Anda di halaman 1dari 28

RENCANA KERJA TAHUNAN

(RKT)
PROGRAM PROMKES
TAHUN 2017

DINAS KESEHATAN KABUPATEN


LAMONGAN
UPT PUSKESMAS SEKARAN
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia yang
telah diberikan kepada kami selaku penanggung jawab program PROMOSI
KESEHATAN, sehingga kami dapat menyelesaikan Rencana Kerja Tahunan
(RKT) yang merupakan tugas kami sebagai petugas pelaksana program
dan pelayanan kesehatan di tahun 2017.
Penyusunan RKT Program Promosi Kesehatan UPT. Puskesmas
Sekaran tahun 2017 merupakan tanggung jawab kami untuk melaporkan
hasil kinerja kami kepada kepala UPT. Puskesmas dan Dinas Kesehatan
Kabupaten Lamongan dan instansi terkait.
UPT. Puskesmas Sekaran sebagai pusat kesehatan masyarakat dan
pusat pelayanan kesehatan strata pertama.
Pada kesempatan ini, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-
besarnya kapada :
1. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan beserta Kepala Bidang,
Kepala Seksi dan staf yang telah memberikan arahan dan bimbingan.
2. Muspika Kecamatan Sekaran, Kepala Instansi di Kecamatan Sekaran,
dan semua pihak yang telah membantu kinerja Upt. Puskesmas Sekaran.
Semoga dengan tersusunnya RPK Program Promosi Kesehatan ini,
akan menjadi bahan untuk acuan kami ke depan dalam melaksanakan
Program Promosi Kesehatan sehingga hasil cakupan program akan
miningkat dan fungsi pelayanan akan berjalan dengan baik dan memuaskan
bagi masyarakat.

Sekaran, 5 Januari 2016


Mengetahui Koordinator Promkes UPT
Kepala UPT Puskesmas Sekaran Puskesmas Sekaran

dr. Yulianti Sugiyono, Amd.Kep


Nip. 19760703 201001 2 013 Nip. 19661119 198803 1 006
3POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

DAFTAR ISI

Halaman Judul ............................................................................... 0


Kata pengantar ............................................................................... 1
Daftar isi ............................................................................... 3

BAB I : PENDAHULUAN
Latar Belakang Program .............................................. 5

BAB II : MAKSUD TUJUAN DAN MANFAAT


1.1. Tujuan................................................................. 7
1.2. Manfaat POA........................................................ 7

BAB III : PROFIL PUSKESMAS


1.3. Gambaran Umum.................................................. 8

BAB IV : IDENTIFIKASI PERMASALAHAN

4.1. Identifikasi Masalah Kesehatan ........................... 16


4.2. Penentuan Prioritas Masalah................................ 17
4.3. Mencari Penyebab Masalah.................................. 19
4.4. Menentukan Prioritas Pemecahan Masalah........ 21

BAB V : PENUTUP..................................................................... 30

LAMPIRAN LAMPIRAN ..................................................................... 31

VISI, MISI, MOTTO,

VISI

MENJADIKAN MASYARAKAT KECAMATAN SEKARAN YANG


MANDIRI UNTUK HIDUP SEHAT

MISI
3
4POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

1. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan dasar yang profesional

dan bermutu.
2. Meningkatkan kerja sama lintas program dan lintas sektor.
3. Mendorong kemandirian dan peran serta masyarakat dalam

melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.

TATA NILAI
SEKARAN
1. S : Senyum, Sapa dan Salam
2. E : Efisien
3. K : Kreatif
4. A : Aktif
5. R : Ramah
6. A : Aman
7. N : Nyaman

MOTTO
TIADA HARI TANPA PELAYANAN YANG IKHLAS

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Program pembangunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih

diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak,

terutama pada kelompok yang paling rentan yaitu kesahatan pada ibu hamil,

bersalin dan bayi pada masa perinatal. Hal ini di tandai dengan tingginya

angka kematian ibu ( AKI) dan kematian bayi (AKB).


Sehubungan dengan hal tersebut maka pelayanan ksehatan

dimasyarakat perlu terus ditingkatkan baik yang bersifat kuratif maupun

promotif dan preventif serta rehabilitative.


Puskesmas sebagai organisasi kesehatan fungsional yang

merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina

peran serta masyarakat dan memberikan pelayanan secara menyeluruh dan

terpadu kepada masyarakat.


Puskesmas sebagai penanggungjawab penyelenggaraan upaya

kesehatan terdepan, kehadirannya ditengah masyarakat tidak hanya


4
5POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga

sebagai pusat komunikasi masyarakat. Disamping itu keberadaan

Puskesmas disuatu wilayah dimanfaatkan sebagai upaya-upaya

pembaharuan (inovasi) baik dibidang kesehatan masyarakat maupun upaya

pembangunan lainnya bagi kehidupan masyarakat sekitarnya sesuai dengan

kondisi social budaya masyarakat setempat. Oleh karena itu keberadaan

Puskesmas dapat diumpamakan sebagai agen perubahan dimasyarakat

sehingga masyarakat lebih berdaya dan timbul gerakan-gerakan upaya

kesehatan yang bersumber pada masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan keputusan Menteri Kesehatan Nomor

128/Menkes/SK/II/2004 tentang kebijakan dasar Pusat Kesehatan

Masyarakat yang menjelaskan bahwa Puskesmas mempunyai 3 fungsi yaitu

sebagai Pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan, Pusat

pemberdayaan keluarga dan masyarakat dan Pusat pelayanan kesehatan

strata pertama.
Namun dalam pelaksanaannya Puskesmas masih menghadapi

berbagai masalah antara lain :


1. Kegiatan yang dilaksanakan Puskesmas kurang berorientasi pada

masalah dan kebutuhan masyarakat setempat tetapi lebih berorientasi

pada pelayanan kuratif bagi pasien yang dating ke Puskesmas.


2. Keterlibatan masyarakat yang merupakan andalan penyelenggaraan

pelayanan kesehatan tingkat pertama belum dikembangkan secara

optimal.
Sampai saat ini Pusksmas kurang berhasil menumbuhkan inisiatif

masyarakat dalam pemecahan masalah dan rasa memiliki Puskesmas serta

belum mampu mendorong kontribusi sumberdaya dan masyarakat dalam

penyelenggaraan upaya kesehatan.


Disadari bahwa untuk mengatasi masalah tersebut sesuai dengan

salah satu azas penyelenggaraan Puskesmas yaitu pemberdayaan

masyarakat, artinya Puskesmas wajib menggerakkan dan memberdayakan


5
6POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

masyarakat agar berperan aktif dalam penyelenggaraan setiap upaya

kesehatan, terutama dalam berperilaku hidup bersih dan sehat. Oleh karena

itu, upaya promosi kesehatan Puskesmas membantu masyarakat agar

mampu melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

B A B II
MAKSUD TUJUAN DAN MANFAAT

2.1 Maksud
Penyusunan POA Program Promkes ini dapat dipergunakan sebagai
acuan bagi Puskesmas beserta pihak-pihak lain yang terkait dalam
pemberian pelayanan kesehatan yang lebih mnegutamakan aspek promotif,
preventif agar terwujud pelayanan kesehatan yang efektif, efesien, rasional,
bermutu dan proporsional

2.2 Tujuan
2.2.1 Umum
Meningkatnya upaya kesehatan yang bersifat promotif dan preventif
dalam menurunkan angka kesakitan dan meningkatkan perilaku hidup bersih
dan sehat.

2.2.2 Khusus
1. Tersedianya alokasi anggaran operasional untuk upaya program
Promkes di Puskesmas dan jaringannya serta Poskesdes dan
Posyandu.
2. Tersusunnya perencanaan program Promkes di Puskesmas untuk
penyelenggaraan upaya kesehatan di wilayah kerja.
3. Terlaksananya kegiatan upaya program Promkes di Puskesmas dan
jaringannya serta Poskesdes/Polindes dan Posyandu dan tempat
pelayanan kesehatan lainnya.
4. Meningkatnya peran serta masyarakat dalam kegiatan upaya kesehatan
promotif dan preventif dalam program Promkes.

2.3 Manfaat Poa


6
7POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

1. Terciptanya rencana kerja yang efektif, efesien dan proporsional.


2. Adanya acuan pelaksanaan kegiatan pelayanan kesehatan yang
bersifat promotif, preventif di Puskesmas dan jaringannya.

B A B III
PROFIL PUSKESMAS

3.1 Gambaran Umum


3.1.1 Data Situasi Umum :
No.Kode Puskesmas : 413.105.13
Nama Puskesmas : Sekaran
Alamat : Jln Raya Sekaran No 3
Kecamatan : Sekaran
Kabupaten : Lamongan
Provinsi : Jawa Timur
Telepon : 085649213929 / 081232834833
Email : uptpuskesmasSekaran@gmail.com
Website :

3.1.2 Data wilayah

1. Luas Wilayah : 1.183 Km2



Wilayah Dataran Rendah : 0 Km2

Wilayah Dataran Tinggi : 0 Km2
2. Jumlah Desa / Kelurahan : 17 desa

Yang dapat dijangkau kendaraan roda 4 : 17 desa

Yang dapat dijangkau kendaraan roda 2 : 17 desa

Yang dapat dijangkau kendaraan roda 4 & 2 : 17 desa

Peta Wilayah Kerja Puskesmas Sekaran

7
8POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

8
9POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

3.1.3 Wilayah kerja Upt. Puskesmas Sekaran terdiri 17 desa dengan


dusun sebagai berikut :

Jumlah
No. Nama Desa Dusun / Keterangan
Posyandu
1 Sekaran 0/2 Pusk. Induk / polindes
2 Jangkungsumo 1/2 Polindes
3 Parengan 0/1 Polindes
4 Pangkatrejo 0/1 Polindes
5 Pringgoboyo 2/3 Pustu / polindes
6 Gedangan 1/2 Ponkesdes
7 Blumbang 2/2 Polindes
8 Turi banjaran 1/2 Ponkesdes
9 Kanugrahan 2/3 Ponkesdes
10 Gumantuk 0/1 Polindes
11 Ngayung 0/2 Ponkesdes
12 Pangean 1/2 Polindes
13 Klagensrampat 1/2 Polindes
14 Siwuran 0/1 Ponkesdes
15 Brumbun 2/3 Polindes
16 Taji 1/2 Ponkesdes
17 Duriwetan 0/2 Pustu / polindes

Jumlah 15/33 1/2/6/11

9
10POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

3.1.4 Demografi

3. 1.4.1 Piramida penduduk

465 > 75 222

453 70 -74 264


511 65 69 375
634 60 64 549
829 55 59 796
979 50 54 807
963 45 49 780
870 40 44 630
742 35 39 635
752 30 34 615
718 25 29 576
689 20 24 589
1.041 15-19 1.008
1.166 10-14 1.157
853 59 944
780 04 869
12.183 10.588
Perempuan Laki - laki

3.1.4.2 Sarana Pendidikan


a. Jumlah Sekolah : 79 buah
T.K yang ada : 28 buah
SD / MI yang ada : 16/22 buah
SLTP / Mts yang ada : 3 / 4 buah
SLTA / MA / SMK : 2/3/2 buah
Akademi yang ada : 0
Perguruan tinggi yang ada : 0
Ponpes yang ada : 3 buah

b. Jumlah Murid yang ada :


Taman Kanak-Kanak : 694 anak
SD / MI : 1018 /1756
anak
SLTP / Mts : 904 /882
anak

10
11POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

SLTA / MA / SMK : 487 / 436 / 301


anak
Akademi : 0
Perguruan : 0

3.2 Gambaran Khusus


2.2.1 Derajat Kesehatan
Jumlah Kematian ibu :0
Jumlah Kematian perinatal ( 7 36 hari :0
Jumlah Kematian Neonatal ( 0-7hari ) :0
Jumlah Lahir mati :0
Jumlah Lahir hidup : 404
Jumlah kematian Bayi :2
Jumlah kematian Balita :0
Jumlah kematian semua umur : 107

2.2.2 Ketenagaan
Dokter umum : 1 orang
Dokter Gigi : 2 orang
Akper ( D3 keperawatan ) : 22 orang
Bidan ( D3 Kebidanan ) : 26 orang
Perawat ( SPK ) : 0 orang
Perawat gigi ( Sprg ) : 1 orang
Sanitarian ( SPPH ) : 1 orang
Petugas Gizi : 1 orang
Asisten Apoteker : 1 orang
Analis Laboratorium : 1 orang
Juru Imunisasi : 0 orang
D3 : 1 0rang
SLTA + Pek Kes : 1 orang
SLTA : 4 orang
SLTP : 1 orang
Sopir, Penjaga : 1 orang
Lain lain : - orang

11
12POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

2.2.3 Sarana Kesehatan


Balai Pengobatan Swasta : 2 buah
Rumah Bersalin Swasta : 2 buah
Puskesmas Pembantu : 2 buah
Polindes : 11 buah
Ponkesedes : 6 buah
Poliklinik Swasta : 2 buah
Praktek Dokter Swasta : 5 orang
Praktek Bidan Swasta : 2 orang

2.2.4 Peran Serta Masyarakat


Jumlah Dukun Bayi : 8 orang
Jumlah Kader Kesehatan : 165 orang
Jumlah Kader Tiwisada : 0 buah
Jumlah Guru UKS : 47 orang
Jumlah Kader Saka Bhakti Husada : 0 buah
Jumlah Santri Husada : 6 orang
Jumlah Kader Usila : 10 orang
Jumlah Kelompok Usia Lanjut : 3 buah
Jumlah Pengobatan Tradisional : 7 buah
Jumlah Posyandu : 33 buah
Jumlah Panti Asuhan : 0 buah
Jumlah Panti Wreda : 0 buah
Jumlah Posyandu Lansia : 3 buah
Jumlah POD : 0 buah

2.2.5 Struktur Organisasi Upt. Upt. Puskesmas Sekaran (Terlampir)

12
13POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

2.2.6 Kondisi SDM / Ketenagaan Di UPT. Puskesmas Sekaran

3.6 Cakupan Program Promkes Tahun 2016

CAPAIAN
NO INDIKATOR KINERJA SASARAN
%
1 Desa siaga aktif 20 20 100
2 Pengkajian PHBS pada Tatanan 1,727 800 10
Rumah tangga
3 Rumah tangga sehat 7.633 4.106 53,8
4 penyuluhan PHBS Kel.RT 606 404 66,6
5 penyuluhan PHBS Inst Pendidikan 79 79 100
6 penyuluhan PHBS Inst Sarana 44 35 79,3
Kesehatan
7 Intervensi dan penyuluhan PHBS 78 61 85,9
Inst TTU
8 penyuluhan PHBS Inst Tempat kerja 34 34 100
9 penyuluhan PHBS Ponpes 4 4 100
10 Posyandu PURI 15 13 48
11 Penyuluhan NAPZA 87 78 19
Sumber : Laporan Promkes 2016
3.7 Indikator Keberhasilan Program
Pelaksanaan kegiatan Program Promkes di Puskesmas
menitikberatkan pada pelaksanaan upaya kesehatan yang bersifat promotif

NO JENIS SDM Statu Kepegawaian TOTAL


PNS Honda PTT Sukwan
1 Dokter umum 1 1

2 Dokter gigi 1 1

3 S1 Keperawatan 2 2

4 D3 Keperawatan 11 6 5 22

5 D 3 Kebidanan 22 3 1 26

6 D3 Kes Gigi 1 1

7 Analis Kesehatan 1 1

8 D3 1 1

9 SLTA + Pekarya 1 1 1

10 SLTA 4 6 4

11 SLTP 1 3 1

12 Lain - Lain 1 1

13
14POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

dan preventif memiliki beberapa indikator yang dapat dijadikan sebagai


ukuran keberhasilan pelaksanaan program tersebut antara lain yaitu :

NO INDIKATOR SPM KAB LAMONGAN TARGET


1 Desa Siaga aktif 70%
2 Pengkajian PHBS pada tatanan Rumah Tangga 20%
3 Rumah Tangga Sehat 70%
4 Penyuluhan PHBS kel.RT 100%
5 Penyuluhan PHBS Inst Pendidikan 100%
6 Penyuluhan PHBS Inst Sarana Kesehatan 100%
7 Penyuluhan PHBS Inst TTU 100%
8 Penyuluhan PHBS Inst Tempat kerja 100%
9 Penyuluhan PHBS Ponpes 100%
10 Posyandu PURI 50%
11 Penyuluhan NAPZA 20%

Sumber : Laporan Promkes s/d nop 2016

3.8. Capaian Program Dibanding Target


Dengan melihat indikator keberhasilan program diatas bila
dibandingkan dengan target indikator keberhasilan adalah sebagai berikut :

N KESENJA
INDIKATOR TARGET CAPAIAN
O NGAN
1 Desa Siaga aktif 70% 67% 33 %-
2 Pengkajian Survey PHBS pada 20% 10% 10%
tatanan Rumah Tangga
3 Rumah Tangga Sehat 70% 53,8% 16,3%
4 Intervensi dan penyuluhan PHBS 100% 66,9% 33,1%
kel.RT
5 Intervensi dan penyuluhan PHBS 100% 100% -
Inst Pendidikan
6 Intervensi dan penyuluhan PHBS 100% 100% -
Inst Sarana Kesehatan
7 Intervensi dan penyuluhan PHBS 100% 100% -
Inst TTU
8 Intervensi dan penyuluhan PHBS 100% 100% -
Inst Tempat kerja
9 Intervensi dan penyuluhan PHBS 100% 100% -
Ponpes
10 Posyandu PURI 50% 48% 2%
11 Penyuluhan NAPZA 20% 19% 1%
Sumber data: Laporan Promkes 2016

3.9 Kebutuhan Dan Harapan Masyarakat


Kegiatan dalam setiap UKM Puskesmas disusun oleh Kepala
Puskesmas dan penanggung jawab UKM tidak hanya mengacu pada
pedoman dan acuan yang sudah ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan,
14
15POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

Dinas Kesehatan Propinsi maupun Dinas Kesehatan Kabupaten, namun


demikian perlu memperhatikan kebutuhan dan harapan masyarakat terutama
sasaran program. Dalam hal ini kami perlu mengadakan survey untuk
mengetahui kebutuhan masyarakat.
Survey dilaksanakan menggunakan kuesioner dengan pertanyaan
tertutup dan terbuka,

No Pertanyaan Tertutup Ya Tidak


1 Apakah sebelum ini anda sudah mengetahui
program promosi kesehatan.?
2 Dari kegiatan promosi kesehatan, menurut anda
kegiatan mana saja yang belum optimal
pelaksanaannya?
a. Pembinaan UKBM
b. Penyuluhan kesehatan
c. Pemberdayaan PHBS
d. Penyebaran informasi kesehatan
e. Desa siaga
f. Pelayanan Perkesmas
g. Pembinaan Battra dan Toga
h. UKS
3 Dari kegiatan Promosi Kesehatan diatas, kegiatan
mana saja yang sudah berjalan dengan baik.?
4 Dari kegiatan Promosi Kesehatan diatas, apakah
sudah sesuai dengan kebutuhan anda tentang
informasi kesehatan?
Sumber : kuesioner keinginan dan harapan masyarakat 2016

Usulan atau harapan masyarakat untuk pertanyaan terbuka yaitu :

1. Meningkatkan penyuluhan kesehatan


2. Dialog interaktif
3. Penyuluhan kesehatan setiap 3 bulan sekali
4. Pembinaan Battra dan Toga perlu ditingkatkan
5. Penyuluhan setiap sebulan sekali pada saat Posyandu perlu
ditingkatkan
6. Pengetahuan kesehatan yang sedang In
7. Penyuluhan tentang Gizi, KB
8. Penyuluhan tentang penyakit menular
15
16POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

9. Penyuluhan kedesa-desa
10. Penyuluhan disekolah-sekolah
11. Penyuluhan dengan bahasa yang jelas
12. Penyuyluhan kesehatan tentang kesehatan reproduksi
13. Informasi kesehatan melalui spanduk-spanduk dan poster-poster
14. Penyuluhan tentang penyakit tidak menular
15. Menambah poster-poster.

B A B IV
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN

4.1 Identifikasi Masalah Kesehatan


Dengan melihat uraian pada bab terdahulu nampak masih ditemukan
permasalahan program PROMKES, hal ini dapat dilihat bila kita bandingkan
hasil cakupan kegiatan dengan indikator keberhasilan program menghasilkan
berbagai kondisi yang tidak sesuai dengan target capaian,serta melihat dari
harapan masyarakat sehingga dapat diperoleh beberapa permasalahan
program PROMKES yaitu :
16
17POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

1. Pengkajian Survey PHBS pada tatanan Rumah Tangga masi rendah


sebanyak 10% dari target 20%
2. Intervensi dan penyuluhan PHBS kel.RT 66,9% dari target 100%
3. Intervensi dan penyuluhan PHBS Inst Sarana Kesehatan 66,9% dari
target 100%

17
18POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

4.2. Penentuan Prioritas Masalah


Berdasarkan dari analisis penentuan permasalahan diatas maka perlu ditentukan prioritas masalah agar terwujud pelaksanaan
kegiatan yang menganut prinsip efektif, efesien, proporsional serta rasional dengan mengunakan alat analisis manajemen yaitu: MCUA
(Multiple Criteria Utility Assesment) sebagai berikut:

1 2 3
No Kriteria Bobot (B)
S BS S BS S BS
25
1 Besarnya masalah kesehatan 3 75 1 25 3 105

40
2 Keseriusan masalah kesehatan 3 120 1 40 3 120
35
3 Kemampuan Sumber Daya 3 105 1 35 2 70
Jumlah
300 100 295
BS
Ranking 1 3 2

Keterangan:
B : Bobot (Nilai untuk menyatukan tingkat kepentingan)
S : Skor 1 5 ( 1 = Tdk penting, 2 = Kurang penting, 3 = Penting, 4 = Lebih penting, 5 = Sangat penting )
Urutan Prioritas Masalah :
1. Pengkajian Survey PHBS pada tatanan Rumah Tangga masi rendah sebanyak 10% dari target 20%
2. Intervensi dan penyuluhan PHBS kel.RT 66,9% dari target 100%
3. Intervensi dan penyuluhan PHBS Inst Sarana Kesehatan 66,9% dari target 100%

18
19POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

4.3 Penyebab Masalah :

4.3.1 Pengkajian survey PHBS pada tatanan Rumah tangga masi rendah
sebanyak 10% dari target 20%
1. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang Perilaku hidup bersih dan
sehat (PHBS)
2. Sumberdaya masyarakat masih rendah
3. Budaya / perilaku masyarakat yang tidak mendukung
4. Sosial ekonomi masyarakat masih rendah
5. Gaya hidup sehat masyarakat masih rendah
6. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bahaya asap rokok bagi
kesehatan
7. Kurangnya pengetahuan tentang manfaat ASI
8. Kurannya kesadaran masyarakat tentang PSN
9. Kurangnya sosialisasi PHBS pada masyarakat oleh kader
10. Kurangnya sarana penyuluhan
11. Kader belum terlatih PHBS
4.3.2 Intervensi dan Penyuluhan PHBS kel.RT 66,9% dari target 100%
1. Kurangnya tenaga penyuluh
2. Kurangnya sarana prasarana
3. Kurangnya anggaran untuk kegiatan penyuluhan
4. Kurangnya koordinasi lintas sektor
5. Waktu sering berbenturan dengan jadwal sekolah yang padat
6. Kurangnya anggaran
7. Kurangnya dukungan masarakat

4.3.2 Intervensi dan penyuluhan PHBS Inst Sarana Kesehatan 66,9% dari target
100%
1. Kurangnya tenaga penyuluh
2. Kurangnya sarana dan prasarana
3. Kurangnya dana anggaran untuk penyuluhan
4. Kurangnya koordinasi lintas program
5. Kurangnya dukungan masyarakat

19
20POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

4.4 Mencari Penyebab Masalah


Upaya pencarian akar penyebab masalah dengan mencoba menelusuri faktor penyebab yang berpengaruh terhadap masalah tersebut baik secara
langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan alat analisis diagram tulang ikan (fish bone analizer). Beberapa faktor akar penyebab masalah
tersebut dikelompokan dalam berbagai kelompok faktor internal (sumberdaya) maupun faktor eksternal (lingkungan) yang dapat dilihat sebagai berikut:

4.4.1 Pengkajian survey PHBS pada tatanan Rumah tangga masi rendah sebanyak 10% dari target 20%

DANA MANUSIA
LINGKUNGAN
Peserta di sekolah kurang
Kurangnya anggaran
Kurangnya tenaga penyuluh antusias Kurangya dukungan masyrakat

Pengkajian survey PHBS


pada tatanan Rumah tangga
masi rendah sebanyak 10%
dari target 20%
Sarana dan prasarana Koordinasi lintassektor dan lintas
masih kurang program masih kurang

Waktu berbenturan dg jadwal sekolah


yang padat

SARANA METODE

20
21POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

4.5 Penentuan Prioritas Penyebab Masalah

4.5.1 TABEL 4.4.1 Pengkajian survey PHBS pada tatanan Rumah tangga masi
rendah sebanyak 10% dari target 20%
TIM MANAJEMEN PUSK
PENYEBAB MASALAH
NO. Dr Sugiyono Hj.ulka TOTAL
I
Yulianti
1. Kurangnya pengetahuan 8 8 7 448
2. Sumberdaya masyarakat 1 1 1 1
rendah
3. Budaya/perilaku yg tidak 2 2 2 8
mendukung
4 Kurangnya pengetahuan 5 5 6 150
tentang ASI
5 Kurangnya sarana 3 4 5 60
penyuluhan
6 Kader belum terlatih 9 9 9 729
PHBS
7 Kurangnya sosialisasi 7 7 8 392
PHBS oleh kader
8 Gaya hidup masyarakat 4 3 3 36
rendah
9 Kurangnya kesadaran 6 6 4 144
masyarakat

4.5.2 TABEL 4.4.2 Intervensi dan Penyuluhan PHBS kel.RT 66,9% dari target
100%

21
22POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

PENYEBAB MASALAH TIM MANAJEMEN PUSK


NO. TOTAL
I Dr Yulianti Sugiyono Hj.Ulka
1. Kurangnya tenaga 5 5 5 125
penyuluh
2. Kurangnya sarana 4 4 6 96
prasarana
3. Kurangnya anggaran 6 6 4 144
untuk kegiatan
penyuluhan
4. Kurangnya koordinasi 3 3 3 27
lintas sektor dan lintas
program

5 Waktu sering 2 2 1 4
berbenturan dg jadwal
sekolah
6 Peserta kurang antusias 1 1 2 2
7 Kurangnya dukungan 3 1 6 18
masarakat

TABEL 4.4.3 Intervensi dan penyuluhan PHBS Inst Sarana Kesehatan 66,9% dari
target 100%
TIM MANAJEMEN PUSK
PENYEBAB MASALAH
NO. Dr Sugiyono Hj.Ulka TOTAL
I
Yulianti
1. Kurangnya tenaga 4 4 4 64
penyuluh
2. Kurangnya sarana 5 5 6 150
prasarana
3. Kurangnya anggaran 6 6 5 180
untuk kegiatan
penyuluhan
4. Kurangnya koordinasi 3 3 3 27
lintas program
5 Kurangnya dukungan 2 2 1 4
masyarakat
6 Instansi tempat kerja 1 1 2 2
kurang mendukung

22
23POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

4.6 Menentukan Prioritas Pemecahan Masalah

No PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF RANGKING KETERANGAN


PEMECAHAN
Pengkajian survey PHBS Kader belum terlatih PHBS Pelatihan kader
pada tatanan Rumah tangga Refresing kader
masi rendah sebanyak 10% Memberikan buku
dari target 20% panduan PHBS pada
kader
Kurangnya pengetahuan Penyuluhan tentang PHBS
Pengadaan leaflet
Memasang poster
Kurangnya sosialisasi Penyuluhan
PHBS oleh kader Sosialisasi PHBS ke
masyarakat
Kunjungan rumah oleh
kader
Kurangnya pengetahuan Penyuluhan
ttg ASI Promosi ASI
Membentuk KP ASI
Pembinaan posyandu
Kurangnya kesadaran Survey PHBS
masyarakat ttg hidup bersih Musyawarah Masyarakat 9
dan sehat Desa

No PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF RANGKING KETERANGAN

23
24POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

PEMECAHAN
Pelatihan kader jumantik

Kurangnya sarana Pengadaan leaflet


penyuluhan Pengadaan poster
Pendadaan lembar balik

Gaya hidup sehat Penyuluhan


masyarakat rendah Pendampingan oleh kader
Sosialisasi PHBS di
masyarakat

2 Intervensi dan Penyuluhan Kurangnya anggaran untuk Pengajuan anggaran dana 1


BOK untuk penyuluhan
PHBS kel.RT 66,9% dari kegiatan penyuluhan
Pengajuan anggaran dana
target 100% kapitasi
Swadaya 2
Kurangnya tenaga penyuluh Pengajuan penambahan
tenaga penyuluh ke dinas
kesehatan

Kurangnya sarana Pengadaan poster 3


penyuluhan Pengadaan leaflet 4
Pengadaan lembar balik

24
25POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

Pengajuan sarana
transportasi bagi petugas
penyuluh
Kurangnya koordinasi dg Meningkatkan koordinasi 5
linsek dengan mengikutirapat
linsek

Waktu sering berbenturan Mengatur jadwal bersama 6


dengan jadwal sekola pihak sekolah

No PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF RANGKING KETERANGAN


PEMECAHAN
Peserta kurang antusias Memberikan uang saku bagi
peserta
Memberikan dorprise 7
3 Intervensi dan penyuluhan Kurangnya anggaran untuk Pengajuan anggaran BOK
kegiatan penyuluhan Pengajuan anggaran Kapitasi
PHBS Inst Sarana Swadaya
Kesehatan 66,9% dari target Kurangnya sarana prasarana Pengadaan poster
Pengadaan leaflet
100%
Pengadaan lembar balik
Pengajuan sarana
transportasi bagi petugas
penyuluh
Kurangnya tenaga penyuluh Pengajuan penambahan
tenaga penyuluh ke dinas
kesehatan

25
26POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

Kurangnya koordinasi Mengatur jadwal koordinasi 8


lintasprogram dengan program terkait
Kurangnya dukungan Advokasi dengan tokoh
masyarakat masyarakat
Penyuluhan PHBS Tempat
kerja
Instansi kurang mendukung Koordinasi dengan instansisi
setempat

26
27POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

Prioritas Pemecahan Masalah :

1. Pengajuan anggaran dana BOK untuk penyuluhan.


2. Swadaya
3. Pengadaan poster
4. Pengadaan leaflet
5. Meningkatkan koordinasi dengan mengikutirapat linsek
6. Mengatur jadwal bersama pihak sekolah
7. Memberikan dorprise
8. Mengatur jadwal koordinasi dengan program terkait
9. Musyawarah Masyarakat Desa (MMD)

27
28POA PROMKES UPT. PUSKSMAS SEKARAN

BAB V
PENUTUP

Demikian POA Program Promosi Kesehatan Sekaran Lamongan yang


merupakan perencanaan kerja Program Promosi Kesehatan UPT. Puskesmas
Sekaran sebagai instansi pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dalam
pelaksanaannya tentunya banyak sekali hambatan dan rintangan, namun dengan
semangat yang tinggi dan kerja keras, Insyaallah dapat diatasi,walaupun tentunya
masih banyak kekurangan.
Harapan saya, dengan membuat POA ini bisa membantu saya dalam
melakukan kegiatan Promosi Kesehatan di UPT. Puskesmas Sekaran ini, dan
semoga usulan saya bisa disetujui dan ditandatangani oleh Kepala Puskesmas
dan Manajemen Mutu
Sekian atas perhatiaanya kami sampaikan banyak terimakasih.

Lampran Lampiran :

28