sejatinyasynthesizer itu sendiri merupakan bagian dari instrumen elektronik yang dapat
menghasilkan bagian-bagian musik, seperti ketukan, irama, dan nada.

o Pada awalnya, jenis synthesizer terdahulu seperti Moog Minimoog hanya mampu
menghasilkan satu nada pada satu waktu (bersifat monofonik), sehingga tidak
dapat menghasilkan nada kedua seperti pada alat-alat musik lainnya. Akan tetapi,
beberapa synthesizer dapat menghasilkan satu nada dalam dua titinada yang
berbeda secara bersamaan saat dua tuts ditekan. Sejak pertengahan tahun
1970an, synthesizer yang dapat menghasilkan lebih dari satu nada dalam satu
waktu (polifonik) mulai tersedia, sehingga Anda dapat menghasilkan akor serta
melodi secara bersamaan.[2]
o Kebanyakan jenis synthesizer terdahulu memiliki fungsi yang terpisah, antara
pembuatan nada dan pengaturan nada. Namun sekarang, banyak instrumen musik
elektronik, terutama instrumen yang biasa digunakan di rumah (seperti keyboard)
memiliki fitur terpadu, di mana synthesizer dan bagian-bagian pengatur suaranya
sudah ada dalam satu instrumen.
image: http://pad2.whstatic.com/images/thumb/7/7d/Make-Electronic-Music-Step-2.jpg/670px-
Make-Electronic-Music-Step-2.jpg

Mainkan synthesizer dengan menggunakan perangkat kendali instrumen (instrument


controller). Banyak synthesizer terdahulu yang dikendalikan melalui tuas, putaran knop, atau
bahkan dengan posisi tangan di sekitar instrumen (untuk instrumen Etherophone atau yang kini
dikenal sebagai Theremin). Sekarang, terdapat beragam perangkat kendali modern yang lebih
mudah untuk digunakan oleh para musisi. Perangkat ini juga dapat
mengendalikan synthesizer melalui antarmuka instrumen musik digital (dikenal sebagai MIDI
atau Musical Instrumental Digital Interface). Beberapa perangkat pengedali modern yang ada
antara lain:

Papan penjarian (keyboard). Papan penjarian merupakan perangkat


kendali synthesizer yang paling umum digunakan. Ukurannya beragam, dari mulai papan
penjarian dengan 88-tuts lengkap (7 oktaf, seperti pada piano digital) hingga papan
penjarian berjangka oktaf yang pendek (2 oktaf, seperti pada piano mainan) dengan
jumlah tuts sebanyak 25 buah. Instrumen keyboard yang biasa digunakan di rumah-
rumah biasanya memiliki jumlah tuts yang beragam, dari mulai 49, 61, hingga 76 tuts (4,
5, atau 6 oktaf). Beberapa instrumenkeyboard memiliki mekanisme tuts yang berat untuk
memberikan simulasi mekanisme tuts yang sama seperti pada piano akustik. Akan tetapi,
ada pula instrumen keyboard dengan tuts yang disokong oleh mekanisme pegas, dan
bahkan ada yang memadukan mekanisme pegas dengan tuts tanpa pemberat.[3][4].
Banyak papan penjarian yang memiliki fitur sensitivitas sentuhan (touch sensitivity), di
mana keras lembutnya suara ditentukan oleh seberapa kuat Anda menekan tuts.[5]
Perangkat kendali alat musik tiup (mouthpiece/wind controller). Perangkat ini dapat
Anda temukan pada synthesizer tiup, instrumen elektronik yang didesain sedemikian rupa
untuk menyerupai alat-alat musik tiup seperti saksofon sopran, klarinet, seruling
rekorder, atau terompet. Seperti halnya pada alat musik tiup, Anda perlu meniup melalui
pipa mulut untuk menghasilkan suara. Suara yang dihasilkan dapat Anda modifikasi
dengan menggunakan cara-cara tertentu.[6]
Gitar MIDI. Ini adalah sebuah perangkat lunak di mana Anda dapat memasangkan gitar
akustik atau elektrik Anda pada komputer dan menggunakannya sebagai perangkat
kendalisynthesizer.[7][8] Gitar MIDI bekerja dengan mengubah getaran senar menjadi
data digital. Sering kali saat digunakan, suara petikan gitar tidak langsung dapat terdengar
(bunyi tidak muncul bersamaan dengan petikan gitar) karena adanya jumlah minimum
sampel suara yang diperlukan untuk dapat menciptakan suara digital.[9]
SynthAxe. SynthAxe memiliki papan fret yang terbagi ke dalam 6 bagian diagonal.
Perangkat ini menggunakan senar sebagai sensor. Hasil keluaran suara akan bergantung
pada seperti apa Anda memetik senarnya. Sekarang, SynthAxe sudah tidak lagi
diproduksi.[10]
Keytar. Perangkat ini memiliki bentuk seperti gitar, namun pada bagian utamanya tidak
terdapat senar; perangkat ini memiliki papan penjarian tiga oktaf dan pengendali suara
pada bagian lehernya. Terinspirasi dari alat musik abad ke-18 yang disebut orphica, Anda
dapat memainkan musik dengan menekan papan penjarian sambil dapat bergerak bebas
seperti halnya saat memainkan gitar elektrik.[11]
Pad drum elektronik. Diperkenalkan pada tahun 1971, perangkat ini memiliki bagian-
bagian yang serupa dengan drum akustik, seperti hi-hat, toms, dan simbal. Jenis-jenis
terdahulunya menggunakan sampel suara drum akustik yang telah direkam sebelumnya,
sementara jenis-jenis yang terbaru menggunakan rumus matematis untuk menghasilkan
suara drum. Perangkat ini dapat disambungkan dengan headphone, sehingga hanya Anda
yang dapat mendengar suaranya saat Anda memainkan drum elektronik tersebut.[12]
Radiodrum. Pada awalnya, perangkat ini digunakan sebagai tetikus komputer tiga
dimensi. Anda dapat menggunakan dua penabuh drum untuk memukul permukaan dari
tiga sisiRadiodrum. Bunyi yang dihasilkan akan bergantung pada bagian mana yang
Anda pukul.[13]
BodySynth. Perangkat kendali synthesizer ini merupakan perangkat unik yang dapat
Anda kenakan, seperti halnya pakaian. BodySynth menggunakan tegangan otot dan
gerakan tubuh Anda untuk mengendalikan suara dan pencahayaan. Pada awalnya,
perangkat ini digunakan oleh para penari dan artis, namun sering kali mereka mengalami
kendala dalam menggunakan perangkat ini. Terdapat jenis yang lebih sederhana
dari BodySynth, berupa sepasang sarung tangan atau sepatu yang berfungsi sebagai unit
kendali synthesizer.[14]
Bagian 2 dari 4: Peralatan Produksi Musik Elektronik

1. image: http://pad1.whstatic.com/images/thumb/8/83/Make-Electronic-Music-Step-
3.jpg/670px-Make-Electronic-Music-Step-3.jpg

Pilihlah sistem komputer dengan daya yang memadai, dan pastikan Anda juga familier
dengan sistem yang digunakan. Instrumen musik elektronik itu sendiri sudah dapat Anda
gunakan untuk memainkan musik. Namun jika Anda ingin memproduksi musik
elektronik, Anda pasti akan membutuhkan sistem komputer.

o Komputer meja (desktop) atau laptop cocok untuk digunakan dalam proses
pembuatan musik. Jika Anda berencana untuk membuat musik di tempat yang
sudah ditentukan (tidak berpindah-pindah tempat), gunakan komputer meja.
Namun, jika Anda ingin membuat musik di tempat yang berbeda-beda
(bepergian), laptop dapat menjadi pilihan yang tepat.
o Gunakan sistem operasi komputer yang paling nyaman untuk Anda gunakan.
Pastikan Anda menggunakan sistem operasi dengan versi yang terbaru (baik
Windows maupun MacOS).
o Sistem komputer Anda harus memiliki daya yang kuat serta memori penyimpanan
yang cukup untuk dapat membuat musik. Jika Anda tidak tahu seperti apa
spesifikasi komputer yang harus Anda miliki, cobalah merujuk pada sistem
khusus yang didesain untuk penggunaan audio dan permainan video. Rujukan
tersebut diharapkan dapat membantu Anda untuk menentukan spesifikasi sistem
yang Anda perlukan dalam membuat musik elektronik.[15]

[*]

image: http://pad3.whstatic.com/images/thumb/0/0a/Make-Electronic-Music-Step-4.jpg/670px-
Make-Electronic-Music-Step-4.jpg

Pastikan komputer Anda memiliki perangkat suara yang baik. Anda memang tetap dapat
menciptakan musik elektronik yang baik dengan menggunakan soundchip yang terpasang pada
komputer Anda dan pengeras suara yang murah. Akan tetapi jika Anda memang mampu
membelinya, pertimbangkan untuk melakukan pembaruan pada perangkat suara Anda.

Sound card. Sangat disarankan untuk menggunakan sound card khusus yang didesain
untuk pembuatan musik elektronik, terutama jika Anda berencana untuk banyak
melakukan rekaman suara.[16]
Studio monitor. Yang dimaksud dengan studio monitor bukanlah layar komputer, namun
pengeras suara yang didesain untuk studio rekaman. (Dalam hal ini,
kata monitormengacu pada pengeras suara yang menghasilkan suara dari sumber suara
dengan akurat, tanpa atau dengan sedikit distorsi suara.[17]) Terdapat banyak studio
monitor yang dijual di pasaran. Untuk studio monitor dengan harga murah, Anda dapat
membeli produk-produk M-Audio atau KRK Systems. Untuk studio monitor dengan
harga yang lebih mahal (namun tentunya dengan kualitas yang lebih baik), Anda dapat
membeli produk-produk Focal, Genelec, dan Mackie.[18]
Headphone studio rekaman. Dengan mendengarkan musik Anda melalui headphone,
Anda dapat lebih berfokus pada masing-masing bagian musik Anda. Nantinya, Anda
dapat dengan lebih mudah menyesuaikan irama musik dengan bagian-bagian musik yang
lain, serta mengatur tingkat volume suara untuk setiap bagian musik. Produk-
produk headphonestudio rekaman yang disarankan untuk digunakan adalah produk-
produk Beyerdynamic dan Sennheiser.[19]

[*]

image: http://pad3.whstatic.com/images/thumb/c/c3/Make-Electronic-Music-Step-5.jpg/670px-
Make-Electronic-Music-Step-5.jpg
Pasang (install) perangkat lunak untuk membuat musik. Dalam membuat musik elektronik, ada
beberapa aplikasi yang akan Anda perlukan:

Digital audio workstation (disingkat sebagai DAW). DAW merupakan perangkat lunak
musik yang memungkinkan seluruh komponen perangkat lunak yang Anda miliki dapat
digunakan bersama-sama untuk dapat menciptakan musik. Tampilan antarmukanya
biasanya merupakan semacam simulasi studio rekaman analog (dengan mixer, track, dan
fitur-fitur lainnya, termasuk tampilan gelombang suara dari hasil rekaman
Anda).[20] Terdapat berbagai aplikasi DAW yang dapat Anda beli. Beberapa di
antaranya adalah Ableton Live, Cakewalk Sonar, Cubase, FL Studio, Logic Pro (hanya
untuk pengguna sistem operasi MacOS), Pro Tools, Reaper, dan Reason. Ada pula
beberapa DAW yang dapat Anda unduh secara gratis, seperti Ardour dan Zynewave
Podium.[21]
Aplikasi penyunting suara. Aplikasi ini memiliki kemampuan yang lebih besar untuk
menyunting suara daripada fitur penyunting suara yang terdapat di DAW. Aplikasi ini
dapat menyunting sampel suara dan mengubah musik Anda ke dalam format MP3. Sound
Forge Audio Studio adalah contoh dari program penyunting suara yang dijual dengan
harga yang tidak begitu mahal. Namun jika Anda ingin mencari aplikasi yang dapat
diunduh secara gratis, Anda dapat mencoba program Audacity.
Instrumen atau synthesizer VST (Virtual Studio Technology). Instrumen-instrumen ini
merupakan versi perangkat lunak dari komponen-komponen instrumen musik elektronik
yang telah dijelaskan sebelumnya. Untuk menggunakannya, Anda terlebih dahulu perlu
memasang (install) VST sebagai tambahan (plugin) untuk program DAW yang Anda
miliki. Anda dapat menemukan VST ini di internet secara gratis, dengan mengetikkan
kata kunci free soft synths (perangkat lunak synthesizer gratis) atau free vsti.
Alternatifnya, Anda dapat membeli VST dari berbagai penyedia VST seperti Artvera,
H.G. Fortune, IK Multimedia, Native Instruments, atau reFX.
Efek VST. Tambahan untuk DAW ini menghasilkan efek-efek musik seperti gema, efek
paduan suara (choral), dan efek-efek lainnya. Anda dapat mengunduh efek VST ini dari
situs yang sama dengan situs yang Anda kunjungi untuk mengunduh instrumen VST.
Beberapa situs menyediakannya secara gratis, sedangkan yang lainnya mengharuskan
Anda untuk membayar saat mengunduh efek VST tersebut.
Sampel suara. Sampel ini mengacu pada potongan musik, pola ketukan, dan irama yang
dapat Anda gunakan untuk memperkaya komposisi musik Anda. Biasanya sampel-
sampel ini terdapat dalam paket genre musik tertentu seperti blues, jazz, country,
atau rock dan mencakup baik sampel suara tersendiri (seperti sampel glissando pada
piano) atau loops(seperti pola melodi berulang). Penyedia sampel biasanya menawarkan
sampel gratis untuk digunakan. Akan tetapi, ada juga paket sampel suara yang
mengharuskan Anda untuk membeli lisensinya untuk dapat digunakan dalam komposisi
musik Anda. Beberapa perusahaan penyedia perangkat lunak audio memberikan akses
untuk mengunduh paket sampel suara secara gratis. Selain itu, paket sampel suara juga
dapat Anda dapatkan dari sumber pihak ketiga, baik secara gratis ataupun berbayar.[22]

[*]

image: http://pad2.whstatic.com/images/thumb/e/ed/Make-Electronic-Music-Step-6.jpg/670px-
Make-Electronic-Music-Step-6.jpg
Gunakan perangkat kendali MIDI. Meskipun Anda dapat tetap menggubah musik di komputer
Anda dengan menggunakan tetikus dan papan ketik Anda sebagai piano virtual, Anda akan
merasa lebih nyaman untuk menggunakan perangkat kendali MIDI yang tersambung pada sistem
komputer Anda. Papan penjarian (keyboard) merupakan perangkat kendali MIDI yang paling
umum digunakan dan dapat digunakan untuk memainkan musik tanpa perlu dihubungkan dengan
komputer. Anda juga dapat menggunakan jenis perangkat kendali MIDI lainnya, seperti yang
sebelumnya telah dijabarkan.

Bagian 3 dari 4: Pra Pembuatan Musik Elektronik

1. image: http://pad1.whstatic.com/images/thumb/0/01/Make-Electronic-Music-Step-
7.jpg/670px-Make-Electronic-Music-Step-7.jpg
Pelajari teori musik. Meskipun Anda masih tetap bisa memainkan instrumen musik
elektronik atau menggubah musik menggunakan komputer tanpa kemampuan membaca
notasi musik, pengetahuan tentang struktur musik dapat membantu Anda untuk
memahami cara membuat aransemen musik yang lebih baik. Selain itu, dengan
mempelajari teori musik Anda juga dapat menemukan kesalahan-kesalahan apa saja yang
ada dalam komposisi musik yang Anda buat sehingga komposisi musik Anda akan lebih
baik lagi.

o Bacalah artikel mengenai cara mempelajari musik atau cara menggubah musik
untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait teori musik.

[*]

image: http://pad3.whstatic.com/images/thumb/8/8f/Make-Electronic-Music-Step-8.jpg/670px-
Make-Electronic-Music-Step-8.jpg
Ketahui kemampuan instrumen dan perangkat lunak yang Anda miliki. Meskipun Anda sudah
mencoba menggunakan instrumen atau perangkat lunak yang Anda miliki sebelum membelinya,
cobalah terlebih dahulu bereksperimen dengan instrumen atau perangkat yang Anda miliki
sebelum Anda benar-benar membuat proyek musik yang lebih serius. Dengan mencobanya,
Anda akan mengetahui kelebihan dari instrumen atau perangkat lunak yang Anda miliki dan
setelah itu, mungkin Anda akan memiliki beberapa ide untuk memulai proyek musik dengan
menggunakan instrumen dan perangkat lunak tersebut.

[*]

image: http://pad1.whstatic.com/images/thumb/6/67/Make-Electronic-Music-Step-9.jpg/670px-
Make-Electronic-Music-Step-9.jpg
Kenali genre dari musik yang ingin Anda gubah. Setiap genre musik memiliki unsur-unsur
tertentu yang khas. Cobalah mempelajari unsur-unsur genre musik tertentu dengan
mendengarkan beberapa lagu dari genre yang Anda sukai dan cari tahu seperti apa penerapan
unsur-unsur tersebut di dalam lagu-lagu yang Anda dengarkan:

Ketukan dan irama. Setiap genre musik memiliki pola ketukan atau irama yang khas.
Sebagai contoh, musik bergenre rap dan hip-hop dikenal dengan ketukan dan iramanya
yang berat dan menggebu-gebu, sementara musik jazz dengan sub-genre big
band memiliki pola irama yang berayun dan berubah-ubah. Contoh lainnya,
musik country memiliki pola irama yang khas, dikenal sebagai pola shuffle .
Instrumentasi. Setiap genre musik memiliki instrumentasi yang khas. Sebagai contoh,
musik jazz dikenal dengan penggunaan alat musik tiup seperti terompet, trombon,
klarinet, dan saksofon. Contoh lainnya, musik heavy metal dikenal dengan penggunaan
gitar elektrik berdistorsi, musik khas Hawaii dengan penggunaan gitar bersenar kawat
(steel guitar), musik folk dengan penggunaan gitar akustik, musik mariachi dengan
iringan terompet dan gitar, dan musik polka dengan iringan tuba dan akordeon. Akan
tetapi, banyak lagu dan para artis yang telah berhasil menggabungkan unsur genre lain
(misalnya, instrumen yang digunakan) ke dalam satu genre tertentu. Sebagai contoh, Bob
Dylan memadukan penggunaan gitar elektrik dengan musik folk dalam penampilannya di
Newport Folk Festival pada tahun 1965.[23] Lagu Johnny Cash yang berjudul Ring of
Fire juga memiliki perpaduan dua unsur genre yang berbeda, di mana aransemen
musik country dipadukan dengan irama terompet khas mariachi. [24] Contoh lainnya
adalah permainan seruling oleh Ian Anderson yang ditonjolkan dalam grup
musik rock Jethro Tull.[25]
Struktur lagu. Lagu-lagu bervokal yang biasa dimainkan di radio umumnya memiliki
struktur seperti ini: intro lagu, bait pertama, refrain, bait kedua, refrain, bridge (atau bisa
juga bait yang disingkat), refrain terakhir, dan penutup (disebut juga sebagai outro).
Sementara itu, sebagai perbandingan, musik-musik instrumental
bergenre electronica (electronic dance music atau EDM) seperti trance (musik yang biasa
dimainkan di klub malam) memiliki struktur lagu sebagai berikut: intro lagu, melodi yang
dimainkan berulang-ulang sampai lagu mencapai bagian di mana seluruh elemen lagu
dimainkan, dan penutup lagu dengan volume musik yang berangsur-angsur mengecil.[26]

[*]

Bagian 4 dari 4: Memproduksi Musik Elektronik Anda Sendiri

1. image: http://pad1.whstatic.com/images/thumb/2/27/Make-Electronic-Music-Step-
10.jpg/670px-Make-Electronic-Music-Step-10.jpg
Buatlah ketukan musik Anda terlebih dahulu. Ketukan dan ritme akan menjadi acuan
bagi elemen-elemen musik Anda yang lain. Gunakan suara drum dari paket sampel suara
yang Anda miliki.

[*]

image: http://pad2.whstatic.com/images/thumb/4/44/Make-Electronic-Music-Step-11.jpg/670px-
Make-Electronic-Music-Step-11.jpg
Tambahkan ritme bas. Anda dapat menggunakan suara gitar bas ataupun suara instrumen lain
yang memiliki titinada yang rendah. Sebelum Anda membuat elemen-elemen musik yang lain,
pastikan ketukan drum dan ritme bas yang Anda buat enak didengar.[27]

[*]

image: http://pad1.whstatic.com/images/thumb/8/8d/Make-Electronic-Music-Step-12.jpg/670px-
Make-Electronic-Music-Step-12.jpg
Jika mau, Anda bisa menambahkan pola-pola ritme lainnya. Tidak semua lagu hanya memiliki
satu pola ritme; beberapa lagu memiliki beberapa pola ritme yang berbeda yang muncul pada
bagian-bagian lagu tertentu untuk menarik perhatian pendengar. Pola ritme yang berbeda juga
dapat disisipkan pada momen utama dari cerita yang ada pada lirik lagu Anda. Jika Anda
menambahkan pola-pola ritme yang berbeda, pastikan pola-pola tersebut cocok dengan pola
ritme utama lagu Anda agar saat didengarkan, pola-pola tersebut dapat menciptakan kesan yang
Anda inginkan.[28]

[*]

image: http://pad2.whstatic.com/images/thumb/1/1d/Make-Electronic-Music-Step-13.jpg/670px-
Make-Electronic-Music-Step-13.jpg
Tambahkan melodi atau harmoni suara. Gunakan instrumen VST Anda untuk menciptakan
melodi dan harmoni suara. Anda juga dapat menggunakan sampel suara yang telah ada
sebelumnya atau bereksperimen dengan pengaturan-pengaturan suara yang ada untuk
menciptakan efek suara yang Anda inginkan.[29]

[*]

image: http://pad2.whstatic.com/images/thumb/3/39/Make-Electronic-Music-Step-14.jpg/670px-
Make-Electronic-Music-Step-14.jpg
Sesuaikan volume masing-masing elemen lagu dengan tepat. Saat menciptakan musik, Anda
tentu saja ingin setiap elemen yang ada tidak hanya terdengar cocok, tetapi juga seimbang. Untuk
mendapatkan keseimbangan ini, pilihlah satu elemen musik (semisal ketukan drum) untuk
dijadikan sebagai acuan bagi elemen-elemen lain, kemudian seimbangkan volume suara elemen-
elemen lain tersebut.[30]

Dalam pembuatan musik, Anda cenderung ingin mendapatkan suara yang lebih kaya
daripada suara yang nyaring. Untuk mendapatkan suara yang kaya, Anda dapat
menggunakan beberapa instrumen pada satu bagian tertentu (semisal menggunakan suara
biola, viola, dan selo untuk memainkan melodi pada bagian refrain). Anda juga dapat
menggunakan satu instrumen yang sama untuk melodi atau bagian lagu yang sama
sebanyak beberapa kali (semisal membuat tiga track biola dengan melodi yang sama).
Hal yang sama juga dapat dilakukan pada rekaman vokal. Anda dapat
memperkaya track vokal pada lagu Anda dengan menambahkan track penyanyi latar, atau
Anda dapat membuat sendiri track vokal tambahan (semisal variasi suara dua atau suara
tiga, seperti pada paduan suara).[31] Penyanyi Enya banyak melakukan metode ini untuk
mendapatkan vokal yang kaya dalam musik-musiknya.
Anda dapat menambahkan variasi dengan menggunakan instrumen-instrumen yang
berbeda pada setiap refrain lagu, terutama jika Anda ingin membangkitkan emosi yang
berbeda dari pendengar musik Anda pada bagian-bagian musik yang berbeda. Anda juga
dapat memberikan variasi nada dasar pada lagu Anda untuk membuat musik Anda
terdengar lebih hidup.
Anda tidak perlu mengisi keseluruhan komposisi musik Anda dengan banyak variasi.
Terkadang Anda hanya perlu menggunakan ketukan, melodi, dan vokal saja, tanpa
tambahan harmoni suara. Anda juga dapat memulai atau mengakhiri lagu Anda dengan
vokal saja, seperti yang dapat Anda dengar di banyak lagu pop sekarang ini.[32]

[*]

image: http://pad3.whstatic.com/images/thumb/6/6c/Make-Electronic-Music-Step-15.jpg/670px-
Make-Electronic-Music-Step-15.jpg

Ketahui apa yang diinginkan oleh pendengar musik Anda. Jika Anda membuat musik untuk
orang lain, Anda perlu mempertimbangkan keinginan pendengar musik Anda. Cobalah
buat intro musik yang dapat langsung menarik perhatian pendengar musik Anda agar mereka
mau mendengarkan keseluruhan lagu Anda. Akan tetapi, Anda juga tidak harus melakukan apa
yang diminta pendengar musik Anda. Sebagai contoh, jika ada pendengar meminta bagian
refrain lagu Anda dibuat semegah mungkin namun karena satu dan lain hal Anda merasa hal
tersebut tidak dapat dilakukan, maka Anda tidak perlu melakukannya.[33]

Tips

Saat memilih perangkat lunak seperti digital audio workstation ataupun perangkat lunak
pembuat musik lainnya, cobalah terlebih dahulu versi demo dari aplikasi-aplikasi yang
Anda pilih. Setelah mencobanya, kemudian Anda dapat menentukan aplikasi mana yang
terbaik untuk Anda dan membeli aplikasi tersebut.[34]
Setelah Anda selesai menciptakan lagu, cobalah memainkan lagu tersebut melalui
berbagai jenis pemutar musik, seperti pemutar musik di rumah, pemutar musik mobil,
pemutar MP3 portabel (semisal iPod), pemutar musik ponsel, dan tablet Anda. Gunakan
juga pengeras suara dan earphone dengan jenis yang berbeda. Perhatikan apakah musik
Anda enak didengarkan saat diputar melalui berbagai format pemutar musik.[35]

[*]

Peringatan

Jangan terburu-buru saat membuat musik elektronik. Dalam proses pembuatannya, Anda
mungkin merasa jenuh karena berulang kali mendengar musik yang sama. Seperti halnya
saat Anda melewatkan sebuah kesalahan pada penulisan karena Anda terlalu banyak
membaca kata-kata tanpa ada jeda, Anda juga dapat melewatkan kesalahan saat membuat
musik elektronik, apakah karena instrumentasi yang digunakan tidak tepat atau tingkat
suara dari elemen-elemen musik Anda tidak seimbang.[36]

[*]

Things Youll Need

Instrumen musik elektronik (synthesizer/perangkat kendali synthesizer untuk bermain


musik)
Sistem komputer, disarankan dengan sound card yang didesain khusus untuk produksi
musik (untuk menggubah /merekam lagu)
Studio monitor (pengeras suara) dan headphone berkualitas studio rekaman (untuk
menggubah/merekam lagu)
Perangkat lunak digital audio workstation dan aplikasi penyunting suara (untuk
menggubah/merekam lagu)
Tambahan instrumen musik elektronik virtual (VST) (untuk menggubah/merekam lagu)
Tambahan efek digital dan paket sampel suara (untuk menggubah/merekam lagu)
Perangkat kendali MIDI (bagian dari instrumen untuk merekam musik, penggunaannya
disarankan dalam proses penggubahan/perekaman lagu)

Read more at http://www.infoskep.com/subject-cara-membuat-musik-


elektronik.html#tJz6dQevJ1fvSuxO.99